Anda di halaman 1dari 39

# DINAMIKA (ILMUWAN)

SAINS DASAR/MIPA
DALAM MEMBANGUN
DIRI DAN BANGSA
Oleh
Prof. Ir. Drs. Lilik Hendrajaya, M.Sc., Ph.D.
Guru Besar Fisika Bumi, FMIPA ITB
ISI
1. DINAMIKA
2. STRUKTUR PROSES DINAMIKA SISTEM
PENALARAN SAINS DASAR
3. SOLUSI ITERATIF
4. MEMBANGUN BANGSA
5. PENUTUP
1. DINAMIKA
a. DINAMIKA YANG DIMAKSUD ADALAH PROSES GERAK,
DIMANA SUMBER/ PENYEBAB GERAK, BAGAIMANA
BENTUK GERAKANNYA SERTA KEARAH MANA GERAKAN
TERANGKAI DALAM MEKANISME YANG TERNALAR
b. DINAMIKA SAINS DASAR
GERAKAN PERTUMBUHAN SAINS DASAR YANG
TERNALAR MAKSUD DAN TUJUANNYA TERPANTAU DAN
TERUKUR HASILNYA (OUTPUT DAN OUTCOME)
1. DINAMIKA
c. DINAMIKA PERTUMBUHAN
ARAH DINAMIKA SAINS DASAR ADALAH UNTUK
1) MEMBANGUN DIRINYA
KUATNYA CARA BERPIKIR DAN BERTINDAK/TUMBUH
SAINS DASAR (ASPEK FILOSOFI MAKIN MANTAP)
CARA PEMBELAJARAN SISTEMATIK DAN MUDAH DIPAHAMI
HASIL RISETNYA APRECIATIF DAN TERPERHATIKAN
2. MEMBANGUN BANGSA
MENGHASILKAN KARYA-KARYA UNIVERSAL MEMAJUKAN ILMU,
SEHINGGA MENJADI CIRI DAN JATIDIRI BANGSA INDONESIA
SEBAGAI BANGSA PEMAJU
MENGHASILKAN KOMODITAS (PEMIKIRAN, JASA DAN PRODUK)
YANG DIMANFAATKAN MASYARAKAT UNTUK HIDUP SEJAHTERA
DAN MAJU
1. DINAMIKA
d. KOMPONEN DINAMIKA
BERIKUT SANGAT BERPERAN :
POSISI SAINS DASAR DALAM PERTUMBUHAN ILMU
PENGETAHUAN (DAN TEKNOLOGI) DAN DAN
STRUKTUR PENALARAN DAN PEMAHAMAN DARI
SAINS DASAR
KEMANDIRIAN, SIKAP DAN PERILAKU DAN
KEPEMIMPINAN ILMUWAN SAINS DASAR
KENDALA YANG HARUS DIATASI
2. STRUKTUR PROSES DINAMIKA DAN
SISTEM PENALARAN SAINS DASAR
a. SAINS DASAR DAN PERTUMBUHAN ILMU PENGETAHUAN
OBSERVASIONAL
BUDAYA, PERILAKU &
KEINGINAN MANUSIA
LOGIKA (KUANTITATIF +
KUANTITATIF)
SAINS DASAR / MIPA
BIOLOGI KIMIA FISIKA MATEMATIKA
OBSERVASIONAL HK ALAM FISIKAL KUANTITATIF KUALITATIF
KEHAYATAN ( MIKRO, BUMI, KOSMOS )
KESEHATAN
&
KEDOKTERAN
BIO PROSES
&
TEKNOLOGI
AGRO
REKAYASA
&
TEKNOLOGI
INDUSTRI
SOSIAL, EKONOMI
&
KEMANUSIAAN
MANUSIA
1
2 3 4 5
5 ESENSIAL
NAMA : MAJELIS PERKEMBANGAN
ILMU PENGETAHUAN
STATUS KEHIDUPAN MANUSIA YANG MENCIRIKAN
PENINGKATAN HASIL KARYA MANUSIA DALAM
BERBUDAYA (TERMASUK SENI BUDAYA),
MEMANFAATKAN KEHIDUPAN BERPIKIR UNTUK
KESEJAHTERAAN
SAINS DASAR MENJAWAB PERMASALAHAN
KEHIDUPAN DENGAN MENGHASILKAN :
TERAPAN : PROBLEM SOLVING MASALAH NYATA
YANG SIFATNYA MASSAL DENGAN MENGHASILKAN
KOMODITAS YANG DIPERLUKAN
MENGHASILKAN CARA BERPIKIR KRITIS, TERUKUR
DAN KONSTRUKTIF DALAM MEMBANGUN
KEHIDUPAN MASYARAKAT (SOSIAL EKONOMI DAN
KEMANUSIAAN)
1. MATEMATIKA
a) DEFINISI/PENGERTIAN DASAR DARI OBYEK BAHASAN
b) PENGERTIAN BENAR, SALAH, DSB
c) UNGKAPAN KETERKAITAN BEBERAPA PENGERTIAN
(DALAM SIMBOL) DALAM SATU RUMUSAN DAN
RUMUS
d) KETERAMPILAN DALAM MELAKUKAN PROSES
ARITMATIKA, ANALISIS (DIFERENSIAL-INTEGRAL),
BENTUK FUNGSI, URAIAN, NUMERIK, DSB.
e) KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, ANALISIS,
DEDUKTIF, INDUKTIF, ANALISIS, SINTESIS, DSB.
b. STRUKTUR PENALARAN SAINS DASAR
2. FISIKA
SEBAB (SUMBER) DAN AKIBAT (BENTUK, GERAK,
KINERJA, HASIL) YANG DAPAT DIUKUR LANGSUNG
DAN TAK LANGSUNG. DENGAN MERUJUK HUKUM
ALAM DAN PRINSIP-PRINSIP TURUNANNYA.
b) MENGGUNAKAN BAHASA MATEMATIKA (ANALISIS,
KETERAMPILAN TERKAIT, PROBABILISTIK, DSB)
(HUBUNGAN DINAMIKA).
3. FISIKA MATEMATIKA, SUATU SINERGIS
a) MENGUNGKAPKAN SUATU PROSES/PERISTIWA DALAM BAHASA
RUMUS (RUMUSAN) SERTA MENGGUNAKAN SIMBOL ADALAH
MENGUNGKAPKAN KETERUKURAN PROSES TERSEBUT
(KUANTITATIF)
MENYATAKAN MANA YANG DIKETAHUI/HARUS DIUKUR, YANG
DIMISALKAN DAN MANA YANG HARUS DIPERKIRAKAN/ DIHITUNG
b) ENTITAS/BESARAN FISIKA SUATU BENDA SUMBER PADA
BANYAK HAL TIDAK DAPAT DISENTUH DIUKUR LANGSUNG.
MAKA DIGUNAKAN MEDAN FISIKA (PANAS, GRAVITASI,
MAGNET, LISTRIK, CAHAYA, TEGANGAN, DSB) YANG
DIPANCARKAN SUMBER ATAU YANG DITANGGAPI SUMBER JIKA
DIBERI GANGGUAN, YANG KEMUDIAN MENGHASILKAN
GERAKAN YANG DAPAT DIUKUR. SISTEM KONVERSI MEDAN
ITU DISEBUT INSTRUMEN/ALAT UKUR.
4. KIMIA
KIMIA ADALAH PROSES PERTUKARAN ELEKTRON DI KULIT
LUAR SUATU ATOM DARI SUATU SENYAWA.
PENALARAN KIMIA SELALU TERKAITKAN DENGAN PROSES
PENGOLAHAN BAHAN/MATERI.
KIMIA.
PROSES KIMIA DALAM SISTEM HAYATI DISEBUT BIOKIMIA
MENDASARI BIOPROSES.
5. BIOLOGI, ILMU HAYATI
MEMPELAJARI SISTEM KEHAYATAN: MANUSIA, TUMBUHAN,
HEWAN, MIKROBA YANG SEMULA DIUNGKAPKAN DARI HASIL
PENGAMATAN (FAKTA) DAN KEMUDIAN BIOKIMIA, BIOFISIKA
6. REKAYASA DAN TEKNOLOGI
KARENA MATERIAL (HAYATI DAN NON HAYATI)
BANYAK MANFAATNYA BAGI MANUSIA, MAKA
MANUSIA DENGAN MEMANFAATKAN ATURAN ALAM
DAN PENALARAN EKSAK MEMBUAT REKAYASA DAN
MENERAPKAN TEKNOLOGI AGAR PROSES TERKAIT
MATERIAL DAPAT TERKENDALI DAN MENGHASILKAN
BERBAGAI MANFAAT DALAM JUMLAH MENCUKUPI,
DAN LINGKUNGAN KEHIDUPAN YANG LEBIH
NYAMAN.
