Anda di halaman 1dari 19

BAB I

UMUM

PASAL 1
DASAR
Peraturan pertandingan PIALA BUPATI 2016 mengacu kepada Peraturan Umum
Pertandingan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

PASAL 2
MAKSUD DAN TUJUAN
1. Menjadikan Ketapang sebagai barometer Sepakbola Kalimantan Barat pada
umumnya dan juga momentum kebangkitan Sepakbola di Ketapang pada
khususnya.
2. Peraturan Pertandingan PIALA BUPATI 2016 diterbitkan dengan tujuan
mewujudkan turnament yang berjalan lancar, tertib, dan teratur.
3. Sebagai ajang silaturahmi antar seluruh masyarakat di Kabupaten Ketapang.

PASAL 3
NAMA KEGIATAN
PIALA BUPATI 2016 Ketapang Football Competition

danielhadi.net | 1

BAB II
ORGANISASI PENYELENGGARAAN DAN PESERTA

PASAL 4
PENYELENGGARAAN PERTANDINGAN
Seluruh rangkaian Pertandingan PIALA BUPATI 2016 diselenggarakan oleh Asosiasi
Kabupaten PSSI yang membentuk Panitia Penyelenggara.

PASAL 5
PESERTA
1. Seluruh peserta pertandingan PIALA BUPATI 2016 terdiri dari 64 Klub yang telah
ditetapkan oleh Panitia Penyelenggara.
2. Pemain yang didaftarkan masing-masing Klub maksimal sebanyak 20 orang
pemain dan 5 orang Official tim.

BAB III
SISTEM, KETENTUAN NILAI, PEMAIN DAN PERTANDINGAN

PASAL 6
SISTEM KOMPETISI
Pertandingan PIALA BUPATI 2016 berlangsung dengan sistem GUGUR.

danielhadi.net | 2

PASAL 7
KETENTUAN NILAI

1. Apabila kedua kesebelasan tersebut bermain dengan hasil imbang, maka


dilanjutkan dengan tendangan adu penalti.
2. Pemain yang melakukan tendangan adu penalti adalah status pemain aktif.
3. Tendangan adu penalti dilakukan sebanyak 5 penendang, apabila belum
menghasilkan pemenang maka dilakukan terus sampai selisih 1 gol.
4. Jika skor masih seri (draw) maka akan diberlakukan tendangan penalti Sudden
Death.

PASAL 8
PENETAPAN, PENUNDAAN DAN PERUBAHAN JADWAL TURNAMENT

1. Jadwal PIALA BUPATI 2016 ditetapkan dan diatur oleh Panitia Penyelenggara.
2. Pemberitahuan jadwal turnament kepada peserta disampaikan pada pertemuan
tehnik, kecuali dalam keadaan darurat.
3. Setiap peserta diwajibkan melaksanakan pertandingan PIALA BUPATI 2016
sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Panitia Penyelenggara.
4. Permintaan penundaan atau pembatalan jadwal pertandingan pada dasarnya
tidak dapat dipenuhi.
5. Tidak adanya pemain yang disebabkan satu atau lain hal, tidak bisa dijadikan
alasan untuk meminta penundaan jadwal pertandingan.
6. Panitia Penyelenggara PIALA BUPATI 2016 dapat membatalkan/menunda jadwal
pertandingan yang telah ditetapkan dengan didasarkan pada :
a. Keadaan bersifat Force Majeure.
b. Situasi yang tidak memungkinkan menurut pertimbangan panitia.

