Anda di halaman 1dari 4

8/15/2014 Proses Terjajahnya Kembali Indonesia Sejak Bulan November 1967 (Artikel 4) Forum Kwik Kian Gie Mari

ri Kita Berdiskusi
http://kwikkiangie.com/v1/2011/03/proses-terjajahnya-kembali-indonesia-sejak-bulan-november-1967-artikel-4/ 1/4
MEKANISME PASAR YANG UNGGUL TELAH MEMASUKKAN BANYAK INTERVENSI OLEH
PEMERINTAH
Bahwa sistem mekanisme pasar terbukti unggul dibandingkan dengan sistem perencanaan sentral seperti y ang
diterapkan oleh negara-negara komunis memang benar v aliditasny a. Namun mekanisme pasar y ang ditemukan
oleh Adam Smith dan ditulis di tahun 1 7 7 6 telah mengalami bany ak perubahan. Perubahan-perubahan itu ialah
tidak ditabukanny a campur tangan pemerintah y ang dibutuhkan, agar mekanisme pasar y ang efisien dapat
dikombinasikan dengan interv ensi berupa kebijakan-kebijakan pemerintah dengan maksud melindungi y ang
lemah dan memperoleh keadilan serta pemerataan dalam menikmati pertumbuhan ekonomi.
Seperti dapat kita lihat dari uraian di atas, secara sistematis praktik peny elenggaraan negara dalam bidang
ekonomi diarahkan pada kapitalisme, liberalisme dan mekanisme pasar y ang paling awal, paling primitif dan sudah
sangat lama ditinggalkan oleh negara-negara Eropa Barat dan Amerika Serikat.
Maksudny a tiada lain untuk menjadikan Indonesia lahan y ang subur untuk dihisap dan dijadikan sapi perahan.
Dengan sistem tersebut y ang menang adalah pemilik modal besar dan y ang kuat. Kompetisi y ang melekat pada
mekanisme pasar tidak dijadikan kompetisi y ang beradab, tetapi dibiarkan menjadi kompetisi y ang menganut
hukum rimba, y ang menjadi kompetisi saling memotong leher atau cut throat competition. Hasilny a adalah survival
of the fittest, seperti y ang dapat kita lihat di Indonesia sekarang ini. Walaupun lebih dari 60 tahun sudah merdeka
secara politik, namun kemerdekaan y ang diidam-idamkan sebagai pintu gerbang emas menuju pada kemakmuran
dan kesejahteraan y ang adil semakin jauh dari keny ataan.
PENGHANCURAN MELALUI SISTEM KEUANGAN
Kalau tadi disebutkan peran pemerintah y ang semakin minimal dalam produksi dan distribusi barang dan jasa,
walaupun termasuk kategori barang dan jasa publik, tidak kalah pentingny a ialah liberalisasi dalam bidang
keuangan. Justru sistem inilah y ang merupakanfrontier untuk membuat negara-negara mangsa tergantung dan
dikendalikan.
Dalam buku y ang tadi telah disebut, y aitu A Game As Old As Empire Stev en Hiatt sebagai editorny a menulis
bahwa ..pembay aran dari negara-negara dunia ketiga berjumlah sekitar US$ 37 5 mily ar per tahun atau 20 kali
lebih besar dari jumlah uang y ang diterimany a dari negara-negara kay a. Sistem ini juga disebut Marshall Plan
y ang terbalik, dengan negara-negara dari belahan Selatan dunia memberikan subsidi kepada negara-negara kay a
di belahan Utara dunia, walaupun separuh dari manusia di dunia hidup dengan US$ 2 per hari.
Indonesia masuk ke dalam jebakan utang (debt trap) tersebut. Sejak tahun 1 967 dibentuk perkumpulan dari
negara-negara kay a y ang disebut Inter Governmental Group on Indonesia(IGGI) y ang berubah nama menjadi CGI.
Pekerjaanny a hany a memberi utang setiap tahunny a kepada Indonesia. Dengan utang y ang tanpa henti
diberikanny a sejak tahun 1 967 sampai sekarang, bangsa Indonesia tidak bertambah makmur dan sejahtera secara
berkeadilan.
Belum lama berselang Bank Dunia mengumumkan bahwa garis kemiskinan sekarang pendapatan sebesar US$ 2 per
orang per hari. Karena itu, menurut Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Jakarta, 50% dari raky at Indonesia
8/15/2014 Proses Terjajahnya Kembali Indonesia Sejak Bulan November 1967 (Artikel 4) Forum Kwik Kian Gie Mari Kita Berdiskusi
http://kwikkiangie.com/v1/2011/03/proses-terjajahnya-kembali-indonesia-sejak-bulan-november-1967-artikel-4/ 2/4
miskin.
