Anda di halaman 1dari 2

SOAL UJIAN MASUK PPDS BARU , APRIL 2016

1. Pemeriksaan fisik diagnostik yang sering ditemukan pada penderita Hemofilia adalah,
kecuali:
a. Ankylose
b. Hemarthros
c. Hematoma otot
d. Perdarahan gusi paska ekstraksi gigi
e. Perdarahan sudut bibir
2. Sindroma Paterson Kelly adalah kumpulan gejala pada Anemia Defisiensi Besi, yaitu:
a. Stomatitis angularis, Koilonichia, Atrofi papil lidah
b. Anemia hipokromik mikrositer, atrofi papil lidah, disfagia
c. Disfagia, hemoroid, sindrom anemia
d. Berdebar, disfagia, stomatitis angularis
e. Koilonichia, atrofi mukosa gaster, atrofi papil lidah
3. Beberapa pemeriksaan fisik khas yang ditemukan pada polistemia vera adalah:
a. Plethora, sakit kepala, blurred vision, splenomegali
b. Perdarahan, nyeri tulang, deep vein thrombosis
c. Demam, infeksi, stroke
d. Fraktur tulang, sesak nafas, perdarahan
e. Penurunan berat badan, keringat malam, hepatosplenomegali
4. Gradasi kekurangan besi adalah:

a. Iron deficient erythropoiesis iron depleted state anemia defisiensi besi


b. Iron depleted state - Iron deficient erythropoiesis anemia defisiensi besi
c. Iron depleted state - anemia defisiensi besi- Iron deficient erythropoiesis
d. Anemia defisiensi besi - Iron deficient erythropoiesis - Iron depleted state
e. Anemia defisiensi besi - Iron depleted state - Iron deficient erythropoiesis

5. Lesi osteolitik pada kasus Multipel myeloma disebabkan oleh :


a. Infiltrasi sel blast kedalam tulang
b. Proses osteoporosis akibat proses penuaan
c. Aktivasi osteoclast oleh sel plasma
d. Kekurangan kalsium oleh karena gangguan proses metabolisme
e. Peningkatan produksi Imonoglobulin plasma
6. Perubahan CML dari fase kronik ke fase transformasi akut biasanya ditandai oleh :
a. Splenomegai yang semula mengecil menjadi besar lagi
b. Penurunan Hb kadang-kadang diikuti oleh trombosist
c. Respon penurunan leukosit terhadap kemoterapi yang semula baik menjadi tidak
adekuat
d. Blast dalam sumsum tulang jumlahnya meningkat
e. Semua benar
7. Hasil laboratorium pada penderita dengan hemolitik anemia adalah :
a. Hitung retikulosit normal
b. Retikulosit menurun
c. Pemeriksaan darah tepi tidak diperlukan
d. DAT (Coombs tes direct) untuk mengetahui antibodi pada serum penderita
e. DAT (Coombs tes direct) untuk mengetahui antibodi pada eritrosit penderita

8. Hasil laboratorium yang manakah di bawah ini yang tidak menunjang diagnosis DIC
a. Pemanjangan PT, APTT
b. Trombosit menurun
c. D-Dimer menurun
d. Tanda trombosis di hati atau ginjal
e. Kadar fibrinogen menurun

9. Seorang wanita 48 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan perut membengkak sejak 3
bulan yang lalu. Penderita juga mengeluh sering berkeringat dan panas badan hilang timbul.
Tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 96 x/menit, respirasi 22x/ menit, suhu badan 37,5 oC.
Pada perut ditemukan pembesaran limfa Scuffner 6. Pemeriksaan laboratorium WBC 150,2 x
103/uL, Hb 8,9 gr/dL, Trombosit 498 x 103/uL. Pada hapusan darah tepi didapatkan
gambaran leukositosis dengan spektrum lengkap mulai dari turunan mieloid.

Apakah diagnosis yang mungkin pada penderita ini?


a. Leukemia Mieloid Kronik fase krisis blastik
b. Leukemia Mieloid Kronik fase kronik
c. Leukemia Limfositik Kronik
d. Leukemia Mieloid Kronik fase akselerasi
e. Leukemia Mieloid

10. Seorang lelaki 47 tahun dengan keluhan pusing dan lemas, disertai perdarahan per anus
(ambeien) sejak 5 tahun yang lalu , hilang timbul dan memberat sejak beberapa minggu yang
lalu. Pemeriksaan fisik ditemukan atropi papil lidah. Pemeriksaan darah lengkap ditemukan
anemia hipokromik mikrositer.
Diagnosis apa yang mungkin pada kasus tersebut di atas :
a. Perdarahan kongenital
b. Anemia penyakit kronik
c. Thallasemia
d. Anemia defisiensi besi
e. Anemia aplastik