danielhadi.net | 3

PASAL 9
KETENTUAN PEMAIN

1. Pemain yang diperbolehkan main dalam pertandingan PIALA BUPATI 2016


adalah pemain yang statusnya telah disahkan oleh Panitia Penyelenggara.
2. Persyaratan pengajuan pemain, diajukan secara tertulis oleh manajer yang
bersangkutan, disertakan lampiran Foto Copy KTP dan Pas Foto 3 x 4
sebanyak 2 (dua) lembar (berwarna).
3. Seorang pemain hanya boleh bermain untuk satu tim.
4. Keabsahan data pemain menjadi tanggung jawab manajer tim.
5. Apabila ada pihak yang meragukan keabsahan data pemain, maka :
a. Pihak yang bersangkutan harus dapat membuktikan dengan dokumen
pendukung untuk menjadi dasar pembuktian kepada Panitia
Penyelenggara PIALA BUPATI 2016.
b. Selama keraguan terhadap keabsahannya belum bisa dibuktikan, maka
pemain yang bersangkutan tetap diperbolehkan bermain.
c. Setiap pemain wajib patuh dan taat pada peraturan/ketentuan yang
ditetapkan oleh Panitia Penyelenggara PIALA BUPATI 2016.

PASAL 10
KETENTUAN PERTANDINGAN

1. Pertandingan PIALA BUPATI 2016 dilangsungkan 2 x 40 menit dengan waktu


istirahat 10 (sepuluh) menit.
2. Selambat-lambatnya 1 jam sebelum pertandingan dimulai, kedua kesebelasan
yang akan bertanding harus menyerahkan Formulir Daftar Susunan Pemain (DSP)
beserta kartu peserta PIALA BUPATI 2016 yang akan dimainkan serta nama
pelatih dan official kepada Pengawas Pertandingan.
3. Setiap tim wajib mencantumkan pemain dalam DSP sebanyak 20 pemain (11
pemain inti, 9 pemain cadangan).
4. Pemain yang masuk dalam DSP adalah pemain yang dinyatakan sah sebagai
pemain untuk mengikuti turnament PIALA BUPATI 2016 dan boleh diturunkan
dalam satu pertandingan.
5. Perubahan DSP dapat diajukan kepada Pengawas Pertandingan selambatlambatnya 10 (sepuluh) menit sebelum pertandingan dimulai.

danielhadi.net | 4

6. Jumlah pemain dalam pertandingan pada kompetisi PIALA BUPATI 2016


ditetapkan paling sedikit 7 (tujuh) orang pemain dengan ketentuan sebagai
berikut :
a. Jika kurangnya pemain sebelum pertandingan dimulai maka pertandingan
tidak dapat dilangsungkan dan kepada kesebelasan yang bersangkutan
dinyatakan kalah WO (Walk Out).
b. Jika kurangnya pemain terjadi pada saat pertandingan telah/tengah
berlangsung maka pertandingan harus dihentikan.
7. Pergantian pemain cadangan, maksimal 5 (lima) orang pemain.
8. Pemain yang telah dikeluarkan dari lapangan permainan, baik disebabkan
terkena kartu merah maupun diganti oleh pemain lain, tidak boleh bermain lagi
dalam pertandingan yang sama atau yang masih berlangsung.
9. Waktu kick-off pertandingan :
a. Pertandingan harus dimulai tepat pada waktunya sesuai jadwal.
b. Kesebelasan yang hingga batas waktu kick-off belum siap untuk melakukan
pertandingan (jumlah pemain belum mencukupi) diberikan waktu selama 10
(sepuluh) menit.
c. Jika batas waktu sampai 10 (sepuluh) menit kesebelasan tersebut belum juga
siap maka pertandingan ditiadakan dan kesebelasan yang bersangkutan
dikenakan sanksi/hukuman sesuai Pasal 18 Ayat 1 dan 2.
10. Yang diijinkan dalam bangku cadangan selama pertandingan berlangsung
ditetapkan :
a. 9 (sembilan) pemain cadangan dengan seragam kostum kesebelasan dilapisi
dengan rompi PIALA BUPATI 2016.
b. 5 (lima) Official.
c. Di luar sub.a dan b pada ayat ini tidak diperkenankan untuk menduduki
bangku cadangan pemain.

