Anda di halaman 1dari 12

BERITA ACARA

PEMBENTUKAN STRUKTUR KEPENGURUSAN BANK SAMPAH KARYA


MANDIRI

Pada hari ini Rabu tanggal Dua Puluh Delapan Bulan September Tahun Dua
Ribu Enam Belas bertempat Bank Sampah Karya Mandiri telah dilaksanakan
musyawarah pembentukan STRUKTUR BANK SAMPAH KARYA MANDIRI
Yang Lebih berpotensi.

BANK SAMPAH KARYA MANDIRI berkedudukan dijalan Karya Mandiri Lingk.


IV Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan. BANK SAMPAH KARYA MANDIRI
bersifat non formal dan tidak berada atau terkait pada partai politik, semata-
mata dibentuk atas dasar kebersamaan, keserasian dan untuk kemajuan
kelompok.
Demikian berita acara pembentukan Struktur KepengurusanBANK
SAMPAH KARYA MANDIRI dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat
dipergunakan sebagaimana mestinya.

PENGURUS BANK SAMPAH KARYA MANDIRI

DIREKTUR SEKRETARIS
BENDAHARA

( ........................... ) (........................ )
( ........................... )

I.BAGIAN OPERASIONAL :
-Penimbangan
-Pencatatan
-Pengangkutan

II.BAGIAN PENGOMPOSAN :

III.BAGIAN PERTANIAN :

IV.BAGIAN KREASI DAUR ULANG :


V.BAGIAN PROMOSI DAN PENJUALAN :

DAFTAR HADIR RAPAT EVALUASI


BANK SAMPAH KARYA MANDIRI
KELURAHAN LALANG KECAMATAN RAMBUTAN
KOTA TEBING TINGGI

Hari :
Tanggal :

No Nama Alamat Tanda Tangan


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
ANGGARAN DASAR POKTAN
KARYA MANDIRI BERSAMA
BAB I
NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN DAN RUANG LINGKUP KEANGGOTAAN
PASAL 1

1. Kelompok ini bernama : BANK SAMPAH KARYA MANDIRI

2. BANK SAMPAH KARYA MANDIRI berkedudukan di Jln. Karya Mandiri Lk.


IV Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi

3. Ruang lingkup keanggotaan Bank Sampah Karya Mandiri ini terdiri dari
Masyarakat di Jln. Karya Mandiri Lk. IV Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan
Kota Tebing Tinggi

BAB II
LANDASAN, AZAS DAN TUJUAN
PASAL 2

Bank Sampah Karya Mandiri ini didirikan dengan landasan berdasarkan


Pancasila dan Undang - undang
Dasar tahun 1945.
Bank Sampah Karya Mandiri ini ber azaskan kekeluargaan dan
kegotong royongan.
Poktan bertujuan :

a. Mengembangkan Idiologi kehidupan kebersamaan.

b. Mengembangkan Kesejahteraan Anggota khususnya dan Masyarakat pada


umumnya dalam
rangka menggalang terlaksananya masyarakat adil dan makmur berdasarkan
Pancasila.

c. Ikut membangun Tatanan perekonomian Nasional dalam rangka mewujudkan


masyarakat yang
maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

d. Meningkatkan pengetahuan Anggota melalui , Pelatihan maupun


Keterampilan.dalam pengelolaan Sampah.

e. Menggalang seluruh kebutuhan untuk peningkatan produksi dan


pemasaran dari seluruh
Anggota dan kendala kendala yang dihadapi untuk kemudian
dipecahkan bersama.

f. Menggiatkan kesadaran Anggota untuk Menabung Sampah Di Bank


Sampah
BAB III
U S A H A
PASAL 3

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Poktan menyelenggarakan Usaha usaha


sebagai berikut :

1. Mengadakan usaha sarana produksi pertanian dan pemasaran hasil


hasil pertanian.
2. Mengadakan usaha mitra kepada pemerintah BUMN Swasta, Koperasi dan
Bank Sampah lainnya.
3. Mengadakan usaha lainnya yang menyangkut kepentingan Anggota
maupun masyarakat.

BAB IV
SYARAT KEAGGOTAAN
PASAL 4

Yang dapat diterima menjadi Pengurus BANK SAMPAH KARYA


MANDIRI ini adalah Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat
syarat sebagai berikut :
1. Masyarakat-masyarakat di Kelurahan Lalang.

2. Mempunyai kesamaan kepentingan ekonomi dalam lingkup usaha Bank


Sampah Karya Mandiri

3. Telah menyetujui isi Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga dan


ketentuan yang berlaku di
Kelompok Tani.

