Anda di halaman 1dari 10

Penjernihan Air Sederhana

I. Tanggal : 22 Juni 2014

II. Tujuan Percobaan


Melakukan percobaan penjernihan air kali dengan menggunakan sistem
penyaringan air sederhana memakai bahan-bahan dari lingkungan sekitar agar bisa
memperoleh air bersih.

III. Dasar Teori


Bumi sering disebut planet air karena hampir 70 % permukaan bumi ini terdiri dari
perairan.Wilayah daratan hanya 30 % saja. Penyebaran air di bumi meliputi laut , danau
sungai yang disebut sebagai air permukaan, dan sebagian lagi air yang terdapat di dalam
tanah yang dikenal dengan air dalam tanah.
Ketika kita menggali sumur pada kedalaman tertentu akan ditemukan sumber air.
Hal itu sebagai bukti bahwa di dalam tanah terdapat air. Volume air di bumi tetap karena
air bersiklus, dan yang berubah adalah tempat dan kualitas air. Keberadaan air di
bumi sangat diperlukan semua mahluk hidup.Manusia memerlukan air untuk, berbagai
kebutuhan, seperti memasak, mandi, cuci, minum, industri, pertanian, dan masih banyak lagi
yang lainnya. Hewan memerlukan air minum untuk hidup sedangkan tanaman memerlukan air
untuk penyerapan bahan makanan dari dalam tanah. Betapa penting peranan air bagi
kehidupan di bumi ini, tetapi banyak aktivitas manusia yang merugikan bagi ketersediaan
air bersih. Sebagai contoh pabrik, pertanian, rumah tangga, rumah sakit, pada
umumnya membuang limbah langsung ke sungai. Air dapat tercemar karena buangan sampah
padat, buangan bahan kimia, dan kuman. Air yang tercemar sangat berbahaya bagi kesehatan
bila kita mengkonsumsinya. Air bersih pada saat ini menjadi barang ekonomi yang
berharga dapat dijual belikan dengan berbagai merek yang kita kenal seperti aqua, dua tang,
adi, dan masih banyak lagi. Kita hidup di negara yang beriklim tropis sehingga
memiliki musim hujan dan musim kemarau.
Pada musim hujan sering

terjadi

banjir

yang besar, kenyataan itu sudah sering

menimbulkan masalah. Pada musim kemarau di beberapa daerah kekurangan air. Selain
1

masalah banjir dan kekeringan yang sering terjadi saat ini timbul masalah lain yaitu
menurunnya kualitas air akibat aktivitas manusia. Oleh karena itu manusia dituntut
untuk dapat mengatasi berbagai masalah tersebut. Alam telah menyediakan air yang kita
butuhkan dan mampu mendaur ulang, tetapi kerusakan air semakin hari semakin luas
karena akitivitas dan jumlah manusia semakin bertambah. Alam tidak mampu lagi untuk
menyediakan air bersih yang dibutuhkan manusia. Oleh karena itu harus diupayakan oleh
manusia sendiri untuk melakukan proses penjernihan atau pengolahan air dengan teknologi.
Dengan teknologi inilah diharapkan manusia dapat memperoleh air bersih dengan
kadar air 6-7 0C untuk keperluan hidup sehari-hari agar tercapai hidup sejahtera, sehat,
dan air bersih di muka bumi ini tetap tersedia. Dengan kata lain tujuan pemanfaatan
teknologi

penjernihan

air

adalah

untuk

memenuhi

kebutuhan

air

bersih,

meningkatkan kesehatan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan hidup dan membantu


pelestarian alam.

IV. Alat dan Bahan


1)

Alat

Pisau

Gunting

2)

Bahan

3 Botol air mineral

Kerikil

Spon

Arang

Ijuk

Serabut

V. Langkah Kerja
1. Cuci bersih semua bahan dan keringkan
2. bagian dasar botol air mineral dipotong dengan menggunakan silet, sehingga
botol serupa tabung terbuka

3.Tutup botol dibuka, botol dibalik. Bahan-bahan sebagai media penyaring disusun
dalam botol(seperti pada gambar), selapis demi selapis hingga memenuhi botol.
4. Tuangkan air kotor pada lapisan teratas, tampung dengan menggunakan wadah
yang diletakkan di bawah botol.
5. Apabila filtrasi belum bening, ulangi penyaringan untuk filtrasi tersebut.
6. Tampung hasil penyaringan kedua menggunakan gelas plastik lain yang
masih kosong. Bandingkan kondisi fisik air sebelum disaring dengan filtrasi
pertama dan filtrasi kedua.

