Anda di halaman 1dari 16

MANUSIA DAN TEKNOLOGI

ILMU SOSIAL DAN BUDAYA

NAMA KELOMPOK V :

1. Anggita Ika Lilyani ( 1410108878 )


2. R . Aldiansyah Eka Permana ( 1410108886 )
3. Aji Rifqi Rawadani ( 1410108889 )
4. Verly Citra Anindya ( 1410108897 )

Jurusan : Akuntansi

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA

(STIESIA) SURABAYA TAHUN 2015

KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah
MANUSIA DAN TEKNOLOGI.

Terima kasih kami sampaikan juga kepada dosen Ilmu Sosial Dan Budaya
yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk mengerjakan tugas ini, sehingga
kami menjadi lebih mengerti dan memahami, tak lupa kami juga mengucapkan terima
kasih yang sebesar besarnya kepada seluruh pihak yang baik secara langsung
maupun tidak langsung telah membantu dalam upaya penyelesaian makalah ini baik
mendukung secara moril maupun materil.Dalam makalah ini, walaupun kami telah
berusaha semaksimal mungkin, akan tetapi kami menyadari bahwa masih banyak
terdapat kesalahan, kekurangan dan kehilafan dalam penulisan makalah ini. Untuk
itu, saran dan kritik tetap kami harapkan demi perbaikan makalah ini kedepan.Akhir
kata kami berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Terima Kasih.

Surabaya, 14 Juni 2015

( Hormat Kami )
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada hakekatnya manusia telah diberi anugerah oleh Allah SWT berupa akal dan
nafsu, akal dan nafsu inilah yang mendorong manusia untuk menciptakan sesuatu
yang dapat mewujudkan cita-cita atau penghargaannya.Dalam mewujudkan cita-
cita tersebut manusia telah menciptakan sains, teknologi dan seni sebagai salah
satu sarana sehingga sejak saat itu kehidupan manusia mulai berubah.Selain itu
sains, teknologi dan seni juga telah mempengaruhi peradapan manusia dalam
kehidupannya terutama dalam bidang budaya.Seiring dengan perkembangan
sains, teknologi diharapkan dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap
bidang-bidang lain, khususnya budaya yang menjadi kebanggaan bangsa
Indonesia.Pemanfaatan kemajuan sains, teknologi dan seni secara baik haruslah
diterapkan, sehingga dapat menjaga kelestarian budaya bangsa.

1.2 Rumusan Masalah


1. Perkembangan SAINS dan Teknologi melalui penemuan.
2. Penciptaan atau Invention ( Inovasi dan Rekayasa )
3. Dampak positif dan negative Teknologi dan Sains
4. Keterkaitan IPTEK terhadap Nilai, Moral, Norma, Hukum, Budaya
1.3 Tujuan
1. Menjelaskan Perkembangan SAINS dan Teknologi melalui penemuan.
2. Menjelaskan Penciptaan atau Invention ( Inovasi dan Rekayasa )
3. Menjelaskan keterkaitan IPTEK terhadap Nilai, Moral, Norma, Hukum dan
Budaya

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Perkembangan SAINS dan Teknologi melalui penemuan .

Sains dan teknologi dapat berkembang melalui penemuan, penciptaan, melalui


berbagai bentuk inovasi dan rekayasa.

Kegunaan IPTEK bagai manusia sangat tergantung dari nilai, moral, norma dan
hukum yang mendasarinya. IPTEK tanpa nilai sangat berbahaya dan manusia
tanpa IPTEK mencerminkan keterbelakangan.

A. SAINS
Sains berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam semesta secara
sistematis, dan bukan hanya kumpulan berupa fakta-fakta, konsep-konsep,
prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan.
Menurut Medawar (1984)Sains(dari istilah Inggris Science) berasal dari kata:
sienz, cience, syence, scyence, scyense, scyens, scienc, sciens, scians.
Kata dasar yang diambil dari kata scientia yang berarti knowledge
(ilmu).Tetapi, tidak semua ilmu itu boleh dianggap sains. Yang dimaksud
ilmu sains adalah: ilmu yang dapat diuji (hasil dari pengamatan yang
sesungguhnya) ) kebenarannya yang dikembangkan secara bersistem dengan
kaidah-kaidah tertentu berdasarkan kebenaran atau kenyataan semata
sehingga pengetahuan yang dipedomani tersebut boleh dipercayai, melalui
eksperimen secara teori.
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, sains adalah: Ilmu yang teratur
(sistematik) yang dapat diuji atau buktikan kebenarannya, berdasarkan
kebenaran atau kenyataan semata (missal:fisika, kimia, biologi).
Pendidikan sains menekankan pada pengalaman secara langsung. Sains yang
diartikan sebagai salah satu cabang ilmu yang mengkaji tentang sekumpulan
pernyataan atau fakta-fakta dengan cara yang sistematik dan serasi dengan
hukum-hukum umum yang melandasi peradaban dunia modern. Sains
merupakan satu proses unruk mencari dan menemui sesuatu kebenaran
melalui pengetahuan (ilmu) dengan memahami hakikat makhluk, untuk
menerangkan hokum-hukum alam.
Proses mencari kebenaran secara mencari jawaban kepada persoalan-
persoalan secara sistematik yang dinamakan pendekatan saintifik dan ia
menjadi landasan perkemabangan teknologi yang menjadi salah satu unsur
terpenting peradaban manusia. Sains sangat penting untuk perkembangan dan
kemajuan kemanusiaan dan teknologi.