4. Bertempat tinggal / bekerja / berusaha di ruang lingkup Bank Sampah


Karya Mandiri

PASAL 5

1. masyarakat yang mau ikut menjadi Pengurus Bank Sampah Karya


Mandiri harus mengajukan
Surat Permohonan kepada pengurus ( bagi yang tidak ikut musyawarah
pembentukan Bank
Sampah Karya Mandri )
2. Pengurus secara musyawarah mempertimbangkan permohonan tersebut
dan melaksanakan
Rapat Untuk Mengambil Keputusan
3. Permohonan yang diterima segera didaftarkan dalam buku daftar
Anggota.
4. Bila pengurus menolak permohonan untuk menjadi Anggota
Bank Sampah maka
Yang bersangkutan dapat meminta pertimbangan pada rapat berikutnya.
5. Bank Sampah dapat menerima Anggota luar biasa.
6. Anggota luar biasa tidak punya hak dipilih dan memilih.

PASAL 6

Keanggotaan berakhir bilamana :


1 Meninggal dunia.

2 Minta berhenti atas kehendak sendiri.

3 Diberhentikan oleh pengurus karena tidak memenuhi lagi Syarat


keanggotaan.

4 Dipecat oleh pengurus karena tidak mengindahkan kewajiban sebagai


Anggota terutama
Dalam Hal keuangan atau karena berbuat sesuatu yang merugikan Bank
Sampah

BAB V
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
PASAL 7

Setiap Anggota harus tunduk pada ketentuan dalam Anggaran Dasar


Anggaran Rumah Tangga, peraturan khusus dan keputusan rapat anggota.

PASAL 8

1. Setiap Anggota berhak :

a. Untuk hadir dan berbicara tentang hak hak yang dirundingkan


dalam pertemuan rapat
Anggota.
b. Untuk memilih dan dipilih menjadi pengurus bank Sampah Karya
Mandiri.
c. Untuk melakukan pengawasan jalannya Organisasi dan usaha Bank
Sampah.
d. Untuk memberikan saran saran pada pengurus / pengawas baik
diminta maupun tidak
diminta guna perbaikan Organisasi baik dalam rapat maupun diluar
rapat anggota.
e. Mendapat pelayanan yang sama sesama Anggota Pengurus.
f. Memperoleh keuntungan dari setiap usaha yang dilakukan Unit usaha
Bank Sampah yang
besarnya ditetapkan berdasarkan musyawarah.

2. Setiap Pengurus Bank Sampah mempunyai kewajiban sebagai berikut :

a. Untuk hadir dan secara aktif mengambil bahagian dalam pertemuan


Bank Sampah.
b. Berpartisipasi dalam kegiatan usaha yang diselenggarakan oleh Bank
Sampah.
c. Mengembangkan dan memelihara usaha Bnak Sampah berdasarkan
azas kebersamaan
dan kegotong royongan.
d. Membayarkan simpanan simpanan pada Bank Sampah ( simpanan
pokok, simpanan
wajib,maupun simpanan lainnya ).

BAB VI
PENGURUS
PASAL 9

1. Pengurus Bank Sampah dipilih dari dalam dan oleh Pengurus Bank
Sampah dalam pertemuan
Rapat/ Anggota.

2. Yang dapat dipilih menjadi Direktur Bank Sampah adalah mereka yang
memenuhi syarat
Syarat sebagai berikut :

a Anggota Pengurus Bank Sampah yang aktif melaksanakan hak dan


kewajiban sebagai Pengurus Bank Sampah.
b Dapat memimpin dengan Baik,Profesional,dan Bertanggung Jawab.
c Mempunyai sifat jujur, kepemimpinan dan keterampilan kerja.
d Tidak pernah diberhentikan / dipecat dari jabatan pengurus / pengawas
karena kesalahan
Yang pernah diperbuat.

PASAL 10

1. Direktur Bank Sampah dipilih untuk masa jabatan 3 ( Tahun ) tahun.

2. Direktur dan Pengurus setiap waktu dapat diberhentikan bila terbukti


bahwa :
a. Melakukan kecurangan dan merugikan Usaha Bank Sampah.
b. Melakukan tindakan sehingga menimbulkan pertentangan dalam
Pengurus Bank Sampah dan
Kegiatan Bank Sampah

3. Anggota pengurus yang masa jabatannya berhenti sebelum masa


jabatannya berakhir maka
Pertemuan / rapat Anggota Kepengurusan dapat mengangkat gantinya.

