Anda di halaman 1dari 27

TUGAS KELOMPOK MATEMATIKA TENTANG

PELUANG DAN PERSAMAAN KUADRAT

DISUSUN OLEH:
IQBAL IBRAHIM
JEREMY HANSEN
M. ALDI TRIHANDINI
KELAS: XII2 IPA 2
SMA NEGERI 8 MANDAU
KABUPATEN BENGKALIS
TA; 2015/2016

MATERI PELUANG
A. Kaidah Pencacahan, Permutasi dan Kombinasi
1. Kaidah Pencacahan
Apabila peristiwa pertama dapat terjadi dalam p cara
berbeda, peristiwa kedua q cara berbeda, peristiwa ketiga r cara
berbeda, dan seterusnya, maka banyaknya cara yang berbeda
terhadap rangkaian berurutan seperti itu adalah = p x q r x ..
2. Faktorial
Perkalian n bilangan asli pertama disebut n faktorial,
dinotasikan dengan n!
n! = 1 x 2 x 3 x 4 x . x (n 1) x n
atau n! = n x (n 1) x (n 2) x .. x 4 x 3 x 2 x 1
3. Permutasi
Cara menempatkan n buah unsur ke dalam r tempat yang
tersedia dengan urutan diperhatikan disebut permutasi r unsur
dari n unsur(r &#8804 n) yang dinotasikan dengan nPr atau P(n,r)
atau

atau Pn,r

a. Banyaknya permutasi n unsur berbeda disusun n


unsur(seluruhnya) adalah : P = n!
b. Banyaknya Permutasi yang dapat disusun dari n anggota
suatu himpunan diambil r unsur anggota pada satu saat
adalah :

c. Banyaknya permutasi jika ada beberapa elemen/unsur


yang sama adalah :

d. Banyaknya permutasi siklis adalah permutasi yang disusun


secara melingkar dengan memperhatikan urutannya(arah
putarannya) adalah :
P = (n 1)!
4. Kombinasi
Cara menempatkan n buah unsur ke dalam r tempat yang
tersedia dengan urutan tidak diperhatikan

disebut Kombinasi r unsur dari n unsur(r n) yang dinotasikan


dengan nCr atau C(n,r) atau
atau Cn,r
Kombinasi n unsur berbeda disusun r unsur dirumuskan :

5. Binomial Newton

B. Peluang Suatu Kejadian


1. Dalam suatu percobaan :

Semua hasil yang mungkin disebut ruang sampel

Setiap anggota dalam ruang sampel disebut titik sampel

Hasil yang diharapkan disebut kejadian

2 Definisi Peluang
Peluang kejadian A dinotasikan dengan P(A) adalah
perbandingan banyaknya hasil kejadian A dinotasikan n(A)
terhadap banyaknya semua hasil yang mungkin dinotasikan
dengan n(S) dalam suatu percobaan.
Kisaran nilai peluang suatu kejadian A adalah 0 P(A) 1.
Jika P(A) = 0 disebut kemustahilan dan P(A) = 1 disebut
kepastian
3 Frekuensi Harapan
Frekuensi Harapan kejadian A adalah banyaknya kejadian A
yang diharapkan dalam beberapa kali percobaan
Jika percobaan dilakukan sebanyak n kali maka frekuensi
harapan kejadian A dirumuskan : Fh(A) = n x P(A)
4 Peluang Komplemen Suatu Kejadian
Jika Ac kejadian selain A, maka P(A)c = 1 P(A) atau
c
P(A) + P(A) = 1
P(A)c = peluang komplemen kejadian A atau peluang kejadian
selain kejadian A

2 Kejadian Majemuk
1 Untuk sembarang kejadian A atau B berlaku :

2 Peluang dua Kejadian saling lepas(asing)


Jika
maka dua kejadian tersebut merupakan dua
kejadian saling lepas artinya bila terjadi A tidak mungkin terjadi
B.
Besarnya peluang dua kejadian saling lepas(asing) adalah :

