Anda di halaman 1dari 10

Pendidikan kejuruan adalah pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik

terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu.(Wikipedia.com)

A. Filosofi Pendidikan Kejuruan

Filosofi adalah apa yang diyakini sebagai suatu pandangan hidup yang diianggap benar dan
baik. Dalam pendidikan kejuruan ada dua aliran filosofi yang sesuai dengan keberadaanya,
yaitu eksistensialisme dan esensialisme.

Eksistensialisme berpandangan bahwa pendidikan kejuruan harus mengembangkan eksistensi
manusia untuk bertahan hidup, bukan merampasnya. Sedangkan esensialisme berpandangan
bahwa pendidikan kejuruan harus mengaitkan dirinya dengan sistem-sistem yang lain seperti
ekonomi, politik, sosial, ketenaga kerjaan serta religi dan moral.

B.Tujuan pendidikan kejuruan

Tujuan pendidikan kejuruan di Indonesia masih mendua, di satu sisi menyiapkan peserta
didik memasuki dunia kerja, di sisi lain melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi.

Akibatnya lulusan sekolah menengah kejuruan tidak sepenuhnya memfokuskan perhatian
untuk memasuki dunia kerja. Pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang spesifik,
demokratis, dapat melayani berbagai kebutuhan individu.
Program pendidikan kejuruan tidak hanya menyiapkan peserta didik memasuki dunia kerja,
tetapi juga menempatkan lulusannya pada pekerjaan tertentu.

C. Sistem pendidikan kejuruan di Indonesia

Untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian sumber daya manusia, perlu perubahan
kebijaksanaan berkenaan dengan pendidikan kejuruan. Upaya-upaya itu antara lain perubahan
dari sistem pendidikan supply-driven atas kebutuhan masyarakat luas ke sistem pendidikan
demand-driven yang dipandu oleh kebutuhan pasar kerja, perubahan dari sistem pendidikan
yang berbasis sekolah dengan pemberian ijazah ke sistem pendidikan yang memberikan
kompetensi sesuai dengan standar nasional yang baku.

atau lembaga pelatihan sambil bekerja ( on the job training) mengacu pada standar kompetensi yang baku. telah memiliki keterampilan dan keahlian tertentu dapat memasuki suatu program dengan tidak harus menempuh pelajaran yang tidak dikuasai. pendidikan luar sekolah ( off job training) atau pelatihan sambil bekerja (on the job training). Upaya ini dilakukan dengan mengembangkan suatu standar kompetensi dengan masukan dari industri dan badan usaha lain. Lembaga pendidikan luar sekolah ( off the job training). Pengembangan sistem ini didasarkan kepada asumsi bahwa sistem pendidikan kejuruan supply-driven yan diterapkan selama ini tidak dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. juga dipandu oleh kebutuhan pasar kerja yang nyata. Setiap individu dapat menempuh ujian di lembaga yang telah ditentukan dan memperoleh sertifikat kompetensi sesuai dengan keterampilan yang dimiliki. Standar kompetensi yang dihasilkan selanjutnya digunakan sebagai pemberian sertifikat kompetensi. Tetapi juga meliputi non-formal. Dengan sistem ini. yaitu siswa sekolah kejuruan formal. . dan para generasi muda calon pekerja.Salah satu upaya peningkatan keterampilan dan keahlian sumber daya manusia yang dikembangkan adalah sistem pendidikan kejuruan berdasarkan kompetensi yang dipacu oleh kebutuhan pasar. seorang yang berdasarkan pengalaman dan hasil uji kompetensi yang dilakukan. baik melalui lembaga pendidikan formal . Sistem pendidikan berdasarkan kompetensi mengupayakan agar keluaran dari suatu lembaga pendidikan kejuruan memiliki keterampilan dan keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar. para karyawan yang sudah bekerja. Sistem juga memberi penghargaan kemampuan awal sebelum memasuki suatu program pendidikan. Sertifikat kompetensi yang telah dimiliki oleh seseorang akan digunakan sebagai dasar untuk pengembangan kompetensi ke tinkat selanjutnya. baik pelanggan masa kini maupun pelanggan maa depan. Ada tiga jenis siswa yang merupakan sasaran sistem pendidikan kejuruan yang harus dikembangkan. untuk memasuki suatu program tertentu seorang siswa hanya perlu menambah kekurangan keterampilan dan pengetahuannya saja melalui bridging course atau bridging training. Dengan demikian. disamping Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang selama ini diberikan. Sistem pendidikan yang dikembangkan berfokus tidak hanya pada pendidikan formal. Hal ini dilakukan dengan melakukan transfer kredit. kepada para lulusan akan diberikan sertifikat kompetensi sesuai dengan tingkat keterampilan dan keahlian yang dimiliki. Untuk lembaga pendidikan kejuruan formal. Standar kompetensi digunakan sebagai ukuran untuk menilai tingkat keterampilan dan profesionalisme ketiga jenis siswa tanpa memandang darimana dan bagaimana diperoleh. di samping mengacu pada profesi dan keterampilan yang baku. Dengan demikian maka sistem pendidikan kejuruan yang dikembangkan mempunyai ciri.

