P. 1
APLIKASI INTEGRAL luas bidang

APLIKASI INTEGRAL luas bidang

|Views: 460|Likes:
Dipublikasikan oleh engjun

More info:

Published by: engjun on Feb 16, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

Bahan ajar Kalkulus Integral

2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page 1
 
APLIKASI INTEGRAL

1. LUAS DAERAH BIDANG

Misalkan f(x) kontinu pada a ≤ x ≤ b, dan daerah tersebut dibagi menjadi n sub interval h
1
,
h
2
, …, h
n
yang panjangnya ∆
1
x, ∆
2
x, …, ∆
n
x (anggap ∆
1
x = ∆
2
x = … = ∆
n
x), ambil sebarang
titik x = x
i
pada masing-masing h
i
dan bentuk persegi panjang yang alasnya h
i
(jadi
panjangnya ∆
i
x) dan tingginya f(x
i
).










Persegi panjang tersebut disebut sebagai persegi panjang pendekatan dengan luas = f(x.
i
) ∆
i
x.
Sehingga jumlah luas n persegi panjang adalah :
`¡(x
k
)
n
k=1

k
x
Luasan tersebut merupakan pendekatan dari luas daerah yang dibatasi oleh f(x), sumbu X,
dan garis-garis x = a dan x = b. Jika ∆
k
x Æ0, maka banyaknya subinterval n Æ ∞, sehingga
luas daerah tersebut adalah :
Iuos = I = lim
n-∞
`¡(x
k
)
n
k=1

k
x = J¡(x)Jx
b
u

Misal : luas daerah yang dibatasi oleh garis y = x, sumbu X, x = 1 dan x = 3 adalah :
Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page 2
 
I = Jx Jx
3
1
=
1
2
x
2
|
1
3
=
1
2
{9 - 1] = 4

Ada beberapa hal yang harus diketahui adalah :
A. Jika f(x) kontinu pada a ≤ x ≤ b dan f(x) ≥ 0 pada interval tersebut maka luas daerah yang
dibatasi oleh f(x), x = a, x = b, dan sumbu X adalah
Luax = JJ(x)dx
h
a










B. Jika f(x) kontinu pada a ≤ x ≤ b dan f(x) ≤ 0 pada interval tersebut maka luas daerah yang
dibatasi oleh f(x), x = a, x = b, dan sumbu X adalah

Luax = J-J(x)dx
h
a



Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page S
 

C. Jika f(x) kontinu pada a ≤ x ≤ b dan bertukar tanda, maka luas daerah yang dibatasi oleh
f(x) ≤ 0, x = a, x = b, dan sumbu X sama dengan penjumlahan luas masing-masing
daerah. Misal pada gambar :









Maka Æ Luas = Luas I + Luas II + Luas III
Jadi
L = JJ(x)dx +
c
a
J-J(x)dx + JJ(x)dx
h
d
d
c


Atau secara umum luas daerah yang dibatasi oleh f(x), x = a, x = b, dan sumbu X adalah
Luax = J|J(x)|dx
h
a


D. Luas daerah yang dibatasi oleh grafik x = f(y), garis-garis y = a, y = b, dan sumbu Y
adalah :
Luax = J|J(y)|dy
h
a


E. Kalau fungsi f(x) dan g(x) kontinu pada a ≤ x ≤ b, secara umum berlaku bahwa luas
daerah yang dibatasi oleh f(x) dan g(x), garis x = a serta x = b adalah :
Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page 4
 



seperti tampak pada gambar berikut :







atau bila f(y) dan g(y) kontinu pada a ≤ y ≤ b, maka luas daerah yang dibatasi oleh f(y),
g(y), garis y = a, dan y = b, adalah :



seperti tampak pada gambar berikut :





− = =
b
a
dx x g x f L Luas ) ( ) (
 

− = =
b
a
dy y g y f L Luas ) ( ) (
 
Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page S
 
Catatan Penting :
Untuk menghitung luas suatu daerah bidang dengan integral, secara umum bisa dilakukan
langkah-langkah sebagai berikut :
1. Buat gambar daerah yang dimaksud, juga persegi panjang pendekatannya dengan tebal
∆x (bila persegi panjang tegak / vertikal) atau ∆y (bila persegi panjang mendatar /
horizontal).
2. Tentukan luas persegi panjang pendekatan, tentukan batas kiri / kanan (untuk yang tegak)
atau batas bawah / atas (untuk yang mendatar). Kemudian gunakan integral untuk
menghitung jumlah luas persegi panjang tersebut yang banyaknya dibuat menjadi ∞.

