2011

Restitution Coefficient

Class : XI IPA 3 Group :5 Members : Clarania Indra Regina T M. Rivan G Sainan Habib

(05) (13) (21) (29)

Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Cimahi
Jl. KPAD Sriwijaya IX No.45 A Telp. (022)6652715 Cimahi 40524

Satuan dari mementum adalah kg m/det atau gram cm/det Impuls adalah : Hasil kali gaya dengan waktu yang ditempuhnya. Impuls merupakan besaran vector yang arahnya se arah dengan arah gayanya. IMPULS = PERUBAHAN MOMENTUM SMA NEGERI 2 CIMAHI . vt ² m. Tujuan Menentukan koefisien restitusi pada berbagai jenis bola A.v yaitu hasil kali assa dengan kecepatan disebut : MOMENTUM m. Suatu benda yang bermassa m bekerja gaya F yang konstan. B. Setiap benda yang bergerak mempunyai momentum.RESTITUTION COEFFICIENT 2012 Koefisien Restitusi Restitution Coefficient A. maka setelah waktu (t benda tersebut bergerak dengan kecepatan : vt = vo + a . (t F vt = vo + .vt = momentum benda pada saat kecepatan vt m. Momentum juga dinamakan jumlah gerak yang besarnya berbanding lurus dengan massa dan kecepatan benda. (t m F . (t = m .vo Besaran F. Purpose Determine the restitution coefficient of various types of balls. LANDASAN TEORI MOMENTUM DAN IMPULS PENGERTIAN MOMENTUM DAN IMPULS. Perubahan momentum adalah akibat adanya impuls dan nilainya sama dengan impuls. Momentum merupakan besaran vector yang arahnya searah dengan kecepatannya.vo = momentum benda pada saat kecepatan vo Kesimpulan Momentum ialah : Hasil kali sebuah benda dengan kecepatan benda itu pada suatu saat. (t disebut : IMPULS sedangkan besarnya m.

(t (impuls)A = (impuls)B mA vA· ² mA vA = . vB = kecepatan benda A dan B sebelum tumbukan | | SMA NEGERI 2 CIMAHI . Pada setiap jenis tumbukan berlaku hukum kekekalan momentum tetapi tidak selalu berlaku hukum kekekalan energi mekanik. vA vB FAB FBA vA· vB· Misalkan benda A dan B masing-masing mempunyai massa mA dan mB dan masing-masing bergerak segaris dengn kecepatan vA dan vB sedangkan vA > vB. Koefisien restitusi e = 1 2. Koefisien restitusi e = 0 Besarnya koefisien restitusi (e) untuk semua jenis tumbukan berlaku : v A|  vB | e! v A  vB v A . TUMBUKAN.RESTITUTION COEFFICIENT 2012 HUKUM KEKEKALAN MOMENTUM. Hukum ini disebut sebagai HUKUM KEKEKALAN MOMENTUM LINIER. Setelah tumbukan kecepatan benda berubah menjadi vA· dan vB·. yaitu tumbukan yang tak mengalami perubahan energi.FBA . v B = kecepatan benda A dan B setelah tumbukan vA .FBA FAB . Tumbukan tidak elastis . yaitu tumbukan yang tidak berlaku hukum kekekalan energi mekanik sebab ada sebagian energi yang diubah dalam bentuk lain. Sebab disini sebagian energi mungkin diubah menjadi panas akibat tumbukan atau terjadi perubahan bentuk. Tumbukan elastis sebagian.(mB vB· ² mB vB) mA vA + mB vB = mA vA· + mB vB· Jumlah momentum dari A dan B sebelum dan sesudah tumbukan adalah sama/tetap. misalnya panas. yaitu tumbukan yang tidak berlaku hukum kekekalan energi mekanik dan kedua benda setelah tumbukan melekat dan bergerak bersama-sama. Bila FBA adalah gaya dari A yang dipakai untuk menumbuk B dan FAB gaya dari B yang dipakai untuk menumbuk A. Koefisien restitusi 0 < e < 1 3. Tumbukan elastis sempurna. (t = . Macam tumbukan yaitu : 1. maka menurut hukum III Newton : FAB = .