7. METODE (BERPIKIR) ANALITIK
BERNALAR DENGAN MENERAPKAN HUKUM ALAM,
PRINSIP-PRINSIP KEBENARAN DAN RUNUT DISEBUT
METODE ANALITIK.
SUATU SINTESIS METODE ANALITIK ADALAH METODE
PENELITIAN/RISET YANG DIAGRAM ALIRNYA SBB :
MODIFIKASI MODEL
MODEL TEORI
RUMUSAN
PERILAKU
PERILAKU
TEORETIK
TERUKUR
FENOMENA,
RANCANGAN BARU,
ATAU PERSOALAN
YANG DIBAHAS
KONSEP
PENGUKURAN
LANGSUNG DAN
TAK LANGSUNG
METODE
PENGUKUR-
AN DAN
PENGOLAH-
AN DATA
INSTRUMENTASI
RANCANGAN PENGUKURAN
PERILAKU EMPIRIS
HUKUM, PRINSIP-
PRINSIP, ATAU
RANCANGAN
DASAR
FENOMENA RANCANGAN
BARU ATAU PERSOALAN
PREDIKSI REALISASI RANCANGAN
KHASANAH
IPTEK
TEMUAN, INOVASI, INVENSI
Ya
Tidak
- HUKUM ALAM,
- PRINSIP-PRINSIP
- RANCANGAN
DASAR
Start
METODE INI MENGARAHKAN HASIL MERUPAKAN HASIL PENEMUAN MEMAJUKAN ILMU (DISCOVERY) ATAU YANG
MENGHILIR MENJADI KOMODITAS YANG DIPERLUKAN MANUSIA
8. MENGHULU/MENGANGKASA DAN MENGHILIR
a) MENGHULU/MENGANGKASA :
ARAH PENALARAN MENUJU KE ATURAN DASAR/ ESENSIAL
UNTUK MENCARI HAL-HAL MENDASAR YANG BARU
SEHINGGA MENGHASILKAN KERAGAMAN (ALTERNATIF)
DALAM HASIL PENGHILIRANNYA DAN PENGUATAN
PERTUMBUHANNYA (REVITALISASI)
b) MENGHILIR (KE ARAH KEBERLANJUTAN, SUSTAINABILITY):
ARAH PENALARAN MENGHASILKAN KOMODITAS YANG
TRANSAKSI BISNIS : KOMODITAS DITUKAR DENGAN UANG
SEPERTI : BELAJAR/KULIAH, PELATIHAN, LISENSI,
FRANCHISE, TRANSAKSI PERDAGANGAN. DARI DANA
(UANG) YANG TERKUMPUL DILAKUKAN PENGEMBANGAN
ILMU TERSEBUT.
9. PENDEKATAN SISTEM
PENJELASAN PROSES SEBAB-AKIBAT SECARA GARIS BESAR
MEMERIKAN BESARAN/SATUAN YANG TERKAIT DALAM PROSES
KOTAK PROSES

INTERAKSI
HUKUM ALAM
PRINSIP-PRINSIP
ATURAN
KONDISI/KENDALI
LINGKUNGAN
KATALIS
PELUANG; KENDALA
c
KENDALI
OUT PUT
IN PUT
SUATU FENOMENON TERJADI DARI UNTAIAN SISTEM PROSES
UMPAN BALIK
10. KENDALA (ASPEK MANUSIAWI)
KONDISI AWAL (1970 2000)
INSTITUSI SAINS DASAR/MIPA : EXIST BY DEFAULT HADIR KARENA
KEHARUSAN KURIKULUM YANG ADA DI NEGARA-NEGARA MAJU.
KEHIDUPAN PRAGMATIS MEMPERSEPSI SAINS DASAR TIDAK
HASILKAN MANFAAT SEGERA, SEHINGGA KURANG
DIHARGAI/DIBIAYAI DIBANDINGKAN ILMU TURUNANNYA YANG
DIHILIR.
YANG DIAHARGAI :
YANG MENGHASILKAN KOMODITAS (TEKNIK)
YANG HASILKAN TATANAN PENGELOLAAN UANG (EKONOMI)
YANG HASILKAN KEKUASAAN (PEMERINTAHAN, HANKAM, HUKUM)
KONDISI KURANG PENGHARGAAN MENGHASILKAN LINGKARAN
KEBUNTUAN DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN (TINGGI) SAINS DASAR.