Contoh pemakaian integral untuk menghitung luas daerah :
1. Luas daerah yang dibatasi oleh parabola y = x
2
– 4, garis x = 0, x = 3, dan sumbu X adalah :








Jadi luas daerah tersebut adalah :
( ) ( )
∫ ∫
− + − − =
2
0
3
2
2 2
4 4 dx x dx x Luas

Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page 6
 
3
2
3 2
0
3
4
3
1
4
3
1






− + ⎟





− − = x x x x












− −






− +













− − = 2 . 4 8 .
3
1
3 . 4 27 .
3
1
0 2 . 4 8 .
3
1













− −






− +






− − = 8
3
8
12
3
27
8
3
8















− − − +






− − =
3
16
3
9
3
16

3
7
3
16
+ =
3
23
=

Jika dilakukan penghitungan nilai integral secara langsung, maka akan terjadi kesalahan
yaitu
( )

− =
3
0
2
4 dx x Luas
3
0
3
4
3
1






− = x x 0 3 . 4 27 .
3
1







− = 3 12 9 − = − =
Æ (salah !!! tidak ada besar luasan yang bernilai negatif).

2. Hitung luas daerah yang dibatasi oleh parabola y = x
2
– 4 dan garis y = 3x.
Titik potong parabola f(x) = y = x
2
– 4 dan garis lurus g(x) = y = 3x adalah (4, 12) dan (-1, -
3)*
*
)
y = x
2
– 4 dipotongkan dengan garis y = 3x maka x
2
– 4 = 3x atau x
2
- 4 - 3x = 0.
Dengan menggunakan pencarian akar kuadrat dari persamaan kuadrat x
2
– 4 - 3x = 0,
diperoleh (x

– 4)(x + 1) = 0, berarti x = 4 atau x = -1. Untuk x = 4, maka y = 12, dan
untuk x = -1, maka y = -3. Sehingga diperoleh pasangan titik potong kedua kurva yaitu
(4, 12) dan (-1, -3).
Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page 7
 

Grafik dari kurva seperti berikut :









Sesuai dengan kondisi (E), maka dapat dihitung luas daerah sbb :
( ) ( )


− =
4
1
dx x g x f Luas


− − =
4
1
2
3 4 dx x x


− − =
4
1
2
4 3 dx x x
selanjutnya perlu diselidiki tanda-tanda dari persamaan kuadrat tersebut yaitu :
x
2
- 3x - 4 = (x – 4)(x + 1).
+ + + - - - + + +
-1 4
Jadi pada interval -1 ≤ x ≤ 4, x
2
- 3x – 4 ≤ 0 sehingga penghitungan luas dilakukan dengan
menegasikan nilai integrand-nya sbb :

Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page 8
 
( )


− − − =
4
1
2
4 3 dx x x Luas


+ + − =
4
1
2
4 3 dx x x
4
1
2 3
4
2
3
3
1







+ + − = x x x
( ) ( ) ( )






− + − + − − −






+ + − = 1 . 4 1 .
2
3
1 .
3
1
4 . 4 4 .
2
3
4 .
3
1
2 3 2 3







− + − ⎟





+ + − = 4
2
3
3
1
16
2
48
3
64






+ =
6
13
6
112

6
125
=

Sebagai catatan bahwa jika dilihat dari gambar, maka pada interval -1 ≤ x ≤ 4, kurva garis
terletak di atas kurva parabola yang berarti bahwa g(x) – f(x) bernilai positif atau 3x – (x
2

4) positif, sehingga luas daerah yang dibatasi kedua kurva tersebut bisa langsung dihitung
menggunakan :
( )


− =
4
1
) ( ) ( dx x f x g Luas ( ) { }


− − =
4
1
2
4 3 dx x x ( )


+ − =
4
1
2
4 3 dx x x ( )


+ + − =
4
1
2
4 3 dx x x
6
125
=

3. Luas daerah satu ruas sikloida x = t – sin t, y = 1 – cos t seperti ditunjukkan pada gambar
berikut adalah :





Luas satu ruas dapat diambil misalnya untuk t = 0 sampai 2π. Karena x = t – sin t, maka
dx = dt – cos t dt = (1 – cos t) dt.
Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page 9
 