Dampak dari jebakan utang sudah lama sangat terasa. Pertama tentuny a besarny a jumlah utang luar negeri itu
sendiri y ang sudah melampaui batas-batas kewajaran kalau dihitung dengan ukuran Debt Service Ratio (DSR).
Tetapi pemerintah kemudian meny ajikan angka utang negara y ang diny atakan dalam persen dari PDB y ang relatif
lebih kecil. Permainan statistik seperti ini diberlakukan pada semua lini.
Walaupun Pemerintah dapat menunjukkan angka utang y ang terus berkurang kalau diny atakan dalam persen
dari PDB, namun pos pengeluaran APBN untuk pembay aran cicilan utang pokok dan bunga mengambil porsi
terbesar. Akibatny a Pemerintah tidak dapat memberikan y ang minimal kepada raky atny a dalam memenuhi
kebutuhan hidup y ang paling mendasar, seperti pendidikan, pelay anan kesehatan dasar, peny ediaan air bersih,
listrik dan lingkungan y ang sehat.
Krisis Moneter dan Ekonomi 1997 dan IMF
Sistem ekonomi, terutama sistem moneterny a y ang sudah dibuat sangat terbuka dan liberal akhirny a
mengakibatkan krisis moneter dan ekonomi di tahun 1 997 y ang disusul dengan depresi y ang cukup hebat. Kondisi
moneter dan kepercay aan terhadap Indonesia hancur. Rupiah merosot nilainy a dari Rp 2.400 per dollar menjadi Rp
1 6.000 per dollar. Kepercay aan dunia internasional maupun para pengusaha Indonesia sendiri merosot sampai nol.
Dalam kondisi seperti itu Indonesia sebagai anggota IMF menggunakan hakny a minta bantuanny a, y ang diberikan
dalam bentuk Extended Fund Facility atau y ang lebih terkenal dengan sebutan program Letter of Intent.
Pada akhir pemerintahan Megawati sebuah badan ev aluasi independen di dalam tubuh IMF y ang
bernama Independent Evaluation Office mengakui bahwa IMF telah melakukan bany ak kesalahan di Indonesia.
Di Indonesia, kesalahan y ang paling mencolok ialah dengan ditutupny a 1 6 bank tanpa persiapan y ang matang
dengan akibat BLBI sebesar Rp 1 44 trily un, Obligasi Rekapitalisasi Perbankan sebesar Rp 430 trily un beserta
kewajiban pembay aran bungany a dengan jumlah Rp 600 trily un, atau seluruh beban menjadi Rp 1 44 trily un
BLBI, Rp 430 trily un Obligasi Rekap. dan minimal Rp 600 trily un beban bungany a, atau keseluruhanny a Rp 1 .1 7 4
trily un. Kalau kurs dollar AS kita ambil Rp 1 0.000 per dollar, jumlah ini ekuiv alen dengan 1 1 7 ,4 mily ar dollar AS.
OR adalah surat pengakuan utang oleh pemerintah y ang dipakai untuk meningkatkan kecukupan modal dari bank-
bank y ang dirusak oleh para pemilikny a, tetapi sekarang menjadi milik pemerintah. Menjadiny a milik pemerintah
karena dalam keadaan darurat pemerintah harus mengentikan rush dengan BLBI. Karena BLBI y ang dipakai oleh
bank-bank swasta untuk menghentikan rush tidak mungkin dikembalikan, maka dana BLBI dikonv ersi menjadi
modal ekuiti milik pemerintah. Sampai di sini OR merupakan injeksi dana oleh pemerintah kepada bank y ang milik
pemerintah, y ang kejadianny a dalam keadaan darurat. Mestiny a dan nalarny a, OR itu ditarik kembali sambil
pulihny a bank-bank menjadi sehat kembali.
