Anda di halaman 1dari 20

PROPOSAL PROYEK AKHIR APLIKASI PENERIMAAN SISWA BARU BERBASIS WEB (STUDI KASUS SMAN 1 BULUKUMBA)

Penyusun, Irna Rasyid 30108096

Pembimbing, Ir.Irawan Thamrin M.T Haris Yuniarsa S.T

JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA POLITEKNIK TELKOM BANDUNG, 2011

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI.............................................................................................................................. 2 BAB 1 PENDAHULUAN ......................................................................................................... 4 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 Latar Belakang ............................................................................................................ 4 Rumusan Masalah ....................................................................................................... 5 Tujuan.......................................................................................................................... 5 Batasan Masalah .......................................................................................................... 5 Metodologi Penelitian ................................................................................................. 5 Jadwal pengerjaan ....................................................................................................... 7

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ............................................................................................... 8 2.1 Sekilas SMA Negeri 1 Bulukumba ................................................................................. 8 2.2 Database (Basis Data) ..................................................................................................... 8 2.2.1 Pengertian Database .................................................................................................. 8 2.2.2 Pengertian DBMS ...................................................................................................... 8 2.2.3 MYSQL ..................................................................................................................... 8 2.3 Alat Bantu Sistem............................................................................................................. 9 2.3.1 EDR (Entity Relational Diagram) ............................................................................. 9 2.3.2 USE CASE ................................................................................................................ 9 2.3.3 UML (Unified Modelling Language) ...................................................................... 10 2.4 Pemrograman Web ......................................................................................................... 11 2.4.1 HTML (HyperText Markup Language) ................................................................... 11 2.4.2 PHP ( HyperText Preprocessor) .............................................................................. 11 2.4.3 CSS (Cascading Style Sheet) ................................................................................... 12 2.5 Web Server ..................................................................................................................... 12 2.6 Black Box ....................................................................................................................... 12 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN ........................................................................ 13

3.1 Kebutuhan Perangkat Keras ........................................................................................... 13 3.2 Kebutuhan Perangkat Lunak .......................................................................................... 13 3.3 Perancangan Sistem........................................................................................................ 14 3.3.1 Gambaran Umum Sistem yang Sedang Berjalan .................................................... 14 3.3.2 Gambaran Sistem yang Diusulkan .......................................................................... 15 3.3.3 Use Case Diagram ................................................................................................... 19 DAFTAR PUSAKA................................................................................................................. 20

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bulukumba adalah salah satu lembaga pendidikan yang favorit di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sekolah yang menyiapkan peserta didiknya berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Indonesia sehingga lulusanya memiliki kemampuan daya saing dengan yang lainnya. Setiap pendaftaran penerimaan siswa baru dibuka, banyak peserta yang berlomba-lomba untuk mendaftar masuk di SMAN 1 Bulukumba. SMA di Indonesia mempunyai syarat sendiri-sendiri dalam menyeleksi calon siswa yang akan menjadi siswa di sekolah tersebut. Di SMAN 1 Bulukumba sendiri, dalam menyeleksi calon siswa yaitu dengan mengadakan suatu kegiatan tes tulis yang diikuti oleh peserta yang telah mendaftar. Tes tulis adalah kegiatan yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk menyeleksi dan menjaring siswa baru yang memenuhi standar yang telah ditentukan. Tes tulis ini dilaksanakan di ruangan kelas yang telah disediakan oleh pihak sekolah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Di SMAN 1 Bulukumba kegiatan tes tulis menjadi prioritas utama dalam mengembangkan pengetahuan siswa untuk menjaring siswa baru yang memenuhi standar. Dalam pelaksanaan tes masuk masih secara manual, karena masih dilakukan secara tertulis, di mana peserta harus mempersiapkan pinsil 2 B dan alat tulis lainnya untuk mengerjakan soal. Guru harus memeriksa lembar jawaban peserta yang cukup banyak sehingga dapat memakan waktu yang cukup lama untuk mengumumkan hasil kelulusan siswa. Tentunya hal ini tidak efisien dari segi waktu maupun cara pengerjaan soal. Berdasarkan latar belakang di atas diperlukan sebuah alat bantu berupa aplikasi penerimaan siswa baru berbasis web. Dengan adanya aplikasi ini di harapkan dapat membantu guru dan siswa dalam pengerjaan dan pemeriksaan hasil tes calon siswa baru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bulukumba.