BAB VII
TUGAS HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS
PASAL 11

1. Pengurus bertugas untuk :


a. Memimpin perkumpulan Bank Sampah.
b. Menyelenggarakan Peraturan Kelompok .
c. Memelihara Buku daftar Anggota anggota, daftar pengurus
Organisasi lainnya.
d. Mengelola Usaha.

2. Hak Pengurus :
a. Untuk menugaskan / memanggil Anggota Kelompok dalam hal kegiatan
yang menyangkut
Bank Sampah.
b.Mengadakan pertemuan Kelompok / Rapat Anggota Kepengurusan.

3. Kewajiban pengurus :
a. Pengurus berkewajiban memberitahukan tentang segala sesuatunya yang
menyangkut
Bank Sampah.
b. Pengurus diwajibkan untuk memelihara kerukunan di antara Sesama
Pengurus dan Anggota,
dari Segala hal yang menyebabkan timbulnya perselisihan paham.
c. Perselisihan yang timbul karena adanya kepentingan khusus atau dalam
hubungan sebagai
Anggota harus diselesaikan oleh pengurus dengan jalan damai tanpa
memihak.
d.Pengurus harus melaksanakan segala ketentuan dalam Anggaran Dasar
Anggaran Rumah
Tangga dan keputusan keputusan dalam pertemuan Bank Sampah.
e. Anggota pengurus Bank Sampah Karya Mandri tidak boleh menjadi
pengurus Bank Sampah
lainya yang sejenis, kecuali untuk Gabungan Forum Bank Sampah Kota
Tebing Tinggi.

BAB VIII
PEMBINAAN, BIMBINGAN DAN PERLINDUNGAN
PASAL 12

1. Pembinaan merupakan wewenang dan tanggung jawab Pemerintah.


2. Pembinaan memberikan bimbingan dan perlindungan kepada Bank
Sampah.
3. Dalam upaya menciptakan dan mengembangkan Bank Sampah yang
mendukung
pertumbuhan Bank Sampah adalah :
a. Memberikan kesempatan usaha seluas luasnya kepada Bank Sampah
sesuai dengan
Pengurus dan Anggota Bank Sampah.
b. Memberikan Sosialisai Kepada Masyarakat.

BAB IX
PENGAWASAN
PASAL 13

1. Bank Sampah berkewajiban untuk mengadakan pengawasan atas


dirinya.
2. Pengawasan itu dijalankan oleh pengawasan yang terdiri dari sekurang
kurangnya 3 (tiga) Orang yang tidak termasuk golongan pengurus
dan dipilih oleh rapat Anggota untuk masa jabatan 3 (tiga).
3. Yang dapat dipilih menjadi pengawas adalah mereka yang memenuhi
syarat - syarat sebagai berikut :
a. Anggota yang aktif melaksanakan hak dan kewajiban.
b. Memiliki sifat sifat kejujuran.
c. Mengetahui seluk beluk kepemimpinan, pembukuan dan akuntansi.
d. Tidak pernah diberhentikan / dipecat dari jabatan pengurus / pengawas
karena kesalahan.
e. Pengawas diadakan sekurang kurangnya 3 (tiga) bulan sekali.
f. Tentang hasil pengawasan dibuat laporan tertulis dan disampaikan
pada rapat Anggota.

BAB X
PERTEMUAN PENGURUS BANK SAMPAH
PASAL 14

1. Pertemuan pengurus Bank Sampah dilaksanakan sekurang kurangnya


satu kali dalam
Dua minggu atau lebih sesuai dengan kebutuhan.
2. Biaya yang timbul dalam pertemuan kelompok diambil dari kas yang
berasal dari keuntungan
Usaha Bank Sampah.

BAB XI
IURAN ANGGOTA / SIMPANAN ANGGOTA
PASAL 15

1. Besarnya iuran / simpanan Anggota ditetapkan berdasarkan musyawarah


mufakat Anggota
Kelompok, begitu juga dengan jangka waktu pembayaran dan harus
disetuji oleh Direktur
Bank Sampah.
2. Setiap biaya yang keluar dari Bank Sampah ditetapkan berdasarkan
persetujuan dari
Pengurus Bank Sampah.
3. Bendahara Pengurus diwajibkan membuat laporan tentang perhitungan
dan tanggung jawab
Mengenai keuangan, inventarisasi peralatan, keanggotaan dan hal lain
yang dianggap perlu.