Sehingga

=
=
π 2
0 t
dx y Luas

=
− − =
π 2
0
) cos 1 ( ) cos 1 (
t
dt t t

=
− =
π 2
0
2
) cos 1 (
t
dt t

=
+ − =
π 2
0
2
) cos cos 2 1 (
t
dt t t
∫ ∫ ∫
= = =
+ − =
π π π 2
0
2
0
2
2
0
cos cos 2 1
t t t
dt t dt t dt


=
+ − =
π
π π
2
0
2 2
0
2
0
cos | sin 2 |
t
dt t t t
untuk menghitung nilai integral

=
π 2
0
2
cos
t
dt t gunakan kesamaan fungsi trigonometri cos
2
t = 1 -
sin
2
t, sehingga

=
π 2
0
2
cos
t
dt t

=
− =
π 2
0
2
) sin 1 (
t
dt t
∫ ∫
= =
− =
π π 2
0
2
2
0
sin 1 (
t t
dt t dt

=
− =
π
π
2
0
2 2
0
sin |
t
dt t t .
Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page 1u
 

=
π 2
0
2
sin
t
dt t dihitung menggunakan kesamaan trigonometri x x
2
1
2
sin 2 ) cos 1 ( = − , dengan
demikian sin
2
t = ½(1 - cos2t) sehingga

=
π 2
0
2
sin
t
dt t

=
− =
π 2
0
) 2 cos 1 (
2
1
t
dt t

=
− =
π 2
0
) 2 cos 1 (
2
1
t
dt t
∫ ∫
= =
− =
π π 2
0
2
0
2 cos
2
1
1
2
1
t t
dt t dt

=
− =
π
π
2
0
2
0
2 cos
2
1
|
2
1
t
dt t t .
Dengan substitusi u = 2t, maka du = 2 dt, sehingga

=
π 2
0
2 cos
t
tdt

=
=
π 2
0
2
1
cos
t
du u

=
=
π 2
0
cos
2
1
t
du u
π π 2
0
2
0
| 2 sin
2
1
| sin
2
1
t u = = .
Jadi

=

π 2
0
2
) cos 1 (
t
dt t
π π π π π 2
0
2
0
2
0
2
0
2
0
| 2 sin
2
1
.
2
1
|
2
1
| | sin 2 | t t t t t + − + − =
π π π π π 2
0
2
0
2
0
2
0
2
0
| 2 sin
2
1
.
2
1
| sin 2 |
2
1
| | t t t t t + − − + =
π π π π 2
0
2
0
2
0
2
0
| 2 sin
4
1
| sin 2 |
2
1
| 2 t t t t + − − =
Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page 11
 

π π π 2
0
2
0
2
0
| 2 sin
4
1
| sin 2 |
2
3
t t t + − =
) 0 sin
4
1
4 sin
4
1
( ) 0 sin 2 2 sin 2 ( 2 .
2
3
− + − − = π π π
0 0 3 + − = π π 3 =

Latihan :
1. Hitung luas daerah yang dibatasi oleh parabola y = 4x – x
2
dan sumbu X.
Sebagai bantuan, grafik kurvanya adalah :








2. Tentukan luas daerah yang dibatasi oleh parabola y
2
= 4x dan garis y = 2x – 4 dengan garfik
sebagai berikut :




Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page 12
 









3. Hitung luas daerah antara y = 6x – x
2
dan y = x
2
– 2x. Grafik digambarkan seperti berikut :








4. Tentukan luas daerah yang di dalam y2 = x2 – x4 dengan grafik simetri terhadap sumbu X
dan simetri terhadap sumbu Y dan grafik ditunjukkan seperti berikut :


Bahan ajar Kalkulus Integral
2009 
 
Wiiting by Fiua@T.Infoimatika ‐ 0NP Page 1S
 






Luas daerah bisa dihitung dengan menghitung 4 kali luas pada kuadran pertama. Luas
daerah di kuadran pertama adalah :

