Anda di halaman 1dari 18

PENILAIAN SISTEM EKSRESI

Pertemuan I :

Teknik Penilaian:
1. Tes tertulis
2. Lembar Observasi diskusi

Bentuk Instrumen
1. Uraian
2. Lembar Observasi Sikap

A. PENILAIAN TERTULIS
Contoh insttumen (post test )
1. Apakah yang dimaksud dengan eksresi ?
2. Apakah fungsi dari sistem eksresi ?
3. Apa yang anda ketahui tentang osmoregulasi ?
4. Tuliskan alat-alat eksresi pada manusia beserta zat sisa yang dikeluarkannya !
Jawaban instrument
1. Eksresi adalah proses pengeluaran zat sisa metabolism yang sudah terakumulasi dalam
tubuh agar kesetimbangan tubuh tetap terjadi.
2. Sistem eksresi berperan dalam menjaga homeostatis (kesetimbangan ) tubuh dengan cara
osmoregulasi.
3. Osmoregulasi adalah mekanisme tubuh untuk mengatur konsentrasi bahan terlarut dalam
cairan sel atau cairan tubuh.
4. alat-alat eksresi pada manusia yaitu 1). Ginjal dengan zat sisa berupa urine. 2). Paru-paru
dengan zat sisa berupa karbondioksida , 3). Kulit dengan zat sisa berupa air dan garam
berpa keringat , 4). Hati dengan zat sisa berupa bilirubun.
B. PENILAIAN SIKAP
LEMBAR OBSERVASI SIKAP
Satuan Pendidikan

: SMA

Mata Pelajaran

: Biologi

Kelas/Semester

: XI/1

Materi Pokok

: Sistem Pencernaan

Alokasi Waktu

: 2 x 45 Menit

Karakter yang Diharapkan


1
2
3
4

No Nama

Jumlah

Nilai

Jumlah Skor
Persen (%)
Keterangan :
1.
2.
3.
4.
5.

Ingin Tahu
Berpikir Kritis
Responsif
Terbuka
Kerjasama

Rubrik Penilaian :
1. Rasa ingin tahu
Mengajukan pertanyaan
Mempunyai banyak referensi terbaru tentang materi pembelajaran
Memperhatikan secara cermat pada saat kelompok lain mempresentasikan hasil diskusi
kelompok
2. Kritis
Bertanya setiap terdapat perubahan atau hal yang baru
Menganalisis pertanyaan dan jawaban yang diberikan oleh guru atau temannya
Berfikir tingkat tinggi untuk memecahkan masalah dalam melakukan pengamatan
3. Responsif
Cepat tanggap ketika diberikan instruksi
cepat menjawab ketika ada teman yang memberikan pertanyaan
4. Terbuka
Mendengarkan pendapat teman-temannya dalam melakukan diskusi
Menghargai penemuan yang diperoleh temannya dan didiskusikan
Memberikan pendapat dalam melakukan diskusi
5. Kerjasama
Berdiskusi bersama anggota kelompok
Tidak mendominasi percakapan pada saat diskusi kelompok
Peduli terhadap anggota kelompok
Kriteria Penskoran :
4 : jika semua deskriptor terpenuhi

3 : jika hanya 2 deskriptor yang terpenuhi


2 : jika hanya 1 deskriptor yang terpenuhi
1 : jika tidak ada 1 pun deskriptor yang terpenuhi
Pedoman Penilaian :
Skor yang diperoleh x 100 %
Skor maksimum
Kriteria Penilaian :
85 100 = sangat baik (A)
75 84 = baik (B)
65 74 = cukup baik (C)
< 64

= kurang (D)

Pertemuan II :

Teknik Penilaian:
1. Tes tertulis
2. Penilaian sikap

Bentuk Instrumen
1. Uraian
2. Lembar Observasi

A. PENILAIAN TERTULIS
1. Jelaskan fungsi ginjal sebagai alat eksresi !
2. Jelaskan fungsi kulit sebagai alat eksresi !
3. Jelaskan fungsi paru-paru sebagai alat eksresi !
4. Jelaskan fungsi hati sebagai alat eksresi !
Jawaban instrument
1. Ginjal berfungsi mengeksresikan zat sisa berupa urea, asam urat, kreatinin, keratin dan
zat sisa lain berupa racun, mengatur volume plasma darah dan jumlah air didalam tubuh,
menjaga tekanan osmosis dengan cara eksresi garam-garam., dan lain-lain.