3 Peluang dua kejadian saling bebas


Bila kejadian A tidak mempengaruhi terjadinya B dan
sebaliknya, maka kejadian semacam ini disebut dua kejadian
saling bebas
Peluang dua kejadian saling bebas dirumuskan :

4 Peluang dua kejadian tak bebas(bersyarat/bergantungan)


Apabila kejadian kedua(B) adalah kejadian setelah
terjadinya kejadian pertama A, dinotasikan (B/A),
maka dua kejadian tersebut merupakan dua kejadian tak
bebas(bersyarat)
Peluang dua kejadian tak bebas dirumuskan :

CONTOH SOAL PELUANG


1.

( 2 n1 ) !
=.
( 2n+ 1 ) !

2.

A.

1
4 n +2 n

B.

4 n +2n

C.

2 n + 2n

D.

1
2 n 2n

E.

2 n 2 n

9!
= .
3 ! 6 !
A.
B.
C.
D.
E.

840
504
162
84
168

3. Untuk menuju kota C dari Kota A harus melewati kota B. Dari kota A
menuju kota B melewati 3 jalur, dari kota B menuju kota C melewati 4
jalur. Ada berapa cara untuk menempuh perjalanan dari kota A menuju
kota C.
A. 7 cara
B. 12 cara
C. 9 cara
D. 5 cara
E. 8 cara
4. Banyaknya susunan bilangan positif genap yang terdiri dari 3 angka
yang diambil dari angka 2, 3, 4, 5, 6, 7 dan tidak boleh lebih dari 500
adalah....
A. 15
B. 30
C. 50
D. 75
E. 125
5. Dalam suatu keluarga terdiri dari 3 orang perempuan dan 2 orang lakilaki. Apabila keluarga tersebut akan berfoto bersama dengan posisi

berdiri berjajar dan anggota keluarga laki-laki harus mengapit anggota


keluarga permpuan, maka formasi yang terbentuk ada.
A. 6
B. 8
C. 12
D. 24
E. 36
6. Dari angka-angka 1, 2, 3, 4, 5 akan disusun menjadi suatu bilangan
yang terdiri dari 3 angka. Berapa banyak cara menyusun angka-angka
tersebut jika dalam bilangan tersebut tidak boleh ada angka yang
berulang.
A. 125
B. 27
C. 120
D. 30
E. 60
7. Berapa banyak kata yang dapat disusun dari kata SURABAYA.
A. 6720
B. 1680
C. 40.320
D. 120
E. 3600
8. Dengan berapa cara 4 orang dapat duduk pada kursi yang mengitari
meja melingkar.
A. 36
B. 26
C. 12
D. 6
E. 3
9. Dalam suatu rapat osis yang terdiri dari 6 orang dalam posisi yang
melingkar. Jika ketua dan wakil harus selalu duduk bersebelahan, ada
berapa formasi duduk yang bisa dibentuk.
A. 720
B. 240
C. 48
D. 24
E. 120

10.

Disuatu perkumpulan akan dipilih perwakilan yang terdiri dari 3

orang pria dan 2 orang wanita. Jika perkumpulan tersebut terdiri dari 7
pria dan 8 wanita, berapa banyak susunan perwakilan yang dapat
dibentuk.
A. 3003
B. 28
C. 560
D. 35
E. 980
11.

Dalam sebuah acara terdapat 10 orang yang saling bersalaman,

berapa kali salaman yang terjadi dalam acara tersebut.


A. 20
B. 12
C. 45
D. 30
E. 90
12.

Suatu tim bulutangkis terdiri dari 10 orang putra dan 5 orang

putri. Banyak pasangan ganda campuran yang dapat dibentuk


adalah.
A. 105
B. 50
C. 45
D. 95
E. 55
13.