Para ahli melaporkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi berubah 15 % setiap tahun dan perubahan ini akan meningkat menjadi 2 kali lipat dalam lima tahun.. teknologi itu sendiri berkembang secara terus menerus. Suatu hal yang perlu difahami bahwa teknologi tinggi tidak dapat memberikan nilai tambah terhadap upaya manusia. . sampai dengan upaya penempatan lulusan.Sehubungan dengan itu perlu dikembangkan suatu sistem pendidikan kejuruan yang disebut sistem ganda. Sementara itu. Pendidikan teknologi merupakan bagian yang sangat penting dalam membentuk warga negara. maupun dalam pengolalaan pendidikan.kepada siswa perlu ditanamkan pemahaman yang mendasar akibat hakekat teknologi dan rasa ingin mendapatkan nilai tambah terhadap setiap upaya yang dilakukan dengan bantuan teknologi. dan sub komponen Teori Kejuruan diselenggarakan di sekolah. Dalam PSG. Oleh karena itu. diperlukan suatu kerjasama yang erat antara sekolah dan industri. Pendidikan sistem ganda adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan keahlian kejuruan yang memadukan secara sistematik dan sinkron program pendidikan di sekolah dan program program pengusaan keahlian yang diperoleh melalui bekerja langsung di dunia kerja. Sekolah pada umumnya hanya dapat memberikan berbagai keterampilan dan pengetahuan dalam bentuk simulasi sehingga tidak mungkin diharapkan untuk menghasilkan tenaga kerja yang profesional. Hanya manusialah yang dapat menghasilkan nilai tambah dengan memanfaatkan bantuan teknologi. atau block release. Oleh karena itu. dan terarah untuk mencapai suatu tingkat keahlian profesional tertentu. tetapi perlu memiliki kiat ( arts).Untuk menjadi tenaga kerja yang profesional. Pengetahuan dan keterampilan dapat dipelajari dan dilatih di sekolah. baik dalam perencanaan dan penyelenggaraan. lembaga pendidikan atau lembaga pelatihan lainnya dan industri secara bersama-sama menyelenggarakan suatu program pendidikan atau program pelatihan mulai dari perencanaan.Tanpa sikap ini maka akan terbentuk suatu bangsa yang sekaligus tenaga kerja.Komponen pendidikan Normatif. Dalam era pasar setiap industri akan mengupayakan nilai tambah terhadap produksinya dan ini akan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi-teknologi tinggi. day release. siswa tidak hanya perlu memiliki pengetahuan dan keerampilan. penyelenggaraan. Adaftif. yang apatis terhadap perubahan teknologi dan merasa teknologi sebagai milik suatu kelompok atau bangsa elit tertentu. Penaturan penyelenggaraan program kapan diselenggarakan di sekolah dan kapan diselenggarakan di industri dapat mempergunakan hour release. Subkomponen Praktek Dasar Kejuruan dapat dilaksanakan di sekolah atau industri. dan penilaian. akan tetapi unsur kiat hanya dapat dikuasai melalui proses pembiasan dan internalisasi. sedangkan subkomponen Praktek Keahlian Produktif diselenggarakan di industri.