LINGKUNGAN INI TERJADI DAN MENJEBAK PARA PENGAJAR DAN
ILMUWAN
SULIT SEKALI MENJADI VISIT BY ITS USERFUL PRODUCTS
(REVITALISASI)
ORANG DG
KECERDASAN
RENDAH
KURANG
PENGHARGAAN
PENGAJAR
GAJI
RENDAH
PEMBELAJARAN
KURANG
KREATIF
SKRIPSI
SEMPIT,
KERING
KURIKULUM
WAJIB
KAKU
NEGARA

MAJU
GURU
ATAU
DOSEN
LULUSAN

ASAL PAHAM
SAINS UNTUK

SAINS ?
DOSEN TEMUKAN
PELUANG DAN BERHASIL
TIDAK KEMBALI
TIDAK CERITERA
MAHASISWA
KELUAR ATAU
PINDAH
SEBAGIAN
BESAR
LINGKARAN KEBUNTUAN
PENGAJAR SAINS DASAR
KE BIDANG LAIN, LUPA
INDUSTRI
YANG BERHASIL
TIDAK BERI
INFORMASI
AKIBAT
DOSEN SAINS DASAR :
INTROVERT NRIMO, KURANG PERCAYA DIRI
TERMARGINALKAN (TERPINGGIRKAN)
DEKAT DENGAN GARIS KEMISKINAN
TIDAK BISA MENANGGAPI PEMBAHARUAN
TERBENTUK MEDIO CRICITY
BUDAYA IRI (SMS : SENANG MELIHAT ORANG LAIN
SEDIH, SEDIH MELIHAT ORANG LAIN SENANG)
3. SOLUSI ITERATIF
(REVITALISASI SAINS DASAR/MIPA)
a. INSENTIF
PERBAIKAN GAJI DAN TUNJANGAN FUNGSIONAL
BEASISWA PASCASARJANA (S2, S3) DENGAN SISTEM
PENERIMAAN SELEKTIF DAN ATAU ADAPTIF, BATAS
UMUR DILONGGARKAN
DIBANGUNKAN SURPLUS CENTER SAMBIL STUDI S3
ADA KAPLING KHUSUS UNTUK RISET SAINS DASAR
KEGIATAN DIBINA DAN DIKAWAL AGAR ADA
KEMUDAHAN FASILITAS SERTA BEKERJA BENAR DAN
b. GIZI : SOFT SKILLS DAN LEADERSHIP
1) PEMBINAAN SOFT SKILLS (PENGEMBANGAN
POSITIF, KREATIF, INOVATIF, PRODUKTIF DAN
BANYAK KAWAN, BAIK UNTUK PENGAJAR DAN
SECARA KURIKULER UNTUK MAHASISWA
2) MEMBANGUN LEADERSHIP YANG BERANI MAJU
DALAM INSTITUSI YANG ADA SERTA DALAM
KELOMPOK BIDANG ILMU DAN KEAHLIAN.
c. MERUJUK POLA PERUBAHAN ILMU :
UJUNG TOMBAK PERTUMBUHAN ILMU MAJU
DENGAN DIDUKUNG KEGIATANNYA DENGAN TETAP
MENGERJAKAN ASPEK TERAPAN UNTUK
SURVIVALNYA (20 % ?)
MENGHILIR MENGEMBANGKAN TERAPAN DAN
MENCIPTAKAN HILIR BARU YANG ADA PASARNYA
(80 % ?)
