A.
Latar Belakang
Roti adalah makanan berbahan dasar utama tepung terigu dan air, yang
difermentasikan dengan ragi, tetapi ada juga yang tidak menggunakan ragi. Namun
kemajuan teknologi manusia membuat roti diolah dengan berbagai bahan
seperti garam, minyak, mentega, ataupun telur untuk menambahkan kadar protein di
dalamnya sehingga didapat tekstur dan rasa tertentu. Roti termasuk makanan pokok di
banyak negara Barat. Roti adalah bahan dasar pizza dan lapisan luar roti lapis. Roti
biasanya dijual dalam bentuk sudah diiris, dan dalam kondisi segar yang dikemas rapi
dalam plastik. Dalam beberapa budaya, roti dipandang sangat penting sehingga menjadi
bagian ritual keagamaan. Ada beberapa jenis roti yang dikenal di Indonesia, salah satunya
adalah roti tawar. Roti tawar adalah jenis roti yang umumnya memiliki warna putih dengan
kandungan gula dan lemak rata-rata di bawah 10% dan bertekstur empuk (soft).
Selain disantap dengan olesan atau topping, roti tawar juga biasanya dimakan dengan sup.
Atau bisa juga dijadikan campuran dalam beberapa masakan. Misalnya, untuk membuat
puding roti, sandwich, kolak roti, roti goreng, dan lain sebagainya.
Roti tawar yang selama ini kita tahu biasanya hanya berupa irisan pipih berbentuk
kotak atau sejenis roti perancis bernama baguette. Namun, ternyata jenis roti tawar ada
bermacam-macam. Pada dasarnya, roti tawar terbuat dari bahan tidak hanya tepung terigu
dan gandum namun bisa dari singkong, beras dan garut. Berdasarkan jenis dasarnya, roti
tawar hanya memiliki dua jenis yaitu white bread (roti putih yang terbuat dari tepung
terigu), dan whole wheat bread (roti gandum murni). Namun berdasarkan perkembangan
pengolahan roti yang lebih canggih, dan lebih bervariasi beberapa negara yang
bermakanan-pokok gandum dan tepung memiliki jenis roti tawar khas sendiri-sendiri.
Berikut jenis-jenis roti tawar :
1. White Bread
White bread atau orang biasa mengenalnya roti tawar terbuat dari tepung terigu
bentuknya oval dan berwarna putih. Roti ini mengandung serat, vitamin B, zat besi dan
zat mikro baik untuk dikonsumsi langsung. Roti tawar yang biasanya dijual di pasaran
juga termasuk dalam roti ini. Roti ini sangat popular di konsumsi oleh orang Amerika
sejak tahun 1941. Biasanya bisa dimakan langsung atau menggunakan mentega, coklat
atau selai buah.
2. Whole Wheat Bread
Whole Wheat Bread merupakan roti gandum murni dan tekstur roti berwarna coklat
sedikit kasar. Jenis roti ini kaya akan serat dan warna coklatnya berasal dari serealin
yaitu lapisan sel yang terdapat pada sereal. Roti gandum banyak diproduksi di Australia
dan Amerika. Orang Eropa khususnya Inggris sudah mengonsumsi jenis roti ini sejak
tahun 1845.
3. Roti Tawar dari Italila
Italia juga memroduksi roti tawar yang sangat terkenal sebagai pelengkap saat
menikmati pizza.
Ciabatta Bread, yang terbuat dari tepung gandum dan ragi. Roti ini berbentuk
panjang bulat namun pipih, bagian kulit luar keras namun bagian dalam lembut.
Pembuatan roti ini melalui proses pemanggangan dan saat akan dikonsumsi
biasanya diiris tipis dengan aneka topping atau mentega saja. Roti ini mulai
popular di daratan Eropa khususnya Spanyol serta Amerika pada akhir tahun
1990.
Focaccia Bread, Focaccia banyak digunakan untuk bahan utama sandwich,
tekstur adonnanya mirip dengan adonan roti pizza. Bentuknya oval memanjang.
Biasanya di Itali pembuatannya dengan tambahan bumbu seperti bawang, daging,
sayuran, keju, garam dan minyak zaitun kemudian dipanggang dalam waktu
tertentu.
4. Roti Tawar Dari Perancis
Roti tawar dari perancis terbagi menjadi 2 macam, yaitu Baguette/French Bread
dan Plan au levain . Baguette/French Bread roti ini sangat terkenal di dunia, bentuknya
bulat panjang sekitar 5-7 cm, dan biasanya dikenal dengan roti tongkat. Roti ini
biasanya divariasi menjadi garlic bread dan bruschetta dan dimakan bersama sup atau
pizza. Tekstur bagian luar renyah namun di dalam basah, rasanya pun biasanya
bermacam-macam karena ada yang dikombinasikan dengan topping gula halus,
cokelat, keju ataupun garnish lain. Plan au levain tekstur roti ini berkulit keras dan
padat. Biasanya disajikan sebagai pelengkap makan sup atau hanya dimakan dengan
mentega saja.
5. Pita Bread
Roti ini bentuknya bulat dan pipih, disebut juga roti Arab karena dikonsumsi
mayoritas oleh penduduk Timur Tengah. Konon roti ini merupakan menu wajib saat
makan sebagai pengganti nasi. Tekstur roti ini kenyal dan lembut. Proses
pembuatannya terbuat dari adonan puff dan di oven dalam oven bata dengan suhu
lumayan tinggi 232 ° C. Disajikan dengan kombinasi keju, meses, selai, kare, gulai
atau susu manis.
6. Bagel
Bentuk roti ini bulat dengan lubang di tengah seperti cincin. Roti ini sangat popular
di Australia, Kanada, Amerika Serikat dan Inggris. Tekstur roti padat namun saat
dimakan terasa lembut, kenyal dan permukaan roti berpori. Proses pembuatan roti,
adonan harus direbus terlebih dahulu. Pada pembuatan bagel tradisional, akan
ditambahkan bawang Bombay, bawang putih, telur, gandum hitam, garam sebagai
peras. Sedangkan pada pembuatan cara modern adonan bagel dicampur dengan
rempah-rempat ataupun tomat. Bagel bukanlah donat walaupun bentuknya sama,
biasanya dinikmati sebagai sandwich atau dessert saat makan pizza.