Anda di halaman 1dari 1

SISTEM MANAJEMEN MUTU ( SMM )

PROSEDUR KLINIS
PUSKESMAS SINE
DINAS KESEHATAN
KABUPATEN NGAWI
Tanggal Terbit :
Revisi :
Dibuat oleh :
Nama
:
Paraf
:

PENATALAKSANAAN VULNUS LACERTAUM

Diperiksa oleh :
Nama
:
Paraf
:

No. Dokumen :
Halaman : 173
Disetujui oleh :
Nama
:
Paraf
:

1. Tujuan.
Sebagai pedoman dalam penatalksanaan luka robek ( Vulnus laceratum )
2.

Ruang Lingkup
Pasien di layanan 24 jam Puskesmas Sine Kecamatan Sine yang menderita luka

3. Uraian Umum
Vulnus laceratum adalah luka dengan tepi yang tidak beraturan atau compangcamping, biasanya karena tarikan atau goresan benda tumpul. Luka robek pada
umumnya memerlukan jahitan ( lihat prosedur kerja penjahitan luka
4. PROSEDUR
4.1 Anamnesis
4.1.1 Tanyakan bagaimana, dimana dan kapan luka terjadi
4.1.2 Perkirakan kemungkinan terjadinya kontaminasi jika penampang luka tampak
kotor.
4.1.3 Tentukan apakah luka akan ditutup secara primer atau dibiarkan terbuka
4.2 Pemeriksaan fisik
4.2.1 Tentukan lokasi
4.2.2 Tentukan kemungkinan adanya cedera atau struktur yang lebih dalam jika luka
terdapat thorax ( dada ) dan abdomen (perut )
4.2.3 Eksplorasi luka : cari benda asing yang mungkin tertinggal pada luka serta
tentukan adanya jaringan yang telah mati
4.3 Penanganan
4.3.1 Lakukan desinfeksi
4.3.2 Jahit luka ( lihat prosedur kerja penjahitan luka )
4.3.3 Jika tidak dapat ditangani, tutup dengan soflatulle atau kasa steril. Balutannya
sebaiknya bersifat menekan, kirim ke rumah sakit
DOKUMEN TERKAIT
5.1 Form status pasien dalam rekam medik