yaitu sekolah dan industri. Diharapkan nantinya para lulusan SMK akan menjadi para lulusan yang siap kerja. dan pengalaman praktik di lapangan. Sedangkan kegiatan belajar yang diselenggarakan di perusahaan/industri. Dalam sepekan. diterapkan masa praktik kerja industri selama 6 bulan.Sesungguhnya. Melalui PSG. Sedangkan industri melihat sekolah sebagai bagian dari Human Resources Development (HRD) atau sumber daya manusia perusahaannya yang mencetak tenaga ahli yang andal dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. maupun bahan ajar yang diperlukan. diberlakukan masa praktik kerja industri selama 3 bulan. Dalam konteks ini. Maka. Kegiatan . artinya para siswa ini belajar dan mendapatkan pelatihan praktik dari para instruktur dari pihak sekolah yang bersangkutan. Dengan PSG. Namun menurut Gatot. Malah. bisa dikatakan bahwa sekolah melakukan semacam outsourcing yang dikerjakan oleh industri dalam bentuk penyediaan alat. Pembiayaannya dilakukan oleh perusahaan terkait. Setelah pemberlakuan masa praktik kerja yang diperpanjang menjadi 6 bulan. Pada awalnya bagi para siswa SMK. sebenarnya waktu 6 bulan ini juga masih dirasa cukup singkat bagi proses praktik kerja industri. selama 2 hari anak-anak mendapatkan teori di kelas. Mungkin. perancangan kurikulum. MPKN membantu SMK dalam mengembangkan standar penyelenggaraaan pendidikan dan pelatihan. MPKN tingkat provinsi yang beranggotakan unsur-unsur dari kedua belah pihak. Gatot membandingkannya dengan sistem pendidikan kejuruan yang ada di Jerman. Di sekolah. di Indonesia masih perlu berubah setahap demi setahap. siswa belajar di dua tempat. para siswa belajar teori dari para guru atau instruktur yang kegiatannya yang pada umumnya dibiayai pemerintah. hasil dan prosesnya dinilai kurang efisien dan terlalu sebentar. penerapan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di SMK telah berjalan sejak tahun 1993/1994 hingga sekarang. proses pembelajaran. Untuk memuluskan kerjasama antar sekolah dan industri dalam penyelenggaraan PSG. proses ini juga memudahkan para siswa untuk memperoleh peluang praktik kerja ke luar negeri. Melalui kelompok-kelompok bidang keahliannya. sedangkan tiga hari berikutnya kegiatan pembelajaran berlangsung di industri. mulai tahun 1999 hingga sekarang. instruktur. Sistem ini merupakan implementasi dari konsep mitch and match. berfungsi menjembataninya. dan penyelenggaraan evaluasinya didesain dan dilaksanakan bersama-sama antara pihak sekolah dan industri.

sekretaris. Inggris. ke negara yang berbeda-beda. Oman. Termasuk didalamnya. Menginjak periode kepemimpinan Dr. giliran para siswanya yang diberangkatkan magang ke luar negeri. automotif dan jurusan eksaskta lainnya. pencitraan kredibilitas SMK melalui program sosialisasi. pejabat Dinas Pendidikan dan pengajaran di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk ikut memperluas pengetahuan konsep penyelenggaraan pendidikan kejuruan di luar negeri. Di tahun yang sama. Jepang. Beberapa hal diantaranya adalah mengembangkan SMK bertaraf internasional dengan metode bilingual. telah ada sekitar 2. Gatot Hari Priowirjanto berharap.praktik kerja di luar negeri ini telah dilakukan sejak tahun 1999.000 siswa SMK seluruh Indonesia yang dikirim ke Malaysia. Joko Sutrisno. dengan biaya yang sebagian ditanggung oleh pemda masing-masing. ini dapat membuka peluang seluas-luasnya bagi siswanya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.” ucapnya. Selain memfasilitasi para siswa SMK melakukan praktik kerja di luar negeri. busana. dan memenuhi kebutuhan peralatan produksi secara mandiri lewat unit produksi di masing-masing SMK. Dan kita harus menyiapkannya secara serius. “Ini memang sebuah mimpi besar. kepala sekolah. Teknologi Informasi. Direktorat Dikmenjur telah mengirim 100 sampai 200 pejabat terkait dengan penyelenggaraan pendidikan kejuruan untuk berangkat ke luar negeri. dan Kuwait. Direktorat Dikmenjur juga melakukan sertifikasi kompetensi untuk para lulusan SMK bidang otomotif. 80% nya melakukan praktik kerja di bidang perhotelan dan pariwisata. perhotelan. Direktorat Dikmenjur (sejak 2005) lebih menyempurnakan desain reposisi pendidikan SMK melalui beberapa terobosan. Saat itu. dan tata boga. Negara tujuannya tak hanya sebatas Tanah Melayu Malaysia. tenaga kerjanya berasal dari Indonesia. Hingga perkembangannya sampai dengan tahun 2004. melainkan juga ke negaranegara lain misalnya ke Singapura. . Jerman. pada tahun 2020 nanti sebanyak 10% dari bisnis hotel dan pariwisata di dunia. Diharapkan. Berikutnya. Kini setiap tahun. program penguatan pengetahuan eksakta/sains melalui peningkatan bobot jam belajar hingga 6 jam setiap minggunya bagi SMK jurusan elektronika. Selain itu. Direktorat Dikmenjur juga mendorong dan memberi kesempatan bagi para guru. Mereka dikirim dalam beberapa gelombang. Direktorat Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) mengirimkan 200 kepala sekolah SMK untuk melakukan studi banding ke Malaysia. sebagian lainnya ditanggung oleh Direktorat Dikmenjur. Pada mulanya. sekitar 400 siswa SMK berangkat praktik kerja ke luar negeri.