2. Kulit berfungsi mengeksresikan keringat. Keluarnya keringat dari kulit dengan cara
penguapan. Penguapan pada permukaan kulit akan menurunkan suhu sehingga akan
mengurangi rasa panas pada tubuh.
3. Paru-paru berfungsi mengeksresikan sisa- sisa hasil metabolisme berupa karbondioksida
dan air dalam bentuk uap air. Sisa metabolism dari jaringan diangkut oleh darah mnuju
ke paru-paru untuk di buang.
4. Hati berfungsi menghasilkan empedu secara terus-menerus yang ditampung dalam
kantung empedu. Jika sel tubuh mengalami deaminasi yang mengakibatkan terkumpulnya
ammonia bersifat racun.
B. PENILAIAN SIKAP
LEMBAR OBSERVASI SIKAP
Satuan Pendidikan

: SMA

Mata Pelajaran

: Biologi

Kelas/Semester

: XI/1

Materi Pokok

: Sistem Pencernaan

Alokasi Waktu

: 2 x 45 Menit

No Nama

Karakter yang Diharapkan


1
2
3
4

Jumlah Skor
Persen (%)
Keterangan :
6. Ingin Tahu
7. Berpikir Kritis
8. Responsif
9. Terbuka
10. Kerjasama

Jumlah

Nilai

Rubrik Penilaian :
6. Rasa ingin tahu
Mengajukan pertanyaan
Mempunyai banyak referensi terbaru tentang materi pembelajaran
Memperhatikan secara cermat pada saat kelompok lain mempresentasikan hasil diskusi
kelompok
7. Kritis
Bertanya setiap terdapat perubahan atau hal yang baru
Menganalisis pertanyaan dan jawaban yang diberikan oleh guru atau temannya
Berfikir tingkat tinggi untuk memecahkan masalah dalam melakukan pengamatan
8. Responsif
Cepat tanggap ketika diberikan instruksi
cepat menjawab ketika ada teman yang memberikan pertanyaan
9. Terbuka
Mendengarkan pendapat teman-temannya dalam melakukan diskusi
Menghargai penemuan yang diperoleh temannya dan didiskusikan
Memberikan pendapat dalam melakukan diskusi
10. Kerjasama
Berdiskusi bersama anggota kelompok
Tidak mendominasi percakapan pada saat diskusi kelompok
Peduli terhadap anggota kelompok
Kriteria Penskoran :
4 : jika semua deskriptor terpenuhi
3 : jika hanya 2 deskriptor yang terpenuhi
2 : jika hanya 1 deskriptor yang terpenuhi
1 : jika tidak ada 1 pun deskriptor yang terpenuhi
Pedoman Penilaian :
Skor yang diperoleh x 100 %
Skor maksimum
Kriteria Penilaian :
85 100 = sangat baik (A)
75 84 = baik (B)
65 74 = cukup baik (C)

< 64

= kurang (D)

Pertemuan III :