Kecepatan bola waktu menumbuk lantai dapat dicari dengan persamaan : vA = 2 gh Kecepatan lantai sebelum dan sesudah tumbukan adalah 0. (t F vt = vo + .v is the product of the velocity called: MOMENTUM SMA NEGERI 2 CIMAHI . vt ² m. vB = vB· = 0 Dengan memsukkan persamaan tumbukan elstis sebagian : v A|  vB | e! v A  vB | vA  0 diperoleh : e !  vA  0 atau v A| e! vA dengan demikian diperoleh : e ! h' h h = tinggi bola jatuh. then after time vt = vo + a . t object is moving with the velocity:(An object of mass m is a constant work force F.RESTITUTION COEFFICIENT 2012 Energi yang hilang setelah tumbukan dirumuskan : Ehilang = 7Eksebelum tumbukan .7Eksesudah tumbukan Ehilang = { ½ mA vA2 + ½ mB vB2} ² { ½ mA (vA·)2 + ½ mB (vB·)2} Tumbukan yang terjadi jika bola dijatuhkan dari ketinggian h meter dari atas lantai. h· = tinggi pantulan Untuk mencari tinggi pntulan ke-n dapat dicari dengan : hn = h0 e2n B. (t m F . (t = m . Every moving object has momentum. (t is called: IMPULSE while the magnitude m. Theory MOMENTUM AND IMPULSE UNDERSTANDING MOMENTUM AND IMPULSE.vo Magnitude F. Momentum is also called the amount of motion proportional to the mass and velocity.

mB vB) VA mA + mB vB = mA VA '+ mB vB' The amount of momentum of A and B before and after the collision is the same / fixed. In each type of collision applies the law of conservation of momentum but does not always apply the law of conservation of mechanical energy. Momentum is a vector quantity whose direction the direction of the velocity.RESTITUTION COEFFICIENT 2012 m. t = .FBA FAB. Unit of momentum is kg m / s or g cm / s.vo = momentum of the object at speed vo Conclusion Momentum is: Results of an object times the speed of the object at a time. Impulse is a vector quantity whose direction a direction to the direction of his style. IMPULSE = CHANGE MOMENTUM Law of conservation of momentum. Kinds of collisions are: 1.vt = momentum of the object at the speed of vt m.mA VA = . When FBA is the style of A is used for mashing B and FAB style of B that is used for mashing A. while va va and vB> vB. This law called the law of conservation of linear momentum The collision. Perfectly elastic collision. vA vB FAB FBA vA· vB· Suppose that objects A and B each have masses mA and mB and each line moves with less speed. Because here some of the energy may be converted into heat by the impact or change shape. After the collision velocity turns into VA 'and vB'. SMA NEGERI 2 CIMAHI . Impulse is: The times the force with which he passes the time. Change in momentum is the result of impulse and is equal to the impulse. then according to Newton's third law: FAB = .FBA.( t( (Impulse) A = (impulse) B mA VA '. the collision energy unchanged.(mB vB' .

vB = vB· = 0 With put in elasticity of partial collision equation: e! v A|  vB | v A  vB or v A| e! vA | vA  0 obtained: e !  vA  0 thus obtained: e ! h' h h '= high bounce the ball to fall h = height. is collisions that do not apply the law of conservation of mechanical energy after the collision and the second object attached and move together. The coefficient of restitution e = 0 Magnitude of the coefficient of restitution (e) applies to all types of collisions: v A|  vB | e! v A  vB vA . is collisions that do not apply the law of conservation of mechanical energy because there is some energy is converted in other forms. Speed of the ball when striking the floor can be searched by the equation: vA = 2 gh Floor velocity before and after the collision is 0.7Eksesudah tumbukan Ehilang = { ½ mA vA2 + ½ mB vB2} ² { ½ mA (vA·)2 + ½ mB (vB·)2} Collisions that occur when the ball is dropped from a height h feet above the floor. Inelastic collisions. The coefficient of restitution 0 <e <1 3. v B = speed of object A and B before the collision | | The energy lost after the collision was formulated: Ehilang = 7Eksebelum tumbukan . To search for high-n bounce to be searched by: hn = h0 e2n SMA NEGERI 2 CIMAHI . Partially elastic collisions. such as heat. vB = Speed of object A and B after the collision v A .RESTITUTION COEFFICIENT 2012 The coefficient of restitution e = 1 2.

dan 50 cm ) 3. Steps 1. 4. Letakkan bola pada ketinggian yang telah ditentukan ( 100 cm. bola sepak. bola pingpong. Observe and record the size of the first and second bounce of the balls 5. 4. LANGKAH KERJA 1. Drop the ball from that altitude range. Lean ruler on the wall 2. the ball jacks) D. soccer balls. ALAT DAN BAHAN Penggaris Alat Tulis Berbagai bola ( Bola basket. Tools and Materials Ruler Stationary Various ball (basketball. Sandarkan penggaris pada dinding 2. 75 cm and 50 cm) 3. 75 cm. rubber balls. Determine the coefficient of restitution of the results of these experiments SMA NEGERI 2 CIMAHI . bola bekel ) C. bola karet. ping-pong ball.RESTITUTION COEFFICIENT 2012 C. Jatuhkan berbagai bola dari ketinggian tersebut. Amati dan catat ukuran pantulan pertama dan kedua dari bola ² bola tersebut 5. Tentukan koefisien restitusi dari hasil percobaan tersebut D. Place the balls on a predetermined height (100 cm.

