Anda di halaman 1dari 27

KELOMPOK 8

RANDA SEPTIAN PUTRA


MUHAMMAD RAMADHAN
AHMAD FAUZAN

Klasifikasi yang umum digunakan adalah


menurut James D. Dana (dalam Kraus, Hunt,
Ramsdell, 1951) yang didasarkan pada
kemiripan komposisi kimia dan struktur
kristal

Kilap (luster)
Warna (colour)
Kekerasan (hardness)
Cerat (streak)
Belahan (cleavage)
Pecahan (fracture)
Bentuk (form)
Berat Jenis (specific gravity)
Sifat Dalam
Kemagnetan
Kelistrikan
Daya Lebur Mineral

Silikon dioksida juga dikenal sebagai silika


berasal dari bahasa latin silex dan
mempunyai rumus kimia SiO2
Silika ini paling sering ditemukan di alam
sebagai pasir atau kuarsa, serta di dinding sel
diatom
Silika digunakan terutama dalam produksi
kaca untuk jendela, gelas minum, botol
minuman, dan banyak kegunaan lain

Contoh mineral silika beserta deskripsinya :


Kuarsa

Deskripsi mineral kuarsa

kelas mineral yang agak beragam. Terbentuk


sebagai akibat persenyawaan langsung antara
oksigen dan unsur tertentu
Banyak oksida berwarna hitam tetapi yang
lain bisa sangat berwarna-warni. Keragaman
oksida diakibatkan oleh kelimpahan oksigen
di kerak bumi
Secara umum mineral oksida selalu
berkesinambungan dengan mineral
hidroksida

Contoh mineral oksida beserta deskripsinya :


hematit

Deskripsi mineral hematit

Kelompok sulfida merupakan kombinasi


antara logam atau semilogam dengan
belerang
Pembentukan mineralnya biasanya terjadi
dibawah kondisi air tempat terendapnya
unsur sulfur
Termasuk mineral pembentuk bijih ( bernilai
ekonomis tinggi )

Contoh mineral sulfida beserta deskripsinya :


galena

Deskripsi mineral galena

kombinasi antara logam dengan anion sulfat


Pembentukan mineral sulfat biasanya terjadi
pada daerah penguapan yang tinggi kadar
airnya, kemudian perlahan-lahan menguap
sehingga formasi sulfat dan halide
berinteraksi.

Contoh mineral sulfat beserta deskripsinya :


anhidrit

Deskripsi mineral anhidrit

Merupakan persenyawaan dengan ion (CO3)2Merupakan mineral utama pembentuk batuan


sedimen.
Karbonat terbentuk pada lingkungan laut
oleh endapan bangkai plankton. Carbonat
juga terbentuk pada daerah evaporitik dan
pada daerah karst yang membentuk gua ,
stalaktit dan stalagmit

Contoh mineral karbonat beserta deskripsinya :

dolomit

Deskripsi mineral dolomit

satu-satunya bahan galian (diluar air) yang


mempunyai siklus
Proses terbentuknya endapan fosfat ada 3 :
1. Fosfat Primer
2. Fosfat Sedimenter
3. Fosfat Guano

Fosfat merupakan unsur dalam suatu batuan


beku (apatit) atau sedimen dengan
kandungan fosfor ekonomis

Contoh mineral phosfat beserta deskripsinya :

monasit

Deskripsi mineral monasit

dominasi dari ion halogen elektronegatif


seperti : F- , Cl- , Br- dan IPada umumnya memiliki berat jenis yang
rendah ( < 5 )

Contoh mineral halida beserta deskripsinya :


fluorit

Deskripsi mineral fluorit

kelas mineral yang dicirikan dengan hanya


memiliki satu unsur kimia saja
Pada umumnya tenacity golongan mineral ini
adalah malleable yang jika ditempa dengan
palu akan menjadi pipih

Kelas mineral ini terdiri dari dua bagian


umum :
1. Metal dan element intermetalic (logam)
2. Semimetal dan non metal (bukan logam)

Pada umumnya berat jenis dari mineralmineral ini tinggi yaitu berkisar antara 6
gr/cm3 .

Contoh mineral Native Element beserta deskripsinya :

sulfur

Deskripsi mineral sulfur

Sistem Kristal

Warna
Goresan
Cleavage

Fracture

Kekerasan
Massa jenisnya
Genesa
Kegunaan
Tempat ditemukan
Perawakan Kristalnya
Luster
Tenacity
Derajat Ketransparan

: hexagonal dengan kelas simetri dihexagonal


bypiramidal.
: Putih
: Putih
: Kuarsa tidak memiliki belahan, sehingga
belahannya tidak menentu karena tidak adanya
bidang belahan
: Concoidal , yaitu memperlihatkan gelombang yang
melengkung dipermukaan, seperti kenampakan
bagian luar kulit kerang atau botol yang dipecah.
:7
: 2,65 g/cm3
: Kuarsa berasal dari kristalisasi magma dan
pengendapan larutan hydrothermal
: Sebagai bahan baku kaca , gelas.
: Banda Aceh , Bangka Belitung dan Bengkulu.
: Elongated Habits (meniang)
: Kaca (vitreous luster)
: Brittle
: Transparent mineral.

