Anda di halaman 1dari 6

1.

1 IDENTITAS PASIEN Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Pendidikan Agama Status marital Pekerjaan Tanggal MRS : : : : : : : : : An. FA 6 tahun laki - laki Cibeber SD Islam belum menikah pelajar 27 Maret 2012

1.2 ANAMNESIS (alloanamnesis dan autoanamnesis 27 Maret 2012 pukul 10.30) Keluhan Utama : bercak putih yang dirasakan tidak gatal dan tidak baal di dada dan leher sejak 1 tahun sebelum datang ke poliklinik.

Anamnesis Khusus Riwayat Penyakit Sekarang Pasien datang ke poliklinik dengan keluhan bercak putih berbentuk bulat yang berukuran sebesar uang logam dirasakan tidak gatal, tidak baal dan tidak nyeri di dada dan leher sejak 1 tahun. 6 bulan sebelum datang ke poliklinik, bercak putih di leher semakin membesar dari ukuran seperti bintik putih menjadi sebesar uang logam. Bercak putih menyebar timbul di dada, bercak tidak gatal, tidak baal, dan tidak nyeri. Pasien mengeluhkan timbulnya uban. 1 tahun sebelum datang ke poliklinik awal timbulnya bercak putih berbentuk seperti bintik putih di leher yang dirasakan tidak baal dan tidak gatal. Pasien mengatakan tidak ada lesi yang timbul sebelum lesi bercak putih. Tidak ada anggota keluarga yang menderita keluhan sama seperti dirinya. Keluhan bercak putih seperti ini baru pertama kali diderita, keluhan belum pernah diobati. Riwayat Penyakit Dahulu - Pasien belum pernah menderita keluhan ini sebelumnya

- Diabetes mellitus Riwayat Penyakit Keluarga - Tidak ada anggota keluarga dengan keluhan yang sama seperti pasien saat ini - Diabetes mellitus (-) - Alopecia (-) timbulnya uban dini (-) Riwayat Pengobatan Pasien belum pernah mengobati keluhan bercak putihnya ini, dan belum pernah ke dokter. Riwayat Psikososial Pasien tinggal di keluarga dengan sosio-ekonomi menengah, lingkungan rumah bersih, kebiasaan mandi pasien dua kali sehari memakai air sumur dan sabun batangan. Aktifitas kadang berkeringat banyak, tidak sering berkerja diluar rumah dengan pajanan matahari yang lama. Stres emosional (-)

1.3 PEMERIKSAAN FISIK Keadaan Umum Kesadaran : Baik : Composmentis

Tanda vital TD Nadi RR Suhu BB : ? : 80 x/menit, irama nadi teratur, regular kualitas cukup : 18 x/menit : 36,5 0C : 62 Kg

Status Generalis Kepala : normocephal, rambut bewarna hitam distribusi rata, ketombe (-) lesi kulit (-) Mata : konjungtiva anemis (-/-), konjungtiva hiperemis (-/-), sklera ikterik (-), refleks pupil (+/+) isokor, pergerakan mata kesegala arah baik

Hidung : deviasi septum (-), sekret (-/-), darah (-/-), nyeri tekan (-), hidung bagian luar tidak ada kelainan Telinga : normotia, serumen (-/-), pendengaran baik Mulut : bibir kering (-), stomatitis (-), lidah tidak kotor dan tidak tremor, caries gigi (-), faring tidak hiperemis, tonsil T1/T1 Leher : pembesaran KGB (-), massa (-) lesi kulit (+) di belakang telinga lihat status dermatologi Thorax : lesi kulit (+) lihat status dermatologi Paru Inspeksi : simetris dextra-sinistra, tidak ada bagian dada yang tertinggal saat bernapas, retraksi dinding dada (-), scar (-), otot bantu pernapasan (-) Palpasi : simetris, vocal fremitus sama dextra-sinistra, tidak ada bagian dada yang tertinggal saat bernapas, nyeri tekan (-) Perkusi : sonor pada semua lapang paru, batas sonor-pekak setinggi ICS 6 linea midclavicularis dextra Auskultasi : suara napas vesikuler (+/+), lendir (-/-), ronkhi (-/-), wheezing(-/-) Jantung Inspeksi Palpasi Perkusi : ictus cordis tidak terlihat : ictus cordis teraba di ICS 5 linea midclavicularis sinistra : batas jantung relatif dalam batas normal

Auskultasi : bunyi jantung I dan II regular, bising jantung (-) murmur (-) gallop (-) Abdomen Inspeksi Palpasi Perkusi : perut tampak datar, scar (-) lesi kulit (-) : nyeri tekan epigastrium (+), hepatomegali (-), splenomegali (-), massa (-) : timpani pada seluruh kuadran abdomen , shifting dullness (-)

Auskultasi : bising usus (+) normal

Genitalia : laki - laki, tidak ada keluhan Anus dan rektum : tidak ada keluhan Extremitas Atas : akral hangat, udem (-/-), pucat (-) lesi kulit (-)

Bawah : akral hangat, udem (-/-), pucat (-), RCT < 2 detik, lesi kulit (-) STATUS DERMATOLOGI

Distribusi ad regio

regional

: leher lateral sinistra dan thorakalis

Karakteristik Lesi Lesi multipel, diskrit, bentuk oval, ukuran lesi bervariasi panjangnya 2.5 4 cm dan lebar 2 2.5 cm, berbatas tegas, lesi rata di permukaan kulit dan kering. Efloresensi Makula hipopigementasi

1.4 PEMERIKSAAN PENUNJANG Tidak dilakukan

1.5 RESUME Tn. F, laki laki 20 tahun dengan keluhan timbulnya bercak putih berbentuk seperti bintik putih di leher yang dirasakan tidak baal dan tidak gatal sejak 1 tahun sebelum datang ke poliklinik. 6 bulan sebelum datang ke poliklinik, bercak putih di leher semakin membesar menjadi sebesar uang logam. Bercak putih menyebar timbul di dada, bercak tidak gatal, tidak baal, dan tidak nyeri. Pasien mengatakan tidak ada lesi yang timbul sebelum lesi bercak putih dan mengeluhkan timbulnya uban banyak. Tidak ada anggota keluarga yang menderita keluhan sama seperti dirinya. Keluhan bercak putih seperti ini baru pertama kali diderita, keluhan belum pernah diobati. Pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum baik, kesadaran composmentis, vital signs dalam batas normal. Status generalis dalam batas normal, alopecia (-) rambut uban (+). Status dermatologi : makula hipopigmentasi distribusi regional ad regio leher lateral sinistra dan thorakalis, lesi multipel, diskrit, bentuk oval, ukuran lesi bervariasi panjangnya 2.5 4 cm dan lebar 2 2.5 cm, berbatas tegas, lesi rata di permukaan kulit dan kering. 1.6 USUL USUL Pemeriksaan gula darah Diabetes mellitus

1.7 DIAGNOSIS BANDING a. Vitiligo b. Hipopigmentasi pasca-inflamasi c. Pitiriasis alba

1.8 DIAGNOSIS KERJA Vitiligo

1.9 TERAPI Sistemik Trimetilpsoralen atau metoksi-psoralen dengan gabungan sinar matahari. Dosis psoralen 0.6 mg/KgBB 2 jam sebelum penyinaran selama 6 bulan sampai setahun.

Kortikosteroid potensi tinggi, misalnya betametason valerat 0.1% atau klabetasol propionat 0.05% efektif menimbulkan pigmen.

1.10 PROGNOSIS Quo ad vitam : ad bonam

Quo ad functionam : ad bonam Quo ad sanationam : ad bonam