Jika sebuah dadu dilemparkan 360 kali, frekuensi harapan

munculnya angka-angka prima adalah.


A. 180
B. 120
C. 72
D. 90
E. 360
14.

Misal, sebuah logam mempunyai sisi A dan sisi B. Dalam sebuah

pelemparan dua uang logam tersebut sebanyak 100 kali, frekuensi


harapan kedua logam menunjukkan sisi B secara bersamaan adalah.
A. 50
B. 75
C. 25

D. 20
E. 10
15.

Dalam satu set kartu bridge, peluang terambilnya kartu Q

adalah.
1
A. 52
B.

1
13

C.

4
13

D.

2
13

E.

5
52

16.

Dari soal nomor 15, peluang terambilnya kartu As berwarna

hitam adalah.
4
A. 13
B.

2
13

C.

1
13

D.

3
26

E.

1
26

17.

Dari soal nomor 15, peluang terambilnya kartu bernomor kurang

dari 6 adalah.
4
A. 13
B.

2
13

C.

1
13

D.

3
26

E.

1
26

18.

Dalam sebuah pelemparan dua buah dadu, peluang munculnya

angka yang kurang dari 4 oleh kedua buah dadu adalah.


1
A. 2
B.

1
4

C.

1
6

D.

1
8

E.

1
10

19.

Dari soal nomor 18, peluang munculnya angka berjumlah ganjil

adalah.
1
A. 2
B.

1
4

C.

1
6

D.

1
8

E.

1
10

20.

Dari soal nomor 18, peluang munculnya angka berjumlah lebih

dari 9 adalah.
1
A. 2
B.

1
4

C.

1
6

D.

1
8

E.

1
10

PEMBAHASAN SOAL PELUANG


1.

( 2 n1 ) !
( 2 n1 )( 2 n2 )
1
1
=
=
= 2
( 2n+ 1 ) ! ( 2 n+1 ) ( 2 n )( 2 n1 )( 2 n2 ) ( 2 n+1 ) ( 2 n ) 4 n +2 n
Jawaban : A

2.

9!
9 8 7 6 ! 9 8 7 504
=
=
=
=84
3 ! 6 ! 3 2 1 6 ! 3 2 1
6
Jawaban : D

3. Dari kota A ke kota B = 3 cara


Dari kota B ke kota C = 4 cara
Dari kota A ke kota C = 4 x 3 = 12 cara
Jawaban : B

Angka ke 1
2 cara

Angka ke 2
5 cara

Angka ke 3
3 cara

4.

Untuk mengisi angka ke 1, karena tidak boleh lebih dari 500, maka
angka yang bisa mengisinya adalah 2 dan 4. Untuk angka ke 2, angka
2,4,5,6, dan 7 bisa mengisinya, maka ada 5 cara. Untuk angka ketiga,
karena angka yang dibetuk adalah bilangan genap, maka angka terakhir
harus angka genap, yaitu 2, 4, dan 6. Jadi, banyaknya susunan bilangan
yang dapat disusun = 2 x 5 x 3 = 30.
Jawaban : B
5.

Pnr =

n!
5!
5 4 3 2!
=
=
=5 4 3=60
2!
( n1 ) ! ( 53 ) !

Jawaban : C
6. Banyaknya angka= n = 8,
Banyak angka 3 = p = 3,
Banyak angka 4 = q = 3
n!
8!
8 7 6 5 4 3!
P=
=
=
=1120
p! q ! 3 ! 3!
3 2 1 3!
Jawaban : E
7.
Laki-laki
2

Perempuan
3

Perempuan
2

Perempuan
1

Laki-laki
1

Perhatikan table diatas. Untuk mengisi posisi kesatu, karena ada 2 orang lakilaki, maka ada 2 cara untuk mengisinya. Untuk posisi kedua, karena ada 3
perempuan, maka ada 3 cara untu mengisinya. Posisi ke 3 dapat diisi oleh 2
perempuan karena 1 orang perempuan telah mengisi posisi 1. Untuk posisi ke
4, hanya sisa satu perempuan yang dapat mengisisnya. Posisi ke 5 dapat diisi
oleh 1 laki-laki karena laki-laki yang lain telah mengisi posisi pertama.
Jadi, banyak formasi yang dapat dibentuk = 2 x 3 x 2 x 1 x 1 = 12

