Anda di halaman 1dari 1

# CATATAN:

## PELAJARI BAHAN TENTANG ANALSIIS SISTEM PEMIPAAN SECARA SERI,

PARALEL DAN PIPA BERCABANG

TUGAS:
1. NIM GANJIL
KERJAKAN SOAL TENTANG PIPA SERI.
BEDA TINGGI MUKA AIR TAMBAH 1 DIGIT NIM TERAKHIR (MISAL NIM TERAKHIR
PANJANG PIPA TAMBAH 2 DIGIT NIM (MISAL NIM 2 DIGIT TERAKHIR 17, MAKA
PIPA 1 PANJANG 600M+17=617 M, DAN SETERUSNYA DITAMBAH NIM UNTUK KE 3
PANJANG PIPA)
DIAMETER PIPA , JARAK ANTAR MUKA AIR KEDUA KOLAM DAN KOEFISIEN
GESEKAN TETAP (SAMA DENGAN SOAL DI BAHAN)

2. NIM GENAP
KERJAKAN SOAL TENTANG PIPA PARALEL
PANJANG PIPA TAMBAH 2 DIGIT NIM (MISAL NIM 2 DIGIT TERAKHIR 17, MAKA
PIPA 1 PANJANG 450M+17=467 M, DAN SETERUSNYA DITAMBAH NIM UNTUK KE
3 PANJANG PIPA)
DIAMETER PIPA, KOEFISIEN GESEKAN SAMA DENGAN SOAL DI BAHAN
KETINGGIAN POMPA TAMBAH 1 DIGIT NIM (MISAL NIM 2 DIGIT TERAKHIR 7,
DEBIT ALIRAN TAMBAH 2 DIGIT NIM (MISAL NIM 2 DIGIT TERAKHIR 17, MAKA
PIPA 1 PANJANG 300M+17=317 M

## 3. NIM GENAP DAN GANJIL KERJAKAN SOAL PIPA BERCABANG

PANJANG PIPA TAMBAH 2 DIGIT NIM (MISAL NIM 2 DIGIT TERAKHIR 17, MAKA
PIPA 1 PANJANG 2440M+17=2457 M, DAN SETERUSNYA DITAMBAH NIM UNTUK
KE 3 PANJANG PIPA)
DIAMETER PIPA DAN NILAI F TETAP (SAMA DENGAN SOAL DI BAHAN)
ANGKA 196,7 DITAMBAH NI M (MISAL NIM 17, MENJADI 196,7+0,17=198,4 )
ANGKA 162,6 TETAP
ANGKA 190 DITAMBAH NI M (MISAL NIM 17, MENJADI 190+0,17=190,17 )