Anda di halaman 1dari 40

M.

ZULKARNAIN
DEPARTEMEN PROSTODONSIA
FKG USU
ARTIKULATOR
BAGIAN ARTIKULATOR
ARTIKULATOR
PENGERTIAN TUJUAN
JENIS (TIPE)
FUNGSI
TMJ MEMPENGARUHI GIGITIRUAN, DEMIKIAN
PULA GIGITIRUAN MEMPENGARUHI KESEHATAN
DAN FUNGSI TMJ.
DALAM PEMBUATAN GIGITIRUAN DIPERLUKAN
ALAT YANG MIRIP DENGAN HUBUNGAN RAHANG
DISEBUT ARTIKULATOR.
KEBERHASILAN ATAU GAGALNYA PERAWATAN
GIGITIRUAN, OKLUSI YANG DIRENCANAKAN DAN
DIKERJAKAN DENGAN BAIK DIARTIKULATOR.
MULUT PASIEN MERUPAKAN ARTIKULATOR
YANG PALING BAIK. TETAPI SULIT
DIKERJAKAN KARENA ADANYA SALIVA DAN
UTUK MEMUDAHKAN DOKTER GIGI DAN
TEKNIKER ARTIKULATOR
PENGERTIAN
SEBAGAI ALAT MENGUNYAH TIRUAN DALAM
KONSTRUKSI GIGI GELIGI PASIEN.
FUNGSI
ALAT TIRUAN MEKANIK YANG MENGGAMBARKAN
TMJ DAN LENGKUNG RA DAN RB, DAN TEMPAT
MEMASANG MODEL RA DAN RB DENGAN TUJUAN
MENIRU HUBUNGAN KONTAK FUNGSIONAL DAN
PARA FUNGSIONAL RA DAN RB.
GERAKAN ARTIKULATOR MENIRU BERBAGAI
POSISI ATAU GERAKAN MANDIBULA, TMJ
DENGAN BANTUAN CATATAN EKSENTRIK ANTAR
OKLUSAL.
GUNA / TUJUAN
UNTUK KEPERLUAN :
1. DIAGNOSIS
2. MENYUSUN GIGITIRUAN
3. MEMBENTUK PERMUKAAN OKLUSAL GTC
4. MEMUDAHKAN PEKERJAAN DRG DAN TEKNIKER.
ARTIKULATOR DENGAN PRINSIP DESAIN YANG BERBEDA-
BEDA SANGAT BANYAK SEHINGGA DIPERLUKAN ADANYA
SISTEM KLASIFIKASI YANG TEPAT. BERBAGAI DESAIN
YANG BERBEDA BERDASARKAN :
1. TEORI OKLUSI
A. TEORI OKLUSI
BONWILL
B. TEORI OKLUSI
KONIKAL
C. TEORI OKLUSI
SPHERICAL
2. TYPE PENCATATAN
A. ANTAR OKLUSAL
B. GRAFIS
C. SUMBU ENGSEL
1. ARTIKULATOR BONWILL 2. ARTIKULATOR HALL
1. CATATAN ANTAR OKLUSAL
- DIBUAT DENGAN :




- SETIAP PEN CATAT HANYA 1 POSISI HUB.
TERTENTU ANTARA RA & RB
- BEBERAPA ARTIK DAPAT DISETEL
- HANYA TERHADAP PENCATAT RELASI SENTRIK
- TERHADAP PENCATAT PROTRUSIF & R.S.
- TERHADAP RELASI LATERAL
- HUB. YG DICATAT & DISETEL POSISI MODEL
AKURAT PD POSISI PENCATAT ANTAR OKLUSAL DI
ARTIKULATOR
- MALAM
- GIPS
- PASTA Z.O.E.
- RESIN SWAPOL
CIRI MEKANIS ARTIKULATOR DPT DISETEL
TERHADAP PENCATAT ANTAR OKLUSAL
1. LINTASAN KONDILUS HORIZONTAL DPT DISETEL
SCR INDIVIDU
2. GERAKAN BENNET YANG BERUBAH-UBAH
3. JARAK ANTAR KONDILUS YANG BERUBAH-UBAH

4. BIMBINGAN KONDILUS GERAKAN BENNETH
MENGARAH KEATAS, BAWAH, DEPAN, BELAKANG
SAAT ARTIKULATOR DIGERAKKAN KE LATERAL
5. BIMBINGAN INSISAL DAPAT DISETEL