− =
1
0
4 2
1 dx x x Luas sehingga luas daerah keseluruhan adalah

− =
1
0
4 2
4 dx x x Luas

dan sumbu X adalah   Writing by Fida@T. Jika f(x) kontinu pada a ≤ x ≤ b dan f(x) ≤ 0 pada interval tersebut maka luas daerah yang dibatasi oleh f(x).Bahan ajar Kalkulus Integral   2009        1 2 |   1 9 2 1  4 Ada beberapa hal yang harus diketahui adalah : A. x = b. dan sumbu X adalah   B. x = b.Informatika ‐ UMP    Page 2  . x = a. Jika f(x) kontinu pada a ≤ x ≤ b dan f(x) ≥ 0 pada interval tersebut maka luas daerah yang dibatasi oleh f(x). x = a.

y = b. dan sumbu Y adalah :   | | E. garis-garis y = a. maka luas daerah yang dibatasi oleh f(x) ≤ 0. x = a. x = b. x = a. secara umum berlaku bahwa luas daerah yang dibatasi oleh f(x) dan g(x). Luas daerah yang dibatasi oleh grafik x = f(y). x = b. garis x = a serta x = b adalah : Writing by Fida@T. Jika f(x) kontinu pada a ≤ x ≤ b dan bertukar tanda. Misal pada gambar : Maka Jadi Luas = Luas I + Luas II + Luas III       Atau secara umum luas daerah yang dibatasi oleh f(x). Kalau fungsi f(x) dan g(x) kontinu pada a ≤ x ≤ b.Informatika ‐ UMP    Page 3  . dan sumbu X adalah   | | D. dan sumbu X sama dengan penjumlahan luas masing-masing daerah.Bahan ajar Kalkulus Integral   2009  C.

dan y = b.Informatika ‐ UMP    Page 4  . g(y). maka luas daerah yang dibatasi oleh f(y).Bahan ajar Kalkulus Integral   2009  Luas = L = ∫ f ( x) − g ( x) dx   a b seperti tampak pada gambar berikut : atau bila f(y) dan g(y) kontinu pada a ≤ y ≤ b. adalah : Luas = L = ∫ f ( y ) − g ( y ) dy   a b seperti tampak pada gambar berikut : Writing by Fida@T. garis y = a.

Buat gambar daerah yang dimaksud. 2. juga persegi panjang pendekatannya dengan tebal ∆x (bila persegi panjang tegak / vertikal) atau ∆y (bila persegi panjang mendatar / horizontal). Contoh pemakaian integral untuk menghitung luas daerah : 1. tentukan batas kiri / kanan (untuk yang tegak) atau batas bawah / atas (untuk yang mendatar). x = 3. garis x = 0. Kemudian gunakan integral untuk menghitung jumlah luas persegi panjang tersebut yang banyaknya dibuat menjadi ∞. secara umum bisa dilakukan langkah-langkah sebagai berikut : 1.Bahan ajar Kalkulus Integral   2009  Catatan Penting : Untuk menghitung luas suatu daerah bidang dengan integral. Luas daerah yang dibatasi oleh parabola y = x2 – 4.Informatika ‐ UMP    Page 5  . Tentukan luas persegi panjang pendekatan. dan sumbu X adalah : Jadi luas daerah tersebut adalah : Luas = ∫ − x − 4 dx + ∫ x 2 − 4 dx 2 0 2 2 ( ) 3 ( ) Writing by Fida@T.

