Anda di halaman 1dari 10

Bagi yang baru pertama membuat kolam terpal, mungkin bingung bagaimana

cara membuat saluran pembuangan air. Hal ini disebabkan karena terpal mudah
sekali sobek jika sudah ada sayatan pada bagian terpalnya. Nah lalu bagaimana
cara membuat saluran air untuk kolam terpal? mungkin cara ini bisa membantu
rekan-rekan yang sedang kesulitan (dapet dari blog sebelah):

Gambar dari Google Image

Sebagai contoh kami gunakan pipa paralon (PVC) berdiameter 1,5" (inch)
sepanjang 1 meter dengan sok penyambung yang sesuai untuk pipa paralon
tersebut. Tentu saja Anda dapat menggunakan diameter dan ukuran panjang
pipa paralon (PVC) serta sok penyambung yang berbeda, sesuai dengan
kebutuhan.
Gambar 1
Pertama, siapkan beberapa alat dan bahan sebagai berikut (gambar 1).
1 pipa paralon (PVC) type D berdiameter 1,5" sepanjang lk 1 m atau lebih
(sesuaikan dengan kebutuhan)
1 sok penyambung untuk pipa PVC 1,5". Pilihlah sok penyambung yang
berkualitas baik
1 sok penutup, sesuai ukuran pipa PVC 1,5"
1/2 lembar kertas gosok (amplas/ amril), pilihlah type yang sedikit kasar (No 1
atau 1 1/2)
1 mata gergaji besi
1 mata pisau/ cutter (ukuran sedang) dan juga lembaran terpal yang akan Anda
gunakan sebagai media (kolam) pemeliharaan ikan
Kedua, dengan menggunakan gergaji besi, bagilah ujung pipa paralon menjadi
dua bagian yang sama, searah panjang pipa sepanjang kira-kira 8-10 cm (gambar
2) dan (gambar 3)
Gambar 2

Gambar 3

Ketiga, sisipkan bagian ujung lembaran amplas pada lubang yang dibuat
sebelumnya (gambar 4) dan putarlah lembaran amplas tersebut mengelilingi
ujung pipa paralon sehingga terbalut sempurna (gambar 5)

Gambar 4
Gambar 5

Keempat, ujung pipa paralon yang telah terbalut amplas kemudian dimasukkan
ke lubang sok penyambung. Lakukan secara perlahan dan hati-hati sehingga tidak
terjadi sobekan atau lipatan pada kertas amplas tersebut (gambar 6).

Gambar 6

Kelima, putarlah ujung pipa berikut amplas pembalutnya di dalam lubang sok
penyambung, pastikan putaran pipa adalah searah dengan proses pembalutan
amplas. Lakukan beberapa putaran hingga diperoleh tingkat kekasaran yang
merata pada sisi dalam lubang sok. Jika sudah, cabutlah pipa paralon berikut
ampas dari lubang sok penyambung tersebut dengan sedikit tarikan sambil tetap
mempertahankan arah putaran (gambar 7).
Gambar 7

Keenam, lepaskan amplas dari ujung pipa paralon (PVC) kemudian letakkan
lembaran terpal secara tegak lurus pada ujung pipa paralon (PVC) pada lokasi
dimana lubang pembilas pada terpal akan dibuat kemudian pada sisi terpal yang
berlawanan dipasang sok penyambung (yang sisi/ bagian dalamnya telah
dikasarkan) lalu tekanlah sok secara perlahan hingga pipa paralon dan lembaran
terpal masuk ke dalam lubang sok (gambar 8).

Gambar 8

Agar diperoleh sambungan yang benar-benar rapat, proses penekanan dapat


dibantu dengan memukulkan sebatang kayu pada permukaan sok secara
perlahan agar bagian terpal yang berada dalam jepitan sok dan pipa PVC tidak
sampai cacat/ sobek (gambar 9).
Gambar 9

Lakukan beberapa kali pukulan hingga diperoleh tingkat kekencangan dan


kerapatan yang cukup.
Pastikan permukaan bagian terpal dalam lubang sok penyambung terlihat
kencang, rata dan tidak terjadi lipatan (gambar 10).

Gambar 10

Ketujuh, buatlah sayatan pada berbentuk 'cross' atau 'X' pada permukaan terpal
dengan menggunakan ujung pisau tajam (cutter) secara hati-hati (gambar 11).
Usahakan setiap ujung sayatan tidak sampai menyentuh bagian tepi sisi dalam
sok penyambung (gambar 12). Potonglah bagian terpal di sekeliling sisi dalam sok
penyambung dengan menggunakan pisau (cutter) hingga diperoleh lubang yang
rapi (gambar 13). Jika ternyata Anda agak kesulitan merapikan tepian lubang ini,
gunakanlah amplas dengan cara mengosokkannya secara perlahan pada arah
melingkar di bagian tepian lubang tersebut.
Gambar 11

Gambar 12

Gambar 13

Kedelapan, pastikan lubang pembilasan telah dibuat dengan benar dan tidak
terdapat celah atau cacat pada titik pertemuan antara terpal, pipa PVC dan sok
penyambung, baik pada bagian terpal yang akan menjadi sisi luar kolam (gambar
14) maupun terpal bagian dalam kolam (gambar 15).
Gambar 14

Gambar 15

Sampai tahap ini proses pembuatan lubang pembilasan telah selesai namun
masih diperlukan satu langkah lagi yakni memasang sok penutup pada bagian
ujung sok penyambung di sisi terpal bagian dalam kolam maupun di sisi luar
kolam (jika memang di perlukan).

Kini terpal siap dihamparkan. Mudah dan praktis bukan??


Sebagai saluran pembilas, lubang dapat dibuat pada bagian dasar kolam (gambar
16) sedangkan sebagai pengatur level muka air kolam dapat pula dipasang (lebih
tepatnya, ditancapkan) sebatang pipa PVC pada lubang pembilas tersebut
(gambar 17 & 18).
Gambar 16

Gambar 17

Gambar 18

Dengan sedikit kreatifitas, Anda pun dapat membuat lubang sejenis pada dinding
dasar kolam yang dapat berfungsi ganda yakni sebagai saluran pembilas
sekaligus juga sebagai lubang tempat memasang pipa siphon (penyedot lumpur
dasar kolam).

Anda mungkin juga menyukai