2. CATATAN GRAFIS
- UMUMNYA LEBIH RUMIT
- TERDIRI DARI PENCATAT POSISI GERAKAN
BATAS MANDIBULA YANG EKSTREM
- MENGHASILKAN SEDIKITNYA GERAKAN YANG
MIRIP DG GERAKAN BERBENTUK KURVA,
KARENA :
1. GERAKAN BATAS MAND BERBENTUK KURVA
2. MENGHASILKAN GERAKAN MANDIBULA DG
CUKUP AKURAT
ASAL FACE BOW KINEMATIK
DAN PENCATAT GERAKAN
RAHANG DILEKATKAN
ERAT PADA RAHANG.
3. CATATAN SUMBU ENGSEL
- TETAPKAN LOKASI YANG BENAR DARI SUMBU
ENGSEL
- GAGAL MENENTUKAN LOKASI SUMBU ENGSEL
MENYEBABKAN PENYETELAN TIDAK MUNGKIN
DILAKUKAN

- ALAT TRANSOGRAPH
- PENYETELAN DENGAN BANTUAN FACE BOW
- KETEPATAN DENGAN PENCATAT POSISI SENTRIK
YANG DIBUAT GIGITAN ANTAR OKLUSAL
MALAM
- TIDAK DAPAT DISETEL TERHADAP HUB.
PROTRUSIF & LATERAL
1. ARTIKULATOR ARBITRARY
(SIMPLE)
- BILA KONTAK OKLUSAL DL
OKLUSI SENTRIK
- PEMASANGAN MODEL RA SCR
RATA-RATA DG
MENEMPATKAN BIDANG
OKLUSAL GELENGAN GIGIT
MALAM SCR HORIZONTAL DG
BANTUAN GELANG KARET
YANG DITEMPATKAN
DITENGAH KE3 TITIK VERTIKAL
PUNCAK BONWILL
TERLETAK TEPAT PADA TITIK
TENGAH (GAMBAR 4)
PEMILIHAN ARTIKULATOR UNTUK GIGITIRUAN
2. ARTIKULATOR HANAU
- GT DIHARAPKAN MEMP OKLUSI
SEIMBANG
- SELURUH LENGKUNG
- ANTAR GIGI
ARTIKULATOR SEMI ADJUSTABLE
- ARTIKULATOR TIPE ARKON
DAPAT DISETEL SEBAGIAN
UNSUR-UNSURNYA
BGN ATAS MELIPUTI UNSUR
BIMBINGAN KONDILAR
BGN BAWAH TEMPAT MODEL
RB
DIHUB SECARA MEKANIS
(GAMBAR 5)
- DIGOLONGKAN SBG ALAT DUA DIMENSI

- MODEL RA DIPASANG PD BGN ATAS DG BANTUAN
FACE BOW KINEMATIK

- FACE BOW BERBENTUK U DIPASANNG PD PASIEN
MELUAS KEDEPAN 5 75 CM DIDEPAN WAJAH
- GELENGAN GIGIT MELEKAT PD GARIS YANG DITARIK
DR SUDUT LUAR MATA KE TRAGUS 13 MM
- DILENGKAPI DG MEJA INSISAL (GAMBAR 6)
ARTIKULATOR HANAU DIBUAT UNTUK :
1. MANERIMA JARAK ANTAR KONDILAR YANG
BERBEDA-BEDA
2. DAPAT DISETEL MENURUT JARAK ANTAR
KONDILUS MASING-MASING PASIEN
3. SUMBU ROTASI VERTIKAL RB DAPAT
DIPERKIRAKAN PADA TIAP SISI

- BIMBINGAN KONDILAR HORIZONTAL DISETEL DG
BANTUAN HASIL PENCATAT ANTAR OKLUSAL
PROTRUSIF
- BIMBINGAN KONDILAR LATERAL DISETEL
BERDASARKAN HASIL CATATAN ANTAR OKLUSAL
KELATERAL KA & KI
3. ARTIKULATOR WHIP-MIX
- SEMI ADJUSTABLE
- TIPE ARKON
- DAPAT DISETEL SEBAGIAN
- LENGAN ATAS MEMP BIMBINGAN KONDILAR
- LENGAN BAWAH TEMPAT BOLA KONDILAR MELEKAT
- LENGAN ATAS DAN BAWAWAH
3. ARTIKULATOR MONSON
PEMILIHAN ARTIKULATOR UNTUK GIGITIRUAN
1. ARTIKULATOR ARBITRARY (SIMPLE ARTIKULATOR)
- BILA KONTAK OKLUSI HANYA DALAM OKLUSI SENTRIK,
DIPILIH KARENA HANYA MEMERLUKAN SATU CATATAN
ANTAR OKLUSAL
2. ARTIKULATOR HANAU
3. ARTIKULATOR WHIP MIX
4. ARTIKULATOR DENTATUS
5. POSITIONAL
6. FUNGSIONAL