Hitung luas daerah yang dibatasi oleh parabola y = x2 – 4 dan garis y = 3x. Untuk x = 4.2 ⎟ − 0⎬ + ⎨⎜ .27 − 4.3x = 0.4 . diperoleh (x – 4)(x + 1) = 0. Titik potong parabola f(x) = y = x2 – 4 dan garis lurus g(x) = y = 3x adalah (4. maka akan terjadi kesalahan yaitu ⎛1 ⎞ Luas = ∫ x 2 − 4 dx = ⎜ x 3 − 4 x ⎟ ⎝3 ⎠ 0 3 ( ) 3 0 ⎛1 ⎞ = ⎜ . Sehingga diperoleh pasangan titik potong kedua kurva yaitu (4. -3). 2. 3)* *) y = x2 – 4 dipotongkan dengan garis y = 3x maka x2 – 4 = 3x atau x2 .2 ⎟⎬ ⎠ ⎭ ⎩⎝ 3 ⎠ ⎝3 ⎠⎭ ⎩⎝ 3 ⎧ 8 ⎫ ⎧⎛ 27 ⎞ ⎛8 ⎞⎫ = − ⎨ − 8⎬ + ⎨⎜ − 12 ⎟ − ⎜ − 8 ⎟⎬ ⎩ 3 ⎭ ⎩⎝ 3 ⎠ ⎝3 ⎠⎭ ⎛ 16 ⎞ ⎛ 9 ⎛ 16 ⎞ ⎞ = − ⎜ − ⎟ + ⎜ − − ⎜ − ⎟⎟ ⎜ ⎟ ⎝ 3 ⎠ ⎝ 3 ⎝ 3 ⎠⎠ = 16 7 23 + = 3 3 3 Jika dilakukan penghitungan nilai integral secara langsung.3 ⎟ − 0 = 9 − 12 = − 3 ⎝3 ⎠ (salah !!! tidak ada besar luasan yang bernilai negatif).3x = 0. Writing by Fida@T.8 − 4. berarti x = 4 atau x = -1.3 ⎟ − ⎜ .Informatika ‐ UMP    Page 6  . maka y = 12. 12) dan (-1.8 − 4.Bahan ajar Kalkulus Integral   2009  ⎛1 ⎞ 2 ⎛1 ⎞ = − ⎜ x3 − 4x ⎟ 0 + ⎜ x3 − 4x ⎟ ⎝3 ⎠ ⎝3 ⎠ 3 2 ⎧⎛ 1 ⎞ ⎫ ⎧⎛ 1 ⎞ ⎛1 ⎞⎫ = − ⎨⎜ . dan untuk x = -1. maka y = -3. Dengan menggunakan pencarian akar kuadrat dari persamaan kuadrat x2 – 4 .27 − 4. 12) dan (-1.

3x .Bahan ajar Kalkulus Integral   2009  Grafik dari kurva seperti berikut : Sesuai dengan kondisi (E). x2 . maka dapat dihitung luas daerah sbb : Luas = ∫ f (x ) − g ( x ) dx = ∫ x 2 − 4 − 3 x dx = ∫ x 2 − 3x − 4 dx −1 −1 −1 4 4 4 selanjutnya perlu diselidiki tanda-tanda dari persamaan kuadrat tersebut yaitu : x2 .3x – 4 ≤ 0 sehingga penghitungan luas dilakukan dengan menegasikan nilai integrand-nya sbb : Writing by Fida@T. +++---+++ -1 4 Jadi pada interval -1 ≤ x ≤ 4.Informatika ‐ UMP    Page 7  .4 = (x – 4)(x + 1).

Bahan ajar Kalkulus Integral   2009  3 ⎞ ⎛ 1 Luas = ∫ − x 2 − 3x − 4 dx = ∫ − x 2 + 3x + 4 dx = ⎜ − x 3 + x 2 + 4 x ⎟ 2 ⎠ ⎝ 3 −1 −1 3 3 ⎞ ⎞ ⎛ 1 ⎛ 1 3 2 = ⎜ − . Karena x = t – sin t. y = 1 – cos t seperti ditunjukkan pada gambar berikut adalah : Luas satu ruas dapat diambil misalnya untuk t = 0 sampai 2π. Luas daerah satu ruas sikloida x = t – sin t. sehingga luas daerah yang dibatasi kedua kurva tersebut bisa langsung dihitung menggunakan : Luas = = 125 6 −1 ∫ (g ( x) − f ( x)) dx = ∫ {3x − (x −1 4 4 2 − 4 dx = ∫ 3 x − x + 4 dx = ∫ − x 2 + 3x + 4 dx 2 −1 −1 )} 4 ( ) 4 ( ) 3.Informatika ‐ UMP    Page 8  . maka dx = dt – cos t dt = (1 – cos t) dt.(− 1) + 4.(− 1) + .4 2 + 4. kurva garis terletak di atas kurva parabola yang berarti bahwa g(x) – f(x) bernilai positif atau 3x – (x2 – 4) positif. maka pada interval -1 ≤ x ≤ 4. Writing by Fida@T.4 ⎟ − ⎜ − .(− 1)⎟ 2 2 ⎠ ⎠ ⎝ 3 ⎝ 3 4 ( ) 4 4 −1 125 ⎞ ⎛ 112 13 ⎞ ⎞ ⎛1 3 ⎛ 64 48 + ⎟ = =⎜− + + 16 ⎟ − ⎜ + − 4 ⎟ = ⎜ 6 6⎠ 2 ⎠ ⎝ 6 ⎠ ⎝3 2 ⎝ 3 Sebagai catatan bahwa jika dilihat dari gambar.4 3 + .

