Anda di halaman 1dari 3

Kemiringan Beda Tinggi

Satuan Relief (%) (M)

Datar atau hampir datar 02 <5


Bergelombang/miring landai 37 5 50
Bergelombang/miring 8 13 50 75
Berbukit bergelombang/miring 14 20 75 200
Berbukit tersayat tajam/terjal 21 55 200 500
Pegunungan tersayat tajam/sangat 56 140 500 1000
tajam

Pegunungan /sangat curam >140 >1000

Tabel klasifikasi kemiringan lereng yang dibagi kedalam 5 kelompok satuan


morfologi menurut Dessaunettes, 1977.
Kemiringan (%) Kondisi Daerah Warna
<2 Datar Kuning
28 Gelombang lemah Orange
8 16 Gelombang sedang Hijau
16 32 Gelombang kuat Biru
< 32 Gelombang sangat kuat Merah
Klasifikasi ITC, 1986

Satuan Warna/Simbol
Struktural Ungu
Vulkanik Merah
Denudasional Coklat
Marine Hijau
Fluvial Biru Tua
Glasial Biru Muda
Kras Orange
Eolian Kuning

Hubungan antara persentase sudut lereng dan beda tinggi dalam klasifikasi relief

( Van Zuidam, 1983)

Sudut Lereng Beda Tinggi


Klasifikasi Relief
(%) (M)

Datar atau hampir datar 0-2 <5

Bergelombang / Miring landai 3-7 5-50

Bergelombang / Miring 8-13 25-75

Berbukit bergelombang / Miring 14-20 50-200

Berbukit tersayat tajam / Terjal 21-55 200-500

Pengunungan tersayat tajam sangat Tejal 56-140 500-1000

Pengunungan / Sangat curam >140 >1000


Kelas lereng dengan sifat-sifat proses dan kondisi alamiah yang mungkin terjadi dan
usulan warna untuk peta relief secara umum (Van Zuidam, 1985).

Kelas Lereng Sifat-sifat, Proses dan Kondisi Alamiah Warna

00 - 20 Datar hingga hampir datar,tidak ada Proses Hijau


(0-2%) denudasi yang berarti

20 - 40 Agak miring, gerakan tanah kecepatan Hijau


(2-7%) rendah, erosi lembar dan erosi alur(sheet & Muda
rill erosion), rawa erosi.
40 - 8 0 Miring sama dengan diatas,tetapi dengan Kuning
(7-15%) besaran yang lebih tinggi.

80 - 16 0 Agak curam, banyak terjadi gerakan tanah Jingga


(15-30%) dan erosi, terutama longsoran yang bersifat
mendatar.
160 - 35 0 Curam proses denudasi intensif dan gerakan Merah
(30-70%) tanah sering terjadi. Muda

350 - 55 0 Sangat curam, batuan umumnya mulai Merah


(70-140%) tersingkap, proses denudasional sangat
intensif, sudah mulai menghasilkan bahan
rombakan.
> 55 0 Sangat curam, batuan tersingkap, proses Ungu
>140% denudasional sangat kuat dan rawan jatuhan
batu, tanaman jarang tumbuh(terbatas)