Tabel Hasil Pengamatan E. Jenis Bola h1 100 cm 1 Bola Karet 75 cm 50 cm 100 cm 2 Bola Pingpong 75 cm 50 cm 100 cm 3 Bola Sepak 75 cm 50 cm 100 cm 4 Bola Basket 75 cm 50 cm 100 cm 5 Bola Bekel 75 cm 50 cm h2 61 cm 46 cm 31 cm 69 cm 59 cm 39 cm 43 cm 36 cm 23 cm 66 cm 47 cm 35 cm 59 cm 43 cm 31 cm h3 43 cm 23 cm 18 cm 53 cm 39 cm 33 cm 21 cm 15 cm 15 cm 43 cm 30 cm 23 cm 40 cm 26 cm 20 cm SMA NEGERI 2 CIMAHI .RESTITUTION COEFFICIENT 2012 E. Result Table No.

Analisis Data F.RESTITUTION COEFFICIENT 2012 F.76 SMA NEGERI 2 CIMAHI . Data Analysis Data 1 : Bola Karet Dari ketinggian 100 cm        Dari ketinggian 50 cm      Dari ketinggian 75 cm           Rata ² rata koefisien restitusi bola karet adalah 0.

RESTITUTION COEFFICIENT 2012 Data 2 : Bola Ping pong Dari ketinggian 100 cm   Dari ketinggian 50 cm          Dari ketinggian 75 cm          Rata ² rata koefisien restitusi bola ping pong adalah 0.86     SMA NEGERI 2 CIMAHI .

RESTITUTION COEFFICIENT 2012 Data 3 : Bola Sepak Dari ketinggian 100 cm   Dari ketinggian 50 cm           69     Dari ketinggian 75 cm    Rata ² rata koefisien restitusi bola sepak adalah 0.45      SMA NEGERI 2 CIMAHI .

81   79   79   SMA NEGERI 2 CIMAHI .RESTITUTION COEFFICIENT 2012 Data 4 : Bola Basket Dari ketinggian 100 cm   Dari ketinggian 50 cm            Dari ketinggian 75 cm     81   Rata ² rata koefisien restitusi bola basket adalah 0.

77   76   76   SMA NEGERI 2 CIMAHI .RESTITUTION COEFFICIENT 2012 Data 5 : Bola Bekel Dari ketinggian 100 cm   Dari ketinggian 50 cm          78  77   80  Dari ketinggian 75 cm    Rata ² rata koefisien restitusi bola bekel adalah 0.

KESIMPULAN Kesimpulan dari percobaan yang telah kami lakukan adalah bahwa koefisien restitusi dapat ditentukan dengan menghitung akar dari ketinggian 2 dibagi ketinggian kedua. Morthen. Dan bahwa koefisien restitusi yang dimiliki setiap jenis benda itu berbeda.45 Rata ² rata koefisien restitusi bola ping pong adalah 0. Based on the results of experiments that we can.81 The average restitution coefficient soccer ball is 0.86 The average restitution coefficient rubber ball was 0.76 Daftar Pustaka Bibliografi :  Kanginan. Jakarta : Erlangga  http://nikonababan. Fisika untuk SMA Kelas XI semester I.76 G.77 Rata ² rata koefisien restitusi bola basket adalah 0.45 The average restitution coefficient ping pong ball is 0. Berdasarkan hasil dari percobaan yang kami dapat. 2007.RESTITUTION COEFFICIENT 2012 G. following the coefficient of several types of balls: The average restitution coefficient ball jacks are 0.wordpress.81 Rata ² rata koefisien restitusi bola sepak adalah 0. And that the coefficient of restitution to which every kind of object is different.86 Rata ² rata koefisien restitusi bola karet adalah 0. CONCLUSION The conclusion of the experiment we have done is that the coefficient of restitution can be determined by calculating the root of height 2 divided by the height of the second.com/2011/02/06/contoh-laporan-pratikum-fisika/ SMA NEGERI 2 CIMAHI . berikut koefisien beberapa jenis bola : Rata ² rata koefisien restitusi bola bekel adalah 0.77 The average restitution coefficient basketball is 0.

2012 Place of implementation of the practicum: Desyani s House SMA NEGERI 2 CIMAHI .RESTITUTION COEFFICIENT 2012 H. Dokumentasi Tanggal pelaksanaan praktikum : Jum at. Documentation Practical implementation date : Friday. January 28. 28 Januari 2012 Tempat pelaksanaan praktikum : Rumah Desyani H.

RESTITUTION COEFFICIENT 2012 SMA NEGERI 2 CIMAHI .