VI. foto foto saat melakukan percobaan

Gambar 1.1
Bahan bahan yang telah disiapkan

Gambar 1.2
Spons di masukkan ke botol

Gambar 1.3
Masukkan Ijuk di atas spons

Gambar 1.4
Masukkan arang diatas juk
5

Gambar 1.5
Masukkan sabut kelapa diatas ijuk

Gambar 1.6
Masukkan kerikil diatas sabut kelapa
6

Gambar 1.7
Persiapan penyaringan 1

Gambar 1.8
Hail penyaringan 1
7

Gambar 1.9
Penyaringan ke 2

Gambar 2.0
Penyaringan ke 2

VII. Hasil Praktikum


Sifat fisik

Air kali

Penyaringan I

Penyaringan II
Sabut kelapa
saya cuci

Warna air kali


Warna

Keruh

memerah seperti
air teh

kembali agar air


kali bertambah
merah. Dan
ternyata air kali
tetap berwarna
merah

Aroma

Tidak sedap

Tidak sedap

Tidak sedap

Penyaringan III
Warna air kali
tetap merah
seperti air the
tetapi tingkat
kekeruhan
berkurang
daripada sampel
awal dari pada
hasil penyaringan
Tidak sedap

VIII.Diskusi / Pembahasan
Cara-cara manusia untuk mendapatkan air bersih melalui proses pembuatan alat
penyaringan atau penjernihan air. Ada beberapa cara menjernihkan/ menyaring untuk
mendapatkan air yang layak digunakan manusia . Cara tersebut bersifat mekanik atau
pun kimiawitergantung kondisi air.
Kita disini akan membahas tentang sistem penjernihan dan penyaringan dengan
memperlambat aliran. Sistem ini menggunakan bahan penyaring, seperti spon, sabut / ijuk,
batu-batu, arang aktif. Air yang melewati penyaring tersebut akan tersaring sehingga
menghasilkan air yang jernih. Adapun kegunaan dari bahan-bahan tersebut ialah
1. Serabut dan disinih kita menggunakan spon karena spon tersebut dapat menyerap
endapan-endapan air yang membuat warna air jadi keruh.dan kita bisa melihat
endapan-endapan tersebut yang menempel pada kapas berupa warna endapan atau
air kotor tersebut.
2. Batu-batu atau kerikil,krikil disinih berfungsi untuk menyaring material-material
yang berukuran besar contoh : daun-daun yang berada di sungai,lumut,ganggang
dll.
3. Arang aktif berfungsi untuk Menyaring/menghilangkan bau, warna,zat pencemar
dalam air, sebagai pelindung dan penukaran resin dalam alat/penyulingan air.
9

Dari segi kualitas air minum harus memenuhi :


a)

b)

Syarat fisik seperti :


1)

Tidak boleh berwarna, berasa dan berbau

2)

Suhu air hendaknya pada suhu sejuk kurang dari 25oC

3)

Harus jernih

Syarat kimia : air minum tidak boleh mengandung racun, zat-zat mineral atau zat- zat

kimia tertentu dalam jumlah yang melampaui batas yang telah ditentukan.

IX. Kesimpulan
Cara sederhana untuk mendapatkan air bersih dengan cara (filtrasi) penyaringan
yang terdapat dalam air kali yang berupa Saringan air sederhana / tradisional yang terbuat
dari botol plastik. Hanya saja dalam percobaan kami kali ini ada kesalahan dalam hal
pencucian bahan dimana serabut kelapa kurang bersih dalam pencuciannya sehingga
mempengaruhi perubahan warna pada hasil penyaringan.

X. DAFTAR PUSTAKA
Alamsyah, Sujana. 2007. Merakit Sendiri Alat Penjernih Air. Kawan Pustaka. Jakarta
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, 2004. Teknologi Pengolahan air Bersih.
Jakarta

10