PASAL 11
FORCE MAJEURE

Jika suatu pertandingan tidak terlaksana atau terhenti dan tidak dapat dilanjutkan
karena sesuatu sebab yang tidak bisa dihindari (Force Majeure) seperti cuaca
buruk/hujan, gangguan penonton, faktor keamanan dan lain-lain maka
pertandingan tersebut akan ditetapkan kembali oleh Panitia Penyelenggara PIALA
BUPATI 2016 dengan ketentuan :

danielhadi.net | 5

1. Hasil pertandingan yang sama pada saat pertandingan dihentikan.


2. Susunan pemain yang sama.
3. Dapat melakukan pergantian pemain jika jumlah pergantiannya masih
mencukupi.

BAB IV
FORMULIR PERTANDINGAN

PASAL 12
FORMULIR PERTANDINGAN

1. Seluruh pertandingan PIALA BUPATI 2016 harus dilaporkan kepada Panitia


Penyelenggara dengan menggunakan formulir pertandingan sesuai format yang
ditentukan.
2. Panitia Penyelenggara PIALA BUPATI 2016 yang bertindak sebagai pelaksana
pertandingan berkewajiban untuk menyediakan Formulir Daftar Susunan Pemain
(DSP), Formulir Laporan Hasil Pertandingan, Formulir Laporan Wasit, Formulir
Catatan Wasit Cadangan, Formulir Protes.
3. Formulir Daftar Susunan Pemain memuat nomor urut, nama pemain, nomor
punggung dan posisi dalam tim. Nomor punggung pemain tidak berubah sampai
selesai kejuaraan.
4. Materi yang disebutkan dalam Formulir Laporan Pertandingan antara lain :
a. Tempat dan waktu pertandingan.
b. Nama dan jabatan para perangkat pertandingan yang bertugas.
c. Daftar susunan pemain inti dan cadangan dan kedua kesebelasan berikut
nomor punggung dan warna kostum yang digunakan.
d. Nama-nama pemain yang terkena sanksi/hukuman akibat peringatan (kartu
kuning) dan pengusiran (kartu merah).
e. Hasil pertandingan babak pertama dan hasil akhir.
f. Kejadian yang terjadi selama pertandingan berlangsung.
g. Alasan-alasan keterlambatan dimulainya suatu pertandingan dan atau
ditunda/dibatalkannya pertandingan dengan menyebutkan waktu/menit dari
setiap kejadian.

danielhadi.net | 6

h. Hal-hal lain yang penting untuk dilaporkan seperti keadaan cuaca, jumlah
penonton, keamanan dan lain-lain.
5. Formulir Laporan Pertandingan ditandatangani oleh kapten kedua kesebelasan,
wasit dan pengawas pertandingan.
6. Kekurangan tanda tangan dari salah satu atau kapten kedua kesebelasan yang
bertanding tidak memengaruhi hasil pertandingan dan laporan yang dimuat
dalam Formulir Laporan Pertandingan sah jika wasit dan pengawas pertandingan
sudah membubuhkan tanda tangannya.

BAB V
PERLENGKAPAN PEMAIN

PASAL 13
PAKAIAN KESEBELASAN

1. Setiap kesebelasan diwajibkan untuk menetapkan dan mendaftarkan 2 (dua)


kostum pertandingan (kaos, celana dan kaos kaki) yang terdiri dari :
a. Kostum utama
b. Kostum cadangan, yang warnanya berlawanan dengan kostum utama
2. Nomor punggung seorang pemain harus terbaca jelas oleh Pengawas
Pertandingan, diberi nomor dari angka 1 sampai 99 dengan ukuran yang sesuai
dengan peraturan FIFA / PSSI yang dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat jelas
dan tidak diperkenankan menggunakan nomor rangkap. Begitu juga dicelana
pada bagian sebelah kanan.
3. Setiap tim wajib membawa 2 kostum (utama dan cadangan) setiap bertanding.
4. Apabila warna kostum tim tandang sama dengan kostum tim kandang, maka tim
tandang dapat menggunakan kostum utamanya.
5. Warna celana ketat (Bicycle Pant) dan pelindung lengan (Manset), harus sama
dengan warna kostum.
6. Penjaga gawang tidak diperkenankan memakai pakaian yang berwarna sama
dengan menyerupai seragam wasit atau kostum pertandingan lawan.
7. Setiap pemain wajib menggunakan pelindung tulang kering (Shin Guard).
8. Setiap pemain tidak boleh memakai atribut apapun di bagian tubuhnya.
9. Setiap pemain wajib memotong kukunya.

danielhadi.net | 7

10. Pelanggaran pada pasal 8, 9 dan 10 ini adalah pemain tidak boleh bermain di
pertandingannya atas wewenang wasit dan panitia pertandingan.