1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang, dapat dibuat rumusan masalah sebagai berikut: 1. Belum tersedianya aplikasi yang memudahkan pemeriksaan hasil tes calon siswa baru. 2. Belum tersedianya aplikasi yang mempermudah peserta dalam pengisian soal.

1.3 Tujuan Adapun tujuan dari proyek akhir ini adalah: 1. Membangun aplikasi yang memudahkan dalam pemeriksaan hasil tes calon siswa baru. 2. Membangun aplikasi yang mempermudah peserta dalam pengisian soal.

1.4 Batasan Masalah Adapun batasan-batasan masalah dalam proyek akhir ini adalah sebagai berikut: 1. Web ini menyediakan beberapa fitur diantaranya untuk pengerjaan soal tes calon siswa baru, pemeriksaan hasil tes calon siswa baru, dan menampilkan hasil kelulusan siswa SMAN 1 Bulukumba. 2. Aplikasi web ini diakses oleh peserta yang telah terdaftar sebagai colan siswa baru di SMAN 1 Bulukumba.

1.5 Metodologi Penelitian Metode yang digunakan dalam pengerjaan proyek akhir ini adalah metode SDLC(Software Development Life Cycle). Model SDLC yang digunakan adalah model waterfall. Model ini adalah model klasik yang berdifat sistematis dan berurutan dalam membangun perangkat lunak. Dalam pembangunan perangankat lunak pada waterfall model terdapat tahapan-tahapan sebagai berikut :

Gambar 1.2 Model Waterfall (Hendraputra 2009)

1. Analisis Kebutuhan Pada tahapan ini dilakukan pengumpulan semua kebutuhan user yang berkaitan dengan perangkat lunak yang dibangun. 2. Desain Desain perangkat lunak merupakan tahapan untuk menterjemahkan keinginan user menjadi desain teknis yang siap diimplementasikan oleh programmer. 3. Pembuatan Kode Program Desain perangkat lunak harus diterjemahkan ke dalam aplikasi yang siap digunakan oleh user. Untuk menterjemahkan desain menjadi program aplikasi, diperlukan compiler atau interpreter melalui bahasa pemrograman tertentu. 4. Pengujian Program Pengujian terhadap program dilaksanakan setelah sebuah aplikasi selesai dibuat. Proses pengujian dimulai dari kebenaran logika perangkat lunak, kemudian dipastikan bahwa di setiap aktivitas logika perangkat lunak terdapat skenario pengujannya.

1.6 Jadwal pengerjaan Jadwal pelaksanaan pengerjaan Proyek Akhir sebagai berikut : Mei 2011 Juni 2011 Juli 2011 Agustus 2011 September 2011 1 2 3 4

