Anda di halaman 1dari 12

1

Kuliah Online Bagian-26 :


Rizki Properti School
Sabtu, 12 Juli 2014
Memulai Bisnis Properti (dengan Modal Kecil) sebagai Agen atau Broker
Sebagian orang kadang mentok ketika dirinya tengah berobsesi merintis sebuah bisnis
tetapi terkendala oleh modal. Bisa jadi, cita-cita dan angan-angannya dengan seketika menjadi
runtuh manakala dalam kenyataannya mereka benar-benar tidak memiliki modal. Mungkin,
sebagian ada yang menunda terlebih dahulu untuk mencapai angan-angannya tersebut melalui
cara menabung atau mengumpulkan modal dan mungkin pula ada yang langsung memangkas
angan-angannya tersebut secara habis-habisan.
Namun, berbeda dengan bisnis properti, meskipun tidak memiliki modal, seseorang tetap
bisa eksis bahkan bisa berpenghasilan besar hingga sampai puluhan juta rupiah. Jika dipikir-pikir,
pendapatan tersebut tentu sangat fantastik mengingat usaha yang dilakukan cenderung tanpa
modal. Bila memang kenyataannya demikian, bukan tidak mungkin banyak orang tertarik untuk
mencobanya.
Pendapatan yang besar dan menggiurkan, siapa tidak ingin.? Hampir dipastikan akan
banyak yang tertarik mendapatkan penghasilan besar tersebut. Tetapi, apakah semudah itu.?
Jangan senang dulu, karena bagi anda yang menginginkan itu, tidak boleh tidak harus bergelut
dengan hal sebagai berikut.
Menjadi Agen/Broker Properti
Inilah langkah pertama yang bisa anda lakukan untuk memulai bisnis properti tanpa
modal atau dengan modal kecil yaitu menjadi agen atau broker properti salah satu-nya yaitu Rizki
Properti Club. Perlu dipahami bahwa agen pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan profesi
seorang broker, makelar atau blantik yang tugasnya menjadi penyambung antara penjual dan
pembeli. Boleh dikata, seorang agen adalah sosok pembantu yang dapat melancarkan urusan
antar dua orang (penjual dan pembeli).
Pertanyaannya, apa mungkin bisa sedangkan anda bukan lulusan sarjana atau hanya
lulusan sekolah dasar.? Semua orang bisa menjadi agen properti, baik dari kalangan mahasiswa,
lulusan SMA, SMP maupun masyarakat umum sekalipun. Namun, hal penting yang harus
diperhatikan jika ingin menjadi agen properti yaitu harus memahami terlebih dahulu cara
sekaligus ilmu yang berkaitan dengan masalah keagenan bisnis properti. Jangan sampai anda
kebingungan sendiri ketika anda sudah yakin dan terlanjur menjadi agen properti.