BAB VI
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB OFFICIAL TEAM

PASAL 14
OFFICIAL TEAM

1. Yang dimaksud Official team adalah Manajer, Pelatih, Asisten Pelatih dan Medical
Crew.
2. Official team bertanggung jawab atas kesebelasannya.
3. Tidak memainkan pemain yang dikategorikan sebagai pemain tidak sah.
4. Memberikan instruksi kepada para pemainnya untuk berbuat baik dan patuh
terhadap keputusan wasit (Aturan yang telah ditetapkan oleh Panitia
Penyelenggara).
5. Melarang pemainnya dalam melakukan pemogokan bertanding.
6. Ikut menertibkan dan melarang pemainnya yang tidak berkepentingan memasuki
bangku cadangan.
7. Terhadap seluruh pemain dan Official dilarang merokok di lingkungan area
pertandingan (Bench pemain).
8. Wajib berpakaian sopan dan bersepatu.

danielhadi.net | 8

BAB VII
LARANGAN BERMAIN

PASAL 15
KARTU KUNING DAN KARTU MERAH

1. Seorang pemain yang terkena dua kali kartu kuning pada pertandingan yang
berbeda dalam satu gelaran turnamen, maka tidak diperkenankan
bermain/memperkuat kesebelasannya untuk 1 (satu) kali pertandingan
berikutnya.
2. Seorang pemain dikenakan tindakan pengusiran dari lapangan permainan
dengan kartu merah karena melakukan pelanggaran atas peraturan permainanmaka pemain tersebut otomatis dihukum dengan tidak diperkenankan bermain
dalam kesebelasannya seperti tersebut di bawah ini :
a. Jika selama pertandingan hari itu berlangsung, pemain yang bersangkutan
mendapatkan dua kali kartu kuning sehingga terkena kartu merah maka
pemain yang bersangkutan dilarang bermain dalam 1 (satu) kali pertandingan
berikutnya.
b. Jika dalam suatu pertandingan terdapat pemain yang mendapatkan satu kali
kartu kuning kemudian pemain yang sama dikenakan tindakan pengusiran
dari lapangan permainan dengan kartu merah maka pemain tersebut dilarang
bermain untuk 2 (dua) kali pertandingan berikutnya.
c. Seorang pemain yang terkena langsung pengusiran dari lapangan
pertandingan dengan kartu merah maka pemain yang bersangkutan tidak
diperbolehkan bermain untuk 2 (dua) kali pertandingan berikutnya.
3. Pemain dari salah satu kesebelasan mendapatkan kartu kuning satu kali dari
wasit kemudian pada pertandingan lain terkena kartu merah maka kartu kuning
pertama yang diberikan kepada pemain tersebut dihapus dan selanjutnya
pemain tersebut dihukum seperti tersebut pada ayat 2 sub 2.c pada pasal ini.
4. Pemain yang diusir dari lapangan oleh wasit tidak diperkenankan berada di
bangku cadangan dan harus berada di tribun.
5. Pemain yang belum berakhir masa hukumannya tidak diperkenankan bermain
apabila dari salah satu kesebelasan tersebut memainkan pemainnya maka
kesebelasan tersebut dianggap menggunakan pemain tidak sah dan pemain
tersebut dihukum seperti pasal 17 ayat 1, 2, 3.

danielhadi.net | 9

BAB VIII
PELANGGARAN DAN HUKUMAN

PASAL 16
JENIS-JENIS PELANGGARAN

Yang dimaksud dengan pelanggaran diluar permainan adalah :


1. Memainkan pemain tidak sah.
2. Tidak hadir (absen) untuk melaksanakan pertandingan yang telah
dijadwalkan.
3. Mengundurkan diri sebagai peserta PIALA BUPATI 2016 yang sedang/tengah
berjalan.
4. Berkurangnya jumlah pemain (minimal tujuh orang) dalam suatu
pertandingan.
5. Melakukan pemogokan.
6. Melakukan penghinaan.
7. Melakukan penganiyaan.
8. Menggunakan doping dan obat-obat terlarang lainnya sesuai hasil Lab.
9. Mengganggu ketertiban dan keamanan.
10. Pelanggaran oleh aparat pertandingan.
11. Tidak turut serta menjaga kebersihan lingkungan.

