Anda di halaman 1dari 3

PENANGANAN HIPEREMESIS

GRAVIARUM

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP TanggalTerbit :
Halaman :3
PUSKESMAS
KALIBARU Hj.Yatianiningsih,S.Kep.Ns.M.Kes
KULON NIP.19720608 199503 2 005

1. Pengertian Mual dan muntah yang terjadi pada awal kehamilan sampai umur kehamilan
16 minggu. Mual dan muntah yang berlebihan, dapat mengakibatkan
dehidrasi, gangguan asam-basa dan elektrolit dan ketosis keadaan ini disebut
sebagai keadaan hiperemesis. Mual biasanya terjadi pada pagi hari, tapi
dapat pula timbul setiap saat dan malam hari. Mual dan muntah ini terjadi
pada 60-80% primigravida dan 40-60% multigravida. Mual dan muntah
mempengaruhi hingga > 50% kehamilan. Keluhan muntah kadang-kadang
begitu hebat dimana segala apa yang dimakan dan diminum dimuntahkan
sehingga dapat mempengaruhi keadaan umum dan mengganggu pekerjaan
sehari-hari, berat badan menurun, dehidrasi dan terdapat aseton dalam urin
bahkan seperti gejala penyakit appendisitis, pielitis, dan sebagainya.

2. Tujuan 1. Sebagai pedoman bagi petugas dalam menangani pasien dengan


hiperemesis gravidarum
2. Pelaksanaan penanganan hiperemesis gravidarum mengikuti langkah-
langkah yang tertuang dalam SOP
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Kalibaru Kulon Nomor: 188.4//429.114.40/2016

4. Referensi Panduan Praktis Klinis dokter di Faskes Primer

5. Alat dan ATK


Bahan
Tensimeter
Stetoskop
Termometer
Sarung tangan
Inspekulo
Rekam medis
Kertas resep
6. Prosedur 1. Petugas mengucapkan salam dan memperkenalkan diri
2. Petugas mempersilakan pasien untuk duduk
3. Petugas menanyakan identitas pasien dan memberikan inform consent

SOP PENANGANAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM 1


secara lisan pada pasien atau keluarga pasien
4. Petugas melakukan anamnesa singkat
5. Petugas melakukan penilaian tanda vital dan kesadaran
6. Petugas melakukan pemeriksaan fisik
7. Petugas menentukan diagnosa
8. Petugas memberikan terapi diberikan:
Non Medikamentosa
a. Mengusahakan kecukupan nutrisi ibu, termasuk suplemantasi
vitamin dan asam folat di awal kehamilan.
b. Makan porsi kecil, tetapi lebih sering.
c. Menghindari makanan yang berminyak dan berbau lemak.
d. Istirahat cukup dan hindari kelelahan.
Medikamentosa
Tatalaksana Umum
a. Bila perlu 10 mg vitamin B6 hingga 4 tablet/hari (misalnya 2 tablet
saat akan tidur, 1 tablet saat pagi, dan 1 tablet saat siang).
b. Bila masih belum teratasi, tambahkan Dimenhidrinat 50-100 mg per
oral (maksimal 200 mg/hari bila meminum 4 tablet
Doksilamin/Piridoksin)
c. Bila masih belum teratasi, tapi tidak terjadi dehidrasi, berikan
salah satu obat di bawah ini:
Klorpromazin 10-25 mg per oral atau 50-100 mg IM tiap 4-6 jam
Proklorperazin 5-10 mg per oral atau IM atau supositoria tiap 6-8
Jam
Prometazin 12,5-25 mg per oral atau IM tiap 4-6 jam
Metoklopramid 5-10 mg per oral atau IM tiap 8 jam
Ondansetron 8 mg per oral tiap 12 jam
d. Bila masih belum teratasi dan terjadi dehidrasi, pasang kanula
intravena dan berikan cairan sesuai dengan derajat hidrasi ibu dan
kebutuhan cairannya, lalu:

Berikan suplemen multi vitamin IV


Berikan dimenhidrinat 50 mg dalam 50 ml NaCl 0,9% IV
selama 20 menit, setiap 4-6 jam sekali
Bila perlu, tambahkan salah satu obat berikut ini:
- Klorpromazin 25-50 mg IV tiap 4-6 jam
- Proklorperazin 5-10 mg IV tiap 6-8 jam
- Prometazin 12,5-25 mg IV tiap 4-6 jam
- Metoklopramid 5-10 mg tiap 8 jam per oral
Bila perlu, tambahkan Metilprednisolon 15-20 mg IV tiap 8 jam
ATAU ondansetron 8 mg selama 15 menit IV tiap 12 jam atau 1
mg/ jam terus- menerus selama 24 jam.
9. Petugas memberikan KIE kepada pasien dan keluarga mengenai kondisi
pasien, terapi yang diberikan, terapi lanjutan dan segala kemungkinan yang
dapat dihadapi pasien.
10.Petugas menanyakan apakah pasien atau keluarga telah mengerti atau

SOP PENANGANAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM 2


belum
11.Petugas meminta pasien untuk mengulangi penjelasan petugas (minimal
menjelaskan kondisinya dan terapi yang diberikan serta cara minum obat)
12.Petugas melakukan pencatatan rekam medis
13.Petugas melakukan perujukan segera

7. Bagan Alir Pasien datang

Memberi salam dan


menanyakan identitas
pasien

Informed Penilaian
Consent tanda vital Pemeriksaan Diagnosa
dan dan Fisik Penyakit
anamnesa kesadaran

Penatalaksanaan

R/Obat Farmakoterapi Konseling


dan
Edukasi

Rujuk

8. Unit Terkait 1. Poli umum


2. KIA
3. IGD
9. Dokumen 1. Rekam Medis
Terkait
2. Catatan Tindakan
10.Rekaman Historis
No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
Perubahan
diberlakukan

SOP PENANGANAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM 3