2
Adanya agen sangat membantu produsen (dalam hal ini penjual). Karena kebanyakan
produsen biasanya sibuk sehingga sangat sempit waktunya untuk mengurusi hal-hal yang bersifat
promosi. Maka, keberadaan agen di sini akan meringankan beban atau tugas produsen terutama
dalam hal pemasaran produk atau properti miliknya. Keberadaan agen bertindak sebagai
pedagang perantara yang mempertemukan antara pembeli dan penjual untuk melakukan
negosiasi atau transaksi dan tentu jika hal tersebut berhasil, agen akan mendapatkan komisi.
Terdapat catatan penting yang harus diperhatikan oleh para agen dalam melancarkan
aksinya yaitu keberadaan dirinya bertujuan untuk kepentingan penjual dan pembeli, bukan untuk
dirinya sendiri. Karena itu, penting untuk menghindari unsur-unsur penipuan atau unsur-unsur
yang merugikan pembeli atau penjual, sebab dampaknya akan sangat fatal bagi agen itu sendiri.
Karena berangkat dari modal kecil atau tanpa modal sekalipun, tentu anda harus sadar diri
bahwa keinginan anda mesti lebih kuat. Dalam menjalani profesi ini, anda akan diuji apakah anda
benar-benar memiliki kemauan keras untuk menyeriusinya hingga anda bisa berhasil dan sukses
menjadi agen atau hanya bermain-main. Memang harus diuji, terlebih anda menyadari tidak
memiliki modal (materi), sehingga menguatkan keinginan adalah hal yang mutlak dilakukan.
Untuk persoalan komisi, didasarkan kepada kesepakatan-kesepakatan yang mungkin
sudah diatur sebelumnya dengan pemilik properti dan syukur-syukur komisi yang didapatkan
jumlahnya jauh lebih besar dari perjanjian awal yang telah disepakati tersebut. Mengenai
pembeian komisi yang melebihi dari perjanjian awal, maka itu merupakan sisi lain dan
kewenangan mutlak pribadi pemilik properti.
Jika Anda menjadi agen properti dan berhasil, di sini anda sudah pasti mendapatkan
keuntungan, meski anda tidak mengeluarkan modal sedikitpun dan paling banter modal yang
anda gunakan adalah keinginan yang kuat dalam diri anda. Maka, bisa dibilang bahwa menjadi
agen itu adalah pekerjaan yang manis. Dan, lebih manis lagi bila anda mendapatkan
keuntungan double, yaitu dari penjual sekaligus pembeli, maka bertambah lagi keuntungan yang
masuk ke kantong anda.
Profesi seorang agen sebenarnya adalah menjual jasa yaitu berupa informasi, baik bagi si pembeli
maupun penjual. Intinya, seorang agen itu menjual milik orang lain. Namun, kinerja agen yang
bagus dan mampu memuaskan orang-orang yang diperantarainya tentu akan menjadi nilai lebih
sekaligus positif untuk prospek ke depannya. Semakin sering berhasil dalam mempertemukan
penjual dan pembeli hingga terjadi kesepakatan harga, tentu akan sangat baik pula bagi
kredibilitas sang agen.
Maka, siapa yang tidak tertarik, tanpa modal tetapi mendapatkan keuntungan.? Pasti
semua orang menginginkannya, namun tidak semua orang bisa memperolehnya tanpa di dukung
oleh adanya keinginan dan kemauan yang keras dalam dirinya. Menjadi agen properti memang

3
tidak semudah seperti banyak dibicarakan orang. Seorang agen pasti akan bertemu dengan
beberapa hal yang lumrah terjadi dalam masalah keagenan, seperti serangkaian negosiasi yang
sulit, ratusan properti yang harus ditinjau, bahkan pindah dari satu transaksi ke transaksi yang
lainnya. Tetapi, keuletan dan ketekunan akan mengubah kesulitan apa pun menjadi tantangan
yang menarik untuk di lawan, sehingga berubah menjadi sesuatu yang menyenangkan dan
menguntungkan.
Langkah Awal Menjadi Agen/Broker Properti
Bersiaplah menjadi orang kaya melalui profesi yang (mungkin) bagi sebagian orang sudah
tidak asing lagi atau mungkin merupakan hal baru. Menjadi agen properi tidak bisa dilakukan
secara asal-asalan atau tanpa dasar serta tujuan yang baik dan jelas. Tapi ingat, menjadi agen
properti tidak melulu membicarakan atau menghitung seberapa besar keuntungan atau komisi
yang akan didapatkan. Namun, lebih dari itu, ada beberapa kunci pokok yang harus dipupuk,
seperti kerja keras, mimpi yang besar dan semangat untuk terus mencoba. Anda bisa terjun dalam
bisnis properti sebagai agen melalui beberapa cara, diantaranya seperti yang akan dijelaskan pada
uraian berikut :
Bergerak Sendiri
Anda bisa bergerak sendiri tanpa di kawal oleh tim atau agen resmi yang dapat menaungi
anda, Namun, resikonya terutama bagi pemula adalah mengalami kebingungan. Mungkin, lebih
pas jika seseorang bergerak sendiri menjadi seorang agen dengan sebutan makelar.
Penting untuk diketahui bahwa bisnis properti dalam teknisnya tidak sama dengan
menjual kacang yang tinggal bungkus lalu dijual. Dalam bisnis properti, terdapat proses transaksi
yang bagi seorang pemula mungkin bisa menyulitkan. Namun, hal tersebut dapat diantisipasi
dengan cara banyak membaca dan belajar tentak seluk beluk dunia bisnis properti dan masalah
keagenan bisnis properti. Intinya, anda harus paham dulu ilmu dan teknisnya di lapangan.
Jika anda terbukti berhasil, tentu keuntungannya lebih besar dibandingkan melalui bentuk
kerjasama dan tim. Terlepas dari itu semua, yang pasti, anda benar-benar dituntut harus bekerja
sendiri karena memang tidak ada tim yang terbentuk. Anda hanya akan dipandu oleh keberanian
dan pengetahuan-pengetahuan yang anda miliki dengan kapasitas seorang pemula.
Karena itu, wajar saja jika dalam melakukan listing lokasi-lokasi dan mencari informasi
tentang rumah, bangunan atau tanah yang akan dijual, Anda mengerjakannya sendirian.
Semuanya dikerjakan sendirian karena pada dasarnya memang perorangan. Tetapi, Anda harus
berani bertanggung jawab dan memberikan pelayanan serta kepercayaan yang tinggi kepada
calon pembeli. Anda juga harus memastikan bahwa properti yang anda tawarkan itu tidak
bermasalah atau sedang sengketa.