SAINS DASAR : PASUKAN CADANGAN NASIONAL
TIM
PROMOTOR
MA, STAT, FI, KI, BI
PT PENYELENGGARA
PERGURUAN
TINGGI
DAERAH
PROMOVENDUS
S3
INSTITUSI
LAIN
PUSAT
PERTUMBUHAN
PASAR
LAB
WORKSHOP
GRUP RISET
PROD HOUSE
DITJEN
DIKTI
TAWARKAN
PROGRAM & TOPIK
SURPLUS
CENTER
PROGRAM DOKTOR : MANDIRI PRODUKSI
d. KEGIATAN REVITALISASI SAINS DASAR/MIPA
1) PROGRAM DOKTOR (S3)
DOSEN DAN ILMUWAN SAINS DASAR HARUS DOKTOR
PROGRAM DOKTOR DALAM NEGERI MENERIMA PESERTA
TIM PROMOTOR MEMBANTU MEMBUATKAN SURPLUS
CENTER, DITEMPAT KERJA PROMOVENDUS DAN
JARINGANNYA
MEMANFAATKAN KEBERHASILAN ATAU KEUNGGULAN
DILAKUKAN JUGA PEMBINAAN SOFT SKILLS DAN
2. RISET, PUBLIKASI DAN SEMINAR
MEMANFAATKAN INSENTIF RISET DARI MENRISTEK FOKUS
SAINS DASAR DAN MATERIAL MAJU. JUGA DANA RISET
DARI DP2M DIKTI DENGAN MEMANFAATKAN GURUBESAR
ATAU PAKAR YANG ADA SEBAGAI PEMBINA ATAU
DINAMISATOR
JURNAL ILMIAH PERLU DIMANTAPKAN PENERBITANNYA
DI TIAP SEMINAR PERLU DIBIASAKAN TERJADINYA
TRANSAKSI SEBAGAI WAHANA APRESIASI, BERBAGAI
KEBERHASILAN DAN BAGIAN DARI KEMAJUAN
MEMANFAATKAN SAINS DASAR
3. INSTITUSI, ORGANISASI
SAINS DASAR TUMBUH BESAR BERSAMA-SAMA TUNAS DAN
TURUNANNYA
JANGAN MEMISAHKAN TUNAS ATAU TURUNANNYA MENJADI
ORGANIASASI TERPISAH, KARENA AKAN MEMUTUS PROSES
PENGUATAN DARI SAINS DASAR DAN MEMPERLEMAH KEKUATAN
INSTITUSI INDUK UNTUK MENJALANKAN KEWAJIBAN
MEMBERIKAN PENGETAHUAN DASAR BAGI PEMELAJAR
FAKTA MENUNJUKKAN INDUK SAINS DASAR AKAN MEMUNCULKAN
TUNAS YANG SAMA DAN TUMBUH
INSTITUSI MEWADAHI PROSES PENGUATAN DAN PERTUMBUHAN
OLEH KARENANYA DIPERLUKAN LEADERSHIP (BAIK DI
LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI, LEMBAGA RISET DAN
ORGANISASI BIDANG ILMU/PROFESI)
KEBERADAAN INSTITUSI HARUS MEMBERIKAN MANFAAT BAGI
ANGGOTANYA
TIAP INSTITUSI PERLU MENGEMBANGKAN SURPLUS CENTER
UNTUK KEBERLANJUTANNYA
JIKA INSTITUSI HILIR : FAKULTAS TEKNIK KURANG KUAT, AJAK
BERGABUNG DENGAN MEMBENTUK FAKULTAS SAINS DAN
TEKNOLOGI.
4. REKRUTING MAHASISWA DAN PENCITRAAN
KEBERHASILAN SAINS DASAR (MENGHULU DAN MENGHILIR)
PERLU DIDOKUMENTASIKAN DAN DIVISUALISASIKAN
SECARA BAIK SEBAGAI BAHAN AWAL PENERIMAAN
MAHASISWA BARU
STUDI YANG SUNGGUH-SUNGGUH DAN IKHLAS.
PENDIDIKAN SAINS DASAR DAPAT MENGUBAH KAMBING
DIPERKENALKAN KEBERHASILAN STAF PENGAJAR DALAM
BIDANGNYA DAN PARA ALUMNI DALAM PEKERJAANNYA
DAPAT MENERIMA MAHASISWA PINDAHAN DAN KONVERSI
BIDANG LAIN MELALUI SISTEM MATRIKULASI
BIDANG ILMU S1 DAPAT FOKUS PADA SEKTOR TERTENTU
DIMANA DIPERLUKAN BANYAK SDM.
SAINS DASAR PENTING, OLEH KARENANYA HARUS
REKRUT/MENERIMA BANYAK MAHASISWA .