B. Teknologi
Istilah teknologi barasal dari kata techne dan logia.Kata Yunani kuno techne
berarti seni kerajinan.Dari techne kemudian lahirlah technikos yang berarti
seseorang yang memilki keterampilan tertentu.Dengan berkembangnya
keterampilan seseorang yang menjadi semakin tetap karena menunjukkan
suatu pola, langkah dan metode yang pasti, keterampilan itu lalu menjadi
teknik.
Istilah teknologi berasal dari techne atau cara dan logos atau
pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan
tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan
sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat,
sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih
ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia.

2.2 Penciptaan atau Invention ( Inovasi dan Rekayasa )

Suatu proses inovasi tentu berkaitan dengan penemuan baru dalam teknologi yang
biasanya merupakan proses sosial melalui tahap discovery, dan invention.
Discovery baru menjadi invention apabila suatu penemuan baru telah diakui,
diterima dan diterapkan oleh masyarakat.
Inovasi merupakan sistem idea atau gagasan, tindakan atau barang yang dianggap
baru oleh masyarakat.Discovery merupakan penemuan baru dari suatu unsur
kebudayaan yang belum diakui dan digunakan secara luas oleh masyarakat.
Invention adalah penemuan baru yang sudah diterima, diakui, dam digunakan
secara luas oleh masyarakat.

2.3 Dampak Positif dan Negatif Teknologi dan SAINS

Berikut adalah dampak positif perkembangan sains dan teknologi dalam


kehidupan :

a. Menjadi sumber pengetahuan yang selalu berkembang di masanya.


b. Dapat menjadi pusat segala pertukaran informasi.
c. Memberikan informasi yang tepat , cepat , dan akurat.
d. Bidang komunikasi sudah tidak mengenal batas antara jarak dan
waktu.
e. Bidang transportasi dapat memberikan banyak pilihan jenis
transportasi pada manusia dengan variasi kecepatan waktu dan
harga.

Berikut adalah dampak negatif perkembangan sains dan teknologi dalam


kehidupan :

a. Dengan begitu cepatnya pertukaran informasi yang cepat dan tidak


dapat terbendung , maka mulai marak terjadinya kemerosotan moral.
b. Secara tidak disadari manusia yang sedang dimanjakan oleh teknologi
yang dibuat. Manusia semakin malas dan bodoh , hal itu terjadi
karena semakin ringkasnya pekerjaan manusia yang di tangani oleh
teknologi.
c. Banyak limbah dari teknologi modern yang tidak bisa diolah sehingga
menimbulkan tumpukan sampah teknologi yang tidak bisa di daur
ulang.