PASAL 17
HUKUMAN MEMAINKAN PEMAIN TIDAK SAH

1. Yang dimaksud pemain tidak sah adalah :


a. Pemain yang melakukan pemalsuan data diri.
b. Dalam status skorsing.
c. Memasuki lapangan pertandingan dan bermain kembali setelah sebelumnya
diganti oleh pemain lain dalam pertandingan yang sama.

danielhadi.net | 10

d. Dihukum karena dikeluarkan dari lapangan pertandingan sebelumnya dan


belum selesai masa hukumannya.
e. Pemain yang dimainkan belum memperoleh pengesahan dari Panitia
Penyelenggara.
f. Pemain yang dimainkan dalam suatu pertandingan tidak dicantumkan dalam
Daftar Susunan Pemain (DSP) yang sudah disampaikan kepada Pengawas
pertandingan
g. Pemain yang terkena larangan bermain karena terkena hukuman dua kali
kartu kuning.
h. Pemain yang telah dikeluarkan dari lapangan permainan dengan kartu merah
oleh wasit.
i. Memakai nomor punggung pemain yang sedang mendapatkan hukuman.
j. Apabila terdapat pemain yang diragukan keanggotaannya, manajer
kesebelasan lawan melalui pengawas pertandingan dapat memeriksa
keabsahan pemain yang diragukan tersebut sebelum pertandingan dimulai.
2. Jika dalam suatu pertandingan terdapat kesebelasan yang memainkan pemain
tidak sah atau kemudian hari terbukti menggunakan pemain tidak sah maka akan
diproses dan dikenakan sanksi/hukuman sebagai berikut :
a. Jika pada pertandingan tersebut menang maka kemenangannya dihapus dan
dinyatakan kalah Walk Out (WO).
b. Jika pertandingan tersebut seri (draw) maka kesebelasan yang bersangkutan
dinyatakan kalah Walk Out (WO) dan kesebelasan lawan dinyatakan menang.
c. Manajer dan pelatih tim yang bersangkutan dikenakan sanksi berupa : tidak
boleh mendampingi tim selama sisa kompetisi berlangsung.
3. Apabila pelanggaran seperti tersebut pada Ayat 2 diatas dilakukan oleh dua
kesebelasan yang bertanding maka skor/hasil pertandingan tersebut dihapus dan
kedua kesebelasan dinyatakan kalah Walk Out (WO), pertandingan dianggap
telah berlangsung dan tidak dipertandingkan kembali dengan kekalahan untuk
kedua tim dan tidak ada pemenang pada pertandingan tersebut.

PASAL 18
HUKUMAN TIDAK HADIR UNTUK MELAKSANAKAN PERTANDINGAN

1. Bagi kesebelasan yang tidak hadir untuk melaksanakan pertandingan yang


telah ditetapkan, dinyatakan WO (Walk Out) / Gugur.
2. Apabila pelanggaran pada Ayat 1 tersebut diatas dilakukan oleh kedua
kesebelasan maka dikenakan sanksi/hukuman sebagai berikut :

danielhadi.net | 11

a. Pertandingan tidak akan diulang lagi dan dianggap sudah terlaksana.


b. Masing-masing kesebelasan dinyatakan kalah.
c. Kesebelasan tersebut akan didiskualifikasi dan hasil dari setiap
pertandingannya ditiadakan.

