Anda di halaman 1dari 2

Perancangan tapak dan perencanaan lingkungan

1. Pemilihan tapak 2. Pola bayangan 3. Perencanaan tapak 4. Penzonaan sinar matahari 5. Perancangan angin dan tapak 6. Tumbuhan vegetasi

Perencanaan Lingkungan dan Tapak dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap penggunaan energi. Dalam hal ini akses dan orientasi energi matahari yang tepat akan menjadi hal yang penting Energi terbarukan sebagai pengganti energi listrik merupakan sumber energi yang akan sangat berkembang dimasa depan

Komponen Perancangan Tapak


1. Tapak

Lokasi Bentuk Topografi Batas fisik Sempadan/setback

2. Massa Massa bangunan Massa pohon 3. Aktifitas /fungsi Kerja Hunian Rekreasi Fungsi campuran 4. Tautan lokal Kebisingan Pola lingkungan Peraturan daerah / kota Social-budaya Klimatologi

5. Sirkulasi Pedestrian Kendaraan Parkir Drop-off


PENDAHULUAN Aspek-aspek yang mempengaruhi sinar matahari dan jalan masuk bagi angin merupakan topik utama materi perkuliahan ke 10 Bangsa Yunani dan Romawi telah menyadari pentingnya perancangan tapak dan lingkungan, untuk pemanasan dan pendinginan bangunan, membutuhkan sinar matahari pada musim dingin dan menghindari matahari pada musim panas. Naungan atau pelindung sangat dibutuhkan pada daerah yang beriklim sangat panas pada musim panas dan beriklim sejuk pada musim dingin, dapat berupa: Bangunan bertingkat tinggi yang didirikan dipinggir jalan yang sempit untuk membentuk bayangan dan menciptakan naungan Trotoar yang diberi sistem naungan Elemen2 arcade dan colannades juga dapat digunakan Angin juga merupakan faktor penting bagi Arsitektur Vernakular. Tanaman juga merupakan elemen penting dalam perancangan tapak dan perencanaan lingkungan. Ketika angin terlalu banyak dan suhunya dingin, penahan angin bisa menggunakan tanaman yang rimbun. Sebaliknya untuk cuaca hangat dan lembab sistem ventilasi silang sangat dibutuhkan. PEMILIHAN TAPAK Sesuaikan dengan iklim setempat Perhatikan iklim mikro pada tapak Iklim dingin Iklim Panas dan Kering Iklim Panas dan Lembab