Anda di halaman 1dari 3

Komponen Darah Normalnya, 7-8% dari berat tubuh manusia adalah darah.

Darah memfunyai fungsi mengangkut oksigen dan nutrisi ke seluruh sel tubuh kita dan membersihkan tubuh dari karbondioksida, amonia, dan produk sisa lainnya. Selain itu darah mempunyai peranan penting dalam sistem imun kita dan mempertahankan suhu tubuh agar tetap konstan. Darah adalah jaringan terspesialisasi yang terdiri dari berbagai macam komponen. Empat komponen darah yang penting yaitu sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma. Setiap manusia memproduksi komponen darah ini dan tidak ada perbedaan secara populasi maupun regional. Sel Darah Merah Sel darah merah atau eritrosit adalah sel mikroskopik yang cukup besar tanpa nukleus. Belakangan ini diketahui bahwa sel darah merah serupa dengan sel prokariotik primitif dari bakteri. Sel darah merah normalnya menempati 40-50% dari total volume darah. Sel tersebut membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan hidup di tubuh dan membuang zat karbondioksida. Sel darah merah diproduksi secara terus menerus di sumsum tulang manusiadari stem cell dengan kecepatan 2-3 juta per detiknya. Hemoglobin adalah molekul protein pembawa gas yang merupakan 95% sel darah merah. Setiap sel darah merah memiliki sekitar 270.000.000 molekul hemoglobin kaya besi. Seseorang yang mengidap anemia umumnya memiliki defisiensi sel darah merah. Warna merah dari sel darah merah terutama dikarenakan sel darah merah yang teroksigenasi. Molekul hemoglobin fetal manusia berbeda dengan yang ada pada manusia dewasa dalam jumlah rantai asam aminonya. Hemoglobin fetal memiliki tiga rantai ikatan sementara dewasa memiliki dua rantai ikatan. Karenanya, molekul hemoglobin fetal menarik dan membawa oksigen lebih banyak ke dalam tubuh.

Sel darah putih Sel darah putih atau yang disebut dengan leukosit ini, terdiri dari sejumlah variasi dan jenis tetapi hanya merupakan bagian kecil dalam darah. Keberadaan leukosit tidak terbatas di dalam darah. Leukosit juga berada di tempat lain di dalam tubuh, bahkan juga ada di limpa, liver, dan kelenjar limfe. Sel darah putik paling banyak di produksi di sumsum tulang yang berasal dari suatu stem cell yang juga memproduksi sel darah merah dan juga di produksi di kelenjar thymus yang terletak di dasar leher. Beberapa sel darah putih (di sebut juga limfosit) yang merupakan sistem lini pertahanan pertama sebagai respon dari sistem imun tubuh. Limfosit menemukan, mengidentifikasi, dan berikatan dengan protein asing pada bakteri, virus, dan jamur dan hal ini dapat dihilangkan. Jenis Sel darah putih lainnya (disebut granulosit dan makrofag) kemudian bergerak mengelilingi dan menghancurkan sel asing. Sel darah putih juga memfunyai fungsi membuang sel darah yang telah mati, sama halnya pada benda asing seperti debu dan asbestos. Sel-sel darah bertahan hidup selama kurang lebih empat bulan sebelum hilang dari darah dan komponen darah tersebut di daur ulang di limpa. Trombosit Keping darah atau trombosit adalah fragmen sel tanpa nukleus yang bekerja dengan unsurunsur kimia pembekuan darah pada tempat terjadi luka. Trombosit melakukannya dengan bergabung ke dinding pembuluh darah sehingga menambal ruptur yang terjadi di dinding vaskular. Trombosit juga dapat melepaskan zat koagulasi yang membentuk bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah yang menyempit. Terdapat lebih dari dua belas faktor pembekuan ditambah trombosit yang dibutuhkan untuk melengkapi suatu proses pembekuan. Penelitian terakhir menyatakan bahwa trombosit juga mengeluarkan protein yang dapat melawan bakteri yang menginvasi dan mikroorganisme lainnya. Trombosit juga menstimulasi

sistem imun. Trombosit berukuran 1/3 dari sel darah merah dengan masa hidup 9-10 hari. Seperti sel darah merah dan sel darah putih, trombosit diproduksi di sumsum tulang dari sel stem. Plasma Plasma adalah gabungan air berwarna kekuningan relatif jernih dengan gula, lemak, protein, dan garam. Normalnya, 55% dari volume darah manusia disusun oleh plasma. Sekitar 95% darinya disusun air. Saat jantung memompa darah ke sel melalui seluruh tubuh, plasma membawa nutrisi dan membuang produk buangan metabolisme. Plasma juga mengandung faktor pembekuan darah, gula, lemak, vitamin, mineral, hormon, enzim, antibodi, dan protein lainnya. Plasma mengandung hampir seluruh protein yang ada di tubuh manusia, sekitar 500 telah teridentifikasi di plasma.