Anda di halaman 1dari 36
STRUKTUR BAJA DASAR Komponen Sambungan Struktural (Sambungan Las) Disiapkan oleh: Munarus Suluch munarusz@ce.its.ac.id

STRUKTUR BAJA DASAR

Komponen Sambungan Struktural (Sambungan Las)
Komponen Sambungan Struktural
(Sambungan Las)

Disiapkan oleh:

Munarus Suluch

Version 1 Jan 2015

Type type Las

Type type Las

Las Grove

Las Grove

Las Fillet

Las Fillet

Simbol Pada

Las

Simbol Pada Las

Penggunaan Simbol Pada Las

Penggunaan Simbol Pada Las
Penggunaan Simbol Pada Las

Cara Pengelasan

Cara Pengelasan

Cacat pada Las

Cacat pada Las

Ukuran las Minimum

Ukuran las Minimum

Ukuran las Minimum

Ukuran las Minimum

Kekuatan Las Tumpul

Kekuatan Las Tumpul

Kekuatan Las Tumpul

Kekuatan ijin las tumpul = K it = R nw

Kekuatan Las Tumpul Kekuatan ijin las tumpul = K i t = R n w

Kekuatan Las Tumpul

Kekuatan Las Tumpul
Kekuatan Las Tumpul

Kekuatan Las Sudut

Kekuatan Las Sudut

Kekuatan Las Sudut

Kekuatan Las Sudut

Kekuatan Las Sudut

Kekuatan Las Sudut

Kekuatan Las Sudut

Kekuatan Las Sudut

Kekuatan Las Sudut

Kekuatan ijin las sudut = K is = R nw

Kekuatan Las Sudut Kekuatan ijin las sudut = K i s = R n w

Kekuatan Las Sudut

Kekuatan Las Sudut

Type Sambungan Las

A.Geser Sentris B.Geser Eksentris C.Geser Puntir D.Geser Lentur.
A.Geser Sentris
B.Geser Eksentris
C.Geser Puntir
D.Geser Lentur.

Bentuk Las

Bentuk Las

Type Sambungan Las Geser Sentris

P
P
Type Sambungan Las Geser Sentris P a cg b Luas las = A =(2b +a). t
Type Sambungan Las Geser Sentris P a cg b Luas las = A =(2b +a). t
a
a
cg
cg
Type Sambungan Las Geser Sentris P a cg b Luas las = A =(2b +a). t
b
b
Type Sambungan Las Geser Sentris P a cg b Luas las = A =(2b +a). t

Luas las = A =(2b +a). t L dimana : t L = tebal efektif las

Type Sambungan Las Geser Puntir

M K h y r K K v cg x
M
K h
y
r
K
K v
cg
x
Type Sambungan Las Geser Puntir M K h y r K K v cg x K

K

Type Sambungan Las Geser Puntir M K h y r K K v cg x K

K h = (M.y)/ I p

K v = (M.x)/ I p

maks terjadi pada titik terjauh dr cg

Type Sambungan Las Geser Eksentris

e P a cg b
e
P
a
cg
b
Type Sambungan Las Geser Eksentris e P a cg b P a cg b Geser Eksentris
P a cg b
P
a
cg
b
Geser Eksentris K o = (ΣK v ) 2 + (ΣK h ) 2 ≤K
Geser Eksentris
K o = (ΣK v ) 2 + (ΣK h ) 2
≤K ijin
Geser Sentris K v = P/A
Geser Sentris
K v = P/A
v ) 2 + (ΣK h ) 2 ≤K ijin Geser Sentris K v = P/A
M=P.e a cg b
M=P.e
a
cg
b
Geser Puntir K h = (M.y) I p K v = (M.x)/ I p
Geser Puntir
K h = (M.y) I p
K v = (M.x)/ I p

