Anda di halaman 1dari 8

18

18

BAB III
METODE PENELITIAN

A. Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan survei analitik cross
sectional, yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara
faktor-faktor resiko (budaya dalam perawatan tali pusat) dengan faktor efek
(perawatan tali pusat oleh ibu), dengan cara pengumpulan data sekaligus pada
suatu saat (point time approach) (Notoatmodjo, 2010).

B. Waktu Dan Tempat Penelitian
Waktu pelaksanaan penelitian mulai bulan Pebruari - Maret 2014.
Tempat penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Pakuwon
Kabupaten Garut.

C. Subjek Penelitian
1. Populasi
Populasi adalah keseluruhan objek penelitian atau objek yang diteliti
tersebut (Notoatmodjo, 2010). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
ibu nifas yang mempunyai bayi baru lahir umur 1 hari dimana tali
pusatnya puput di Wilayah Kerja Puskesmas Pakuwon Kabupaten Garut
pada periode Pebruari - Maret 2014.

2. Sampel
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling
yang didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh
peneliti sendiri, berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah
diketahui sebelumnya (Notoatmodjo, 2010). Adapun kriteria sampelnya,
diantaranya:
a. Kriteria Inklusi
1) Ibu nifas yang mempunyai bayi baru lahir dan

19

19

dalam proses perawatan tali pusat
2) Ibu nifas yang merawat sendiri tali pusat bayinya
3) Ibu nifas yang bayinya dalam keadaan normal
4) Ibu nifas yang bersedia menjadi responden
b. Kriteria Eksklusi
1) Ibu nifas yang tidak sedang merawat tali pusat
2) Ibu nifas yang bayinya dengan kelainan
3) Ibu nifas yang tidak bersedia untuk menjadi responden

D. Variabel Penelitian
Variabel adalah objek penelitian, atau apa yang menjadi titik perhatian
suatu penelitian (Arikunto, 2002). Variabel dalam penelitian ini terdiri dari:
Variabel independen : Budaya
Variabel dependen : Perawatan tali pusat oleh ibu


E. Definisi Operasional
Berdasarkan kerangka konsep penelitian, penulis membuat beberapa
definisi operasional berdasarkan variabel yang diteliti:
Tabel 3.1
Definisi Operasional
No Variabel
Definisi
Operasional
Alat
Ukur
Kategori Skala
1. Budaya
Dalam
Perawatan
Tali Pusat
Segala sesuatu
yang diperoleh
ibu nifas dari
adat-istiadat atau
turun temurun
mengenai
perawatan tali
pusat
Kuisioner - Mendukung
( > 50%)
- Tidak
mendukung
( 50%)
Nominal
20

20


F. Instrumen Penelitian dan Uji Validitas Reliabilitas
Instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh
peneliti dalam mengumpulkan data (Arikunto, 2002). Metode pengumpulan
data dari penelitian ini adalah metode observasi untuk variabel perawatan tali
pusat oleh ibu, dan kuisioner untuk variabel budaya.
Kuesioner untuk mengidentifikasi variabel budaya yang terdiri dari 24
pernyataan dengan menggunakan skala likert. Penilaian untuk pernyataan
positif apabila dijawab STS (Sangat Tidak Setuju) diberi nilai 1, TS (Tidak
Setuju) diberi nilai 2, S (Setuju) diberi nilai 3, dan SS (Sangat Setuju) diberi
nilai 4, sedangkan untuk pernyataan negatif apabila dijawab STS (Sangat
Tidak Setuju) diberi nilai 4, TS (Tidak Setuju) diberi nilai 3, S (Setuju) diberi
nilai 2, dan SS (Sangat Setuju) diberi nilai 1.
Kuesioner penelitian ini sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas
terhadap 8 orang ibu yang sedang merawat tali pusat bayinya di lokasi lain
yang mempunyai karakteristik hampir sama dengan lokasi penelitian. Uji
validitas dan reliabilitas dilakukan di Desa Situsari, Kecamatan Cisurupan,
Kabupaten Garut.
Uji validitas menggunakan rumus Teknik Korelasi Product Moment:

)(

)
[

][

]



2. Perawatan
tali pusat
Cara ibu dalam
melakukan
perawatan
tali pusat dari
hari ke-1 sampai
tali pusat puput
Observasi - Sesuai standar
(kering terbuka)
- Tidak sesuai
standar (kasa
kering, alkohol,
betadine, ramu-
ramuan)
Nominal
21

21

Keterangan:

= Koefisien korelasi

= Skor setiap item


= Skor total
= Jumlah responden
Kemudian dilanjutkan dengan uji reliabilitas yang bertujuan untuk
mengetahui sejauhmana keterandalan instrumen yang digunakan untuk
penelitian, untuk uji reliabilitas soal ini digunakan rumus sebagai berikut:

( )
] [

]
Keterangan:

= Reliabilitas instrumen
= Jumlah responden

= Jumlah varian butir

= Varians total

Setelah dilakukan uji validitas sebanyak pernyataan, instrumen
penelitian dinyatakan valid apabila r hitung lebih besar daripada r tabel (r tabel
= 0,707). Dari hasil uji didapatkan 7 pernyataan yang tidak valid, sehingga
dihilangkan. Sedangkan hasil uji reliabilitas diperoleh r hitung sebesar 1,13,
jika dibandingkan dengan r tabel (0,707) maka r hitung lebih besar daripada r
tabel (1,13 > 0,707) artinya bahwa semua item pertanyaan dinyatakan reliabel.

G. Pengumpulan Data
Pengumpulan data menggunakan data primer yaitu data yang diperoleh
langsung dari responden dengan menggunakan kuesioner dan mengobservasi
untuk melihat perawatan tali pusat yang dilakukan oleh ibu. Sebelum mengisi
kuesioner diberi penjelasan terlebih dahulu mengenai tujuan dilakukannya
penelitian ini dan diminta kesediaannya untuk mengisi kuesioner yang telah
disediakan.


22

22

H. Pengolahan dan Analisis Data
1. Pengolahan Data
a. Penyuntingan Data (Editing)
Penyuntingan data dilakukan setelah peneliti selesai melaksanakan
penelitian di lapangan. Peneliti mengecek setiap pertanyaan yang telah
diisi untuk melihat kelengkapan data. Penyuntingan data dilakukan
untuk menghindari adanya kesalahan dalam pengisian jawaban,
kejelasan jawaban, dan adanya jawaban kosong. Data yang terkumpul
berjumlah 21 dan semuanya terpakai.
b. Coding
Data yang telah dikoreksi ketepatan dan kelengkapannya, kemudian
dilakukan pengkodean dengan mengubah data berbentuk huruf
menjadi angka atau bilangan agar memudahkan dalam proses entry
data yang akan dilakukan. Untuk jawaban dari pernyataan positif maka
STS (Sangat Tidak Setuju) diberi kode 1, TS (Tidak Setuju) diberi
kode 2, S (Setuju) diberi kode 3, dan SS (Sangat Setuju) diberi kode 4,
sedangkan untuk pernyataan negatif apabila dijawab STS (Sangat
Tidak Setuju) diberi kode 4, TS (Tidak Setuju) diberi kode 3, S
(Setuju) diberi kode 2, dan SS (Sangat Setuju) diberi kode 1. Hasil
jawaban yang telah diberikan kode dapat disimpulkan dengan kategori
mendukung (diberi kode 1) dan tidak mendukung (diberi kode 0).
Sedangkan pengkodean hasil observasi untuk hasil sesuai standar
diberi kode 1 dan tidak sesuai standar diberi kode 0.
c. Memasukan Data (Entry Data)
Data yang telah dikoding kemudian dimasukan kedalam master tabel
untuk dilakukan pengolahan data dengan menggunakan program atau
software komputer.
d. Pembersihan Data (Cleaning)
Setelah data selesai dimasukan kedalam master tabel dan diolah,
kemudian dilakukan pembersihan data dengan maksud untuk melihat
kemungkinan adanya kesalahan.
23

23

e. Pentabelan (Tabulating)
Setelah data selesai dilakukan pembersihan, kemudian disajikan dalam
bentuk tabel frekuensi, kemudian diinterpretasikan.