4
Anda harus bisa benar-benar memastikannya. Sebab, jika dikemudian hari terdapat klaim
dari seseorang, tentu anda harus ikut bertanggung jawab selaku orang (agen) yang pertama kali
memberikan informasi atau mempertemukan pemilik dengan pembeli. Artinya, meskipun anda
bergerak sendiri, tunjukkan bahwa anda memiliki kapabilitas dan sangat teliti dalam hal bisnis ini,
sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Membentuk Tim Kecil
Meskipun anda bergerak sendiri, sebagai pemula sebaiknya anda membentuk tim kecil
untuk menjalin kerjasama sehingga lebih memungkinkan bekerja secara solid guna mendapatkan
target. Dengan membentuk tim kecil, barangkali akan memudahkan masing-masing orang yang
bergabung di dalamnya untuk berbagi tugas. Selain itu, pengelolaannya akan lebih mudah karena
berasaskan kerjasama, namun tetap menerapkan sistem bagi hasil. Sebuah tim kecil akan
terbentuk dengan solid bilamana masing-masing orang yang terlibat di dalamnya mampu
membangun relasi positif, sehingga bisa mendapatkan keuntungan yang sama rata.
Bergabung dengan Agen Resmi
Anda juga bisa bergabung dengan agen properti yang sudah ada. Dalam hal ini, Anda
harus bisa meyakinkan agen resmi tersebut bahwa anda tidak akan mengecewakannya. Bila Anda
sudah resmi dinyatakan bergabung, tentu anda bisa bergerak menjalin sebuah kontrak, tinggal
bagaimana anda bekerja dengan getol agar komisi yang anda dapatkan mengalir deras ke kantong
anda. Dari agen tersebut, anda bisa belajar mengenai teknik-teknik negosiasi, jaringan bahkan
keahlian dalam melakukan pembalikan transaksi.
Menariknya, kalau bergabung dengan agen resmi, biasanya anda akan diikutsertakan
dalam pelatihan seputar dunia keagenan selama 3 bulan. Pelatihan tersebut menjadi bekal bagi
anda agar lebih mantap ketika sudah terjun di lapangan dan Rizki Properti Club merupakan
pilihan terbaik untuk anda bergabung sebagai agen properti.
Kelemahan-Kelemahan Agen/Broker Properti
Di sini akan dijelaskan mengenai kelemahan-kelemahan yang sudah seharusnya
ditinggalkan oleh seorang agen, sebab kelemahan-kelemahan tersebut bisa menghambat
kelancaran dan tercapainya keberhasilan sebuah transaksi. Sudah banyak orang yang telah
mengikuti training sebagai agen properti, tetapi hanya sebagian saja yang berhasil.
Dalam sebuah artikel hasil saduran dari developed yang ditulis oleh yafet kristanto, disebutkan
tujuh kelemahan yang seringkali dilakukan oleh seorang agen properti, seperti yang diuraikan
dalam point-point berikut :
Gagal memberikan alasan yang tepat dan menarik
Sebagai orang yang berkepentingan atau memilih suatu target dan tujuan, tentu sudah
seharusnya ia melakukan serangkaian proses yang bisa membuat penjual atau pembeli memiliki