Type Sambungan Las Geser Lentur

e P
e
P
Type Sambungan Las Geser Lentur e P P Geser Lentur ≤K ijin K =  (
Type Sambungan Las Geser Lentur e P P Geser Lentur ≤K ijin K =  (
Type Sambungan Las Geser Lentur e P P Geser Lentur ≤K ijin K =  (
P
P
Geser Lentur
Geser Lentur
≤K ijin
≤K ijin

K = (ΣK v ) 2 + (ΣK h ) 2

Geser Sentris K v = P/A
Geser Sentris
K v = P/A
M=P.e
M=P.e
ijin K =  ( Σ K v ) 2 + ( Σ K h )
ijin K =  ( Σ K v ) 2 + ( Σ K h )
ijin K =  ( Σ K v ) 2 + ( Σ K h )
ijin K =  ( Σ K v ) 2 + ( Σ K h )
Geser Lentur K = (M.y/ I x ) = M/S
Geser Lentur
K = (M.y/ I x ) = M/S

Perhitungan tebal Las

Dalam perhitungan tebal las t L diambil 1unit (mis 1cm) kemudian dari bentuk dan ukuran panjang las (b dan d) dihitung besarnya A, S, I p untuk t L = 1

Sedangkan tL yang dibutuhkan adalah

t L perlu

K total /K ijin

Untuk bentuk tertentu, harga S dan I p dapat dilihat pada tabel

Contoh Kasus

P=13t 150 t=15mm d=400 b=250
P=13t
150
t=15mm
d=400
b=250
Contoh Kasus P=13t 150 t=15mm d=400 b=250 x Rencanakan sambungan konsol ini dengan memakai sambungan las,
Contoh Kasus P=13t 150 t=15mm d=400 b=250 x Rencanakan sambungan konsol ini dengan memakai sambungan las,
Contoh Kasus P=13t 150 t=15mm d=400 b=250 x Rencanakan sambungan konsol ini dengan memakai sambungan las,
Contoh Kasus P=13t 150 t=15mm d=400 b=250 x Rencanakan sambungan konsol ini dengan memakai sambungan las,
Contoh Kasus P=13t 150 t=15mm d=400 b=250 x Rencanakan sambungan konsol ini dengan memakai sambungan las,
Contoh Kasus P=13t 150 t=15mm d=400 b=250 x Rencanakan sambungan konsol ini dengan memakai sambungan las,
x
x
x
x
x
x

x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

Rencanakan sambungan konsol ini dengan memakai sambungan las, bila mutu baja BJ37 dan profil C350x100x14x16

Jawab Direncanakan b= 25 mm ; d=40mm

x = b 2 /(2b+d) = (25) 2 /(2(25)+40) = 6,94mm

Ip

= (8b 3 +6bd 2 +d 3 )/12 - b 4 /(2b+d) =

=

31410 cm 4

A

= 2b+d = 90 cm 2

e

= (25-x) + 15 = 33,06 cm

Mp = P.e = 13000.33,06 = 429728 Kgcm

K v = (Mp.x)/ Ip = 429728(25-6,94)/3140

= 247 Kg/cm 2

K h = (Mp.y)/ Ip = 429728(20)/3140

= 274 Kg/cm 2

Contoh Kasus

P=13t 150 x t=15mm d=400 b=250
P=13t
150
x
t=15mm
d=400
b=250
Contoh Kasus P=13t 150 x t=15mm d=400 b=250 t a t L a Akibat P sentris
Contoh Kasus P=13t 150 x t=15mm d=400 b=250 t a t L a Akibat P sentris
Contoh Kasus P=13t 150 x t=15mm d=400 b=250 t a t L a Akibat P sentris
Contoh Kasus P=13t 150 x t=15mm d=400 b=250 t a t L a Akibat P sentris
Contoh Kasus P=13t 150 x t=15mm d=400 b=250 t a t L a Akibat P sentris
Contoh Kasus P=13t 150 x t=15mm d=400 b=250 t a t L a Akibat P sentris
t a t L a
t
a
t
L
a