tetapi juga tercermin dalam aspek-aspek lain yang erat kaitannya dengan perencanaan kurikulum.” ucapnya berharap. namun sudah barang tentu mempunyai kekhususan atau karakteristik tertentu yang membedakannya dengan pendidikan yang lain. kebijakan Presiden menganjurkan untuk kembali ke potensi go green. Mereka akan diberikan program pengembangan untuk produksi pangan dengan bahan dasar lokal. Direktorat Dikmenjur juga mengarahkan praktek kerja industri untuk lebih memilih ke lokasi dalam negeri. ada pada penguatan potensi lokal. Perbedaan ini tidak hanya dalam definisi. melalui program ini kami akan membesarkan 20 SMK di seluruh Indonesia.Perkembangan reposisi terakhir. 3. struktur organisasi dan tujuan pendidikannya saja. D. mereka bersama para lulusan SMK bisa tingkatkan perekonomian di daerah masing-masing. untuk mendukung program penguatan ekonomi lokal dan potensi produksi pangan dalam negeri. Kini. Karakteristik Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Meskipun pendidikan kejuruan tidak terpisahkan dari sistim pendidikan secara keseluruhan. Bukan roti karena selain bukan makanan tradisional orang Indonesia. Pertimbangannya adalah. Jastifikasi khusus adalah adanya kebutuhan nyata yang dirasakan di lapangan. sedangkan keberhasilan program secara tuntas berorientasi pada penampilan para lulusannya kelak dilapangan kerja 2. Selain itu. Program Dikmenjur disesuaikan dengan kebijakan pemerintah. Fokus kurikulumnya . Orientasi pendidikannya Keberhasilan belajar berupa kelulusan dari sekolah kejuruan adalah tujuan terminal. Jadi. Misalnya kripik pisang. Tahun 2008. “Ini juga supaya petani dan peternak di Indonesia memahami nilai ekonomi produk mereka. Justifikasi untuk eksistensinya Untuk mengembangan PTK perlu alasan atau jastifikasi khusus yang ini tidak begitu dirasakan oleh pendidikan umum. bahan-bahannya juga masih import. yaitu : 1. “Kami beri nama program Agro Industri.” tuturnya.