Kegiatan

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Pengumpulan Data Identifikasi Masalah Perancangan Basis Data Desain dan Aplikasi Coding Testing Dokumentasi Sidang Tabel 1.1 Jadwal Pengerjaan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sekilas SMA Negeri 1 Bulukumba Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bulukumba adalah salah satu lembaga pendidikan yang favorit di Kabupaten bulukumba, Sulawesi Selatan. Sekolah yang menyiapkan peserta didiknya berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Indonesia sehingga lulusanya memiliki kemampuan daya saing dengan yang lainnya. Setiap pendaftaran penerimaan siswa baru dibuka, banyak peserta yang berlomba-lomba untuk mendaftar masuk di SMAN 1 Bulukumba. SMA di Indonesia mempunyai syarat sendiri-sendiri dalam menyeleksi calon siswa yang akan menjadi siswa di sekolah tersebut. Di SMAN 1 Bulukumba sendiri, dalam menyeleksi calon siswa yaitu dengan mengadakan suatu kegiatan tes tulis yang diikuti oleh peserta yang telah mendaftar. Tes tulis adalah kegiatan yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk menyeleksi dan menjaring siswa baru yang memenuhi standar yang telah ditentukan. Tes tulis ini dilaksanakan di ruangan kelas yang telah disediakan oleh pihak sekolah sesuai jadwal yang telah ditentukan (Bakar 2008). 2.2 Database (Basis Data) 2.2.1 Pengertian Database Database adalah penyimpanan kumpulan informasi secara sistematik dalam sebuah komputer sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut (Wijaya dan dkk 2009). 2.2.2 Pengertian DBMS DBMS (Database Management System) adalah perangkat lunak perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil query basis data (Wijaya dan dkk 2009). 2.2.3 MYSQL Mysql merupakan software sistem manajemen database ( Database Management System - DBMS) yang sangat populer di kalangan pemrograman web. Database terhubung menyimpan data pada tabel yang terpisah. Mysql merupakan database yang sangat cepat, dapat diandalkan dan mudah untuk digunakan. Mysql dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik (Suryatiningsih dan Muhammad 2009).

2.3 Alat Bantu Sistem 2.3.1 ERD (Entity Relational Diagram) ERD (Entity Relational Sistem) merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam Basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi (Wijaya dan dkk 2009). ERD untuk memodelkan stuktur data dan hubungan antar data, untuk

menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol. Tabel 2.1 Simbol ERD NO NAMA SIMBOL 1 Entitas SIMBOL KETERANGAN Entitas adalah representasi dari sebuah objek dari dunia nyata. 2 Atribut Atribut adalah bagian atau elemen yang dimiliki oleh suatu entitas. 3 Relasi Relasi adalah hubungan antara suatu

himpunan dengan himpunan entitas lainnya. 4 Link Link adalah penghubung antara entitas

dengan atributnya atau entitas dengan relasi.

2.3.2 USE CASE Use case merupakan permodelan untuk menggambarkan kelakuan (behavior) sistem yang akan dibuat. Diagram use case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih actor dengan sistem yang akan dibuat. Dengan pergertian yang cepat, diagram use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi tersebut (Yulianto dan dkk 2009).

Tabel 2.2 Simbol Use Case NO SIMBOL 1 Use Case DESKRIPSI Fungsional yang disediakan sistem sebagai unit-unit yang saling bertukar pesan antara unit atau actor; biasanya dinyatakan dengan menggunakan kata kerja di awal frase nama use case. 2 Aktor / Actor Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar sistem informasi yang akan dibuat itu sendiri, jadi walaupun simbol aktor adalah gambar orang, biasanya dinyatakan menggunakan kata benda di awal frase nama aktor. 3 Asosiasi / Assocition Komunikasi antara aktor dan use case yang berpartisipasi pada use case atau use case memiliki interaksi dengan aktor. 4 Ekstensi / extend Relasi use case tambahan ke sebuah use case dimana use case yang ditambahkan dapat berdiri sendiri walau tanpa use case tambahan itu. 5 Include / uses Include berarti use case yang ditambahkan akan selalu dipanggil saat use case tambahan dijalankan. 6 Generalisasi Hubungan generalisasi dan spesialisasi (umum-khusus) antara dua buah use case dimana fungsi yang satu adalah fungsi yang lebih umum dari lainnya.

2.3.3 UML (Unified Modelling Language) UML (Unified Modelling Language) merupakan bahasa visual untuk permodelan dan komunikasi mengenai sebuah sistem dengan menggunakan diagram dan teks-teks pendukung atau standarisasi bahasa pemodelan untuk pembangunan perangkat lunak yang dibangun dengan menggunakan pemrograman berorientasi objek.