5
harapan terhadap jasa yang ditawarkan. Namun, bila alasan yang diberikan kurang menarik,
penjual atau pembeli justru kurang berkenan untuk bertemu dengan agen properti.
Terlalu Cepat Mengambil Kesimpulan
Jangan Mudah mengambil suatu kesimpulan sendiri secara asal-asalan. Misalnya,
menganggap penjual atau pembeli tidak serius untuk dibantu dalam hal bertransaksi, atau
menganggap penjual atau pembeli kurang berminat pada manfaat yang didapatkan dari agen
properti, atau menyimpulkan bahwa penjual atau pembeli tidak tertarik dengan penawaran jasa
dari agen properti serta menilai penjual atau pembeli tidak percaya dengan keunggulan jasa dari
agen properti.
Topiknya terlalu dominan dan mengerucut pada sisi keuntungan saja.
Hal yang lebih pas dan tepat seharusnya dilakukan oleh seorang agen adalah memberikan
penjelasan kepada penjual atau pembeli tentang besarnya resiko sebuah transaksi yang dilakukan
sendiri. Kalau mau aman dan tidak terlalu ribet, gunakanlah jasa agen properti sebagai perantara
yang tepat dan baik.
Melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang
Melakukan suatu kesalahan adalah wajar dan sangat manusiawi, tetapi jangan sampai
berulang-ulang. Oleh karena itu, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, seorang agen
properti jangan malas untuk terus belajar dan berlatih agar kemampuannya terus meningkat dan
semakin kompeten, bahkan boleh (jika ini dianggap penting) mendatangkan mentor (guru) khusus
yang baik agar bisa menularkan ilmunya.
Tidak memiliki upaya FollowUp
Setiap apa yang telah anda lakukan harus di-followUp (ditindaklanjuti), karena hal
tersebut penting terutama untuk menentukan langkah yang perlu anda lakukan selanjutnya.
Jadikan kegiatan followUp sebagai bagian dari sistem kerja anda untuk lebih memaksimalkan
kinerja anda sebagai seorang agen. Dengan begitu, anda akan mudah tanggap dan cekatan bila
memang terdapat hal-hal yang perlu dan harus dibenahi kaitannya dengan relasi yang sudah
terjalin antara anda dengan penjual atau pembeli. Ketika sistem dan kinerja anda sudah baik, tentu
hasil yang didapat tidak akan mengecewakan.
Hal-Hal yang Penting dilakukan oleh Agen/Broker Properti
Ketika sudah menjadi agen, anda harus memperhatikan beberapa hal penting untuk
menjalani profesi sebagai agen. Beberapa hal yang akan dirinci pada uraian berikut berkaitan
dengan dunia keagenan dan menunjang bagi kelancaran dalam berbisnis atau bertransaksi.
Rajin Mencari Informasi
Memang sudah seharusnya seorang agen mencari informasi sebanyak-banyaknya.
Semakin banyak informasi yang didapatkan mengenai properti yang akan dijual, di situlah