PASAL 19
HUKUMAN ATAS BERKURANGNYA JUMLAH PEMAIN

1. Apabila dalam suatu pertandingan yang tengah berlangsung, salah satu


kesebelasan jumlah pemainnya berkurang dari 7 (tujuh) maka pertandingan harus
dihentikan dan kepada kesebelasan yang bersangkutan dikenakan hukuman :
a. Jika saat menang, kemenangannya dihapus dan kesebelasan lawannya yang
pada saat kalah, dinyatakan menang sesuai dengan hasil akhir pertandingan.
b. Jika skor pertandingan saat itu seri (draw) maka kesebelasan yang
bersangkutan dinyatakan kalah Walk Out (WO) dan kesebelasan lawan
dinyatakan menang.
c. Jika kesebelasan yang pemainnya berkurang dari 7 (tujuh) pada saat itu kalah
maka kekalahannya ditambahkan dengan tiga gol.
2. Jika tersebut pada Ayat 1 diatas terjadi atas kedua kesebelasan yang bertanding
maka pertimbangan dianggap sudah berlangsung dan masing-masing
kesebelasan dinyatakan kalah.

PASAL 20
HUKUMAN ATAS PENGUNDURAN DIRI

1. Jika dalam turnament yang tengah berlangsung terdapat kesebelasan yang


absen atau tidak hadir dalam satu kali pertandingan maka kesebelasan tersebut
diberhentikan sebagai peserta turnament PIALA BUPATI 2016.
2. Apabila ada Klub yang mengundurkan diri ketika kompetisi sedang berlangsung,
maka hasil pertandingannya ditiadakan.
3. Terhadap kesebelasan yang melakukan pelanggaran tersebut pada ayat 1 dan 2
diatas, maka akan dipertimbangkan keikutsertaannya pada Turnament
berikutnya.

danielhadi.net | 12

PASAL 21
HUKUMAN ATAS PEMOGOKAN

1. Apabila salah satu kesebelasan yang sedang bertanding tidak bersedia


meneruskan pertandingan maka kesebelasan tersebut dinyatakan melakukan
pemogokan dan dikenakan hukuman sebagai berikut :
a. Jika pertandingan seri (draw) maka kesebelasan yang melanggar dinyatakan
kalah.
b. Jika telah memperoleh kemenangan maka kemenangannya dihapus dan
diganti kemenangannya untuk kesebelasan lawan.
2. Apabila kedua kesebelasan yang sedang bertanding tidak bersedia meneruskan
pertandingan maka kedua kesebelasan dianggap melakukan pemogokan dan
dikenakan hukuman sebagai berikut :
a. Pertandingan dianggap sudah berlangsung akan tetapi hasilnya ditiadakan
dan kepada kedua kesebelasan dinyatakan kalah.
b. Akan dipertimbangkan ke-ikutsertaannya di dalam turnament berikutnya.
3. Apabila pelanggaran pemogokan dilakukan oleh salah satu kesebelasan sebelum
pertandingan dimulai maka terhadap kesebelasan tersebut dikenakan hukuman
sebagai berikut :
a. Dinyatakan Walk Out (WO) dan kesebelasan lawannya memperoleh
kemenangan.
b. Kesebelasan tersebut didiskualifikasi dan hasil seluruh hasil pertandingannya
ditiadakan.
c. Kesebelasan tersebut akan dipertimbangkan ke-ikutsertaannya di dalam
turnament berikutnya.
4. Apabila pelanggaran dilakukan oleh kedua kesebelasan sebelum berlangsungnya
pertandingan maka kedua kesebelasan tersebut dikenakan hukuman sebagai
berikut :
a. Pertandingan dianggap sudah berlangsung akan tetapi hasilnya ditiadakan
dan kepada kedua kesebelasan dinyatakan kalah.
b. Masing-masing kesebelasan didiskualifikasi dan hasil seluruh hasil
pertandingannya ditiadakan.
c. Masing-masing kesebelasan akan dipertimbangkan ke-ikutsertaannya di
dalam turnament berikutnya.

danielhadi.net | 13

PASAL 22
HUKUMAN ATAS PENGHINAAN

Terhadap pemain yang melakukan penghinaan dan dikenakan hukuman pengusiran


(kartu merah) oleh wasit maka pemain tersebut dikenakan hukuman larangan
bermain untuk 2 (dua) kali pertandingan berikutnya.