Tidak demikian y ang dilakukan oleh pemerintah atas instruksi atau petunjuk IMF. Bank-bank milik pemerintah
Indonesia y ang di dalamny a ada surat tagihan kepada pemerintah (atau diriny a sendiri) dijual dengan harga
murah kepada swasta, antarany a bany ak swasta asing. Contoh y ang paling fenomenal tentang ketidak warasanny a
kebijakan pemerintah dalam bidang ini adalah penjualan BCA 97 % dari BCA sudah milik pemerintah. Di dalamny a
ada OR atau surat utang pemerintah sebesar Rp 60 trily un. IMF memaksa menjualny a kepada swasta dengan harga
8/15/2014 Proses Terjajahnya Kembali Indonesia Sejak Bulan November 1967 (Artikel 4) Forum Kwik Kian Gie Mari Kita Berdiskusi
http://kwikkiangie.com/v1/2011/03/proses-terjajahnya-kembali-indonesia-sejak-bulan-november-1967-artikel-4/ 3/4
y ang ekuiv alen dengan Rp 1 0 trily un. Jadi BCA harus dijual dengan harga Rp 1 0 trily un, dan y ang memiliki BCA
dengan harga itu serta merta mempuny ai tagihan kepada pemerintah sebesar Rp 60 trily un dalam bentuk OR y ang
dapat dijual kepada siapa saja, kapan saja dan di mana saja.
Satu hari sebelum penandatanganan penjualan BCA kepada Farallon terjadi sidang kabinet terbatas tidak resmi
selama tiga jam. Perdebatan sangat sengit. Sebelum tuntas, pada jam 1 8.00 Menko Dorodjatun menghentikan
rapat, mengajak Meneg BUMN Laksamana Sukardi melapor kepada Presiden Megawati bahwa penandatanganan
penjualan keesokan hariny a dapat dilakukan. Dalam rapat tersebut hany a Kwik Kian Gie y ang menentang sangat
keras. Yang lainny a meny etujui.
Buat say a masih merupakan pertany aan besar, apakah semua utang dalam negeri y ang diciptakan oleh IMF
beserta kroni-kroniny a itu sebuah kesengajaan ataukah sebuah kebodohan? Besarny a utang dalam negeri y ang
diciptakan dalam hitungan minggu jumlahny a lebih besar dari utang luar negeri y ang diakumulasi selama 32
tahun.
Adapun utang luar negeri pemerintah, saldony a pada saat ini sekitar 80 mily ar dollar AS, tetapi selama 32 tahun
jumlah y ang telah dibay arkan berjumlah sekitar 1 28 mily ar dollar AS.
Latar Belakang Kehancuran Sistem Perbankan Indonesia
Biang keladiny a lagi-lagi adalah liberalisasi. Dalam bulan Oktober 1 988 lahir Paket Kebijakan Oktober y ang
terkenal dengan sebutan PAKTO. Isiny a liberalisasi perbankan y ang mengatakan bahwa dengan modal disetor
sebesar Rp 1 0 mily ar seseorang dapat mendirikan bank. Maka serta merta sekitar 1 60-an bank lahir. Ditambah
dengan y ang sudah ada, sekitar 200 bank-bank swasta beroperasi di Indonesia.
Bank-bank PAKTO didirikan, dimiliki dan dikelola oleh para pedagang besar y ang sama sekali tidak mempuny ai
latar belakang perbankan. Dana masy arakat y ang dipercay akan disalahgunakan dengan cara memakainy a untuk
membiay ai pendirian perusahaan-perusahaanny a sendiri dengan mark up. Maka bank sudah kalah clearing. Tetapi
Bank Indonesia ketika itu bukanny a menghukum, malahan memberikan fasilitas y ang dinamakan Fasilitas
Diskonto I. Setelah itu masih kalah clearing lagi. Oleh BI juga masih dilindungi dengan memberikan Fasilitas
Diskonto II. Bank-bank y ang di dalamny a sudah rusak tidak terlihat oleh publik y ang mempercay akan uangny a
untuk disimpan pada bank-bank tersebut.
Dengan terjadiny a krisis di tahun 1 997 dan ikut campurny a IMF dalam penentuan kebijakan moneter dan ekonomi
di Indonesia, 1 6 bank ditutup mendadak tanpa persiapan y ang matang seperti y ang telah digambarkan di atas.
Setelah gejolak perbankan reda, terny ata sangat bany ak bank rusak berat. Pemerintah menginjeksi dengan surat
utang negara y ang dinamakan Obligasi Rekapitalisasi Perbankan (Obligasi Rekap.) sampai jumlah Rp 430 trily un
dengan beban bunga sebesar Rp 600 trily un. Bank-bank ini menjadi milik pemerintah. Terus dijual dengan harga
murah, padahal di dalamny a masih ada tagihan kepada pemerintah y ang besar. Sebagai contoh, BCA dijual dengan
nilai sekitar Rp 1 0 trily un, tetapi di dalamny a ada tagihan kepada pemerintah (Obligasi Rekap) sebesar Rp 60
trily un. Jadi pembeli membay ar Rp 1 0 trily un, dan langsung mempuny ai surat utang negara sebesar Rp 60
trily un. Beban bunga per tahun dari Rp 60 trily un ini selama belum dilunasi besarny a melebihi hasil penjualan
y ang Rp 1 0 trily un.
