Anda di halaman 1dari 3

limfadenitis tuberkulosa

alodokter.com /komunitas/topic/limfadenitis-tuberkulosa

12/3/2015

Kembali ke komunitas
Buat Pertanyaan
Lestari Rizhuwwaeinqey

Anggota

Dec 03, 2015 at 01:02 PM

Siang dok. Dok. Tubuh sya shat bnget. Tp di leher sblh kiri sya terdapat bnjolan keci.lbih
dari 1. Sya brobat k RS. Sya CEk darah ama RoNaen. Hasil nya bgus amua sya ngk
pnya pnyakit apah2. Trus dokter ya. Menganjurkan benjolan nya. d angkat satu. Trus saya d OpErASi. Trus
hasil dari operasi benjolan tersebut ter nyata Limfadenitis tuberkulosa.? Apa kah benar itu dok. Coal ny?a
hasil cekdarah ama ronsen saya bgus smua. Apa lagi paru2 saya bagua bnget dok. Saya jdi bingung
dok.......

Lestari Rizhuwwaeinqey

Anggota

Dec 04, 2015 at 02:06 AM

Dok blas dong Dong pertanyaan saya.... Saya selaluselalu kepikiran ne ttntang pnyakit
saya.. Ampe pusing.

dr. Rico N

Dokter

Dec 04, 2015 at 10:22 PM

Halo Lestari, Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi kuman
Mycobacterium tuberculosis. Meski paling sering menyerang paru-paru, kuman ini pada
dasarnya mampu menyerang organ-organ lain seperti tulang, usus, selaput perut, selaput otak, kelenjar
getah bening, dsb. Jadi TBC tidak mesti harus mengenai paru-paru, bisa saja seorang yang paru-parunya
normal terkena TBC usus, tulang atau TB kelenjar (limfadenitis TB). Foto rontgen dada yang normal tidak
menjamin bahwa benjolan tersebut bukan TB kelenjar, demikian pula hasil pemeriksaan darah, seringkali
hanya menunjukkan hasil normal atau perubahan yang tidak spesifik. Pembesaran kelenjar geah bening
sendiri dapat disebabkan banyak hal, seperti :

Infeksi, baik spesifik maupun non spesifik; infeksi TB merupakan suatu jenis infeksi spesifik
Penyakit autoimun seperti lupus
Kanker / keganasan

Dari semua jenis pemeriksaan penunjang yang ada, standar diagnosa emas kasus pembesaran kelenjar
getah bening adalah pemeriksaan PA (patologi anatomi) yang sediaannya diperoleh dari prosedur biopsi
(tampaknya operasi yang anda jalani adalah suatu biopsi dimana dokter mengambil sampel jaringan untuk
dikirim ke lab dan diperiksa dengan mikroskop). Dengan kata lain, meski hasil rontgen normal, darah normal,
1/3
tetapi jika hasil PA mengatakan lain, maka yang akan dipercaya adalah hasil PA karena merupakan
pemeriksaan baku emas untuk mendiagnosa kelainan yang dimaksud. Jadi hasil PA yang positif secara
medis sudah merupakan bukti yang cukup untuk menegakkan diagnosa TB kelenjar. Jika ragu, Anda dapat
berkonsultasi dengan dokter berbeda untuk mendapatkan second opinion. Penanganan kondisi ini biasanya
dengan pemberian obat anti TB yang harus diminum setiap hari, minimal selama 6-9 bulan, dapat lebih lama
tergantung kondisi dan respon pasien terhadap pengobatan. Tuberkulosis Demikian yang dapat saya
sampaikan, semoga bermanfaat.

Niken Sari Dewi

Anggota

Jun 11, 2016 at 09:13 PM

kak lha setelah itu sekarang rasanya gimana ? keadaan tubuh masih sehat ? tolong
dijawab kak soalnya aku juga punya penyakit kaya kakak , tapi dileher sebelah kanan dan
kiri.

Kusmawati

Anggota

Jun 11, 2016 at 09:27 PM

Dok..suami saya jg sama.. Awalnya didiagnosa kena paru aktif..sdh berobat 6bln..n sdh
dinyatakan sehat.. Tp sdh 2x ne ada benjolan di leher sebelah kanan..setiap agak besar
sedikit trs pecah membuat sprti lubang.. n setelahnya muncul lg disebelahnya..stiap dipegang dia blg g
sakit..tp kl di tekan agak keras dia blg seperti pegal rasanya.. Apa itu termasuk TB kelenjar?kan paru aktif
nya sdh sembuh..? Tp msh z merokok..!!!

dr. Rico N

Dokter

Jun 12, 2016 at 08:48 PM

bejolan yang Ibu sampaikan itu, tampaknya mungkin suatu skrofuloderma

merupakan tanda yang cukup khas dari TB kelenjar yang menyebar langsung ke arah kulit. Sebaiknya
segera bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut dan memastikan apakah itu suatu TB kelanjar atau hanya
2/3
pembengkakan karena hal lain (infeksi bakteri non spesifik, autoimun, keganasan, dsb)

Kembali ke komunitas

3/3