Anda di halaman 1dari 5

1.

Mikrometer Sekrup
Cara kerja dan fungsi mikrometer sekrup
Apabila kita ingin mengukur ketebalan suatu plat tipis dengan lebih teliti, maka kita
dapat menggunakan alat mikrometer sekrup, karena ketelitiannya mencapai 0,01
mm. Mengapa demikian? Pada mikrometer sekrup terdapat dua macam skala, yaitu
skala tetap dan skala putar. Skala tetap terbagi dalam satuan milimeter (mm), skala
ini terdapat pada laras dan terbagi dua skala yakni skala atas dan skala bawah.
Sedangkan skala putar, terdapat pada besi penutup laras yang dapat berbputar 360
derajat, dapat bergeser ke depan atau ke belakang. Skala putar terbagi menjadi 50
skala atau bagian yang sama. Satu kali putaran skala putar akan bergeser 0,5 mm
ke depan atau ke belakang, maka setiap kita memutar satu skala menghasilkan =
0,5/50 x 1 mm = 0,01 mm.

Gambar: Mikrometer sekrup


Fungsi mikrometer sekrup adalah untuk mengukur ketebalan, panjang dan
mengukur diameter suatu benda yang bentuknya sangat kecil semisal mengukur
diameter kabel, kawat, lebar kertas dan benda kecil lainnya yang tak bisa diukur oleh
alat lain.

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup


Ada 5 langkah dalam memakai mikrometer sekrup ialah:

Pastikan pengunci dalam keadaan terbuka.

Lakukan pengecekan sewaktu apakah poros tetap dan poros geser bertemu
skala dan skala noise apakah menunjukkan angka nol.

Buka rahangnya dengan cara menggerakkan bagian pemutarnya ke arah kiri


sampaia benda yang akan diukur bisa masuk ke dalam rahang mikrometer
tersebut.

Setelah itu letakkan benda di antara poros tetap dan poros geser, selanjutnya
tutup kembali rahang hingga benda yang diukur terjepit.

Putarlah pengunci supaya pemutar tidak bisa bergerak, hingga mengeluarkan


suara klik. Apabila langkah tersebut benar dilakukan, maka ukuran suatu
benda dapat diketahui.

2. Jangka Sorong
Cara kerja dan fungsi jangka sorong
Alat ukur jangka sorong biasa digunakan untuk mengukur ketebalan benda-benda
yang tipis, mengukur diameter bagian dalam atau bagian luar pipa, dan untuk
mengukur kedalaman suatu bejana yang sempit. Jangka sorong terdiri dari dua
bagian utama, yaitu rahang tetap dan rahang sorong. Rahang tetap dilengkapi
dengan skala nonius atau vernier, yang diambil dari nama penemu yang pertama
kali menemukan jangka sorong, yakni Pine Vernier. Jangka sorong memiliki
ketelitian pengukuran sampai dengan 0,1 mm. Pada perkebangan selanjutnya, ada
jangka sorong yang memiliki ketelitian sampai dengan 0,05 mm, 0,02 mm, dan
jangka sorong digital dengan ketelitian 0,01 mm.
Fungsi Jangka Sorong adalah untuk mengukur suatu benda dengan tingkat
ketelitian mencapai satu per seratus millimeter. Dengan jangka sorong anda dapat
mengetahui secara pasti ukuran suatu benda. Saat anda ingin mengukur suatu
benda melalui sisi yang berada diluar maka yang harus anda lakukan adalah
mengapitkan benda tersebut.

Gambar: Jangka sorong

Cara Menggunakan Jangka Sorong


berikut ini cara menggunakan jangka sorong dalam beberapa langkah.
1.Awal persiapan, kendurkan baut pengunci dan geser rahang geser, pastikan
rahang geser bekerja dengan baik. Sobat hitung jangan lupa untuk cek ketika
rahang tertutup harus menunjukkan angka nol. Jika tidak menunjukkan angka nol
sobat bisa mensettingnya.
2. Langkah/ cara menggunakan jangka sorong selanjutnya adalah membersihkan
permukaan benda dan permukaan rahang agar tidak ada benda yang menempel
yang bisa sebabkan kesalahan pengukuran.
3. Tutup rahang hingga mengapit benda yang diukur. Pastikan posisi benda sesuai
dengan pengukuran yang ingin diambil. Lalu tinggal membaca skalanya.