PASAL 23
HUKUMAN ATAS PENGANIAYAAN

Terhadap pemain yang melakukan penganiayaan dan dikenakan hukuman


pengusiran dari lapangan permainan oleh wasit maka pemain tersebut secara
otomatis tidak diperbolehkan bermain selama kompetisi berlangsung.

PASAL 24
HUKUMAN TERHADAP PERANGKAT PERTANDINGAN

Kepada Perangkat Pertandingan baik disengaja atau tidak, telah lalai dalam
menerapkan Peraturan Permainan sehingga berakibat mengganggu kelancaran
jalannya pertandingan dapat dikenakan sanksi/hukuman oleh Panitia
Penyelenggara setelah berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Penasehat kompetisi
PIALA BUPATI 2016.

PASAL 25
HUKUMAN ATAS GANGGUAN KETERTIBAN DAN KEAMANAN

1. Terhadap pemain yang melakukan pelanggaran yang menyebabkan gangguan


dan keamanan dalam suatu pertandingan dapat dikenakan hukuman oleh wasit
berupa pengusiran dari lapangan pertandingan.

danielhadi.net | 14

2. Terhadap Pemain, Official dan Supporter yang melakukan pelanggaran sehingga


menyebabkan gangguan ketertiban dan keamanan baik dalam pertandingan,
sebelum atau sesudah pertandingan, maka tim yang bersangkutan akan diDiskualifikasi oleh Panitia Penyelenggara.
3. Seluruh hasil pertandingan tim tersebut ditiadakan.

BAB IX
PENGAWAS PERTANDINGAN DAN WASIT

PASAL 26
PENGAWAS PERTANDINGAN

1. Pengawas Pertandingan ditetapkan oleh Panitia Penyelenggara PIALA BUPATI


2016.
2. Pengawas Pertandingan harus hadir di lapangan pertandingan selambatlambatnya 30 (tiga puluh) menit sebelum pertandingan dimulai.
3. Tugas Pengawas Pertandingan :
a. Memeriksa sarana pertandingan dan lapangan sebelum pertandingan
dimulai.
b. Bersama wasit, kapten kedua kesebelasan memeriksa biodata pemain dan
dicocokkan dengan pemain yang bersangkutan atas pemain-pemain yang
akan bertanding.
c. Bertanggung jawab atas kelancaran dan tertib jalannya pertandingan,
bilamana perlu dapat memberi saran dan pendapat kepada wasit pada halhal yang serius.
d. Meneliti perlengkapan pemain termasuk nomor punggung, pelindung tulang
kering (Shin Guard) dan dicocokan dengan Daftar Susunan Pemain (DSP).
e. Menerima dan meneruskan segala bentuk pengaduan atau protes dari kapten
kesebelasan yang bertanding kepada Panitia Penyelenggara PIALA BUPATI
2016 menurut tingkat dan wewenangnya dengan menyertakan laporan wasit.

danielhadi.net | 15

f. Apabila dalam suatu pertandingan terjadi kericuhan maka pengawas


pertandingan harus membuat Laporan Khusus serta menyusun bukti-bukti
untuk keperluan Panitia Penyelenggara PIALA BUPATI 2016 dan komisi terkait.
g. Pertandingan yang terhenti oleh suatu sebab dimana wasit ragu mengambil
keputusan maka wasit dapat bermusyawarah dengan pengawas
pertandingan dan Panitia Penyelenggara PIALA BUPATI 2016.
h. Mencatat serta menyusun laporan pertandingan dan dikirim/disampaikan
kepada Panitia Penyelenggara PIALA BUPATI 2016.

