Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN TAHUNAN

INSIDEN KESELAMATAN PERALATAN MEDIS

RUMAH SAKIT UNIVERSITAS ANDALAS PADANG


SUMATERA BARAT
TAHUN 2018
BAB I
PENDAHULUAN

A. Landasan Hukum
Dalam pelaksanaan kegiatan IPS-Medik berdasarkan landasan hukum, yaitu :
1. Undang – undang RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Undang – undang RI No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit

B. Tugas Pokok dan Fungsi


Tugas Pokok:
1. Menyediakan fasilitas dan menyelenggarakan kegiatan pemeliharaan peralatan
medik rumah sakit.
2. Melaksanakan tugas manajemen teknik, perencanaan, pengelolaan data,
pengawasan, monitoring, evaluasi dan koordinasi dengan unit lain.
3. Menyediakan dan menyelenggarakan kegiatan konsultasi dan pelatihan
pemeliharaan peralatan medik rumah sakit

Fungsi:
1. Menyediakan fasilitas dan menyelenggarakan kegiatan pelayanan pemeliharaan
sarana medik agar selalu dalam keadaan baik dan laik pakai untuk menjamin
kualitas dan kesinambungan pelayanan kesehatan rumah sakit.
2. Menyediakan dan menyelenggarakan kegiatan konsultasi dan pelatihan
pemeliharaan peralatan medik rumah sakit

C. Visi
Instalasi Pemeliharaan Sarana Medik yang profesional dalam pelayanan
pemeliharaan peralatan medik di Sumatera.

D. Misi
1. Menyelenggarakan pelayanan pemeliharaan peralatan medik yang bermutu tinggi
2. Menyediakan konsultasi dan pelatihan pemeliharaan peralatan medik

E. Tujuan
Tujuan Umum :
Tercapainya pengelolaan peralatan medik yang profesional dalam rangka mewujudkan
visi, misi dan tujuan rumah sakit

Tujuan Khusus :
1. Terlaksananya inventarisasi peralatan medik yang baik dan benar
2. Terlaksananya perencanaan pemeliharaan peralatan medik yang efektif dan efisien
3. Terlaksananya pengoperasian peralatan medik sesuai prosedur
4. Terlaksananya pemeliharaan peralatan medik yang berkesinambungan untuk
menjamin peralatan medik selalu dalam keadaan baik dan laik pakai
5. Terlaksananya penghapusan peralatan medik dengan baik dan benar
6. Terciptanya keandalan, kelaikan, keakurasian serta keamanan penggunaan
peralatan medik
F. Budaya IPS-Medik
Nilai-nilai budaya kerja yang diterapkan IPS-Medik dalam melaksanakan tugas sehari-
hari dalam mencapai visi dan misi IPS-Medik yaitu:
1. Ikhlas : Mampu memberikan pelayanan dengan tulus Ikhlas dan menerapkan
budaya "melayani dengan hati"
2. Peduli : Tanggap terhadap permasalahan dan selalu meng update perkembangan
ilmu dan teknologi serta isu-isu pelayanan terkini
3. Santun : Mampu memberikan pelayanan dengan santun
4. Malu : Memiliki rasa malu jika tidak memberikan pelayanan
5. Empati : Memiliki rasa empati terhadap lingkungan kerja
6. Dedikasi : Melakukan pekerjaan penuh dengan dedikasi
7. Inisiatif : Memiliki inisiatif dalam melakukan pekerjaan
8. Komunikatif : Mampu melakukan komunikasi efektif dan terbuka kepada
pelanggan internal dan eksternal
BAB II
ORGANISASI & SUMBER DAYA
A. ORGANISASI

A. 1. Kedudukan
Instalasi Pemeliharaan Sarana Medik (IPS-Medik) adalah merupakan
pengembangan dari Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPS-RS). Tugas
pengelolaan peralatan medik dilakukan oleh IPS-Medik yang merupakan unit
pelayanan nonstruktural yang menyediakan fasilitas dan menyelenggarakan
kegiatan pelayanan pemeliharaan sarana medik rumah sakit.
IPS-Medik dipimpin oleh Kepala Instalasi dan bertanggung jawab langsung kepada
Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan.

Dalam pelaksanaan tugas IPS – Medik terdiri atas :


1. Ka. Instalasi Pemeliharaan Sarana Medik
Mengkoordinir kegiatan Instalasi Pemeliharaan Sarana Medik .
Ka. Instalasi Pemeliharaan Sarana Medik bertanggung jawab kepada Direktur
Medik dan Keperawatan.

2. Pj. Pemeliharaan Peralatan Elektromedik, Radiasi dan Laboratorium


Mengkoordinir dan melaksanakan kegiatan pemantauan fungsi, pemeliharaan
preventif, korektif dan kalibrasi internal peralatan Elektromedik, Radiasi dan
Laboratorium
Pj. Pemeliharaan Peralatan Elektromedik, Radiasi dan Laboratorium
bertanggung jawab kepada Kepala IPS-Medik.