Akibat P sentris Kv = P/A =

Jadi K tot = (ΣKv) 2 + (ΣKh) 2 =

K tot < K ijin

Tebal Las t L = (K tot )/ K ijin = Kontrol kaki las

Kaki las = a = t L /0,707 = 0,5/0,707 = 0,707 0,707< (1,5 0,1) = 1,4cm

tL = tebal efektif las

a = kaki las = tL / 0,707 < (t-1) mm

Contoh Kasus

P=13t 150 x t=15mm d=300 b=250
P=13t
150
x
t=15mm
d=300
b=250
t a t L a
t
a
t
L
a

Bila dikehendaki tL yang lebih besar, ukuran b dan d dapat diperkecil.

Misal

b

= 25mm dan d = 30mm jadi x = 7,81

Ip

= 19034 cm 4 dan A = 80 cm 2

P

= 13000 kg ;

M

= P.e =

Akibat Sentris K v = P/A =

Akibat Momen

K v = (M.x)/Ip =

K h = (M.y)/Ip =

Jadi K tot = (K vp +K vm ) 2 +(K hm ) 2 =

t L = K tot /K ijin

a = t L /0,707 = 0,93 cm < t=14mm

(ok)

Contoh Kasus Lain

Contoh Kasus Lain l 1 T 1 6 T 100 l =3,49mm T 2 l 2

l

1 T 1
1
T 1
Contoh Kasus Lain l 1 T 1 6 T 100 l =3,49mm T 2 l 2
Contoh Kasus Lain l 1 T 1 6 T 100 l =3,49mm T 2 l 2

6

Contoh Kasus Lain l 1 T 1 6 T 100 l =3,49mm T 2 l 2
Contoh Kasus Lain l 1 T 1 6 T 100 l =3,49mm T 2 l 2

T

100

Contoh Kasus Lain l 1 T 1 6 T 100 l =3,49mm T 2 l 2
Contoh Kasus Lain l 1 T 1 6 T 100 l =3,49mm T 2 l 2

l=3,49mm

T 2

Contoh Kasus Lain l 1 T 1 6 T 100 l =3,49mm T 2 l 2
Contoh Kasus Lain l 1 T 1 6 T 100 l =3,49mm T 2 l 2
Contoh Kasus Lain l 1 T 1 6 T 100 l =3,49mm T 2 l 2
l 2
l 2

Suatu batang bawah konstruksi kuda-kuda dari profil doble siku 50x100x6 menerima

beban T = 12 ton

Rencanakan sambungan dengan las, sehingga beban merupakan beban geser sentris terhadap sambungannya.

Jawab :

Sentris artinya cg sambungan dibuat berimpit dengan garis kerja gaya (cg profil) Jadi ΣH=0 dan ΣM=0

Contoh Kasus Lain

100

Contoh Kasus Lain 100 6 Direncanakan : l 1 T 1 T e =3,49mm T 2
Contoh Kasus Lain 100 6 Direncanakan : l 1 T 1 T e =3,49mm T 2

6

Contoh Kasus Lain 100 6 Direncanakan : l 1 T 1 T e =3,49mm T 2
Contoh Kasus Lain 100 6 Direncanakan : l 1 T 1 T e =3,49mm T 2

Direncanakan :

Contoh Kasus Lain 100 6 Direncanakan : l 1 T 1 T e =3,49mm T 2

l

1 T 1
1
T 1
Contoh Kasus Lain 100 6 Direncanakan : l 1 T 1 T e =3,49mm T 2
Contoh Kasus Lain 100 6 Direncanakan : l 1 T 1 T e =3,49mm T 2