BAB XII
PEMBAGIAN SISA HASIL USAHA
PASAL 16

1. Sisa hasil usaha yaitu pendapatan Bank Sampah yang diperoleh dalam
satu tahun waktu
Berjalan.
a. Yang diperoleh dari usaha yang diselenggarakan untuk Anggota Pengurus
Bank Sampah.
b. Yang diperoleh dari usaha yang diperoleh dari luar Bank Sampah.

2. Bagian (a) dari sisa pendapatan usaha Poktan dipergunakan untuk :


a. 50% untuk cadangan.
b. 30% untuk dana pengurus.
c. 10% untuk dana sosial.
d. 10% untuk dana Operasional.

3. Bagian (b) maka yang diperoleh dari pihak diluar sebagai berikut :

a. 30% untuk cadangan.


b. 5 % untuk pengawas.
c. 50% untuk pengurus.
d. 5% untuk sosial.
e.10% untuk anggota.

PASAL 17

1. Uang cadangan adalah kekayaan Bank Sampah yang disediakan untuk


menutupi kerugian
Sehingga tidak boleh dibagikan kepada Anggota.
2. Rapat Anggota dapat memutuskan untuk mempergunakan paling tinggi
75 % dari jumlah
seluruh cadangan untuk perluasan dan Pengembangan usaha Bank
Sampah.
3. Sekurang kurangnya 25 % dari uang cadangan harus disimpan dengan
bersifat Giro pada
Bank yang ditunjuk rapat Kepengurusan.

BAB XIII
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
PASAL 18
Perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga hanya dapat
dilakukan melalui
musyawarah Kepengurusan Bank Sampah.

BAB XIV
ANGGARAN RUMAH TANGGA
PASAL 19

1. Hal hal yang belum diatur pasal 19 dalam Anggaran Dasar ini akan
diatur dalam
Anggaran Rumah Tangga.

2. Anggaran Rumah Tangga tidak boleh bertentangan dengan Anggaran


Dasar.

BAB XV
JANGKA WAKTU BERDIRINYA BANK SAMPAH
PASAL 20
Jangka waktu berdirinya Bank Sampah Karya Mandiri tidak terbatas.

BAB XVI
SANKSI SANKSI
PASAL 21
1. Sanksi terhadap tidak dipatuhinya kewajiban dari Pengurus dan Anggota
dapat diambil
tindakan sebagai berikut :
a Teguran lisan atau tertulis dari pengurus.
b Memberhentikan sementara atau pemecatan apabila sudah lebih
dari 3 (tiga) kali diberikan peringatan tertulis oleh pengurus.
2. Sanksi terhadap pengurus dan atau seorang pengurus yang tidak
melaksanakan kewajiban :
a Pengurus yang lalai atas kewajibannya dapat diberhentikan oleh rapat
Anggota walaupun
masa jabatannya belum berahir.
b Seorang pengurus yang lalai atas kewajibannya dapat ditegur secara
lisan atau tertulis
melalui keputusan rapat Anggota.

BAB XVII
PEMBUBARAN
PASAL 22

1. Pembubaran Bank Sampah Karya Mandiri dapat dilakukan berdasarkan :


a Keputusan Rapat Anggota.
b Keputusan Pemerintah.
2. Keputusan pembubaran Bank Sampah oleh rapat Anggota diberitahukan
secara tertulis oleh
Rapat Anggota kepada :
a Semua Kreditor.
b Pemerintah.

PASAL 23

Keputusan pembubaran oleh pemerintah dilakukan apabila :


a. Terdapat bukti bahwa Bank Sampah Karya Mandiri tidak memenuhi
ketentuan
Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.
b. Kegiatan Poktan bertentangan dengan kepentingan umum dan atau
kesulitan.
BAB XVIII
DAFTAR PENDIRI
PASAL 24

Nama nama pendiri yang hadir dalam rapat pembentukan


Kepengurusan BANK SAMPAH KARYA MANDIRI pada tanggal 28
September 2016 adalah :

N NAMA ALAMAT JABATAN TANDA


o. TANGA
N
1

10

11

12

13

14

15
16

BAB XIX
P E N U T U P
PASAL 25

Demikianlah Anggaran Dasar Kelompok Tani BANK SAMPAH KARYA MANDIRI


ini ditetapkan dan ditanda tangani oleh kami yang telah diberi
kuasa penuh oleh rapat Pemilihan Pengurus Bank Sampah Karya Mandiri
tersebut.

Tebing Tinggi, 28 September 2016


Kami yang menanda tangani

DIREKTUR SEKRETARIS
BENDAHARA

(..................... ) (..................... )
( ..................... )