2.4 Keterkaitan IPTEK Dengan Nilai

Keterkaitan Sains, Teknologi dengan Nilai Sosial Masyarakat

Pada dasarnya pendekatan sains teknologi dan masyarakat dalam pandangan


ilmu-ilmu sosial memberikan pemahaman mengenai kepekaan penilaian
seseorang terhadap dampak lingkungan.Keputusan yang dibuat oleh masyarakat
biasanya memerlukan penggunaan teknologi untuk melaksanakannya.Bahkan,
masyarakat dan ilmu pengetahuan (sains) membutuhkan teknologi sebagai sarana
untuk menyimpan dan mencari informasi.
Berdasarkan hal tersebut kita dapat menarik suatu kesimpulan bahwa sains,
teknologi dan niali sosial masyarakat saling terkait satu sama lain. Hal ini sesuai
dengan penjelasan Widyatiningtyas, 2009 yang menyatakan bahwa sains
merupakan suatu tubuh pengetahuan dan proses penemuan pengetahuan.
Teknologi merupakan suatu perangkat keras ataupun perangkat lunak yang
digunakan untuk memecahkan masalah bagi pemenuhan kebutuhan
manusia.Sedangkan masyarakat adalah sekelompok manusia yang memiliki
wilayah, kebutuhan, dan norma-norma sosial tertentu.
Contohnya : Seorang anak sebagai anggota masyarakat dengan kelas sebagai
ruang belajar sains. Dalam pengalaman belajar yang ditempuhnya, anak tersebut
dapat mengidentifikasi potensi masalah, mengumpulkan data yang berkaitan
dengan suatu masalah, mempertimbangkankan solusi alternatif dan
mempertimbangkan konsekuensi berdasarkan keputusan tertentu di dukung
dengan adanya teknologi untuk mempublikasikan hasil penemuannya yang
dimana hal itu dapat bermanfaat bagi masyarakat.
2.5 Ketekaitan IPTEK Dengan Nilai Budaya
Kata "kebudayaan" berasal dari kata Sansekerta yaitu buddhayah, ialah bentuk
jamak dari buddhi yang berarti "budi" atau "akal".Dengan demikian kebudayaan
dapat diartikan hal-hal yang bersangkutan dengan akal.Kebudayaan adalah hasil
karya manusia, yang meliputi hasil akal, rasa, dan kehendak manusia. Oleh
karena itu maka kebudayaan tidak pernah berhenti, terus berlangsung sepanjang
zaman, dan merupakan suatu proses yang memerlukan waktu yang panjang untuk
memenuhi keinginan manusia untuk lebih berkualiatas.

Apabila kebudayaan adalah hasil karya manusia, maka ilmu sebagai hasil akal
pikir manusia juga merupakan kebudayaan.Namun, ilmu dapat dikatakan sebagai
hasil akhir dalam perkembangan mental manusia dan dapat dianggap sebagai
hasil yang paling optimal dalam kebudayaan manusia. Dampak IPTEK terhadap
kebudayaan :

Segi Positif :

1. Informasi yang diperoleh dari perkembangan IPTEK


melalui media elektronik dapat menciptakan kondisi kehidupan
baru yang sebelumnya tidak dikenal.
2. Dalam bidang kedokteran melaksanakan program KB.
3. Mendorong penemuan hak kekayaan intelektual
berbasis perkembangan di bidang perindustrian dan
perdagangan.
4. Memperkaya nilai-nilai kehidupan yang sudah ada,
mendorong ke arah kemajuan dan mensejahterakan kehidupan
masyarakat.

Segi Negatif :

1. Manusia menjadi resah akibat adanya benturan nilai


teknologi modern dengan nilai-nilai tradisional.
2. Kontak budaya yang ada dengan budaya asing
menimbulkan perubahan sistem nilai budaya.
3. Kemajuan IPTEK bidang kedokteran (alat kontrasepsi)
mengarahkan perilaku seks bebas.
4. Promoi produk melalui media elektronik mengubah
pola hidup menjadi konsumtif dan boros.
5. Merusak nilai-nilai kehidupan yang sudah ada,
menghambat kemajuan, memperbruk sendi-sendi kehidupan
dan merugikan masyarakat sehingga terjadi krisis
kemasyarakatan yang dapat mengurangi bahkan menghapuskan
arti kemanusiaan seseorang.

2.6 Keterkaitan IPTEK Dengan Moral


Dalam bahasa Latin, etika disebut dengan moral yang memiliki pengertian
kebiasaan atau kesusilaan mengenai baik, buruk, semestinya, benar, salah dalam
melakukan suatu hal yang dapat berupa ide seseorang.Ketika manusia
memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk tujuan praktis, mereka dapat saja hanya
memfungsikan idenya, sehingga dapat dipastikan bahwa manfaat pengetahuan
mungkin diarahkan untuk hal-hal yang destruktif.

Oleh karena itu, pada tingkat aksiologis, pembicaraan tentang nilai etika(moral)
adalah hal yang mutlak. Nilai ini menyangkut manusia dalam mengembangkan
ilmu pengetahuan untuk dimanfaatkan bagi sebesar-besar kemaslahatan manusia
itu sendiri. Karena dalam penerapannya, ilmu pengetahuan juga mempunyai bias
negatif dan destruktif, maka diperlukan nilai dan norma untuk mengendalikan
potensi ide manusia ketika hendak bergelut dengan pemanfaatan ilmu
pengetahuan sehingga menghasilkan pengetahuan yang baik .Di sinilah etika
menjadi ketentuan mutlak, yang sangat berperan penting bagi pemanfaatan ilmu
pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan derajat hidup serta kesejahteraan
dan kebahagiaan manusia.
Contohnya: Dalam membuat atau memanfaatkan ilmu pengetahuan, moral
seseorang sangat di tentukan, yang dimana apakah orang tersebut akan
memunculkan ide buruk atau baik dalam pemanfaatan ilmu pengetahuannya
dengan ditunjang oleh keberadaan teknologi canggih. Dalam hal ini, apabila
seorang memanfaatkan ilmu pengetahuan dengan lebih mementingkan ego dari
pada hati nurani, maka kebaikan yang diperoleh dan hasil perolehan ilmu
pengetahuannya akan sangat minim, sebab tidak berdampak baik bagi kehidupan
masyarakat.