Jawaban : A
8. Dengan permutasi siklis,

P=( n1 ) !=( 41 ) !=3 !=6


Jawaban : D
9. Karena ketua dan wakil harus selalu duduk bersebelahan, maka kita anggap
sebagai satu orang, jadi,

P=( n1 ) !=( 51 ) !=4 !=24


Untuk posisi ketua dan wakil = 2! = 2. Jadi, formasi yang dapat dibentuk = 24
x 2 = 48.
Jawaban : C

Cnr =

10.

n!
( nr ) ! r !

Susunan perwakilan yang dapat dibentuk:

C73 C 82=

7!
8!

=35 28=980
4 ! 3! 6 ! 2 !

Jawaban : E

11.
C10
2

Banyaknya Salaman yang terjadi:


10 ! 10 9 8! 90
=
= =45
= 8! 2 !
8! 2
2

Jawaban : C
12.

Banyaknya pasangan ganda campuran yang dibentuk:


10 !
5!
5
C C 1=

=10 5=50
9 ! 1! 4 ! 1 !
10
1

Jawaban : B
13.
A= { 2, 3, 5}, n(A)= 3
S={1,2,3,4,5,6}, n(S)= 6
n= 360
n( A) 3 1
P ( A )=
= =
n (S) 6 2
Jadi, frekuensi harapan:

1
Fh =n P ( A )=360 =180
2

Jawaban: A
14.
A= { BB}, n(A)=1
S={AA, BB, AB, BA}, n(S)=4
n= 360
n( A) 1
P ( A )=
=
n (S) 4
Jadi, frekuensi harapan:

1
Fh =n P ( A )=100 =25
4

Jawaban: C
15.
n(S) = 52
n(A) = 4
4 1
P ( A )= =
52 13
Jawaban : D
16.n(A)= 2

P ( A )=

2
1
=
52 26

Jawaban: E
17.n(A)= 16

P ( A )=

16 4
=
52 13

Jawaban: A
18.
A={(1,1), (1,2), (1,3), (2,1),(2,2), (2,3),(3,1),(3,2),(3,3)}, n(A) = 9
n(S)= 36
9 1
P ( A )= =
36 4
Jawaban: B
19.
n(A)= 18
n(S) = 36
18 1
P ( A )= =
36 2
Jawaban: A
20.n(A) = 6

P ( A )=

6 1
=
36 6

Jawaban: C

MATERI PERSAMAAN KUADRAT


A.

Pengertian Persamaan Kuadrat


1. Bentuk Umum Persamaan Kuadrat
ax2 + bx + c = 0
Koefisien x 2

Dimana a, b, c R dan a 0.
konstanta

Koefisien x

2. Bentuk Lain Persamaan Kuadrat :

(jika b = 0) disebut Persamaan Kuadrat


Sempurna : ax2 + c = 0

(jika c = 0) disebut Persamaan Kuadrat Tak


Lengkap : ax2 + bx = 0

Dengan demikian persamaan kuadrat adalah persamaan berderajat


dua dalam x

B.