PASAL 27
WASIT

1. Wasit-wasit dalam turnament PIALA BUPATI 2016 ditunjuk langsung oleh Panitia
Penyelenggara.
2. Jika dalam pertandingan terjadi kasus maka wasit yang bertugas seusai
pertandingan harus segera membuat Laporan Khusus disertai kronologis kejadian
untuk diserahkan kepada pengawas pertandingan.
3. Sebelum pertandingan dimulai, wasit, kedua asisten wasit, dan wasit cadangan
berkewajiban untut memeriksa perlengkapan pemain dan kerapian pemain,
antara lain :
a. Kaos kaki harus dinaikkan.
b. Baju harus dimasukkan kedalam celana.
c. Melarang pemain yang tidak menggunakan pelindung tulang kering (Shin
Guard).
d. Melarang pemain yang menggunakan atribut ditubuhnya selain sepatu bola,
kaos kaki, kaos, dan celana bola khusus penjaga gawang harus memakai
sarung tangan.
e. Melarang pemain yang memelihara kukunya.

danielhadi.net | 16

BAB X
TATA CARA PROTES DAN HUKUMAN

PASAL 28
PROTES

1. Pengajuan protes yang diajukan oleh kapten kesebelasan harus dilakukan


dengan mengisi Formulir Hasil Pertandingan di meja Pengawas Pertandingan.
2. Materi protes harus diajukan paling lambat 1x24 jam ke Panitia Penyelenggara
PIALA BUPATI 2016.
3. Terhadap protes yang tidak memenuhi persyaratan seperti termasuk ayat 1 pada
hasil ini dinyatakan batal.

PASAL 29
PROTES PEMAIN TIDAK SAH

Protes keabsahan pemain dapat dilakukan selama turnament masih


berjalan/berlangsung dan belum berakhir.

PASAL 30
HUKUMAN BAGI PEMAIN YANG MELAKUKAN PROTES
DI LUAR KETENTUAN YANG BERLAKU

1. Keputusan wasit adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.


2. Hanya kapten kesebelasan yang diperkenankan mengajukan pertanyaan, itu pun
harus dilakukan secara sopan. Wasit hanya dapat memberi jawaban dengan
singkat dan tegas.

danielhadi.net | 17

3. Para pemain yang bukan kapten kesebelasan dilarang mengajukan protes lebihlebih dilakukan dengan cara berbondong-bondong, bergerombol, mengerumuni,
dan menghina atau menyakiti wasit.
4. Official dan pemain cadangan yang mengajukan protes sebagaimana tersebut
pada ayat 3 pasal ini dapat dikenakan sanksi/hukuman.
5. Setiap perbuatan yang tidak sopan terhadap wasit baik pada saat pertandingan,
sebelum maupun sesudah pertandingan dapat dikenakan sanksi/hukuman oleh
Panitia Penyelenggara berdasarkan sanksi-sanksi dan bukti yang ada.

BAB XI
PENUTUP

PASAL 31
PENYELESAIAN HAK DAN KEWAJIBAN

Jika terdapat tim peserta PIALA BUPATI 2016 yang lalai memenuhi hak dan
kewajiban dalam ke-Pesertaannya dalam turnament ini, hak yang timbul dalam
pelaksanaan pertandingan maupun kewajibannya terhadap pemain sampai dengan
berakhirnya penyelenggaraan turnament ini, tim tersebut terancam tidak dapat
mengikuti turnament di tahun berikutnya. Penegasan tentang hal tersebut akan
dikeluarkan oleh Panitia Penyelenggara PIALA BUPATI 2016 dalam bentuk
keputusan.

danielhadi.net | 18

PASAL 32
LAIN-LAIN

1. Hal-hal yang belum diatur atau belum cukup diatur dalam Peraturan
Pertandingan ini akan ditetapkan dan disesuaikan oleh Panitia Penyelenggara
PIALA BUPATI 2016.
2. Apabila terdapat kekeliruan dalam Peraturan Pertandingan ini maka akan
diadakan perubahan sebagaimana mestinya.
3. Panitia Penyelenggara PIALA BUPATI 2016 dalam kebijakannya sendiri dari waktu
ke waktu dapat melakukan perubahan atas hal-hal ditentukan dalam Peraturan
Pertandingan ini.

Ketapang,

Maret 2016

Panitia Penyelenggara Cabang Olahraga Sepakbola


PIALA BUPATI 2016
Ketapang Football Competition
Ketua,

H. HAMMIMZAR YAHYA, S.IP

Sekretatis,

RIO SARI BASWEDAN

danielhadi.net | 19