6
peluang anda untuk mencari calon pembeli dan menyambungkan dengan pemilik aslinya. Salah
satu sumber informasi jual beli properti yang dapat anda akses adalah iklan baris pada koran. Dari
situ, anda bisa mendapatkan banyak informasi dan selanjutnya ditindaklanjuti sampai berhasil.
Perhatikan juga iklan-iklan yang bertuliskan BU (Butuh Uang). Nah, iklan-iklan seperti itu
biasanya lebih memberikan peluang besar bagi anda untuk melakukan negosiasi dan penawaranpenawaran yang menarik. Atau, jika terdapat iklan dengan tulisan Dijual Cepat karena pindah
tugas atau akan pindah keluar kota, maka sebaiknya anda segera melakukan langkah-langkah
cepat agar tidak kedahuluan orang lain untuk menghubungi si pemilik.
Memanfaatkan Iklan Gratisan ataupun Iklan Berbayar
Saat ini, banyak media yang dijadikan sarana untuk promosi ataupun bertukar informasi,
mulai dari media yang seratus persen gratis hingga yang berbayar, Anda bisa memanfaatkan
semua itu sebaik mungkin.
Mencari Calon Pembeli
Percuma jika tidak ada calon pembeli, karenanya mencari calon pembeli mutlak harus
anda lakukan, sebab anda tidak akan mendapatkan keuntungan jika suatu properti yang anda
promosikan tidak mendapatkan seorang pembeli. Pada poin pertama, anda diharuskan
mengadakan kesepakatan dengan pemilik properti terutama soal harga yang di mark-up. Nah,
tugas anda selanjutnya adalah mempromosikan properti tersebut melalui media atau apapun
sehingga calon pembeli bisa mengetahui iklan yang anda pasang. Berikutnya, anda tinggal
menunggu respons dari calon pembeli. Jika dalam beberapa waktu belum ada pembeli yang
berminat, tugas anda adalah melakukan promosi lebih getol lagi, karena barangkali iklan yang
anda buat sulit diakses oleh masyarakat luas atau sulit dijangkau.
Melakukan Promosi
Teruslah melakukan promosi sampai calon pembeli itu menghubungi anda dan
menyampaikan maksudnya. Solusi lain, anda bisa mengirim SMS berantai, karena barangkali
justru orang-orang terdekat andalah yang membutuhkan properti yang anda tawarkan. Di dalam
bisnis, tidak mengenal istilah saudara atau teman dekat, karena bisnis orientasinya adalah
keuntungan. Namun, jika kebetulan calon pembelinya adalah teman dekat atau bahkan saudara
anda sendiri, sebaiknya mark up harganya jangan tinggi-tinggi, yang penting anda bisa
mendapatkan keuntungan meski sedikit.
Melakukan Pendekatan
Pendekatan penting dilakukan bukan hanya untuk menggaet hati pembeli yang diincar .
Dalam dunia bisnis properti, seorang harus gencar melakukan pendekatan agar calon pembeli
tidak kabur. Galilah informasi sebanyak-banyaknya tentang keinginan calon pembeli agar anda
bisa mencarikan solusi dan alternatif yang bisa ditawarkan. Anda bisa meneleponnya, mulai dari

7
sekdear basa basi dan bertanya kabar hingga menyampaikan prospek properti yang anda
tawarkan. Jangan bosan untuk melakukan pendekatan. Semakin Intens pendekatan yang anda
lakukan, calon pembeli akan merasa diperhatikan terkait dengan kebutuhan-kebutuhannya.
Sabar dan Tekun
Menjadi agen properti dituntut harus sabar dan tekun. Untuk sampai pada proses deal
harga, terkadang dibutuhkan waktu lumayan lama antara 2-3 bulan sejak mulai dipasarkan.
Namun, bisa juga waktunya lebih cepat jika memang propertinya tidak tersangkut kasus dan hal
lain yang menghambat.
Tangguh dan Pantang Menyerah
Seseorang yang mampu menghargai proses dan bisa memaknai arti keprihatinan dalam
hidup, maka ia lebih kebal dan tidak akan mudah mengambil keputusan untuk berhenti atau
menyerah begitu saja saat dilanda kesusahan, atau pekerjaan sedang mengalami kelesuan. Intinya,
menjadi agen properti harus siap dan tangguh dengan segala tetek-bengek masalah keagenan
bisnis properti. Seorang agen harus tetap konsisten meskipun sangat kesulitan untuk mencari
properti yang akan dipasarkan.
Tidak hanya itu, dalam melayani penjual/pembeli/penyewa, bernegosiasi maupun
membangun jaringan, harus tetap semangat dan menyadari bahwa pekerjaan yang sedang
ditekuninya adalah kebutuhan yang apabila tidak diseriusi justru dapat merugikan dirinya
sendiri. Dengan membangun kesadaran seperti itu, ia akan menjadi lebih tangguh dan kuat dalam
bertahan sampai menemukan target.
Belajar Public Relation (PR)
Kemampuan berbahasa juga berpengaruh terhadap prospek anda di dunia agen. Tujuan
seorang agen tentu bukan sekedar bertemu dengan calon pembeli, tetapi juga berkaitan dengan
masalah pencapaian target yaitu kata sepakat atau deal. Untuk itulah, sangat penting belajar
public relation, sebab hal tersebut berkaitan dengan people skill. Maksudnya, public relation
berhubungan dengan bagaimana seorang agen harus memiliki keahlian dalam bertutur kata atau
menyampaikan poin-poin penting terkait properti yang ditawarkan kepada orang-orang.
Karena itu, anda harus bisa memperlakukan orang yang sedang berhadapan dengan anda,
siapun ia, dengan tutur bahasa yang lembut dan menyenangkan. Apabila, jika berhadapan dengan
calon pembeli, tentu anda harus menggunakan bahasa-bahasa yang bernada persuasif agar
mereka tertarik atau berempati dengan produk yang anda tawarkan, sehingga penyampaianpenyampaian anda bisa diterima dan menarik perhatian. Untuk mengembangkan kemampuan
tersebut, memang harus dipraktikkan dalam dunia nyata dengan lawan bicara yang berbeda-beda.
Apa saja yang perlu anda lakukan untuk bisa menguasai public relation.? Hal yang paling
gampang adalah meniru gaya bicara orang-orang (senior) yang sudah terbukti berhasil dan