Teknik Penilaian:
1. Tes tertulis
2. Penilaian sikap

Bentuk Instrumen
1. Uraian
2. Lembar Observasi

A. PENILAIAN TERTULIS
Contoh instrument
1. Jelaskan tahapan-tahapan proses pembentukan urin pada manusia !
2. apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembentukan urin ! jelaskan !
jawaban instrument
1. pembentukkan urine terjadi melalui serangkaian proses yaitu :
a. filtrasi
filtrasi merupakan perpindahan cairan dari glomelurus ke kapsul bowman dengan
menembus membrane filtrasi. Didalam glomelurus , sel-sel darah merah,trombosit
dan sebagian protein plasma disaring dan diikat agar tidak ikut dikeluarkan. Hasil
penyaringan berupa urin primer (filtrate glomelurus). Urin primer mengandung zat
hampir sama dengan cairan yang menembus kapiler menuju keruang antar sel.
b. Reabsorbsi (penyerapan kembali )
Reabsorbsi adalah proses perpindahan cairan dari tubulus renalis menuju pembuluh
darah yang mengelilinginya yaitu kapiler peritubuler. Setelah reabsorbsi kadar urea
semakin tinggi. Urin yang dihasilkan berupa urin sekunder (filtrate tubulus)
c. Augmentasi
Augmentasi adalah proses penambahan zat-zat yang tidak diperlukan lagi ke dalam
tubulus kontortus distal. Disinilah dibentuk urin sesungguhnya dan akan disimpan
sementara di kantung kemih untuk selanjutnya dibuang melalui uretra.
2. faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembentukan urin yaitu :
a. hormon antidiuretik
b. hormon insulin
c. jumlah air yang diminum

B. PENILAIAN SIKAP
LEMBAR OBSERVASI SIKAP
Satuan Pendidikan

: SMA

Mata Pelajaran

: Biologi

Kelas/Semester

: XI/1

Materi Pokok

: Sistem Pencernaan

Alokasi Waktu

: 2 x 45 Menit

No Nama

Karakter yang Diharapkan


1
2
3
4

Jumlah

Nilai

Jumlah Skor
Persen (%)
Keterangan :
11. Ingin Tahu
12. Berpikir Kritis
13. Responsif
14. Terbuka
15. Kerjasama
Rubrik Penilaian :
11. Rasa ingin tahu
Mengajukan pertanyaan
Mempunyai banyak referensi terbaru tentang materi pembelajaran
Memperhatikan secara cermat pada saat kelompok lain mempresentasikan hasil diskusi
kelompok
12. Kritis
Bertanya setiap terdapat perubahan atau hal yang baru
Menganalisis pertanyaan dan jawaban yang diberikan oleh guru atau temannya
Berfikir tingkat tinggi untuk memecahkan masalah dalam melakukan pengamatan
13. Responsif

Cepat tanggap ketika diberikan instruksi


cepat menjawab ketika ada teman yang memberikan pertanyaan
14. Terbuka
Mendengarkan pendapat teman-temannya dalam melakukan diskusi
Menghargai penemuan yang diperoleh temannya dan didiskusikan
Memberikan pendapat dalam melakukan diskusi
15. Kerjasama
Berdiskusi bersama anggota kelompok
Tidak mendominasi percakapan pada saat diskusi kelompok
Peduli terhadap anggota kelompok
Kriteria Penskoran :
4 : jika semua deskriptor terpenuhi
3 : jika hanya 2 deskriptor yang terpenuhi
2 : jika hanya 1 deskriptor yang terpenuhi
1 : jika tidak ada 1 pun deskriptor yang terpenuhi
Pedoman Penilaian :
Skor yang diperoleh x 100 %
Skor maksimum
Kriteria Penilaian :
85 100 = sangat baik (A)
75 84 = baik (B)
65 74 = cukup baik (C)
< 64

= kurang (D)

Pertemuan IV :

Teknik Penilaian:
1. Tes tertulis
2. Penilaian sikap

Bentuk Instrumen
1. Uraian
2. Lembar Observasi

A. PENILAIAN TERTULIS
Contoh instrument
1. Berilah 3 contoh gangguan dan kelainan ginjal beserta penjelasannya !
Jawaban instrument
1.

Nefritis: Kerusakan pada bagian glamerulus ginjal akibat alergi racun kuman disebabkan

oleh bakteri Strptalococcus.


2.

Batu ginjal
Batu ginjal terbentuk karena pengendapan garam kalsium di dalam rongga ginjal, saluran

ginjal atau kantong kemih. Batu ginjal adalah kalsium oksalat, asam urat dan kristal kalsium
fosfat.
3.