2.7 Keterkaitan IPTEK Dengan Norma


Norma memang bukanlah bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
Etika lebih merupakan sarana untuk memperoleh orientasi kritis yang berhadapan
dengan

moralitas. Kendati demikian etika tetaplah berperan penting dalam IPTEK.


Penerapan IPTEK dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari memerlukan
adanya dimensi etis sebagai pertimbangan yang terkadang ikut berpengaruh
dalam proses perkembangan IPTEK selanjutnya.

BAB III
PENUTUP

3.1Kesimpulan
Pada hakekatnya manusia secara kodrati bersifat sebagai makhluk individu
sekaligus makhluk sosial. Dikatakan sebagai makhluk individu karena setiap
manusia berbeda-beda dengan manusia yang lain dalam hal kepribadian, pola
pikir, kelebihan, kekurangan dan kreatifitas untuk mencapai cita-cita. Sehingga
sebagai pribadi-pribadi yang khas tersebut manusia berusaha mengeluarkan
segala potensi yang ada pada dirinya dengan cara menciptakan sesuatu untuk
memenuhi kebutuhan hidup tanpa bantuan orang lain. Potensi-potensi manusia
sebagai makhluk individu dapat dituangkan dalam sains dan teknologi.
Baik sains, teknologi dan hasil produknya dapat dirasakan disetiap aspek
kehidupan manusia. Sehingga pengaruh sains dan teknologi bagi manusia dalam
masyarakat dapat berpengaruh baik secara negatif maupun secara positif.
Pengaruh positif:
1)Meningkatkan kesejahteraan hidup manusia (secara individu maupun
kelompok) terhadap perkembangan ekonomi, politik, militer dan pemikiran-
pemikiran dalam bidang sosial budaya.
2) Pemanfaatan sains dan teknologi secara tepat dapat lebih mempermudah
proses pemecahan berbagai masalah yang dihadapi oleh manusia.
3) Sains dan teknologi dapat memberikan suatu inspirasi tentang perkembangan
suatu kebudayaan yang ada di Indonesia.
Pengaruh negatif:
Selain untuk memberikan pengaruh positif sains dan teknologi juga dapat
memberikan pengaruh yang negatif bagi perubahan peradaban manusia.
Pemanfaatan dari sains dan teknologi, sering kali menimbulkan masalah baru
dalam kehidupan manusia terutama dalam hal kerusakan lingkungan, mental dan
budaya bangsa, seperti:
1) Menipisnya lapisan ozon
2) Terjadi polusi udara, air dan tanah
3) Terjadi pemanasan global
4) Rusaknya ekosistem laut
5) Iptek dikembangkan untuk memenuhi kesenangan-kesenangan materi.
Menjamurnya produk-produk mainan (contoh: game online).
Kemajuan teknologi yang serba praktis serta budaya asing yang berpengaruh
dominan terhadap satuan budaya asli bisa membangkitkan kesan sebagai model
untuk ditiru. Kecenderungan meniru itu dalam kelanjutannya bisa terpantul
melalui berkembangnya gaya hidup yang dianggap superior dibandingkan
dengan gaya hidup lama. Oleh karena itu agar sains dan teknologi dapat
memberikan pengaruh yang positif bagi manusia, maka sains dan teknologi
seharusnya mampu mengkolaborasikan antara nilai-nilai empiris dengan nilai-
nilai moral dan menyesuaikan dengan nilai-nilai religius, keagamaan dan
dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
3.2 Saran
Saran dari kami bahwa kemajuan Teknologi dan SAINS merupakan penemuan
yang seharusnya di kembangkan apabila penemuan tersebut membawa dampak
yang negative kita harus mengembangkan teknologi dan SAINS tersebut agar
berguna bagi masyarakat tanpa merusak alam sekitar.

DAFTAR PUSTAKA

http://kelompok4isbd.blogspot.com/2012_04_01_archive.html
http://isbdbyjayatihanarawulan2c.blogspot.com/2011/06/sains-dan-
teknologi.html