8
mampu secara persuasif. Tidak selamanya meniru itu adalah sesuatu yang buruk, karena meniru
suatu kebaikan itu justru memiliki nilai yang baik. Atau, anda juga bisa dengan banyak belajar
dari buku-buku tentang public relation dan relationship secara lengkap.
Anda perlu menyadari bahwa setiap pembicaraan dan pertemuan anda dengan calon
pembeli, klien pasti memiliki tujuan akhir, yaitu terciptanya kepercayaan dan juga transaksi.
Intinya, semakin baik dan pintar anda menempatkan diri sebagai seorang agen dengan gaya
bahasa yang menarik, maka semakin memperlebar kesempatan dan peluang anda untuk berhasil.
Memanfaatkan Media Sosial
Saat ini, berbagai media sosial seperti facebook, twitter dan sebagainya, bukan sesuatu
yang asing lagi dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Penggunaan media sosial di masyarakat
ternyata sudah mencakup banyak kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Semuanya telah sangat akrab dan hampir bisa dipastikan sudah sangat sering berselancar di dunia
maya tersebut.
Sebagai langkah pertama dalam penggunaan media social, anda bisa membuat akun
khusus yang dapat dijadikan salah satu media untuk pemasaran selain melalui pamflet atau media
informasi fisik lainnya. Anda bisa mengunggah foto ke dalam akun sosial tersebut sehingga bisa
diketahui oleh banyak orang. Berarti, langkah ini membutuhkan modal juga, dong.? Memang
benar, tatapi modal yang dibutuhkan tidaklah seberapa, karena hanya sekedar biaya untuk
mengakses internet atau menggandakan pamflet yang nominalnya sangat kecil dibandingkan
dengan keuntungan yang nantinya bakal didapatkan. Selain itu, anda bisa membuka situs-situs
toko online yang saat ini sudah sangat marak digunakan.
Mencari Tahu Selera Calon Pembeli
Anda harus bersikap lebih aktif guna menarik simpati dan antusiasme pembeli. Pahamilah
karakter dan kemauan-kemauan calon pembeli, sehingga ia merasa nyaman dan keinginannya
dan terakomodasi. Tentu, setiap calon pembeli memiliki keinginan yang berbeda-beda, karena itu
posisi anda disini layaknya seorang konsultan yang dapat memfasilitasi sekaligus menawarkan
solusi tapat atas keinginan calon pembeli.
Tidak jauh berbeda dengan pelayanan di sebuah toko, sebagai agen, anda harus berusaha
sebaik mungkin dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan atau pemberi. Sebab,
bagaimanapun pembeli adalah raja dan dibalik itu, anda juga memiliki kepentingan. Namun,
demikian, anda harus tetap mengutamakan keinginan calon pembeli. Jangan sampai membuat
calon pembeli kecewa sehingga menggagalkan keinginannya untuk membeli produk properti
yang anda tawarkan. Jika hal itu sampai terjadi, sama halnya anda membuang peluang dan tidak
mendapatkan keuntungan.

