RAGAM HIAS FIGURATIF
Ragam hias Figuratif adalah bentuk ragam hias yg menggunakan objek manusia yg digambar
dengan mendapatkan penggayaan bentuk.
Ragam hias Figuratif adalah bentuk ragam hias yg menggunakan objek manusia yg digambar
dengan mendapatkan penggayaan bentuk. Manusia sebagai salah satu obyek dalam
penciptaan motif ornamen mempunyai beberapa unsur, baik secara terpisah.
Contohnya seperti kedok atau topeng, dan secara utuh seperti bentuk-bentuk dalam
pewayangan. Dikatakan motif manusia karena dalam pembuatan ragam hiasnya mengacu
pada figure manusia
Bentuk ragam hias figuratif berupa objek manusia yang digambar dengan mendapatkan
penggayaan bentuk. Ragam hias figuratif biasanya terdapat pada bahan tekstil maupun bahan
kayu, yang proses pembuatannya dapat dilakukan dengan cara menggambar.
RAGAM HIAS GEOMETRIS
Ragam hias geometris adalah ragam hias yang menggunakan beraneka ragam unsur-unsur
garis, seperti garis lurus, lengkung, zigzag, spiral, dan berbagai bidang seperti segi empat,
persegi panjang, lingkaran, layang-layang, dan bentuk lainnya sebagai motif bentuk dasarnya.
Ragam hias geometris merupakan motif tertua dalam ornamen karena sudah dikenal sejak
jaman prasejarah. Motif geometris berkembang dari bentuk titik, garis, atau bidang yang
berulang dari yang sederhana sampai dengan pola yang rumit.
Ragam hias geometris, flora, dan fauna banyak di terapkan pada kain tenun, kain batik, kain
sulam, kain bordir, bangunan rumah, candi-candi, ukiran, perabotan rumah tangga, kerajinan
tangan, dan sebagainya.
Berikut ini beberapa motif dasar ragam hias geometris nusantara:
1. SWASTIKA
Swastika adalah motif hias berbentuk dasar huruf Z yang saling berlawanan.
2. PILIN
Pilin adalah ragam hias yang memiliki bentuk dasar huruf S. Dalam variasinya juga
berbentuk SS (pilin ganda).
3. MEANDER
Meander adalah ragam hias yang memiliki bentuk dasar huruf T. Dalam
perkembangannya, ragam hias ini memunculkan ragam hias swastika.
4. KAWUNG
Kawung di dalam bahasa Sunda berarti arena tau kolang-kaling. Karena itu ragam
hias kawung memiliki bentuk menyerupai buah aren yang dipotong melintang
sehingga kelihatan empat biji aren.
5. TUMPAL
Tumpal yaitu ragam hias tradisional Nusantara yang memiliki bentuk dasar segitiga
sama kaki.
6. CEPLOKAN
Motif hias ceplokan adalah ragam hias yang terdiri atas satu motif dan disusun
berulang-ulang.
7. GELOMBANG DAN LINGKARAN
Gelombang dan lingkaran ini merupakan perpaduan antara garis berombak dihiasi
dengan bulatan-bulatan kecil sehingga membentuk motif dasar yang sederhana namun
tetap berkelas. Contoh Gambar sebagai berikut :
8. IKAL
Dikatakan ikal karena motifnya kriting dan membentuk seperti ukiran. Kelenturan
menjadi modal utama dalam membuat motif jenis ikal ini. Contoh sebagai berikut :
9. GEARLAND
Kata gearland dengan mudah untuk diingat dengan melihat bentuk gir sepeda atau
sepeda motor. Motif ini sering terlihat di gedung pesta ulang tahun dengan lekungan-
lekungan pita. atau bisa dilihat di jendela-jendela dengan hiasan pita melengkung.
Berikut contoh gambar sederhananya :
10.DIAMOND
Merupakan salah satu motif geometris yang merbentuk seperti mutiara. Contoh
gambar berikut nanti adalah contoh gambar sederhana yang melambangkan mutiara
atau istilah bahasa Inggris adalah diamond. Beikut contoh gambarnya :