Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG
Pengaruh perkembangan ilmu dan teknologi cukup luas, meliputi semua aspek
kehidupan, politik, ekonomi, sosial, budaya, keagamaan, etika dan estetika, bahkan
keamaman dan ilmu pengetahuan itu sendiri. Telah dibicarakan bahwa perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi membawa beberapa perubahan dalam kehidupan masyarakat.
Pengaruh tak langsung adalah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
menyebabkan perkembangan masyarakat, dan perkembangan menimbulkan problema-
problema baru yang menuntut pemecahan dan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan
baru yang dikembangan dalam pendidikan. Seiring perkembangan zaman dan perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) norma-norma dan nilai-nilai dalam kehidupan.

2. RUMUSAN MASALAH
2.1 Apa yang dimasud teknologi dan kebudayan?
2.2 Apa dampak pergeseran budaya?
2.3 Apa penyebab pembenturan antara nilai-nilai manusia?
2.4 Apa saja krisis nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat?
2.5 Bagaimana sistem pendidikan modern dan pegeseran nilai-nilai?

3 . TUJUAN
3.1 Dapat mengetahui pengertian teknologi dan kebudayan
3.2 Dapat mengetahui dampak pergeseran budaya
3.3 Dapat mengetahui penyebab pembenturan antara nilai-nilai manusia
3.4 Dapat mengetahui krisis nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat
3.5 Dapat mengetehui sistem pendidikan modern dan pegeseran nilai-nilai
BAB II
ISI

1. Pengertian teknologi dan kebudayan


Teknologi bagi kita merupakan pengetahuan terhadap penggunaan alat dan
kerajinan, dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi kemampuan untuk mengontrol dan
beradaptasi dengan lingkungan alamnya. Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani
technología‐techne, yang berarti serangkaian prinsip atau metode rasional yang berkaitan
dengan pembuatan suatu objek, atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan tentang
prinsip-prinsip atau metode dan seni. Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai
tujuan praktis, ilmu pengetahuan terapan atau dapat pula diterjemahkan sebagai
keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi
kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan
meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia
Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan
kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh
dari keterbatasannya.
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh
sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari
banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa,
perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya adalah suatu pola hidup
menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut
menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi
banyak kegiatan sosial manusia komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan
meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
2. Dampak pergeseran budaya
Dampak perubahan budaya terhadap kehidupan masyarakat dapat bersifat positif
ataupun negatif. Dampak positif perubahan budaya, antara lain sebagai berikut:

1. Masyarakat yang pendidikannya maju makin kritis pola berpikirnya.


2. Masyarakat yang berpikir rasional akan menjauhi hal-hal yang bersifat irasional.
3. Bentuk-bentuk peralatan-peralatan hidup manusia yang semakin membantu
memudahkan kehidupan manusia.
4. Meningkatnya taraf hidup masyarakat.
5. Lebih banyak barang dan jasa yang tersedia.
6. Memungkinkan seseorang untuk memikirkan hal yang bersifat perikemanusiaan.
7. Perubahan budaya pertanian subsisten menjadi sistem intensifikasi pertanian yang
menghasilkan swasembada pangan.
8. Dalam bidang industri terjadi proses perkembangan yang pesat baik yang menyangkut
mutu maupun jumlah.
9. Di bidang teknologi terjadi proses perkembangan berupa terjadinya alih teknologi
10. Masyarakat merasa terdorong berusaha meningkatkan kemampuannya

Sedangkan Dampak negatif perubahan budaya adalah sebagai berikut:

1. Bentuk kesenian tradisional semakin terdesak oleh kesenian modern.


2. Bentuk peralatan tradisional semakin terdesak oleh peralatan modern.
3. Kerja fisik manusia semakin berkurang karena diganti dengan mesin.
4. Lahirnya sikap individualistis, materialisme, dan sikap hidup mewah dalam
kehidupan sosial, terutama bagi masyarakat yang sukses dalam bidang ekonomi.
5. Semakin pudarnya prinsip-prinsip kekeluargaan dalam kehidupan bermasyarakat.
6. Hilangnya nilai-nilai hidup rohaniah.
7. Timbulnya keresahan sosial karena adanya pencemaran lingkungan hidup.
8. Hasil pembangunan yang belum dapat dinikmati secara menyeluruh dan merata oleh
rakyat berakibat terjadi kesenjangan sosial antara orang yang berhasil dan orang yang
tidak atau belum berhasil.
3. Pembenturan antara nilai-nilai manusia
Kita menggunakan teknologi dimulai dengan konversi sumber daya alam menjadi
peralatan sederhana. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk mesin cetak, telepon, dan
Internet, mengatasi hambatan fisik untuk komunikasi dan memungkinkan manusia untuk
berinteraksi dengan bebas pada skala global atau luas. Namun, tidak semua teknologi ini
telah digunakan untuk tujuan damai; pengembangan senjata yang semakin meningkat
kekuatan destruktif telah berkembang sepanjang sejarah, dari klub untuk senjata
nuklir.komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan
sosial manusia . Dalam memasuki Era Industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh
penguasaan teknologi karena teknologi merupakan mesin penggerak pertumbuhan melalui
industri. Oleh sebab itu, tepat momentumnya jika kita merenungkan masalah teknologi,
menginventarisasi yang kita miliki, memperkirakan apa yang ingin kita capai dan bagaimana
caranya memperoleh teknologi yang kita perlukan itu, serta mengamati betapa besar
dampaknya terhadap transformasi budaya kita
A. Perbedaan Antara Ilmu dengan Teknologi dan Kebudayaan