Glikosuria: ditemukannya glukosa pada urin. Adanya glukosa dalam urin menunjukan

adanya kerusakan pada tabung ginjal.


Adapun fungsi ginjal sebagai alat pengeluaran utama antara lain sebagai berikut:
a)

Membuang sisa metabolisme dari tubuh

b)

Mengatur keseimbangan air dan garam di dalam darah

c)

Membuang zat-zat berbahaya bagi tubuh

d)

Mengeluarkan tekanan darah dalam arteri dengan mengeluarkan kelebihan zat-zat asam

atau basa.
C. PENILAIAN SIKAP
LEMBAR OBSERVASI SIKAP
Satuan Pendidikan

: SMA

Mata Pelajaran

: Biologi

Kelas/Semester

: XI/1

Materi Pokok

: Sistem Pencernaan

Alokasi Waktu

: 2 x 45 Menit

No Nama

Karakter yang Diharapkan


1
2
3
4

Jumlah

Nilai

Jumlah Skor
Persen (%)
Keterangan :
16. Ingin Tahu
17. Berpikir Kritis
18. Responsif
19. Terbuka
20. Kerjasama
Rubrik Penilaian :
16. Rasa ingin tahu
Mengajukan pertanyaan
Mempunyai banyak referensi terbaru tentang materi pembelajaran
Memperhatikan secara cermat pada saat kelompok lain mempresentasikan hasil diskusi
kelompok
17. Kritis
Bertanya setiap terdapat perubahan atau hal yang baru
Menganalisis pertanyaan dan jawaban yang diberikan oleh guru atau temannya
Berfikir tingkat tinggi untuk memecahkan masalah dalam melakukan pengamatan
18. Responsif
Cepat tanggap ketika diberikan instruksi
cepat menjawab ketika ada teman yang memberikan pertanyaan
19. Terbuka
Mendengarkan pendapat teman-temannya dalam melakukan diskusi
Menghargai penemuan yang diperoleh temannya dan didiskusikan
Memberikan pendapat dalam melakukan diskusi
20. Kerjasama
Berdiskusi bersama anggota kelompok
Tidak mendominasi percakapan pada saat diskusi kelompok
Peduli terhadap anggota kelompok
Kriteria Penskoran :
4 : jika semua deskriptor terpenuhi
3 : jika hanya 2 deskriptor yang terpenuhi
2 : jika hanya 1 deskriptor yang terpenuhi
1 : jika tidak ada 1 pun deskriptor yang terpenuhi

Pedoman Penilaian :
Skor yang diperoleh x 100 %
Skor maksimum
Kriteria Penilaian :
85 100 = sangat baik (A)
75 84 = baik (B)
65 74 = cukup baik (C)
< 64

= kurang (D)

Pertemuan V :

Teknik Penilaian:
1. Penilaian unjuk kerja
2. Penilaian produk

Bentuk Instrumen
1. Lembar Observasi praktikum
2. Laporan praktikum
A. PENILAIAN UNJUK KERJA

Lakukan pengamatan tentang uji kandungan urine !


Topik
No

Aspek

Kelengkapan bahan praktikum yang dibawa


Menggunakan alat dan bahan praktikum dengan benar
Pengamatan kandungan urin pada saat praktikum
Data yang diperoleh dari hasil pengamatan kandungan urin
Menyimpulkan hasil praktikum

2
3
4
5

skor
2

RUBRIK PENILAIAN
No

ASPEK YANG DINILAI

PENILAIAN
2

Kelengkapan bahan praktikum Tidak membawa Membawa bahan


yang dibawa

Menggunakan alat dan bahan


praktikum

bahan praktikum tetapi tidak lengkap praktikum lengkap

Menggunakan alat
dan bahan
praktikum tidak
sesuai prosedur

Pengamatan perubahan warna


3

pada berbagai zat saat


praktikum

Pengamatan tidak
cermat

Menggunakan alat
dan bahan
praktikum kurang
sesuai dengan
prosedur
Pengamatan cermat
tetapi tidak
mendukung
interpretasi