8/15/2014 Proses Terjajahnya Kembali Indonesia Sejak Bulan November 1967 (Artikel 4) Forum Kwik Kian Gie Mari Kita Berdiskusi
http://kwikkiangie.com/v1/2011/03/proses-terjajahnya-kembali-indonesia-sejak-bulan-november-1967-artikel-4/ 4/4
Dampakny a pada besarny a beban utang pemerintah, baik utang luar negeri maupun dalam negeri untuk tahun
anggaran 2006 sebesar Rp 1 40,22 trily un, y aitu beban bunga sebesar Rp 7 6,63 trily un dan cicilan utang pokokny a
sebesar Rp 63,59 trily un. Jumlah ini pengeluaran terbesar setelah keseluruhan pengeluaran pemerintah pusat dan
pemerintah daerah, baik rutin maupun pembangunan.
Prospek Keuangan Negara Sangat Suram
Seperti dikemukakan tadi, kalau kita membatasi diri pada Obligasi Rekapitalisasi Perbankan saja (OR), jumlah
nominalny a Rp 430 trily un. Kalau setiap lembar OR ini dibay ar tepat pada tanggal jatuh tempo, dengan tingkat
suku bunga y ang tercantum pada setiap OR, kewajiban membay ar bunga sebesar Rp 600 trily un. Maka Pemerintah
tidak bisa lepas dari kewajiban membay ar utang pokok dan bunga y ang secara keseluruhanny a Rp 1 .030 trily un.
Ini jumlah y ang sangat besar.
Dengan jumlah utang dalam bentuk OR sebesar ini, sangat besar kemungkinanny a bahwa Pemerintah tidak akan
mampu membay ar utang pokokny a tepat waktu pada tanggal jatuh tempony a. Kalau ada bagian dari OR y ang
jatuh tempo dan ditunda pembay aranny a, jumlah utang pokokny a tetap, tetapi kewajiban membay ar bungany a
membesar. Dengan berapa membesarny a tergantung dari berapa besar utang pokok y ang pembay aranny a harus
ditunda, dan ditunda untuk berapa lama.
Tiga pegawai dari BPPN y ang bekerja pada Bagian Sekretariat dan Penelitian, y aitu Gatot Arya Putra, Ira
Setiati, dan Damayanti membuat studi dengan cara mengembangkan 6 buah skenario. Skenario terburuk ialah
kalau setiap lembar OR harus ditunda dengan tenor y ang sama. Kalau ini terjadi, maka kewajiban Pemerintah
membay ar keseluruhan jumlah utang OR ditambah bungany a membengkak menjadi Rp 1 4.000 trily un.
Makalah mereka y ang sediany a akan dipublikasikan dalam majalah BPPN dihentikan, dan mereka dipecat.
Besarny a utang pemerintah dalam bentuk OR beserta besarny a bunga y ang harus dibay ar menjadi beban sangat
berat untuk keuangan negara y ang sudah menjadi pengetahuan publik. Menteri Keuangan Boediono menjamin
kepada DPR bahwa dengan skema y ang dinamakanny a reprofiling atau pengaturan kembali jadwal pembay aran
cicilan utang pokok OR, OR akan dapat diselesaikan dalam waktu 8 tahun dengan tambahan pembay aran bunga
sebesar Rp 800 mily ar setiap tahunny a. Artiny a, jumlah utang OR ditambah dengan bungany a y ang Rp 1 .030
trily un akan ketambahan Rp 6,4 trily un saja. Tidak ada orang y ang percay a. Setelah itu, kita baca terus menerus
betapa seringny a pemerintah menerbitkan Surat Utang Negara (SUN), baik dalam rupiah maupun dalam v aluta
asing. Kita sudah tidak dapat mengikutiny a lagi bagaimana perkembanganny a beban utang pemerintah dewasa
ini. Yang jelas terasa adalah serba kekurangan uang untuk melindungi bagian terbesar raky at dari kelaparan,
kekurangan pendidikan dan peny akit.