ADJUSTABLE
NON ADJUSTABLE
FULL
ADJUSTABLE
SEMI
ADJUSTABLE
ARBITRARY
( RATA-RATA )
SEDERHANA
1. FULL ADJUSTABLE GAMBAR 1.
A. ARTIKULATOR TIGA
DIMENSI

B. MENCATAT RS,
LATERAL,
MENGENDALIKAN
TINGGI DAN
INKLINASI TONJOL
GIGI
SEGITIGA BONWILL
SUDUT KONDILAR DAN INCISAL GUIDANCE
SUDUT KONDILAR
INCISAL GUIDANCE
2. SEMI ADJUSTABLE GAMBAR 2.
A. ARTIKULATOR DUA
DIMENSI

B. UNSUR KONDILARNYA
DAPAT DISTEL
MENURUT
KEBUTUHAN INDIVIDU
( VERTIKAL DAN
HORIZONTAL

SEGITIGA BONWILL

FACE BOW TRANSFER
PEMASANGAN FACE BOW
PD PASIEN
PEMASANGAN MODEL PD
ARTIKULATOR
3. NON ADJUSTABLE GAMBAR 3. A.ARBITARY
A. ARTIKULATOR SATU
DIMENSI

B. KONTAK OKLUSI
SENTRIK

C. MEMERLUKAN 1
CATATAN ANTAR
OKLUSAL
SEGITIGA BONWILL
ARTIKULATOR RATA-
RATA
* TUJUAN
MENIRUKAN GERAKAN Md
SECARA RATA-RATA DAN
ELEMEN GIGI DISUSUN DGN
KURVA RATA-RATA

* KEUNTUNGAN
- MEMERLUKAN INFORMASI
KLINIS YG MINIM
- PERSYARATAN OKLUSI
EKSENTRIK SDH TERPENUHI
- PEMASANGAN LEBIH MUDAH

* KERUGIAN
- BELUM TENTU SESUAI
DENGAN SUDUT KONDILAR
PASIEN






CARA MEMASANG MODEL PADA
ARTIKULATOR




1. Tinggi model atas dan bawah = ruang antar lengan
atas dan bawah dari artikulator

2. Median line Model + oklusal rim

3. Vaseline pada lengan artikulator
A. ARTIKULATOR TANPA MEJA BIDANG
OKLUSAL
5. Pin Insisal pin vertikal, diarahkan
pada model

6. Model + OR RA dan RB Tengah
artikulator ( pin insisal horizontal
menyentuh titik perpotongan garis tengah
dan garis insisal oklusal rim.

7. Garis tengah model = garis tengah
artikulator
SEGITIGA BONWILL = SEGITIGA
SAMA SISI
8. Tahan model dengan malam lunak / clay pada
dasar model bawah

9. Adonan gips model RA , Lengan atas artikulator
dikatupkan



11. Pin Vertikal menyentuh meja
(Mempertahankan VD )







12. Rapikan gips, setelah mengeras balikan lengan bawah
artikulator memasang Model + Oklusal rim RB

13. Gips mengeras, karet dan bahan pencatat dilepas siap
untuk penyusunan gigi

1 s/d 3 sama dengan A

4. Model + OR RA Meja bidang oklusal ( MBO ):
a. Mid Line Model + OR//Garis tengah meja dan
// Pin vertikal artikulator

b. Bidang oklusal OR RA (-) celah dengan MBO

c. Mid line OR menyentuh titik perpotongan garis
tengah dan garis transversal pada MBO

B.ARTIKULATOR DENGAN MEJA
BIDANG OKLUSAL

d. Pin insisal menyentuh titik perpotongan garis
tengah dan garis transversal pada MBO
SEGITIGA BONWILL

e. Pin vertikal menyentuh Incisal Table

5. Model + OR RA Fiksasi dengan malam
perekat Gips lengan artikulator
dikatupkan ( Pin vertikal menyentuh Incisal
table )

6. Gips keras lepaskan MBO

7. Model RB + OR RB ( INTER OKLUSAL
RECORD ) Model RB + OR RA

8. Balikkan lengan bawah artikulator Gips +
fiksasi

9. Gips keras penyusunan gigi