Cara- cara Menyelesaikan Persamaan Kuadrat


1. Memfaktorkan
untuk bentuk ax2 + bx + c = 0), maka kalian harus menentukan
dua buah bilangan yang jumlahnya b dan hasil kalinya c

2. Melengkapkan kuadrat sempurna

ialah mengubah suatu bentuk kuadrat menjadi bentuk kuadrat


sempurna.
Misalnya x2 2x diubah menjadi bentuk kuadrat sempurna x 2 2x + 1
= (x - 1)

3. Menggunakan rumus kuadrat


x1,2 = -b b2 4

Dengan b2 4ac

2a
2a

Nilai diskriminan (D)

Jika b2 4ac < 0 maka persamaan kuadrat tidak memiliki


penyelesaian
Jika b2 Jika b2 4ac = 0 maka persamaan kuadrat memiliki tepat satu
penyelesaian
Jika b2 4ac > 0 maka persamaan kuadrat memiliki dua penyelesaian

C.

Menyusun Persamaan Kuadrat


Untuk akar-akar sebuah persamaan yang telah diketahui.

1. Memakai faktor :

(x - x1) (x x2) = 0

2. Memakai rumus jumlah dan hasil kali akar-akar


Diperoleh dari penjumlahan dan perkalian rumus abc
x1 + x2 = -b + b2 4ac
2a

= -2b
2a
=

-b

+ - b - b2 4ac
2a

a
x1 x x2 = -b + b2 4ac
2a

x - b - b2 4ac

2a

= b2 (b2 4 ac)
4a 2
= 4ac
4a 2
= c
a

x2 (x1 + x2) x + x1.x2 = 0


Sehingga dapat dinyatakan

CONTOH SOAL PERSAMAAN KUADRAT


1. Akar persamaan kuadrat x2 3x + 2 = 0 adalah . . . .
A. 2 dan 1
B. -3 dan 1
C. 2 dan -1
D. -2 dan -1
E. 3 dan -1
2. Jika akar akar persamaan x2 + 2x 8 = 0 ialah x1 dan x2, sedangkan akar akar
persamaan x2 + 16x 16p = 0 ialah 2 x1 dan 5 x2, maka nilai p adalah = . . . .
A. 5
B. 6
C. 7
D. 8
E. 10
3. Diketahui persamaan kuadrat 2 x2 6x +2k + 1=0 akar akarnya x1dan x2. Jika x1 = x2
+2, maka nilai k adalah . . . .

A.

1
4

B.

3
4

C.

5
4

D.

3
4

E.

1
4

4. Persamaan kuadrat x2 5x + 6 = 0 mempunyai akar akar x1 dan x2, persamaan kuadrat


yang akar akarnya x1 3 dan x2 3 adalah . . . .
A. x2 2x = 0
B. x2 2x +30 = 0
C. x2 + x = 0
D. x2 + x 30 = 0
E. x2 + x +30 = 0

5. Persamaan kuadrat yang akar akarnya kebalikan dari permasamaan x2 2x + 3 = 0,


ialah . . . .
A. 3 x2 + 2x +1 = 0
B. 2 x2 + 3x +1 = 0
C. x2 + 2x 3 = 0
D. 3 x2 - 2x + 1 = 0
E. 2 x2 3x + 1 = 0
6. Persamaan kuadrat yang akar akarnya satu lebihnya dari akar akarnya x1 dan x2.
Persamaan kuadrat yang akar akarnya (2x1 1)dan ( 2x2 1 ) adalah . . . .
A. x2 + 3x 5 = 0
B. x2 4x + 2 = 0
C. x2 + 5x 10 = 0
D. x2 + 18x + 57 = 0
E. x2 20x 60 = 0

