0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
239 tayangan2 halaman

Obat Obgyn

Dokumen tersebut merangkum obat-obatan yang sering digunakan dalam bidang obstetri dan ginekologi untuk menangani berdarah, nyeri, hipertensi, dan kontraksi rahim berlebih serta mekanisme kerja dan dosis pemberiannya. Obat-obatan tersebut meliputi asam traneksamat, pil KB, misoprostol, oxytocin, methergine, duvadillan, nifedipine, dan terbutaline.

Diunggah oleh

Bill Cendy
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
239 tayangan2 halaman

Obat Obgyn

Dokumen tersebut merangkum obat-obatan yang sering digunakan dalam bidang obstetri dan ginekologi untuk menangani berdarah, nyeri, hipertensi, dan kontraksi rahim berlebih serta mekanisme kerja dan dosis pemberiannya. Obat-obatan tersebut meliputi asam traneksamat, pil KB, misoprostol, oxytocin, methergine, duvadillan, nifedipine, dan terbutaline.

Diunggah oleh

Bill Cendy
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Obat-obatan Obgyn:

Berdarah:
o Asam Traneksamat 3x500 mg (bisa PO bisa IV)
o Premenopause:
Pil KB (35 ug) monofasik/trifasik
Medroxyprogesterone 1x10 mg untuk 10 hari
o Perimenopause:
Pil KB (Microdiol 30)
Medroxyprogesterone 1x10 mg untuk 10 hari
o Post-menopausal:
Cyclic HRT
Continous combined HRT
Nyeri:
o Asam mefenamat 3x500 mg(bila nyeri)
o Paracetamol 3x500 mg(bila nyeri)
o Pronalges Supp 2x100 mg
Hipertensi:
o MgSO4 20% (5gr/25ml) : Loading dose 4 gr, Maintenance 1
gr/jam (Max: 20gr/48 jam)
Syarat: RR >16x, Refleks patella (+), Urine output
>100ml/3jam atau 30ml/ jam
o Nifedipine PO 5-10 mg setiap 30 menit
o Methyldopa Loading PO 750 mg, lalu 2x500 mg
o Labetalol PO 2 x 100-200 mg
Uterotonik:
o Misoprostol:
Induksi: 25mcg pervaginam setiap 4-6 jam
PPH: 400-600 mcg PO atau per rektal setelah bayi lahir,
sblm plasenta lahir
DnC: 400 mcg pervaginam 3-4 jam sebelum DnC
o Oxytocin:
Induksi: IV 0,5-1 IU/jam, peningkatan dosis dalam 30-60
menit tergantung augmentasi kontraksi yang
dibutuhkan (1 2 IU)
PPH: 10 IU IM setelah plasenta lahir. 10-40 IU IV dalam
1000 ml RL untuk menghentikan perdarahan
o Methergine (Methylergonovine Meleate):
IM: 0,2 mg pada anterior shoulder
IV: 0,2 mg bolus pelan >60 detik
PO: 0,2 mg 3 atau 4 kali sehari maksimum 1 minggu
masa nifas.
Tocolytic:
o Duvadillan: PO/IV 2x10mg (sediaan PO 20 mg, jadi bikin 2x
tablet)
o Nifedipine : 5-10 mg sublingual 4x setiap 15-20 menit, lalu 10-
20mg/4-6 jam
o Terbutaline PO 2,5-7,5 mg, IV 10-25 mcg/min (jarang
digunakan)

Anda mungkin juga menyukai