Anda di halaman 1dari 5

DISTRIBUSI F

Distribusi F dapat digunakan sebagai criteria untuk menguji hipotesis,


a.Bahwa varians dari 2 populasi sama :

b.Bahwa rata-rata yang berasal dari beberapa populasi (lebih dari dua) sama:

==

1=

distribusi F memungkinkan untuk para ahli ekonomi untuk mengadakan pengujian tentang
asumsi mengenai tepatnya fungsi produksi,fungsi permintaan dan fungsi konsumsi untuk
diterapkan terhadap data empiris atau data hasil observasi,juga memungkin para ahli riset
pertanian untuk menguji hipotesis bahwa tidak ada perbedaan pengaruh yang berarti dari
berbagai varietas dan lain sebagainya.
Jika Q1=X2v1 dan Q2=X2v2 ,merupakan variabel bebas maka variabel R berikut mempunyai
distribusi F dengan derajat kebebasan v1 dan v2
Q1 / v

R= Q 2 / v

Q1
=( Q 2 )(

v1

v2

Distribusi F ,ditemukan oleh R.A.Fisher pada awal tahun 1920 dan digunakan sekali bagi
para hresearch worker untuk menguji hipotesis mengenai suatu parameter dari beberapa
populasi (lebih dari 2).Fisher membuat table distribusi F dalam bentuk Z=I n F ,In=Ioge
(e=2,718).tabel ini kemudian direvisi oleh G> Snedecor dengan menggunakan transformasi
F=e2z.Snedecor menyebut F dalam rumus sebagai F ratiountuk menghormati Fisher.
Bentuk kurva distribusi F sangat ditentukan oleh nilai derajat kebebasan v1 dan v2.Jika v1 dan
v2 nilainya kecil, maka Fe condong ke kanan. Makin besar nilai v1 dan v2 bentuk kurva
mendekati kurva distribusi normal yang simetris.

Untuk menentukan nilai F, terlebih dahulu harus diketahui nilai v 1 dan v2 serta nilai

yaitu suatu nilai probabilitas bahwa variabel F mengambil nilai atau lebih besar dari F

(v1,v2) sebagai berikut:

P{F

F a (v1 , v 2)

}=

Contoh:
Diketahui :v1=20,v2=15 dan =0,05,dengan menggunakan tabel tentukan nilai

F (v1, v 2)

?
Jawab:
V1=20
V2=15
=0,05

Lihat tabel nilai F 0,05+,pada kolom paling kiri lihat baris (v2=15). Lalu maju ke kanan dan
(v1=20)tarik ke bawah, maka di dapat 2,33.
Jadi

F (v1, v 2)

F(F)

F0,05 (20,15)

=2,33

2,33
Gambar 5.8

DISTRIBUSI T
Distribusi t selain digunakan untuk menguji suatu hipotesis juga untuk
membuat pendugaan interval (interval estimate).Biasanya,distribusi t digunakan untuk
menguji hipotesis mengenai nilai parameter,paling banyak dari 2 populasi(lebih dari 2,harus
digunakan F),dan dari sampel yang kecil (mall sampel size),misalnya n < 100,bahkan
seringkali n 30.Untuk n yang cukup besar (n

100,atau mungkin cukup n >30)dapat

digunakan distribusi normal,masuksudnya tabel normal dapat digunakan sebagai pengganti


tabel t.
Jika Z=N(0,1)=variabel normal dengan rata-rata 0 dan simpangan baku 1, dan X 2V=chikuadrat dengan derajat kebebasan v,maka variabel t dapat diperoleh dengan cara sebagai
berikut:
Z

t=

X 2v
v

artinya,fungsi mempunyai distribusi t dengan derajat kebebasan sebesar v.


variabel t dapat mengambil nilai negatif maupun positif,oleh karena pada dasarnya variabel t
ini berasal dari variabel normal.Variabel t juga mempunyai kurva yang simetris terhadap
t=0,maka:
E(t)= =0 (rata-rata t=0)

v
2
Varians (t)= = v2 ,v=derajat kebebasan
2
Apabila v ,Var ( t )= =1(secara limit )

Tabel t,(seperti tabel distribusi normal,dapat digunakan untuk mencari nilai variabel t apabila
nilai probabilitas

sudah diketahui,atau sebaliknya.Untuk menggunakan tabel t

ditentukan terlebih dahulu besarnya nilai

dan v. Oleh karena kurva t simetris maka dapat

dicari hanya nilai t sebelah kanan titik 0 saja.

P(t

ta/2)=P(t

-ta/2)=

/2

/2

/2

t /2

t /2

Gambar 5.9
Contoh:
Untuk distribusi t dengan v=15,carilah nilai-nilai P(t),sehingga luas:
a.dari P(t) ke kanan
b.dari P(t) ke kiri
jawab:

=0,1
=0,05

untuk v=15,lihat tabel

t :

0.10
1,753=
=
=0,05 ( 5 )
(t
2
2

(t

0.50
2,131 = =
=0,025(2,5)
2
2