Data yang diperoleh dari


praktikum

Data tidak
lengkap

tidak terorganisir

tujuan

kesimpulan ada
yang salah atau
tidaK Sesuai tujuan

Pedoman Penilaian :
Skor yang diperoleh x 100 %
Skor maksimum
Kriteria Penilaian :
85 100 = sangat baik (A)

dan bahan
praktikum sesuai
dengan prosedur

Pengamatan
cermat mendukung
interpretasi

terorganisir, dan

atau ada yang salah ditulis dengan

Tidak benar atau Sebagian


Menyimpulkan hasil praktikum tidak sesuai

Menggunakan alat

Data lengkap, tetapi Data lengkap,

tulis

Membawa bahan

benar

Semua benar atau


sesuai tujuan

75 84 = baik (B)
65 74 = cukup baik (C)
< 64

= kurang (D)

B. Lembar Penilaian Tugas Produk


Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas
Mata Pelajaran

: Biologi

Kelas/Semester

:X/I

Petunjuk
Isilah kolom penilaian tugas produk di bawah ini sesuai dengan urutan aspek penialain
yang terdapat pada keterangan
Berilah skor 1-4 pada masing-masing kolom skor berdasarkan hasil observasi guru
terhadap produk yang dibuat oleh siswa yang disesuaikan dengan rubrik penilaian
yang tersedia
Hitunglah jumlah skor yang diperoleh masing-masing siswa
Gunakan rumus yang terdapat pada pedoman penilainan lalu disesuaikan dengan
kriteria penilaian untuk menentukan nilai siswa
Tugas Produk
Buatlah bahan kimia yang dapat digunakan dalam kegiatan biologi secara berkelompok (34) orang. Bahan kimia yang dapat dipergunakan dalam kegiatan biologi misalnya formalin,
air laut tiruan dan larutan ringer.
No

Kelompok

1
2
1
3
4
5
6
2
7
8
Keterangan :
a. Perencanaan
b. Proses Pembuatan
c. Hasil Produk

Nama

Aspek Penilaian
a

Jumlah
c

Nilai

Rubrik Penilaian

a. Perencanaan
Deskriptor
Pengembangan gagasan yang bervariasi dan kreatif
Pemilihan alat dan bahan yang tepat
Penentuan dan perencanaan langkah kerja yang sistematis

b. Proses Pembuatan
Deskriptor
Persiapan alat dan bahan yang sesuai dengan yang direncanakan
Teknik pembuatan dilakukan dengan cepat dan tepat secara kelompok
Pembuatan produk dilakukan dengan hati-hati, menjaga keamanan , keselamatan dan
kebersihan
c.
Hasil Produk
Deskriptor
Produk yang dihasilkan berinovasi dan kreatif
Hasil produk memiliki daya guna untuk proses pembelajaran
Hasil akhir/produk memiliki nilai keindahan dan daya tarik/estetika
Kriteria Penskoran
4

: jika semua deskriptor terpenuhi

: jika hanya 2 deskriptor yang terpenuhi

: jika hanya 1 deskriptor yang terpenuhi

: jika tidak ada 1 pun deskriptor yang terpenuhi

Pedoman Penilaian Produk


Jumlah skor yang diperoleh x 100 %
Jumlah skor maksimum
Kriteria penilaian :
85 100

= Sangat Baik

75 84

= Baik

65 74

= Cukup Baik

< 64

= Kurang

Pekanbaru,
Kepala Sekolah

NIP.

Guru Bidang Studi

NIP.