3. Sub. Pj. Administrasi & Logistik


Mengkoordinir dan melaksanakan kegiatan administrasi teknik, umum, logistik
dan perlengkapan IPS-Medik.
Sub. Pj. Administrasi & Logistik bertanggung jawab kepada Pj. Pemeliharaan
Peralatan Elektromedik, Radiasi dan Laboratorium

A.2. Wewenang
Dalam melaksanakan tugasnya kepala IPS – Medik mempunyai wewenang :
1. Menyusun rencana kebutuhan yang berkaitan dengan tugas pokok
2. Mengatur pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan tugas pokok
3. Mengkoordinir monitoring dan evaluasi kegiatan yang berkaitan dengan tugas
pokok
4. Memberikan masukan kepada Direktur rumah sakit tentang kegiatan – kegiatan
yang berhubungan dengan tugas pokok

A.3. Tanggung jawab


1. Terlaksananya kegiatan IPS-Medik RS untuk mendukung kelancaran
pelayanan kesehatan kepada masyarakat di rumah sakit.
2. Terlaksanannya pembinaan dan penambahan pengetahuan teknis melalui
pendidikan dan pelatihan bagi petugas IPS-Medik
A.4. Bagan Struktur Organisasi

Dir. Pelayanan Medik &


Keperawatan

Kabid Penunjang Medik

Kasi Pengembangan &


perencanaan Penunjang
Medik

Kasi Monev Penunjang


Medik

Ka. IPS Medik

PJ. Pemeliharaan

Sub. Pj Adm

Teknisi Elektromedik
Pelaksana
A.5. Hubungan Kerja
IPS-Medik RS memberdayakan tenaga fungsional elektromedik dengan system
desentralisasi yaitu tenaga fungsional elektromedik langsung berhubungan dengan
masing-masing lokasi peralatan medik dalam hal pemantauan fungsi, pemeliharaan
preventif, korektif dan kalibrasi internal peralatan medik.
Hubungan kerja antara tenaga fungsional elektromedik yang bertugas pada tiap-tiap
lokasi dalam bentuk koordinasi. Pembagian tugas tenaga fungsional elektromedik
dilakukan dengan system area, dimana tenaga elektromedik bertanggung jawab pada
beberapa user/intalasi/bagian yang lokasinya berdekatan.

B. SUMBER DAYA

B.1. SDM
Dalam melaksanakan tugas IPS-Medik per- Februari berjumlah 3 orang yaitu :
No. Nama / NIP Gol. Pendidikan Jabatan Ket

1. Dr. Mutia Sari Sp. DV Sp2 Ka. IPS-Medik

2. Wahyu Prasetya, AMTE D III - ATEM Pj. Perlt. Kesehatan Atem Pelaksana
3. Devi Novita Sari, AMTE D III - ATEM Sub. PJ & Logistik Atem Pelaksana

B.2. SARANA FISIK dan PERALATAN

1. Tempat Kerja yang dilengkapi Air Conditioner (AC), terdiri:


 Ruang Kerja IPS Medik ( 1 Ruangan )

2. Fasilitas Peralatan Kerja


a. Peralatan Administrasi
 Internet
 Meja
 Kursi
 Komputer
 Printer
 Lemari
 Telepon
 Kalkulator
 Keranjang

b. Peralatan Kerja Teknisi Elektromedik


 Tool Set
 Alat Bantu
 Bahan Kerja
BAB III
INSIDEN KESELAMATAN

Tabel 1. Kegiatan Pemeliharaan Peralatan Medik

Bulan Insiden/Kejadian
Januari -
Februari -
Maret -
April -
Mei -
Juni -
Jumlah
Prosentase(%)

Keterangan :

Bahwa di Rumah Sakit Universitas Andalas padang tahu 2018 tidak di temukan adanya
insiden / kejadian peralatan medis yang berbahaya, recall/penarikan kembali, masalah dan
kegagalan pada peralatan medis.
BAB IV
ANALISA PEMBAHASAN

1. Kesulitan

a. Peralatan medik yang ada saat ini di Rumah Sakit Universitas Andalas Padang terdiri
dari bermacam merk dengan fungsi yang sama, hal ini menyulitkan dalam pengadaan
suku cadang dan sering terjadinya kerusakan alat karena human error.

2. Pemecahaan Masalah

a. Alternatif Solution
IPS-Medik mengusulkan agar Rumah Sakit Universitas Andalas Padang lebih selektif
dalam memilih merk alat medik dengan memperhatikan mutu dan layanan purna jual.
Dan sebaiknya dalam proses pengadaan alat kesehatan IPS-Medik Harus ikut
Mengetahui.

b. Prasyarat yang Perlu Diupayakan untuk Pencapaian Target Kinerja


IPS-Medik dalam melaksanakan Pemeliharaan dan perbaikan peralatan medic agar
selalu dapat memantau peralatan medic yang berbahaya dan menyebabkan adanya
insiden yang tidak di harapkan selain memerlukan SDM dan Fasilitas kerja juga
memerlukan dukungan biaya yaitu :

1.Biaya Pemeliharaan Alat terdiri dari :


- Biaya pengadaan bahan pemeliharaan
- Biaya pengadaan suku cadang habis pakai
- Biaya operasional yang diperlukan untuk uji fungsi
- Biaya kalibrasi peralatan medik
- Biaya kontrak service peralatan medic strategis dan teknologi canggih (Cath-Lab,
CT-Scan Dll )

2.Biaya Perbaikan Kerusakan terdiri dari :


- Biaya pengadaan suku cadang
- Biaya perbaikan alat oleh Pihak III

3.Biaya Peningkatan SDM / Pelatihan / Seminar dll.


4.Biaya Pengadaan alat kerja dan alat kalibrasi.
BAB V
KESIMPULAN

1. Tidak di temukan peralatan medis yang berbahaya recall/penarikan kembali, insiden,


masalah dan kegagalan peralatan medis yang menyebabkan kematian dan insiden lainya.
2. Untuk mencegah terjadinya insiden yang tidak di harapkan dari instalasi pemeliharaan
sarana medic selalu memantau fungsi seluruh peralatan medic yang ada di rumah sakit