ILMU TEKNOLOGI
Tujuan: memahami dan menerangkan Memecahkan masalah-masalah
fenomena fisik, biologis, psikologis material manusia untuk membawa
dan dunia sosial manusia secara peruabahan-peruabahan praktis
empiris yang diimpikan manusia.
Berkaitan dengan pemahaman dan Memusatkan pada manfaat yang
bertujuan meningkatkan fikir manusia bertujuan menambah kapasitas
kerja manusia.
Memajukan pembangkitan Memajukan kapasitas teknis dalam
pengetahuan membuat barang atau layanan
Mencari tahu Mengerjakan
Bersifat “supra rasional” Bersifat menyesuaikan diri dengan
lingkungan tertentu
Masukan: pengetahuan yang tersedia Masukan: material alamiah, daya
alamiah, keahlian, alat, mesin, akal
sehat, pengalaman dsbnya
Keluaran: pengetahuan “baru” Menghasilkan produk tiga dimensi
Keterkaitan Antara Ilmu dengan Teknologi dan Kebudayaan
A. Hubungan Antara Ilmu Dan Teknologi
Ilmu dan teknologi dalam penerapannya, keduanya menghasilkan suatu kehidupan di
dunia (satu dunia), yang diantaranya membawa malapetaka yang belum pernah
dibayangkan. Oleh karena itu, ketika manusia sudah mampu membedakan ilmu
pengetahuan (kebenaran) dengan etika (kebaikan), maka kita tidak dapat netral dan
bersikap netral terhadap penyelidikan ilmiah. Sehingga dalam penerapan atau
mengambil keputusan terhadap sikap ilmiah dan teknologi, terlebih dahulu mendapat
pertimbangan moral dan ajaran agama.
Ilmu pengetahuan mendorong teknologi, teknologi mendorong penelitian, penelitian
yang menghasilkan ilmu pengetahuan baru. Ilmu pengetahuan baru mendorong
teknologi baru.
B. Hubungan Antara Ilmu Dan Kebudayaan
Hubungan antara ilmu, dan budaya adalah saling mempengeruhi. Budaya
mempenagruhi Ilmu dan budaya, ilmu memepengaruhi budaya mempengaruhi ilmu
dan budaya. Ilmu dan budaya semuanya dikembangkan manusia. Ilmu dirumuskan
manusia, budaya dibentuk manusia. Dan juga keduanya memberikan sumbangan
terhadap manusia
C. Hubungan Teknologi Dan Kebudayaan
Dengan semakin majunya perkembangan teknologi, maka hal tersebut akan
berdampak pada perubahan kebudayaan. Dampak tersebut diantaranya adalah:
-Perubahan Sosial Budaya
Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial
dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan
gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu
terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin
mengadakan perubahan. Seiring dengan kemajuan teknologi, sebuah budaya
dapat terpengaruh dan pada akhirnya terjadi perubahan budaya.
- Penetrasi Kebudayaan
Yang dimaksud dengan penetrasi kebudayaan adalah masuknya pengaruh
suatu kebudayaan ke kebudayaan lainnya. Dengan semakin pesatnya
perkembangan teknologi dapat membuat masuknya kebudayaan lai
4. Krisis nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat
Sikap masyarakat selama hidupnya pasti mengalami perubahan-perubahan. Perubahan
di dalam masyarakat dapat mengenai nilai sosial, pola perilaku, organisasi, susunan, lembaga
kemasyarakatan, lapisan dalam masyarakat, kekuasaan, ilmu pengetahuan, kesenian, dan
teknologi.