7. Hitunglah akar akar persamaan kuadrat dari


A. 3 dan1+ 3
B.

2dan 1 2

2x 2 2x 2 2 4 0

C. 3 dan 1 +

D. 1

3 dan 5

E. 2 +

2 dan 1

8. Jika akar akar persamaan kuadrat x2 2x a = 0 bilangan rasional dan a


{o,1,2,3,4,5,6,7,8,9 } maka nilai a adalah . . . .
A. 1.5 atau 9
B. 0,3 atau 8
C. 6,7 atau 9
D. 1,2 atau 4
E. 2,4 atau 6
9. Jika akar akar persamaan kuadrat ( p + 1 )x2 2(p + 3)x + 3p = 0 bilangan real dan
sama besar (kembar). Maka nilai p adalah . . . .
A. -11/2 atau -3
B. 11/2 atau 3
C. 11/2 atau -3
D. -11/2 atau 3
E. -11/2 atau -3
10. Jika akar persamaan kuadrat x2 + bx + c = 0 bilangan kompleks, maka hubungan antara b
dan c adalah . . . .
A. b2 < 4c
B. b2 4c
C. b2 > 4c
D. b2 4c
E. b2 = 4c
11. koordinat titik balik dari grafik fungsi kuadrat yang persamaannya y = (x-1)(x-3)
adalah . . . .
A. ( 2, -1)
B. (-1,-3)
C. (-2,-1)
D. (-2,1)
E. (1,3)
12. persamaan sumbu simetri dari parabola y = 8 2x- x2 adalah . . . .
A. x = 4
B. x = 2
C. x = 1
D. x = -1
E. x = -2

13. Grafik fungsi kuadrat yang persamaannya y = ax2 5x 3 memotong sumbu x. Salah
satu titik potongnya adalah ( -1/2 , 0 ), maka nilai a = . . . .
A. 32
B. -2
C. 2
D. 11
E. 22
2

14. Jika akar akar persamaan kuadrat 2x + 5x 3 = 0 adalah x1 dan x2, maka

1 1
+ =
x1 x2

....

1
A. -3 2
B.

C.

5
8

D.
E.

1
2

2
3

3
4

15. Akar akar persamaan 2x2 + 6x = 1 adalah p dan q. Nilai p2 + q2 adalah . . . .


A. -2
1
3
B.
2
C. -8
D. 9
E. 10
16. Akar akar persamaan kuadrat x2 + 7x 2 = 0 ialah dan . Persamaan kuadrat baru
(PKB) yang akar akarnya ( 1) dan ( 1) adalah . . . .
A. x2 5x + 1 = 0
B. x2 + 5x + 1 = 0
C. x2 + 9x - 6 = 0
D. x2 9x - 6 = 0
E. x2 + 9x + 6 = 0
17. Akar akar persamaan kuadrat 2x2- x 5 = 0 adalah x1 dan x2. Persamaan kuadrat baru
yang akar akarnya 3x1 dan 3x2 adalah . . . .
A. 2x2 9x 45 = 0

B.
C.
D.
E.

2x2 + 9x 45 = 0
2x2 - 6x 45 = 0
2x2 9x 15 = 0
2x2 + 9x 15 = 0

18. Salah satu akar persamaan kuadrat mx2 3x + = 0 adalah dua kali akar yang lain. Nilai
m adalah . . . .
A. -4
B. -1
C. 0
D. 1
E. 4
19. Persamaan 4x2 px + 25 = 0 akar akarnya sama. Nilai p adalah . . . .
A. -20 atau 20
B. -10 atau 10
C. -5 atau 5
D. -2 atau 2
E. -1 atau 1
20. Persamaan x2 + (m+1)x + 4 = 0, mempunyai akar akar nyata yang berbeda. Nilai p
adalah . . . .
A. m < -5 atau m > 3
B. m > -5 atau m < 3
C. m < -3 atau m > 5
D. m > -3 atau m < 5
E. m < 3 atau m < 5

PEMBAHASAN SOAL PERSAMAAN KUADRAT


1. Jawab : A
x2 - 3x + 2 = 0
a = 1, b = -3, c = 2
b (b)24. ( a ) .(c)
x1,2 =
2.(a)
(3 ) (3)24. ( 1 ) .(2)
x1,2 =
2.(1)
x1,2 =