T

Contoh Kasus Lain 100 6 Direncanakan : l 1 T 1 T e =3,49mm T 2
Contoh Kasus Lain 100 6 Direncanakan : l 1 T 1 T e =3,49mm T 2

e =3,49mm

T 2

Kasus Lain 100 6 Direncanakan : l 1 T 1 T e =3,49mm T 2 l
l 2 las
l 2
las

a < t = 6 mm

a = t 1 = 5mm

tegangan geser ijin ijin =

jadi tL = 0,707.a = 0,707. 5 = 3,53mm

Untuk satu sisi sambungan gaya yang bekerja

T = 0,5.12000= 6000kg

ΣM = 0

T.e T 1 .100 = 6000.3,49 T 1. 100 = 0

jadi T 1 =2094 kg

ΣH = 0

T 1 + T 2

= T

T 2 = T-T 1 = 6000-2094 = 3906 kg

Perhitungan Las, beban sentris dimana = P/A < ijin dan A = t L .L (L=panjang las ) Akibat T 1 maka L 1 =T 1 /(t L .K ijin ) = Akibat T 2 maka L 2 =T 2 /(t L .K ijin ) =

Contoh Lain Kasus

120 P= 25 t 22 ½ DIN 34 DIN 34
120
P= 25 t
22
½ DIN 34
DIN 34
Contoh Lain Kasus 120 P= 25 t 22 ½ DIN 34 DIN 34 Rencanakan sambungan diatas

Rencanakan sambungan diatas dengan sambungan Las. Mutu baja BJ 37.

Contoh Lain Kasus

120 P= 25 t P= 25 t M=P.e 22 22 ½ DIN 34 ½ DIN
120
P= 25 t
P= 25 t
M=P.e
22
22
½ DIN 34
½ DIN 34
DIN 34
DIN 34
b = 300

d = 400

P= 25 t M=P.e d = 400 Bentuk Las
P= 25 t
M=P.e
d = 400
Bentuk Las

Jawab : Type sambungan kombinasi geser tarik (geser lentur) Dicoba dengan ukuran b = 30cm dan d = 40cm

Jadi

Gaya yang bekerja

Akibat P = 25000 kg (Sentris)

Akibat M = 300.000 Kgcm (Tarik) K h = M/S =

A = 2.b = 60 cm 2

dan

S = b.d = 1200 cm 3

P = 25 ton dan M = P.e = 25.12 = 300 tcm = 300.000 kgcm

K v = P/A =

K tot = √(K v ) 2 + (K h ) 2 = < K ijin

Contoh Lain Kasus

120 P= 25 t P= 25 t M=P.e 22 22 ½ DIN 34 ½ DIN
120
P= 25 t
P= 25 t
M=P.e
22
22
½ DIN 34
½ DIN 34
DIN 34
DIN 34
b = 300

d = 400

Check tebal Las dan kaki las

Tebal Las

t L = K tot / K ijin =

Kaki Las

a = t L /0,707 = 0,506/0,707 = 0,716 cm < t = 22-1=21mm

P= 25 t M=P.e d = 400 Bentuk Las
P= 25 t
M=P.e
d = 400
Bentuk Las

Untuk mendapatkan tL yang lebih besar dapat dengan memperpendek b atau mendekatkan d

Soal dikerkajan dirumah
Soal dikerkajan dirumah
P ton L2 L1 t =15mm ( A ) t=12mm D siku 80.80.8 ( B
P ton
L2
L1
t =15mm
( A )
t=12mm
D siku 80.80.8
( B )
( C )
150

Soal dikerkajan dirumah

Dikerjakan kelompok dan tiap kelompok 6 @ 7 orang.

Kelompok

1.

L1. L2. P (ton) 250 50 15
L1.
L2.
P (ton)
250
50
15

2.

300

75

12,5

3.

200

100

10

4.

350

50

12.5

5.

250

100

15

6.

300

50

10

7.

175

100

12.5

8.

`

200

75

15

Buat program yang mampu menghitung seperti kasus diatas. Tentukan gambar dan nama sambungan las nya kemudian dihitung Dikumpulkan dalam bentuk hard copy dan soft copy. Pada tanggal 19 Mei 2015 Dipresentasikan dengan diwakili oleh 2 orang.

Bentuk Jawaban:

Ada lembar soal dan Jawaban. Ada lembar Analisis dari hasil Program. Ada soft copy dari program Excel dikumpulkan dalam CD.