Anda di halaman 1dari 3

Akreditasi Puskesmas Arosbaya

F-002A/PKM/2014

ABORTUS
SOP

No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit
Halaman

: A/I/SPO/XI/14/001
: 00/03/2015
: 25-03-2015
: 1/3

PEMERINTAH
KAB. BANGKALAN
UPT DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS AROSBAYA
Pengertian

Daniar
Sukmawati
NIP 19780824
200604 2 018

Abortus ialah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup
diluar kandungan, dan sebagai batasan digunakan kehamilan kurang dari 20
minggu atau berat anak kurang dari 500 gram.
Jenis dan derajat abortus :
a. Abortus imminens

adalah abortus tingkat permulaan, dimana terjadi

perdarahan pervaginam ostium uteri masih tertutup dan hasil konsepsi masih
baik dalam kandungan.
b. Abortus insipiens adalah abortus yang sedang mengancam dimana serviks telah
mendatar dan ostium uteri telah membuka, akan tetapi hasil konsepsi masih
dalam kavum uteri.
c. Abortus inkomplit adalah sebagian hasil konsepsi telah keluar dari kavum uteri
masih ada yang tertinggal.
d. Abortus komplit adalah seluruh hasil konsepsi telah keluar dari kavum uteri
Tujuan
Referensi
Prosedur

pada kehamilan kurang dari 20 minggu.


Pasien terlayani sesuai dengan kebutuhannya
Permenkes no 5 tahun 2011 tentang panduan praktik klinik dokter
1. petugas melakukan anamnesa
2. petugas melakukan pemeriksaan fisik
3. penatalaksanaan :
a. Abortus imminens terdiri atas :
1. Istirahat tirah baring.
2. Tablet penambah darah
3. Vitamin ibu hamil diteruskan
b. Abortus insipiens
1. Observasi tanda vital
2. Bila kondisi stabil rujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih lengkap
untuk rencana pengeluran hasil konsepsi
3. Pengeluaran hasil konsepsi dapat dilaksanakan dengan kuret vakum atau
dengan cunam abortus, disusul dengan kerokan

Akreditasi Puskesmas Arosbaya

F-002A/PKM/2014

c. Abortus inkomplit
1. Observasi tanda vital (tensi, nadi, suhu, respirasi)
2. Evaluasi tanda-tanda syok, bila terjadi syok karena perdarahan, pasang IV
line (bila perlu 2 jalur) segera berikan infus cairan NaCl fisiologis atau
cairan ringer laktat disusul dengan darah.
3. Setelah syok teratasi rujuk ke fasilitas selnjutnya untuk dilakukan kerokan
(D/C). Pasca tindakan berikan ergometrin IM.
d.Abortus komplit
Tidak memerlukan pengobatan khusus, hanya apabila menderita anemia perlu
diberikan sulfas ferosus dan dianjurkan supaya makanannya mengandung banyak
protein, vitamin dan mineral.
Sarana

dan

a. Inspekulo

prasarana

b. Laboratorium sederhana untuk pemeriksan tes kehamilan .


c. Laboratorium sederhana untuk pemeriksaan darah rutin.
d. Alat kontrasepsi
e. USG .

PEMERINTAH
KAB. BANGKALAN
UPT DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS AROSBAYA

9. Unit terkait

ABORTUS
SOP

No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit
Halaman

: A/I/SPO/XI/14/001
: 00/03/2015
: 25-03-2015
: 2/3

Daniar
Sukmawati
NIP 19780824
200604 2 018

a. Poli KIA
b. Poned

1. Rekaman Historis perubahan


No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl.mulai

Akreditasi Puskesmas Arosbaya

F-002A/PKM/2014
diberlakukan