Anda di halaman 1dari 11

Alterasi hidrotermal

Fadlin, ST, M.Eng Jurusan Teknik Geologi STTNAS

Terminologi
Kenampakan: penggantian mineral dari kelompok mineral awal menjadi kumpulan mineral baru yang relatif lebih stabil pada kondisi hidrotermal Kondisi hidrotermal: Suhu; Tekanan; Komposisi larutan Alterasi hidrotermal larutan hidrotermal melewati batuan; larutan hidrotermal biasanya mengangkut baik kation maupun anion termasuk beberapa jenis logam.

Perpindahan massa
Perpindahan material yang terjadi pada alterasi batuan dinding, meliputi cara sebagai berikut: Infiltrasi (massa bergerak karena larutan mengalir melalui batuan) Difusi (perpindahan akibat difusi spesies kimia tertentu melalui pori-pori batuan) Kedua-duanya

Kimia alterasi

Alterasi pada batuan dinding dan pengendapan bijih merupakan suatu proses pertukaran kimia yang tidak dapat dibalik. Komponen tertentu akan dilepaskan secara selektif dan ditambahkan pada larutan. Hasil tergantung kepada: Kondisi fisik pada permukaan batas batuan dinding larutan, Komposisi batuan dinding dan larutan, serta Jumlah relatif larutan dan batuan yang ikut pada proses pertukaran.

Kimia alterasi

Beberapa jenis alterasi hidrotermal hanya termasuk pemindahan massa satu arah dari larutan ke batuan atau sebaliknya. Contoh: hidrasi/dehidrasi, karbonasi/dekarbonasi, oksidasi/reduksi, sulfidasi/reduksi. Operator: H2O, CO2, O2, dan S2 Parameter: tekanan, fugasitas, konsentrasi, aktivitas dan potensial kimia

Reaksi kimia

Dehidrasi muskovit-kuarsa-andalusit-K-feldspar Dekarbonasi Ca-Al-silikat bereaksi dengan CO2 untuk membentuk kalsit Hidrolisis stabilitas feldspar, mika, dan lempung dikontrol oleh hidrolisis: K+, Na+, Ca2+, Mg2+, etc. larutan; H+ fase padat. Oksidasi unsur-unsur Fe, Mn, S, C, dan H.
Sulfidasi jika baik oksida dan sulfida hadir:

KFe32+AlSi3O10(OH)2 + O2 = KAlSi3O8 + Fe2O3 + H2O

KFe32+AlSi3O10(OH)2 + Fe3O4 + 6S2 = KAlSi3O8 + 6FeS2 + H2O + 5/2O2

Ciri-ciri alterasi
Apakah batuan teralterasi? Alterasi dapat dikenal melalui beberapa macam kenampakan: Halo di sekitar mineralisasi tipe urat; Kehadiran batuan yang teralterasi sebagian baik pada atau sekitar mineralisasi; Kehadiran mineral-mineral penciri alterasi; Kehadiran tekstur pengisian (infill textures) pada batuan.
silisic

Macam-macam alterasi

Argilik lanjut (advanced argillic) dickite, kaolinit, pirofilit, dan kuarsa. Serisitisasi serisit dan kuarsa. Argilik menengah (intermediate argillic) mineral grup kaolin dan montmorilonit sebagai alterai dari plagioklas. Propilitik klorit, epidot, albit, dan karbonat (kalsit, dolomit atau ankerit). Kloritisasi klorit dengan atau tanpa kuarsa dan turmalin. Karbonatisasi dolomit, rodokrosit
clay-carbonate

Macam-macam alterasi

Potasik K-feldspar atau biotit se-kunder, sedikit klorit. Anhidrot kadang ditemukan. Silisifikasi peningkatan kehadiran kuarsa dan silika kripto-kristalin. Felspatisasi sebagai akibat dari metasomatik K/Na, yang dicirikan oleh kehadiran K-feldspar atau albit. Mineral penciri alterasi potasik tidak dijumpai. Turmalinisasi berasosiasi dengan endapan bersuhu menengah sampai tinggi, seperti pada endapan porfiri Sn.

potassic

Zonasi alterasi
Propyllitic Qtz-K-feld stabil, plag mineral mafik teralterasi menjadi plag ab, chl, ep, carb, mont, trem, act Argillic Qtz, kao, chl, sedikit mont Phyllic Qtz, ser yang disertai dengan py Potassic Qtz, K-feld, bio, interm plag (ol-and) dan anh

Tingkat hidrolisis

sericite-silica

Zonasi alterasi

Penampang ideal zonasi alterasi pada endapan epitermal sulfida tinggi (HS), Summitville/Colorado, USA.