2. Analisis Data
a. Analisa Univariat
Analisa univariat ini dilakukan terhadap tiap variabel dan pada
umumnya dalam analisis ini hanya menghasilkan distribusi frekuensi
dan persentase dari tiap variabel (Notoatmodjo, 2010). Variabel yang
akan dianalisa univariat ini diantaranya: variabel independen (budaya),
dan variabel dependen (perawatan tali pusat oleh ibu).
Pengukuran data variabel budaya dilakukan berdasarkan jumlah
total skor yang diperoleh masing-masing responden. Total skor
variabel budaya berjumlah 68, sehingga skor jawaban responden
berkisar 17-68. Teknik analisa data variabel ini menggunakan
presentase, selanjutnya data ditabulasi, diinterpretasi kemudian
diproses secara statistik menggunakan rumus:
n
N
Keterangan:
P = Persentase
n = Nilai yang diperoleh
N = Jumlah seluruh nilai
Setelah itu dikategorikan kedalam 2 kategori berdasarkan nilai
tengah (median) yaitu:
1) Mendukung (> 50%)
2) Tidak mendukung ( 50%)

b. Analisa Bivariat
Analisa bivariat dilakukan terhadap dua variabel yang diduga
berhubungan atau berkorelasi. Data yang diperoleh, dianalisa dengan
bantuan komputer menggunakan Uji Chi-Square untuk melihat apakah
x 100%
P =
24

24

terdapat hubungan antara budaya dengan cara ibu dalam merawat tali
pusat.
Pembuktian Uji Chi-Square dengan menggunakan rumus:


(



)


Dimana:
O
1
= Frekuensi yang diamati
E
1
= Frekuensi yang diharapkan
Derajat kebebasan untuk Chi-Square:
( )( )
Kriteria uji:
1. Ho diterima apabila nilai > 0,05, tidak ada perbedaan atau tidak
ada hubungan antara variabel bebas dan terikat.
2. Ho ditolak apabila nilai 0,05 ada perbedaan atau hubungan
antara variabel bebas dan terikat.

I. Jalannya Penelitian
1. Tahapan Persiapan
Penelitian ini dimulai dari studi pendahuluan yang dilakukan
peneliti, kemudian terlihat masalah yang akan diteliti, dan diambil
pemilihan perumusan masalah penelitian. Setelah terpilih rumusan
masalah penelitian, peneliti melakukan studi kepustakaan untuk
menghimpun informasi dan teori teori sebagai dasar kerangka konsep
penelitian. Peneliti merumuskan subjek penelitian yang akan diteliti dan
membuat instrumen penelitian berupa lembar observasi dan kuisioner.

2. Tahapan Pelaksanaan
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Pebruari - Maret 2014.
Peneliti mengumpulkan data sekunder ibu bersalin di tiap bidan
Puskesmas Haurpanggung periode pebruari - maret 2014. Peneliti
mengunjungi rumah tiap responden pada hari ke-3 atau ke-4 untuk
25

25

melakukan penelitian. Peneliti melakukan informed consent terlebih
dahulu kepada responden. Setelah ada persetujuan, peneliti melakukan
pengamatan cara merawat tali pusat bayi oleh ibu nifas. Kemudian peneliti
memberikan lembar kuisioner untuk diisi oleh responden. Peneliti
mengoreksi apabila ada responden yang masih menggunakan bahan-bahan
yang tidak sesuai dengan standar APN dalam merawat tali pusat, seperti
alkohol dan betadine). Peneliti melakukan kunjungan ulang ke rumah ibu
2-4 kali untuk mengevaluasi kembali perawatan tali pusat sampai tali pusat
puput. Apabila dalam kunjungan didapatkan tali pusat berbau menyengat,
basah, dan belum puput setelah 7 hari maka dilakukan kunjungan yang
lebih sering. Setelah data dari responden terkumpul, dilakukan pengolahan
dan analisis data, dan peneliti melakukan penyusunan Laporan Tugas
Akhir.