sehingga 2π 2 ∫ cos t dt = 2π t =0 ∫ cos 2 t dt gunakan kesamaan fungsi trigonometri cos2t = 1 - 2 t =0 t =0 ∫ (1 − sin 2π 2 t ) dt = t =0 2 ∫ (1 dt − ∫ sin t dt t =0 2π =t| 2π 0 − ∫ sin 2 t dt .Informatika ‐ UMP    Page 9  .Bahan ajar Kalkulus Integral   2009  Sehingga 2π Luas = t =0 ∫ y dx 2π = t =0 ∫ (1 − cos t ) (1 − cos t ) dt ∫ (1 − cos t ) 2 2π = dt t =0 2π = t =0 ∫ (1 − 2 cos t + cos 2π 2π 2 t ) dt = t =0 ∫ 1 dt − 2 ∫ cos t dt + ∫ cos t =0 t =0 2π 0 2π 2 t dt =t| −2 sin t | 2π 0 + ∫ cos 2 t dt t =0 2π 2π untuk menghitung nilai integral sin t. t =0 2π Writing by Fida@T.

2 t =0 2 2π Dengan substitusi u = 2t. maka du = 2 dt. sin 2t |0π 2 2 2 1 2 1 1 2 2 2 2 = t |0π + t |0π − t |0π −2 sin t |0π + .Informatika ‐ UMP    Page 10  . sehingga 2π t =0 ∫ cos 2tdt 2π = t =0 ∫ cos u 2 du 2π 1 1 = ∫ cos u du 2 t =0 = 2π 1 1 2 2 sin u |0π = sin 2t |0π . sin 2t | 0π 2 2 2 1 2 1 2 2 2 = 2t |0π − t |0π −2 sin t | 0π + sin 2t | 0π 2 4 Jadi t =0 ∫ (1 − cos t ) 2 Writing by Fida@T.Bahan ajar Kalkulus Integral   2π 2009  t =0 ∫ sin 2 t dt dihitung menggunakan kesamaan trigonometri (1 − cos x) = 2 sin 2 1 2 x . dengan demikian sin2t = ½(1 . 2 2 1 2 1 1 2 2 2 2 dt = t |0π −2 sin t | 0π + t |0π − t |0π + .cos2t) sehingga 2π 2 ∫ sin t dt = 2π t =0 t =0 ∫ 2 (1 − cos 2t ) dt 2π 1 1 = ∫ (1 − cos 2t ) dt 2 t =0 1 1 = ∫ 1 dt − ∫ cos 2t dt 2 t =0 2 t =0 2π 2π = 1 2π 1 t |0 − ∫ cos 2t dt .

Bahan ajar Kalkulus Integral   2009  = 3 2π 1 2 2 t |0 −2 sin t |0π + sin 2t |0π 2 4 3 1 1 = . Hitung luas daerah yang dibatasi oleh parabola y = 4x – x2 dan sumbu X.2π − (2 sin 2π − 2 sin 0) + ( sin 4π − sin 0) 2 4 4 = 3π − 0 + 0 = 3π Latihan : 1. grafik kurvanya adalah : 2.Informatika ‐ UMP    Page 11  . Tentukan luas daerah yang dibatasi oleh parabola y2 = 4x dan garis y = 2x – 4 dengan garfik sebagai berikut : Writing by Fida@T. Sebagai bantuan.

Grafik digambarkan seperti berikut : 4. Tentukan luas daerah yang di dalam y2 = x2 – x4 dengan grafik simetri terhadap sumbu X dan simetri terhadap sumbu Y dan grafik ditunjukkan seperti berikut : Writing by Fida@T. Hitung luas daerah antara y = 6x – x2 dan y = x2 – 2x.Informatika ‐ UMP    Page 12  .Bahan ajar Kalkulus Integral   2009  3.

Luas daerah di kuadran pertama adalah : Luas1 = ∫ x 2 − x 4 dx sehingga luas daerah keseluruhan adalah Luas = 4 ∫ x 2 − x 4 dx 0 0 1 1 Writing by Fida@T.Bahan ajar Kalkulus Integral   2009  Luas daerah bisa dihitung dengan menghitung 4 kali luas pada kuadran pertama.Informatika ‐ UMP    Page 13  .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->