3 98
2

x1,2 =

3 1
2

x1,2 =

31
2

x1 =

3+ 1
2

x1 = 2

x2 =

31
2

x2 = 1

2. Jawaban : A
Diket : x2 + 2x 8 = 0 , akar akar = x1 dan x2
x2 + 16x 16p = 0, dengan akar akarnya 2 x1 dan 5x2
Ditanya : nilai p adalah . . . .
Jawab :
x2 + 2x 8 = 0
( x 2 )(x +4 ) = 0
x1 = 2 x2= -4
2 x1 = 4
5 x2 = -20
Persamaan yang dimaksud :
(x 4)( x + 20 ) = 0
x2 + 16x 80 = 0
16p = 80
p=5
3. Jawab : B
x1 + x2 = 3
x1 x2 = 2
2 x1 = 5
x1 =

5
2
5
2

Subtitusi x1 =
2(

5
2 )2 - 6 (

ke persamaan kuadrat diperoleh :


5
+2 k +1=0
2

-5 + 4k + 2 = 0
k=

3
4

4. Jawab : C
x2 5x + 6 = 0
( x 3 ) ( x 2) = 0

x1 = 3 atau x2 = 2
Untuk x1 3 = 3 3= 0
x2 3 = 2 3 = -1
Persamaan kuadrat yang akar akarnya x1 3 = 0 dan x2 3 = -1 adalah ( x - 0 )( x (1)) = 0
x( x + 1 ) = 0
x2 + x = 0
5. Jawab : D
x1 + x2 = 2
x1 . x2 = 3
1 1 x 1+ x 2
+ =
x1 = x 1 x 2 x 1. x 2

2
3

1 1
1
1
.

x1 x 2 x1 .x 2 3

Persamaan kuadrat yang akar akarnya


1 1
+
x ( x 1 x 2 )x +

1
x1

2
( )
x 3 x+
2

1
3

1
x2

1
x1

dan

1
x2

, adalah . . . .

=0

=0

3x2 2x + 1 = 0
6. Jawab : D
Misal y = 2x 1, x =

y +1
2

kemudian masukan ke persamaan kuadrat semula dan

diperoleh
x 1 2
x 1
(
) 8(
) 10 0
2
2
(

x 2 2x 1
) (4 x 4) 10 0
4

x 2 2 x 1 1 16 x 16 40 0
x 2 18 x 57 0
7. Jawab : B

b (b)24. ( a ) .(c)
x1,2 =
2.(a)
(2) (2)24. ( 2 24 ) .(2)
x1,2 =
2.(2)

x1,2 =

2 416 232
4

x1,2 =

2 3616 2
4

94 2

x1,2 =
=
2

2 2 94 2
4

2 2 9 2 8
4

x1,2 =

2 2 ( 81)
4

x1,2 =

2 2 82
4

x1,2 =

2 4 22
4

x1 =

2+ 4 22
4

, jadi x1 =

x2 =

24 22
4

, jadi x2 =

44 2
4

=1-

8. Jawab : B
X2 2x a = 0
Syarat rasional adalah D > 0 dan D adalah bil.kuadrat sempurna.
b2 4ac > 0
(-2)2- 4.1,(-a) > 0 ....... 4 + 4a > 0
4(1+a) > 0
Maka ( 1 + a ) merupakan bil.kuadrat sempurna
Untuk a = 0, 1 + 0 = 1
a = 3, 1 + 3 = 4
a = 8, 1 + 8 = 9

jadi a = 0,3,8
9. Jawab : D
( p + 1 )x2 2(p + 3)x + 3p = 0 mempunyai akar persamaan kembar mempunyai syarat D
=0
Jadi b2 4ac = 0
( 2(p + 3 ))2 4 ( p+1 ).3p = 0
4 ( p+ 3)2 12p(p+1) = 0
4(p2+6p+9) 12p2- 12p = 0
4p2 + 24p + 36 12p2 - 12p = 0
-8p2+12p + 36= 0
2p2+ 3p + 9 = 0
(2p + 3)( p -3) = 0
Maka 2p + 3 = 0
atau p -3 = 0
2p = -3
p=3
P = -3/2
Jadi nilai p = -3/2 dan 3
10. Jawab : A
Persamaan kuadrat x2 + bx + c = 0 syarat mempunyai dua akar kembar bil.komplek
adalah D < 0
Jadi b2 4ac < 0 maka b2 < 4c
11. Jawab : A
y = (x-1)(x-3) = 0
y = x2 4x +3 = 0
a = 1, b = -4, c = 3
2

