Pengenalan H-bridge[by:mfnst]
Aktuator dalam robotika adalah suatu komponen yang sangat penting, salah satu
aktuator yang sering dipakai adalah motor dc. Dalam penggunaan motor dc yang diperlukan
adalah pengontrolan arah dan pengontrolan kecepatan putar motor dc tersebut.
Solusi untuk pengontrolan arah putar motor dc adalah dengan menggunakan driver
motor dc berupa h-bridge. Berikut sedikit penjelasan mengenai h-bridge.
Kenapa disebut H-bridge?? Karena H-bridge adalah hasil representasi grafis dari
rangkaian nya yang menyerupai huruf H. H-bridge sendiri terdiri dari 4 switch.
Gambar: Konfigurasi H-bridge
Pengaturan yang dilakukan dalam H-bridge adalah pengaturan switch untuk mengatur
polaritas yang diterima oleh motor dc sehingga arah putar motor dapat berubah. Seperti yang
diilustrasikan gambar berikut
Gambar: Mode reverse dan forward
Terlihat ketika S1 dan s4 dalam keadaan on lalu s3 dan s2 off maka terminal motor akan
mendapatkan polaritas (+) lalu motor akan bergerak forward dan sebaliknya jika s1 dan s4
dalam keadaan off lalu s3 dan s2 on maka terminal motor akan mendapatkan polaritas (-)
sehingga motor akan bergerak reverse.
Dalam implementasinya h-bridge tidak hanya bisa mengontrol maju atau mundur ada
pula fitur brakes, bahkan untuk h-bridge berbentuk ic sudah bisa mengontrol kecepatan putar
motor dc tersebut.
Beberapa perancangan h-bridge untuk driver motor dc adalah
1. Menggunakan Relay DC.
2. Menggunakan Transistor.
3. Kombinasi Relay dan Transistor.
4. Menggunakan IC seperti L298, L293d atau EMS 30A.