5. Sistem pendidikan modern dan pegeseran nilai-nilai


Proses pendidikan ke arah ini dapat ditempuh dengan pendidikan multikultural. Proses
pendidikan multikultural merupakan proses penanaman cara hidup menghormati,
tulus, dan toleran terhadap keragaman budaya yang hidup di tengah-tengah
masyarakat plural. Dengan pendidikan multikultural diharapkan adanya kelenturan
mental bangsa menghadapi benturan konflik sosial. Sikap atau prilaku ekslusif yang
beranggapan bahwa diri dan golongannya yang paling benar adalah sikap yang dalam
kehidupan social sangat rentan menimbulkan konflik. Selama pendidikan dipengaruhi oleh
agama, maka pendidikan menimbulkan efek politik dan dan dimonopoli oleh kaum yang
dominan. Karena efek politik yang begitu besar dalam pendidikan agama, tidak heran jika
doktrin yang berkembang adalah doktrin yang eksklusif, superior dan truth claim. Pendidikan
agama yang dikemas demikian, sampai batas tertentu akan mematikan hubungan harmonis
dan menumpulkan sikap terbuka terhadap agama-agama lain. Agama hanya dijadikan sebagai
ideologi politik yang sangat kental dengan aroma konflik dan pertikaian antar sesama umat
beragama. Dalam realita kehidupan yang beragam pemahaman yang pendidikan Islam
multikultural harus dihadirkan untuk memperluas wacana pemikiran keagamaan
manusia yang selama ini masih mempertahankan “egoisme” keagamaan dan “etnosentrisme”
kebudayaan. Oleh sebab itu multikultural dapat diartikan pula sebagai pluralitas kebudayaan
dan agama. Dengan demikian, jika kebudayaan itu sudah plural, maka manusia dituntut untuk
memelihara pluralitas agar terjadi kehidupan yang ramah dan penuh perdamaian. Pluralitas
kebudayaan adalah interaksi sosial dan politik antara orang-orang yang berbeda cara hidup
dan berpikirnya dalam suatu masyarakat. Secara ideal, pluralisme kebudayaan berarti
penolakan terhadap kefanatikan, purbasangka, rasisme, tribalisme dan menerima secara
inklusif keanekaragaman yang ada.
BAB III
PENUTUP
a. Kesimpulan
Teknologi yang beredar di masyarakat setiap hari semakin maju. Hal tersebut
memebrikan dampak secara langsung terhadap nilai moral bangsa Indonesia baik itu positif
maupun negative. Salah satunya adalah dampak yang terjadi pada generasi muda yang lambat
laun mulai terpengaruh dampak dari pesatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu kita
sebagai bangsa Indonesia harus menjaga moral kita agar tidak goyang diterpa angin
globalisasi karena sesungguhnya bangsa yang besar adalah bangsa yang tetap mampu
menjaga moral, etika ditengah gencarnya arus globalisasi.
b. Saran
Sebaiknya dalam menyikapi suatu perkembangan kita harus mempertimbangkan baik
buruknya suatu hal agar kita tidak merusak etika serta moral kita. Setiap sesuatu pasti
memiliki dampak positif dan dampak negatifnya. Oleh karena itu timbanglah terlebih dahulu
segala sesuatu yang akan kita jalankan.
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirar Allah SWT, tuhan semesta alam yang telah memberikan
kemudahan kepada saya dalam menyelesaikan karya ilmiah ini. Karena karya ilmiah ini tidak
akan selesai tanpa ijin serta kemudahan dari-Nya. Tak lupa saya khaturkan shalawat serta
salam kepada junjungan nabi besar Muhammad SAW. Yang telah memberi petunjuk kepada
saya ke jalan yang lurus.
Dalam perkembangan teknologi komunikasi, pengaruh teknologi terhadap budaya dan
moral sangat berkaitan erat dengan perkembangan teknologi saat ini, pengaruh teknologi
yang semkakin pesat mendorong banyak pengaruh negatif dan positif dalam kehidupan .
Oleh karena itu, hal ini mendorong saya dalam menyusun makalah ini. Dengan
harapan agar selain untuk bagi yang membaca makalah ini khususnya bagi saya sendiri yang
menulisnya dapat mengetahui serta memahami pengaruh teknologi terhadap budaya dan
moral ini.
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang.............................................................................................
2. Rumusan Masalah.......................................................................................
3. Tujuan..........................................................................................................
BAB II ISI
1. Pengertian teknologi dan kebudayan........................................................
2. Dampak pergeseran budaya..........................................................................
3. Pembenturan antara nilai-nilai manusia...................................................
4. Krisis nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat........................................
5. Sistem pendidikan modern dan pegeseran nilai-nilai.................................
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan.....................................................................................................
B. Saran ..........................................................................................................