b (b 4 ac)
Koordinat titik balik ( 2 a ,
4a
1612

= ( 4
) = (2,-1)
,
2.1
Jadi titk baliknya adalah (2,-1)
12. Jawab : D
y = 8 2x x2 = 0
a = -1, b = -2, c = 8
Persamaan sumbu simetri :
2
b
x = ( 2 a ) = 2.(1) = -1
13. Jawab : C

Melalui titik (-1/2 , 0), maka y = ax2 5x 3


0 = a(-1/2)2 5(-1/2) 3

1
5
a+
3
x
4 0 = a + 10 12
0= 4
2
a=2
14. Jawab : D
2x2 + 5x 3 = 0, maka a = 2, b = 5, c = -3
q
c
x1 + x2 = b
x1. x2 = a
=

2
5

3
2

5
x
+
x
1 1
2 5
2
+ = 1 2=
= =1
x 1 x 2 x 1 x 2 3 3
3
2
15. Jawab : E
2x2 + 6x 1 = 0 maka a = 2, b = 6y , c =-1
q
p+q== b
x1. x2 =
=

6
=3
2

p2 + q2 = ( p + q ) 2pq
1
= (-3)2 2 ( 2

c
a
1
2

=9+1
= 10
16. Jawab : E
Misal PKB : x2 (x1 + x2 ) + x1x2 = 0, akar akarnya x1 = 1 dan x2 = 1
Persamaan = x2 + 7x 2 = 0 maka a = 1, b = 7, c = -2
q
+=
b = -7
=

c
a

= -2

sehingga x1 + x2 = ( 1) + ( 1)
=+2

= -7-2
= -9
x1. x2 = ( 1)( 1)
= ( + ) +1
= - 2 (-7) =1
=6
Jadi PKB = x2 (x1 + x2 ) + x1x2 = 0
= x2 + 9x + 6 = 0
17. Jawab = A
akar akarnya 3x1 dan 3x2 dinyatakan dengan 3x. Invers 3x adalah
= 2x2- x 5 = 0
x
x

f( 3
= 2( 3 2 f(x)

2 x2
9

x
3

x
3 -5=0

-x5 =0

= 2x2- 9x 45 = 0
18. Jawab : E

mx2 3x + = 0 , m 0 dan a = m, b = -3, c =


karena salah satu akarnya dua kali akar yang lain, maka x1 = 2x2, sehingga
a
c
x1 + x2 = b
x1. x2 = a
2x2 + x2 =

3
m

2x2 . x2 =

3x2 =

3
m

( x2 )2 =

x2 =

1
m

(
1
m2

1
2m
1
4m

1 2 1
)=
m
4m
1
4m

m2 = 4m
2

m 4m = 0
m(m - 4) = 0
m = 4 atau m = 0
19. Jawab : A
4x2 px + 25 = 0 maka a = 4, b = -p, c = 25

Syarat kedua akar sama adalah D = 0


b2 4ac = 0
(-p)2 4.4.25 = 0
p2 400 = 0
(p-20)(p+20) = 0
p = 20 atau p = -20
20. Jawab : A
X2 + (m + 1) + 4 = 0 maka a = 1, b = m + 1, c = 4
Syarat kedua akar nyata berbeda adalah D > 0
b2 4ac > 0
(m+1)2 4.1.4 > 0
M2 + 2m + 1 16 > 0
M2 + 2m 15 > 0
(m+5)(m-3) > 0
m < -5 atau m > 3