UML memiliki jenis-jenis diagram yang dapat digunakan membuat sebuah objek atau model untuk merancang dalam pembuatan software atau aplikasi yang berorientasi pada objek yaitu (Fowler 2005): a. Use Case diagram b. Object diagram c. State diagram d. Activity diagram e. Sequence diagram f. Collaboration diagram g. Component diagram h. Deployment diagram 2.4 Pemrograman Web 2.4.1 HTML (HyperText Markup Language) HTML (Hyper Text Markup Language) adalah bahasa yang digunakan untuk membuat suatu situs web atau homepage. Setiap dokumen dalam web ditulis dalam format HTML. Semua format dokumen, hyperlink yang dapat di klik, gambar, dokumen multimedia, form yang dapat di isi dan sebagainya didasarkan atas HTML (Suryatiningsih dan Muhammad 2009). 2.4.2 PHP ( HyperText Preprocessor) PHP merupakan kepanjangan dari php HyperTest Preprocessor atau Profesional Home Page HyperTest Preprocessor adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja. Ketika seorang pengguna internet membuka suatu situs yang menggunakan fasilitas server side scripting PHP, maka terlebih dahulu server yang bersangkutan akan memproses semua perintah PHP di server lalu mengirimkan hasilnya dalam format HTML ke web server pengguna internet tadi. Sehingga kode asli yang ditulis PHP tidak terlihat di browser pengguna. PHP merupakan software yang open source bebas. Jadi, source code dapat diubah dan didistribusikan secara bebas dan gratis. PHP juga dapat berjalan lintas platform yaitu dapat digunakan dengan sistem operasi (Windows dan Linux) dan web server apapun (misalnya : PWS, IIS, Apache) (Suryatiningsih dan Muhammad 2009).

2.4.3 CSS (Cascading Style Sheet) CSS (Cascading Style Sheet) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis HTML dan XHTML. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3S) (Suryatiningsih dan Muhammad 2009). 2.5 Web Server Web server adalah perangkat lunak yang menjadi tulang belakang dari World Wide Web (WWW). Web server menunggu permintaan dari klien yang menggunakan browser seperti Netscape Navigator, Internet Explorer, mozilla, dan program browser lainnya. Jika ada permintaan dari browser, maka web server akan memproses permintaan itu kemudian memberikan hasil prosesnya berupa data yang diinginkan kembali ke browser. Data ini mempunyai format standar, disebut dengan format SGML (Standart General Markup Language). Data yang berupa format ini kemudian akan ditampilkan oleh browser sesuai dengan kemampuan browser tersebut. Contohnya, bila data yang dikirim berupa gambar, browser yang hanya mampu menampilkan teks (misalnya lynux) tidak akan mampu menampilkan alternatifnya saja. Web server, untuk berkomunikasi dengan klien-nya (web browser) mempunyai protokol sendiri, yaitu HTTP (HyperText Transfer Protocol) (Effendi 2009). 2.6 Black Box Black box testing merupakan strategi testing dimana hanya memperhatikan / memfokuskan kepada faktor fungsionalitas dan spesifikasi perangkat lunak, tanpa mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi dalam proses detil yang ada dibalik itu. Berbeda dengan white box testing, black box testing tidak membutuhkan pengetahuan mengenai, alur internal (internal path), struktur atau implementasi dari software under test (SUT). Tidak seperti white box yang dilakukan pada awal proses pengujian, black box testing memang ditujukan untuk mengabaikan struktur kontrol tetapi lebih terfokus terhadap information domain (Hendraputra 2009).

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Kebutuhan Perangkat Keras Tabel 3.1 Spesifikasi Perangkat Keras untuk pembangunan

Hardware Notebook Memory Prosesor Hard Disk Modem

Spesifikasi HP Compaq 6250s 512 MB RAM Intel Core 2 Duo 80 GB GSM

3.2 Kebutuhan Perangkat Lunak Tabel 3.2 Spesifikasi Perangkat Lunak Software Sistem Operasi Desain Sistem Software Aplikasi Database Hardware Pendukung Web Browser Spesifikasi Windows 7 profesional Microsoft office Visio 2007 PHP 5 Mysql Modem GSM Mozilla firefox