9
Transparan dengan Pemilik
Jika anda telah menemukan sebuah iklan penjualan tanah, tugas anda selanjutnya adalah
menghubungi nomor telepon pemilik tanah tersebut. Sebelum anda menawarkan tanah yang akan
dijual kepada calon pembeli, anda harus melakukan negosiasi terlebih dahulu dengan si pemilik
tanah.
Misalnya, anda menemukan sebuah plang pada sepetak tanah yang bertuliskan Dijual,
maka itu merupakan kesempatan bagi anda untuk berperan sebagai agen. Carilah tahu siapa
pemilik tanah tersebut. Setelah berhasil menghubungi si pemilik tanah, sampaikan maksud dan
tujuan anda bahwa anda akan membantu proses pemasaran tanahnya yang hendak dijual.
Namun, anda harus transparan kepada si pemilik tanah bahwa anda akan membantu memasarkan
tanah tersebut dengan catatan akan menaikan harga tanah diatas harga yang telah ditetapkan oleh
si pemilik tanah.
Sikap transparan penting dilakukan untuk menghindari terjadinya kesimpangsiuran
informasi terutama mengenai harga. Sehingga, pada saat pembeli bertanya kepada si pemilik
tanah, informasinya cenderung sama. Jika anda berhasil menjual tanah tersebut dengan harga
lebih tinggi, otomatis anda mendapatkan bagian atas hasil penjualan tanah tersebut.
Belajar Kesekretariatan dan Hukum
Agar anda tidak terperosok ke dalam masalah-masalah hukum, anda harus memahami
(paling tidak) tentang legalitas suatu properti (tanah, rumah dan bangunan lainnya). Meskipun
tidak wajib anda ketahui, namun pengetahuan hukum, terlebih yang berkaitan dengan masalah
perizinan dan kepemilikan properti, mutlak anda ketahui untuk menghindari hal-hal yang tidak
diinginkan di kemudian hari.
Sebagaimana banyak kasus yang terjadi, bisnis properti memang rawan dengan berbagai
tipu daya. Boleh jadi, suatu tanah atau rumah yang akan dijual bersertifikat palsu atau belum jelas
status kepemilikannya. Dalam konteks ini, anda harus lebih berhati-hati, karena bagaimanapun
masalah legalitas itu sangat penting dan utama. Jika dalam kenyataannya, anda buta hukum atau
memiliki pengetahuan hukum yang minim, alangkah baiknya jika anda meminta bantuan kepada
teman anda yang paham hukum. Atau, kalu tidak anda bisa berkonsultasi kepada petugas yang
berwenang, seperti Departemen Pertanahan, Notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).
Semua itu sangat penting anda ketahui demi kelancaran bisnis anda. Jika tidak, anda bisa
berurusan dengan hukum serta pembeli yang tentunnya akan komplain dan sepnuhnya
menyalahkan anda sebagai seorang agen.
Memberi Alasan Logis Kemnfaatan Menggunakan Jasa Agen properti
Anda harus bisa memberikan alasan yang logis tentang kemanfaatan dan pentingnya
menggunakan jasa agen properti kepada calon pembeli atau penjual. Berikan pemahaman bahwa

10
jasa properti tidak akan membuatnya ribet, sebaliknya justru memperlancar urusan atau maksud
dan tujuan calon pembeli atau penjual. Berikut beberapa tips agar alasan yang anda berikan
mudah diterima oleh calon pembeli atau penjual :
a) Pastikan penjual atau pembeli percaya pada kenyamanan dan keunggulan servis dari agen
properti
b) Buatlah penjual atau pembeli mengerti bahwa pertemuan dengan agen itu akan membawa
kemanfaatan baginya.
c) Berikan penjelasan kepada penjual atau pembeli bahwa pemasaran atau transaksi tanpa agen
properti akan beresiko besar.
d) Buatlah penjual atau pembeli tertarik dengan jasa yang disediakan oleh agen properti.