5. PENGAJARAN DAN PEMAHAMAN
MENGEMBANG TEKNIK-TEKNIK PENGAJARAN UNTUK
PENINGKATAN PEMAHAMAN
MENGEMBANGKAN LABORATORIUM PRAKTIKUM
PEMAHAMAN HUKUM ALAM DAN PRINSIP PERAGA DAN
ALAT UKUR YANG DAPAT DIBUAT SENDIRI
MENGGUNAKAN BAHAN, POTENSI DAN MUATAN LOKAL
UNTUK OBYEK BAHASAN
GURU SAINS DASAR DIANJURKAN MENGAMBIL KURSUS/
KULIAH PENGAJARAN SAINS (MA, FI, KI, BI)
4. MEMBANGUN DIRI DAN BANGSA
a. MEMBANGUN DIRI
1) CAPAI : KOMPETENSI AKADEMIK TERTINGGI (DR),
MATANGKAN ASPEK FILOSOFI KEILMUAN TERKAIT
DAN SECARA ANALOGIS YANG TEPAT DITERAPKAN
DALAM KEHIDUPAN
SEBAGAI POINT AND COINT GENERATOR)
MEMAJUKAN KARIR DAN SEJAHTERA
DIKLAT, LOKAKARYA
KONSULTASI, JASA IPTEK
BUKU PINTAR DSB
DANA PROYEK
HASIL PENJUALAN
KARYA
DANA KERJASAMA
PENGABDIAN
MASYARAKAT
KEMAMPUAN
IPTEK
PENDIDIKAN
ALIH IPTEK
PENELITIAN
DASAR YANG KUAT
KHASANAH BARU
PROBLEM SOLVING
RANCANGAN
PRODUKSI
PASAR / MASYARAKAT
DIAGRAM TRI DHARMA : POIN DAN COIN GENERATOR
CATATAN, BUKU
PENDIDIKAN S2, S3
POST DOCTORAL
GAJI,
BEASISWA
PUBLIKASI PATENT,
LISENSI
DANA RISET
ROYALTY
KEGIATAN RISET KEGIATAN PENDIDIKAN
KEGIATAN
MANAJERIAL
PUTARAN SPIRAL :
DAUR AKTIVITAS MANAJERIAL
KEMAJUAN DAN
KEKUATAN
INSTITUSI
APRESIASI
PRESTASI
KONTRIBUSI
DINAMISATOR
LOYAL
SOP
SEMANGAT
KERJA/BELAJAR
VISIONER
FOKUS TUGAS
GAUL
PENINGKATAN
MATURITAS
b) MEMBANGUN BANGSA
1) PENGAJARAN
a) MENCIPTAKAN CARA PENGAJARAN YANG ILUSTRATIF DAN
MUDAH DIPAHAMI, SEHINGGA BELAJAR SAINS DASAR
BUKAN MERUPAKAN BEBAN TETAPI SUATU KESENANGAN
(LECTURETAINMENT)
b) MENGAJARKAN DAN MEMBERI CONTOH BAGAIMANA
KREATIF DENGAN MENGGUNAKAN PRISNIP-PRINSIP SAINS
DASAR
c) MEMPERKUAT PEMAHAMAN SAINS DASAR AGAR PELAJAR
DAN MAHASISWA MAMPU BERSAING DALAM LOMBA
d) PRINSIP-PRINSIP SAINS DASAR MENGAJARKAN KEJUJURAN,
KRITIS, ULET, MANCARI SOLUSI, ADAPTIF, YANG SANGAT
BAIK UNTUK PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA
2) RISET DAN KERJA OPERASIONAL
a) MELAKUKAN RISET DAN MEMAJUKAN ILMU DENGAN
TEMUAN (DISCOVERY) YANG UNIVERSAL YANG AKAN
MEMBAWA BANGSA INDONESIA TERPERHATIKAN
SECARA INTERNASIONAL
b) MEMFOKUSKAN RISET SAINS DASAR PADA SUMBER
DAYA ALAM INDONESIA. SELAIN UNTUK
KEPENTINGAN KESEJAHTERAAN BANGSA DAPAT
UNGGULAN KOMPETITIF DUNIA, KARENA TEMUAN-
TEMUAN YANG KHAS.
c) MEMBANGUN JARINGAN PEMBELAJARAN, RISET DAN
PEMBANGUNAN PUSAT KERJA BERBASIS RISET
(SURPLUS CENTER) UNTUK MENGALIRKAN HASIL
KERJA CERDAS DAN BERMANFAAT UNTUK
MEMBANGUN PROSES KEBANGSAAN CERDAS.
5. PENUTUP
LAKUKAN EVALUASI DIRI
RUJUK BUTIR-BUTIR BAIK DARI PRESENTASI INI
TAMBAHKAN PEMIKIRAN LAIN (PENDAPAT
SENDIRI DAN ORANG LAIN) YANG SINERGIS
SUSUN KEPUTUSAN BAGI DIRI SENDIRI ATAU
ORGANISASI
SEGERA BERGERAK, LAKUKAN LANGKAH MAJU
DALAM KEWENANGAN ANDA
EVALUASI LANGKAH ITU, JIKA POSITIF AJAK
ORANG LAIN BERGERAK BERSAMA ANDA

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2022 Scribd Inc.

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2022 Scribd Inc.