Anda di halaman 1dari 4

Prinsip ekuipartisi adalah sebuah rumusan umum yang merelasikan temperature suatu

sistem dengan energi rata ratanya. Dalam keadaan kestimbangan termal, energi akan
terdistribusikan secara merata ke semua bentuk energi yang berbeda. Prinsip
ekuipartisi energi diturunkan secara teoritis oleh Clerk Maxwell, menggunakan
mekanika statistik.Prinsip ekuipartisi memprediksikan bahwa energi total rata-rata
suatu gas ideal berpartikel sejumlah N adalah (3/2) NkBT.

Molekul gas monoatomik

Molekul gas monoatomik hanya melakukan gerak translasi saja.


Karena hanya melakukan gerak translasi saja, maka molekul gas monoatomik
mempunyai 3 derajat kebebasan.Energi kinetik rata-rata untuk setiap molekul
gas monoatomik adalah :3 ( kT) = 3/2 kT = 3/2 nRT.Kapasitas kalor molekul
gas monoatomik :C = 3/2 R = 3/2 (8,315 J/mol.K) = 12,47 J/Kg.K

Molekul gas diatomik

Selain melakukan gerak translasi, molekul gas diatomik juga


melakukan gerak rotasi dan vibrasi. Jumlah derajat kebebasan untuk gerak
translasi = 3.olekul gas diatomik mempunyai 2 jenis energi, yakni energi
kinetik dan energi potensial elastis. Dengan demikian, jumlah derajat
kebebasan untuk gerak vibrasi = 2. Energi rata-rata untuk setiap molekul gas
diatomik adalah :3( kT) + 2( kT) + 2( kT) = 7/2 kT = 7/2 nRT. Kapasitas
kalor molekul gas diatomik : C = 7/2 R = 7/2 (8,315 J/mol.K) = 29,1 J/Kg.K

Tabel dibawah menunjukkan hasil eksperimen gas monoatomik,


diatomik dan poliatomik. Dapat dilihat bahwa nilai C v untuk gas monoatomik
memiliki nilai yang sama antara hasil perhitungan dan eksperimen. Sedangkan
untuk diatomik dan poliatomik memiliki nilai yang jauh berbeda dengan
antara perhitungan dan eksperimen

Tabel 1 Hasil Eksperimen Gas Monoatomik, Diatomik, dan Poliatomik


Nilai teoritis :

Gambar 1. Grafik Nilai teoritis

Persamaan kapasitas panas gas ideal :

25

20

15

CO2
10

0
0 500 10001500200025003000

Gambar 2. Grafik kapasitas panas CO2 dengan pendekatan gas ideal


Pelajari diagram yang diberikan diatas ini :

Diskontinuitas dalam plot kapasitas panas air dikarenakan adanya perubahan fase dari
kondisi air, air pada kondisi cair memiliki kapasitas panas paling tinggi dibanding
pada fase gas maupun solid.

Hitung panas yang dibutuhkan untuk meningkatkan suhu 1 mol gas metana dari 300
K sampai 800 K dengan menggunakan data yang ditampilkan
Jawaban :
Q = H

Dari persamaan diatas


diperoleh bahwa :
Cp pada suhu 300 K = 8 cal mol-1 K-1
Cp pada suhu 800 K = 14 cal mol-1 K-1
Cpavg= (14 + 8)/2 = 11 Cal mol-1 K-1
Sehingga :

Q = m Cpavg (T2 T1)

= 1 mol x 11 Cal mol-1 K-1 x (800-300)K

= 5500 Cal
Anda pikir masuk akal mengasumsi kapasitas panas yang konstan untuk seluruh
rentang suhu ?

Masuk akal apabila yang ditinjau adalah kapasitas panas gas monoatomik (seperti gas
Helium). Apabila selain dari gas monoatomik, tidak masuk akal apabila mengasumsi
kapasitas panas yang konstan pada seluruh rentang suhu.