11

Materi Kuliah Online sebelumnya :


Sabtu, 18 Januari 2014
Pengertian Bisnis Properti Tujuan Investasi dan Strategi
Sabtu, 25 Januari 2014
Teknik Dasar Investasi Properti
Sabtu, 01 Februari 2014
Kenapa Harus Properti.?
Sabtu, 08 Februari 2014
Langkah demi langkah bagaimana memaksimalkan potensi diri
Sabtu, 15 Februari 2014
Sukses Membangun Bisnis
Sabtu, 22 Februari 2014
Rahasia Developer Properti
Sabtu, 01 Maret 2014
Manajemen Keuangan Developer & Tahap Pelaksanaan suatu Proyek
Sabtu, 08 Maret 2014
Pajak dalam Transaksi Jual Beli Rumah & Tahapan Memulai dengan Dana Terbatas
Sabtu, 15 Maret 2014
Studi Kelayakan Detail Proyek
Sabtu, 22 Maret 2014
Pembahasan Tentang KPR
Sabtu, 29 Maret 2014
Solusi dan TIPS Menjadi Developer Properti
Sabtu, 05 April 2014
Alasan SERIUS Mengapa Orang Mau Membeli Produk Anda
Sabtu, 12 April 2014
Solusi Bisnis yang Ga Bikin Frustasi-1
Sabtu, 19 April 2014
Solusi Bisnis yang Ga Bikin Frustasi-2
Sabtu, 26 April 2014
Racikan NLP-1
Sabtu, 03 Mei 2014
Racikan NLP-2
Sabtu, 10 Mei 2014
Catatan Harian Anne Ahira
Sabtu, 17 Mei 2014
Berpikir Benar ; Berpikir Positif
Sabtu, 24 Mei 2014
Beberapa Istilah Properti yang Perlu diketahui
Sabtu, 31 Mei 2014
Bagaimana Menggunakan Facebook untuk mendapatkan Lebih Banyak Penjualan, Jaringan
& Kesadaran Merk
Sabtu, 07 Juni 2014
25 Penyebab Kesalahan Fatal Pebisnis Online dan Cara Menepisnya
Sabtu, 14 Juni 2014
Wealth Strategy ala Kiyosaki
Sabtu, 21 Juni 2014
Startegi dan Trik Berpromosi Bisnis di Internet
Sabtu, 28 Juni 2014
Seluk Beluk Bisnis Properti
Sabtu, 05 Juli 2014
Prinsip-prinsip Dasar Bisnis Properti

12

Tugas Praktek Peserta Kuliah Online Properti


Ajak Teman Gabung Jadi Mitra Rizki Properti Club
Tugas Praktek
= Ajak 1 Orang/Minggu
Jumlah
= 52 Orang (1 x 52 Minggu)
Nilai
= 10 setiap Orang
Nilai Maksimal
= 520
Menjual Jasa & Produk Properti dari Rizki Properti Club
Tugas Praktek
= Menjual Rp 60.000.000/Minggu
Jumlah
= Rp 3.120.000.000 ( x 52 Minggu)
Nilai
= 1 setiap Rp 1.000.000
Nilai Maksimal
= 3.120
Listing Properti di Daerah-nya untuk Kerjasama dengan RPC
Tugas Praktek
= Listing 1 Jasa/Produk Properti setiap Bulan
Jumlah
= 12 Jasa/Produk
Nilai
= 25 setiap 1 Jasa/Produk
Nilai Maksimal
= 300
Untuk Listing Properti Mitra cukup berikan Data Lengkap dan Kontak Pemilik Properti ;
selanjutnya Team Kami yang akan FollowUp untuk bisa kerjasama dengan RPC.

Penilaian LULUS KULIAH ONLINE :


o
o
o
o
o

A (Baik Sekali)
B (Baik)
C (Cukup)
D (Kurang)
E (Diulang)

Rizki Properti School

= Nilai 3.900
= Nilai 3.400 3.899
= Nilai 2.400 3.399
= Nilai 900 2.399
= Nilai 0 899

: Hadiah Samsung Galaksi Note 101


: Hadiah Smartfreen Andromax Z
: Hadiah Uang Tunai Rp 1.500.000
: Hadiah Voucher Belanja Rp 250.000
: Mengulang Kuliah Online