3.3 Perancangan Sistem 3.3.1 Gambaran Umum Sistem yang Sedang Berjalan

Proses Sistem yang Sedang Berjalan


Guru Siswa

Mulai

Membagikan lembar soal

Mengerjakan soal

Mengumpul kan soal dan lembar jawaban Mengambil lembar jawaban

Memeriksa hasil tes

Mengumum kan peserta yang lulus

Selesai

Gambar 3.1 Sistem yang Berjalan

Alur proses pada sistem lama SMAN 1 Bulukumba : 1. Pengawas atau guru membagikan lembar soal kepada peserta. 2. Peserta mengerjakan soal dan kemudian mengumpulkan soal dan lembar jawaban. 3. Guru memeriksa hasil tes peserta. 4. Guru mengumumkan peserta yang telah lulus. 3.3.2 Gambaran Sistem yang Diusulkan Sistem yang diusulkan untuk pembuatan aplikasi penerimaan siswa baru berbasis web studi kasus SMAN 1 Bulukumba adalah : 1. Peserta membuka website dan melakukan Login terlebih dahulu. 2. Peserta mengerjakan soal dengan menggunakan komputer yang telah disediakan di SMAN 1 bulukumba. 3. Sistem melakukan pemeriksaan jawaban. 4. Sistem mengeluarkan hasil tes peserta yang telah lulus. 5. Guru melihat dan mengelola peserta yang telah lulus. 6. Guru mengumumkan dan menampilkan data di website peserta yang telah lulus di SMAN 1 bulukumba.

3.3.2.1 Aktifitas pada peserta

Aktifitas Pada Peserta


Peserta
Mulai

Log in

Tidak

valid

ya

Pilih menu peserta

Masuk ke manu peserta

Pilihan menu tes

Pilih menu

Pilihan menu kelulusan

Tes

Hasil kelulusan Data soal

Data kelulusan

Mengerjakan soal

Selesai

Gambar 3.2 Aktifitas Pada Siswa

3.3.2.2 Aktifitas pada Admin

Aktifitas Pada Admin


Admin

mulai

Log in

Tidak

Valid

Ya

Pilih menu admin

Masuk ke menu admin

Pilih menu Pilihan menu Data siswa Pilihan menu Data guru

Data siswa

Mengelola data siswa

Mengelola data guru

Data guru

selesai

Gambar 3.3 Aktifitas Pada Admin

3.3.2.3 Aktifitas pada Guru

Aktifitas Pada Guru


Guru

Mulai

Log in

Tidak

Valid ya

Pilih menu Guru

Masuk ke menu guru

Pilihan menu soal

Pilih menu

Pilihan menu Peserta yang lulus

Melihat peserta yang lulus

Data tes

Data soal dan kunci

Mengelola soal dan kunci jawaban

Mengelola peserta yang lulus

Data peserta

Menampilkan peserta yang lulus

Selesai

Gambar 3.4 Aktifitas Pada Guru

3.3.3 Use Case Diagram

Gambar 3.5 Usecase Diagram yang Diusulkan

DAFTAR PUSAKA

Bakar, Abu. Profil SMAN 1 Bulukumba. 26 November 2008. http://abu01.blogspot.com/2008/11/profil-sman1-bulukumba.html (diakses Juny 14, 2011). Effendi, Ruddi. Web Server. 9 February 2009. http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?view=article&catid=10%3Ajaringan&id=406%3 A-web-server&option=com_content&Itemid=15 (diakses Juny 14, 2011). Fowler, M. UML Distiled edist 3 (terjemahan). Yogyakarta: ANDI, 2005. Hendraputra, Ade dkk. Information System Quality Assurance. Bandung: Politeknik Telkom, 2009. Suryatiningsih, dan Wardani Muhammad. Web Programming. Bandung: Politeknik Telkom, 2009. Umboh, Harly. SMAN 1 Bulukumba. 15 Januari 2008. http://www.facebook.com/home.php?sk=group_159169724133281&view=members#!/harly. umboh (diakses Juny 10, 2011). Wijaya, Dedy Rahman, dan dkk. Perancangan Basis Data Relasional. Bandung: Politeknik Telkom, 2009. Yulianto, Ardhian Agung, dan dkk. Analis dan Disain Sistem Informasi. Bandung: Politeknik Telkom, 2009.