sarana dan perbekalan logistik yang lain. semuanya itu sangat besar pengaruhnya terhadap kecenderungan perkembangan pendidikan kejuruan. kognitif dan psikomotor berikut paduan integralnya yang siap untuk dipadukan baik pada situasi kerja yang tersimulasi lewat proses belajar mapupun nanti dalam situasi kerja yang sebenarnya. inovasi dan penemuan-penemuan baru di bidang produksi barang dan jasa. Kepekaannya terhadap perkembangan masyarakat Karena komitmen yang tinggi untuk selalu berorientasi ke dunia kerja. 4. motivasi dan kemampuan kerjanya. kriteria untuk menentukan keberhasilan suatu lembaga pendidikan kejuruan pada dasarnya menerapkan ukuran ganda yaitu in school succes dan out of school succes. Ini termasuk sikap kerja dan orientasi nilai yang mendasari aspirasi. Kriteria keberhasilannya Berlainan dengan pendidikan umum. Bengkel dan laboratorium adalah kelengkapan umum yang menyertai eksistensi suatu sekolah kejuruan. maka untuk mewujudkan situasi atau pengalaman belajar yang dapat mencerminkan situasi dunia kerja secara realistis dan edukatif diperlukan banyak perlengkapan. kesediaan dunia usaha .Stimuli dan pengalaman belajar yang disajikan melalui pendidikan kejuruan mencakup rangsangan dan pengalaman belajar yang mengembangkan domain afektif. Kriteria pertama meliputi aspek keberhasilan siswa dalam memenuhi persyaratan kurikuler yang sudah diorientasikan ke persyaratan dunia kerja. Perbekalan logistiknya Dilihat dari segi peralatan belajar. 7. Perkembangan ilmu dan teknologi pasang surutnya dunia suatu bidang pekerjaan. pendidikan kejuruan mempunya ciri lain berupa kepekaan atau daya suai yang tinggi terhadap perkembangan masyarakat dan dunia kerja. sedang kriteria yang kedua diindikasikan oleh keberhasilan atau penampilan lulusan setelah berada di dunia kerja yang sebenarnya. Hubungannya dengan masyarakat dunia usaha. Perwujudan hubungan timbal balik yang menunjang ini mencakup adanya dewan penasehat kurikulum kejuruan (curriculum advisory commite). 6. Hubungan lebih jauh dengan masyarakat yang mencakup daya dukung dan daya serap lingkungan yang sangat penting perannya bagi hidup dan matinya suatu lembaga pendidikan kejuruan. 5.

dan proses pencapaiannya menjadi tanggung jawab dan kreatifitas sekolah masing-masing. dan cepat sesuai standar waktu yang telah ditentukan. Kurikulum berbasis kompetensi. Konsep CBT merupakan gabungan antara pendidikan kentrampilan. dan asosiasi profesi. Selain itu. Artinya. dan sikap. seorang tenaga kerja cleaning service di sebuah hotel dikatakan memiliki kompetensi jika ia bisa membersihkan toilet dalam waktu 7 menit. Joko Sutrisno dengan peningkatan kualitas guru kejuruan yang juga dibidani oleh P4TK (Pusat Pengembangan Penataran Pendidik dan Tenaga Kependidikan) melalui program pendidikan dan pelatihan yang diadakan rutin lima tahun sekali dengan jumlah peserta sekitar 4. diberikan pula rekomendasi tahapan-tahapan yang harus dicapai. Namun pelaksanaannya belum optimal. lebih menekankan pada tujuan (hasil) atau out put nya. tercatat bahwa pada kurikulum tahun 1994 telah dicantumkan istilah pembelajaran berbasis kompetensi atau competency based training (CBT). isinya lebih sederhana dibandingkan dengan kurikulum tahun 1994 yang lalu. pengetahuan. dilanjutkan Dr. tepat. para pekerja. Pertimbangannya adalah tuntutan kebutuhan yang cukup tinggi dari dunia industri atas kompetensi siswa di bidang komputerisasi dan kewirausahaan.menampung anak didik sekolah kejuruan dalam program kerjasama yang memungkinkan kesempatan pengalaman belajar dilapangan. Dalam pelaksanaannya.000 orang guru kejuruan. Melihat latar belakang perkembangan kurikulumnya. Namun tahapan ini hanya bersifat acuan saja. Standar kompetensi itu pun disusun setelah berkonsultasi dengan para pengelola industri. Dan pada tahun 1999 Direktorat Dikmenjur meluncurkan suplemen untuk penyempurnaan pelaksanaan konsep pembelajaran berbasis kompetensi ini. . Dukungan metode belajar mengajar juga jadi ujung tombaknya. Kurikulum berbasis kompetensi yang mengacu pada CBT. ’Tongkat estafet’ peningkatan mutu lulusan SMK. pengelola perusahaan. yaitu presisi dan waktu. dan bukan pada proses yang terlalu mengacu pada text book (buku panduan pelajaran/buku paket). Peningkatan mutu lulusan Kualitas SMK ditentukan setidaknya oleh mutu para lulusannya. Ukurannya menyangkut pada dua hal. E. Misalnya. Setiap program keahlian harus memiliki sederet kompetensi.000 s/d 5. Direktorat Dikmenjur juga memasukkan pelajaran komputer dan kewirausahaan sebagai mata pelajaran wajib bagi semua siswa SMK di seluruh Indonesia. seseorang dikatakanan kompeten jika ia dapat menyelesaikan pekerjaan di bidangnya dengan cermat.

