Anda di halaman 1dari 11

ALAT DAN BAHAN KERJA

ELEKTROMEKANIK DARI
BAHAN NON LOGAM
Oleh : Rikmawati, M.Pd
Bahan bukan logam yang penting untuk bahan teknik
antara lain dapat kita golongkan sebagai berikut :
◦ o Bahan pelumas : minyak dan gemuk
◦ o Bahan bakar : padat , cair , dan gas
◦ o Bahan paking : perapat cairan , dan perapat gas
◦ o Bahan isolasi : isolasi panas, listrik ,dan isolasi getar.
◦ o Bahan asah
◦ o Bahan las
◦ o Karet
◦ o Plastik
Nonlogam adalah kelompok unsur kimia yang bersifat
elektronegatif, yaitu lebih mudah menarik elektron valensi dari
atom lain daripada melepaskannya. Yang termasuk dalam
nonlogam adalah halogen, gas mulia, dan 7 unsur berikut:
hidrogen (H), karbon (C), nitrogen (N), oksigen (O), fosfor (P),
belerang (S), dan selenium (Se) .
Bahan Non logam Alami
a. Kaca

Kaca merupakan suatu zat yang terdapat pada bahan tanah kersik dalam bentuk pasir
kuarsa (SiO2), mempunyai campuran soda, potas, batu kapur dan timah hitam. Menurut
bentuknya ada kaca transparan, kaca pundar (trans culeut), kaca pemulangan, kaca cermin dan
kaca liat. Kaca kerapatan zatnya besar , pada suhu biasa kekerasannya besar, sangat rapuh,
bidang patahannya terlihat kilatan kuat, tidak larut dalam air, sangat tahan terhadap asam, gas
dan uap, penghantar panas dan listrik yang tidak baik. Kaca untuk keperluan rumah tangga,
penyekat antara dua ruangan, bahan isolasi dalam teknik listrik, bagian kendaraan.
b. Keramik

◦ Keramik merupakan bahan padat anorganik non logam. Bahan baku


keramik adalah tanah liat seperti kaolin dan serisit. Keramik tidak
menyerap air, dapat pecah, tahan getaran mekanis dan perubahan
temperature. Keramik merupakan senyawa logam atau non logam yang
mempunyai ikatan atom ionik dan kovalen, ikatan ionik dan kovalen
menyebabkan keramik mempunyai titik lebur tinggi dan bersifat isolator.
◦ Jenis keramik porselin dipakai sebagai isolator dan sekering, jenis stetit
dipakai sebagai bahan isolasi pada alat pemanas, seterika, solder,
sakelar dan busi.
◦ Keramik terdiri dari Keramik tradisional, disusun oleh tanah liat, silika dan
feldspar. Misalnya : bata, ubin, genteng dan porselen, serta keramik
murni atau teknik, disusun oleh senyawa murni.
c. Karet

Karet adalah polimer dari satuan isoprena (politerpena) yang tersusun dari
5000hingga 10.000 satuan dalam rantai tanpa cabang yang terkandung pada
lateks pohon penghasilnya.Pada suhu normal, karet tidak berbentuk (amorf).
Pada suhu rendah akan mengkristal,dengan meningkatnya suhu, karet akan
mengembang, pada penurunan suhu akan kembali tidak mengembang. Inilah
alasan mengapa karet bersifat elastik.

Karet merupakan bahan utama pembuatan ban, beberapa alat kesehatan, alat-
alat yang memerlukan kelenturan dan tahan goncangan,sabuk mesin dan ban
pengangkut, bahan paking dan penahan getaran, alat olah raga, mainan anak-
anak, penghapus, dan alat rumah tangga.
d. Bahan Paking (Perapat)

Bahan yang digunakan untuk perapat ruangan yang berisi fluida, yaitu zat cair atau gas.
Perapatannya dibedakan atas dua jenis yaitu :
1) Perapat statis, merapatkan bagian yang tidak bergerak terhadap satu sama lain,
seperti paking tutup silinder head, dan karter.
2) Perapat dinamis, merapatkan bagian-bagian yang bergerak terhadap satu sama lain.
Perapat dinamis meliputi perapat pada gerakan bolak-balik dan perapat pada bagian yang
berputar terhadap satu sama lain.
Bahan paking dibedakan dalam kelompok bukan
metalik, setengah metalik dan metalik.
◦ 1) Bahan paking bukan metalik.

(a) Alat perapat statis. Perapat statis terdiri dari kertas, fiber, gabus dan klingerit.

Kertas dan karton, bahan yang terbuat dari campuran serat yang ditambah dengan
perekatdan bahan pengisi.Sifatnya mudah rusak/pecah, dipakai pada saluran-saluran
minyak.
Fiber, bahan terdiri dari lapisan-lapisan kertas yang dijenuhkan dengan
damarbuatan.Digunakan sebagai paking pelat, brander las, kran pengatur, bagian-bagian
pompa bensin, karburator dan pipa bensin.
Gabus, bahan ini berasal dari kulit pohon gabus.Sifatnya kenyal dan tahan minyak.
Klingerit, bahan ini lunak, dipakai untuk merapatkan flens saluran pipa uap, bagian dari
alatyang berhubungan dengan suhu tinggi.

(b) Alat perapat statis dan dinamis Alat perapat statis dan dinamis meliputi kulit, karet, tembaga
asbes, Politetrafluoreten, Aluminium plastic, Paking cincin, dan Cincin pembalik minyak.
2) Bahan paking setengah metalik.

Bahan paking setengan metalik meliputi; Alat perapat statis Karet dengan kasa tembaga,
tersedia dalam bentuk palet.Asbes dengan kasa tembaga, paking ini terdiri dari kain asbes yang
ditenun dengan tembaga. Keseluruhannya diimpregnasikan dengan suatu massa tahan panas
dan kemudian diberi grafit pada salah satu sisi atau kedua belah sisinya. Asbes dengan kasa
baja, pada kedua belah sisi kasa baja yang ditenun rapat dan kuat ditempelkan dengan tekanan
tinggi suatu lapisan tipis.Asbes dengan salut tembaga yang tipis, asbes diberi satu lapisan tipis
salut tembaga dan dapat diperoleh sebagai barang jadi (gelang dan paking kepala).

3)Bahan paking metalik

Alat perapat statis, terbuat dari baja, tembaga, loyang, timbel, aluminium, dan nikel. Bahan
ini digunakan dalam bentuk gelang persegi panjang, bulat, bulat telur, bentuk lensa, atau
bentuk lain yang diinginkan.
PLASTIK (POLIMER)

◦ Pada dasarnya plastik meliputi sekelompok bahan yang mempunyai molekul besar
yang terdiri dari gabungan molekul-molekul yang lebih kecil. Sebagian besar adalah
senyawa organik, terdiri dari karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen. Plastik
mempunyai beberapa sifat yang khas:

1) Ringan, berat jenis 1,2 – 1,6


2) Penyekat panas dan listrik yang baik
3) Surface finish yang baik dapat diperoleh langsung dari cetakan
4) Dapat diperoleh dalam berbagai warna atau transparan
5) Kekuatan lebih rendah daripada logam, juga impact strengthnya
6) Tidak cocok digunakan pada temperatur yang tinggi
7) Stabilitas kurang baik, terutama pada kondisi basah
TERIMAKASIH