Pertemuan VI :

Teknik Penilaian:
3. Tes tertulis
4. Penilaian sikap

Bentuk Instrumen
3. Uraian
4. Lembar Observasi

A. PENILAIAN TERTULIS
1. Jelaskan proses eksresi pada ikan ?
2. Jelaskan proses eksresi pada belalang ?
3. Jelaskan proses eksresi pada cacing ?
JAWABAN

Alat- alat pengeluaran ikan berupa sepasang ginjal opistonefros yang merupakan
tipe ginjal paling primitif. Pada ginjal opistonefros, tubulus bagian anterior telah
lenyap, beberapa tubulus bagian tengah berhubungan dengan testis, serta terdapat
konsentrasi dan pelipatgandaan tubulus di bagian posterior. Mekanisme ekskresi
ikan yang hidup di air tawar berbeda dengan ikan yang hidup di air laut. Ikan yang
hidup di air tawar mengekskresi amonia dan aktif menyerap ion anorganik
melalui insang serta mengeluarkan urine dalam jumlah besar. Ikan yang hidup di
laut mengekskresikan sampah nitrogen berupa trimetilamin oksida (TMO) yang
memberi bau khas ikan laut, menghasilkan ion-ion lewat insang, serta
mengeluarkan urine sedikit. Ginjal ikan air laut tidak memiliki glomerulus.
Akibatnya, tidak terjadi ultrafiltrasi di ginjal dan pembentukan urine
sepenuhnya oleh sekresi garam-garam dan TMO yang berkaitan dengan
osmosis air.

Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang. Darah
mengalir lewat pembuluh Malpighi Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal
pembuluh Malpighi, bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam
urat, sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali secara osmosis dan
transpor aktif Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus dan sisa air akan
diserap lagi Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan
feses. Sebagian zat sisa yang mengandung nitrogen digunakan untuk membentuk
kitin pada eksoskeleton dan dapat diekskresikan pada waktu pengelupasan kulit

(molting).
Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagai protonefridium.
Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. Di
dalam

protonefridium

terdapat

sel

api

yang

dilengkapi

dengan

silia.

Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin.
Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. Gerakan flagela juga berfungsi
mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi.
Pada tempat tertentu, saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka
sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). Air dikeluarkan lewat lubang
nefridiofora

ini.

Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. Sisa nitrogen
lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. Beberapa zat
sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air.
D. PENILAIAN SIKAP
LEMBAR OBSERVASI SIKAP
Satuan Pendidikan

: SMA

Mata Pelajaran

: Biologi

Kelas/Semester

: XI/1

Materi Pokok

: Sistem Pencernaan

Alokasi Waktu

: 2 x 45 Menit

No Nama

Karakter yang Diharapkan


1
2
3
4

Jumlah

Nilai

Jumlah Skor
Persen (%)
Keterangan :
21. Ingin Tahu
22. Berpikir Kritis
23. Responsif
24. Terbuka
25. Kerjasama
Rubrik Penilaian :
21. Rasa ingin tahu
Mengajukan pertanyaan
Mempunyai banyak referensi terbaru tentang materi pembelajaran
Memperhatikan secara cermat pada saat kelompok lain mempresentasikan hasil
diskusi kelompok
22. Kritis
Bertanya setiap terdapat perubahan atau hal yang baru
Menganalisis pertanyaan dan jawaban yang diberikan oleh guru atau temannya
Berfikir tingkat tinggi untuk memecahkan masalah dalam melakukan pengamatan
23. Responsif
Cepat tanggap ketika diberikan instruksi
cepat menjawab ketika ada teman yang memberikan pertanyaan
24. Terbuka
Mendengarkan pendapat teman-temannya dalam melakukan diskusi
Menghargai penemuan yang diperoleh temannya dan didiskusikan
Memberikan pendapat dalam melakukan diskusi
25. Kerjasama
Berdiskusi bersama anggota kelompok
Tidak mendominasi percakapan pada saat diskusi kelompok
Peduli terhadap anggota kelompok
Kriteria Penskoran :
4 : jika semua deskriptor terpenuhi

3 : jika hanya 2 deskriptor yang terpenuhi


2 : jika hanya 1 deskriptor yang terpenuhi
1 : jika tidak ada 1 pun deskriptor yang terpenuhi
Pedoman Penilaian :
Skor yang diperoleh x 100 %
Skor maksimum
Kriteria Penilaian :
85 100 = sangat baik (A)
75 84 = baik (B)
65 74 = cukup baik (C)
< 64

= kurang (D)