Dalam rangka mendukung upaya peningkatan mutu lulusan SMK. Kini. Sekolah sudah bisa improvisasi dalam penyusunan kurikulum.Joko menuturkan bahwa pelaksanaan diklat selama ini belum mempunyai format yang baku. Di sisi lain.000 orang pertahunnya) di seluruh Indonesia. Untuk kedepan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Penerapannya. Hal ini mendukung pengembangan bobot jam belajar teori dan ptraktik. menjadi sekitar Rp 1. ia mengharapkan Direktorat Jenderal PMPTK (Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dapat membuat format baku pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan dan peningkatan mutu lulusan SMK. Untuk anggaran peningkatan mutu SMK tahun 2008. Selama ini pasokan tenaga guru kejuruan hanya mencapai angka 4.” ujarnya sedikit berpromosi. Data kebutuhannya akan lebih detail.9 triliun. Tahun 2007.500 pertahun dan masih jauh dari kebutuhan tenaga guru (sebanyak 10. Direktorat Dikmenjur juga menuturkan masih kurangnya pasokan tenaga guru kejuruan dari lulusan pendidikan guru kejuruan. alokasi dananya naik sebesar 50% dibanding tahun 2006. dan bukan mengurangi jam belajar teori untuk kemudian menggelembungkan waktu belajar praktik. Tapi Joko tetap optimis. sudah ada kenaikan mencapai 25% hingga dananya meningkat menjadi Rp 1. bobot disamakan menjadi sama rata. Pihak Direktorat Dikmenjur juga sangat optimis terhadap kompetensi lulusan SMK. . dibawah bimbingan BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan).6 triliun. Dan pihak kami akan terus mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk menambah jumlah rekrutmen tenaga guru kejuruan. “Targetnya diselesaikan akhir tahun 2007. pemerintah mengalokasikan anggaran khusus untuk peningkatan mutu SMK. Perkembangan mutu lulusan SMK kini dipandu oleh kurikulum baru. Jumlah yang sangat menggembirakan untuk mendukung program peningkatan mutu para lulusannya. Joko menjelaskan bahwa sesungguhnya SMK melahirkan para lulusan yang lebih siap adaptasi dan siap latih.“ tegas Joko. tetapi juga cerdas dan kreatif. Direktorat Dikmenjur sedang melakukan penelitian jumlah kebutuhan guru SMK di seluruh Indonesia yang dipandu oleh Universitas Negeri Semarang. “Kami melahirkan para lulusan yang bukan hanya siap kerja saja.

Referensi : - Basuki. industri.wordpress. dan Balaibalai Diklat Industri). Kurniawan. serta kumpulan orang-orang sebagai pendidik (guru. karena mereka adalah pihak yang lebih berkepentingan dari sudut kebutuhan tenaga kerja. instruktur. mendorong.Idealnya pihak dunia usaha. Politeknik. . dunia kerja yang lebih berperan menentukan. 2008 - khalidmustafa. Pendidikan Kejuruan Harus Demokratis. Sistem Pendidikan Kejuruan Berbasiskan Kompetensi. Jakarta. 2007 Title. JPTK. Program Diploma. FPTK. Ayu N. dosen. Pengembangan Sumber Daya Manusia. FT.com/2008/01/17/strategi-pendidikan-nasional - Djojonegoro. widyaiswara) pada lembaga pendidikan teknologi dan kejuruan. Asosiasi kejuruan di Indonesia merupakan kumpulan lembaga pendidikan kejuruan (SMK. dan menggerakkan pendidikan kejuruan. 1998. Wardiman. - Andini. P3G Teknologi dan Kesenian.