Sisitem Kristal
Warna

Goresan
Cleveage & Fracture
Kekerasan
Massa jenis
Genesa

Kegunaan

Tempat ditemukan

: Hexagonal
: Abu-abu baja, atau coklat kemerahan
sampai hitam
: Merah atau coklat kemerahan
: Tidak ada dan tidak rata
: 5,5 6,5
: 5,26 g/cm3
: Dapat terbentuk pada lingkungan batuan
beku, hidrotermal temperature tinggi dan
metamorfisme kontak, juga bisa dalam
lingkungan sedimen.
: Sumber logam besi, sebagai bubuk
pigment, bubuk pengkilap dan dapat
dibuat batu permata karena kristalnya
yang berwarna
hitam.
: Ciater , Jawa Barat.

Sistem Kristal
Warna
Goresan
Cleveage & Fracture
Kekerasan
Massa jenis
Genesa

Kegunaan
Tempat ditemukan

:
:
:
:
:
:
:

Isometrik
Abu-abu timbal
Abu-abu timbal
{ 001} sempurna
2,5 Skala Mohs
7,58 g/cm3
Terbentuk dalam batuan sedimen, urat-urat
hidrotermal juga pegmatite. Dapat pula
ditemukan dalam deposi metamorfisme kontak
: Sumber logam timbal atau timah hitam
: S.Tuboh Palembang

Sistem Kristal
:
Warna
:
Goresan
:
Belahan dan Pecahan :

Kekerasan
Berat jenis
Genesis

Manfaat

Tempat ditemukan

Orthorombik
Tak berwarna sampai kebiruan atau lembayung
Putih sampai putih keabuan
{010} sempurna, {100} hampir sempurna dan
{001} baik
: 3 3,5 Skala Mohs
: 2,89 2,98 g/cm3
: Terbentuk pada lingkungan sedimen dan sering
berasosiasi dengan gypsum, batu gamping,
dolomite dan garam-garam. Dapat juga
terbentuki melalui proses hidrotermal.
: Sebagai pembenah tanah dan untuk membuat
semen Portland.
:Papua , PT. Freeport Indonesia

Sistem Kristal
:
Warna
:
Goresan
:
Belahan dan pecahan :
Kekerasan
:
Berat jenis
:
Genesis
:

Manfaat

Tempat ditemukan

Trigonal
Tidak berwarna , putih , merah muda
Putih
Sempurna pada { 1011 }
3,5 4 Skala Mohs
2,85 g/cm3
Dapat terbentuk pada lingkungan sedimen,
melalui proses hidrotermal dan terdapat dalam
urat-urat. Dapat pula terbentuk secara
metamorfisme.
: Sumber logam magnesium dan senyawa
magnesium oksida yang digunakan untuk
membuat batu bara tahan api.
: Tuban , Jawa Timur

Tempat ditemukan :
Sistem Kristal
:
Warna
:
Goresan
:
Kilap
:
Belahan dan pecahan :
Kekerasan
:
Berat Jenis
:
Genesa
:

Kegunaan

Bangka Belitung
Monoklin
Kekuningan, coklat kemerahan sampai coklat.
Hampir putih
Non logam
Jelas & choncoidal
5 5,5 Skala Mohs
4,6 5,4 gr/cm3
Terbentuk pada lingkungan batuan beku yaitu
sebagai mineral asesori pada granit dan sienit.
Pada lingkungan pegmatite, dan sebagai mineral
rombakan berbentuk pasir dalam lingkungan
sedimen. Berasosiasi dengan zircon, xenotim,
magnetit, apatit, ilmenit, rutil, dan kolumbit.
: Sumber torium dan torium oksida.

Tempat ditemukan
Sistem Kristal
Warna

Goresan
Kilap
Belahan dan pecahan
Kekerasan
Berat Jenis
Genesa

Manfaat

: Garut , Jawa Barat


: Isometrik
: Sangat bervariasi, dapat tak berwarna, kuning anggur,
hijau, biru lembayung, putih, abu-abu, biru langit,
hitam kebiruan atau coklat.
: Putih
: Kaca
: Sempurna & splintery
: 4 Skala Mohs
: 3,18 gr/cm3
: Terbentuk melalui proses hidrotermal dan dijumpai
dalam urat-urat, baik sebagai mineral utama maupun
sebagai mineral gang bersama mineral-mineral bijih
metalik khususnya timbal dan perak. Dapat pula
terbentuk pada lingkungan batuan beku & pegmatite.
Berasosiasi dengan beberapa mineral seperti kalsit,
dolomite, gypsum, selestit, barit, dan apatit.
: Dipakai dalam industri kimia, peleburan besi baja,
gelas, serat kaca, dan tembikar.

Tempat ditemukan
Sistem Kristal
Warna
Gores
Kilap
Belahan dan pecahan
Kekerasan
Berat Jenis
Genesa

Manfaat

:
:
:
:
:
:
:
:
:

Kawah Papandayan , Jawa Barat


Orthorombik
Kuning sampai kuning kecoklatan
Putih
Non Logam
Tidak sempurna & choncoidal
1,5 2,5 Skala Mohs
2,07 gr/cm3
Dapat terbentuk didaerah gunung api
aktif, disekitar mata air panas, dan hasil
aktivitas bakteri yang memisahkan sulfur
dari sulfat.
: Bahan pembuat asam sulfat (H2SO4),
bahan pembuat insektisida, pupuk
buatan, vulkanisasi karet, sabun, obat
kulit, industri tekstil, cat dan kertas.