Anda di halaman 1dari 20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri Alor Kecil


Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas :X
Semester : 1 (Satu)
Tahun Ajaran : 2016/2017
Alokasi waktu : 12 x 45 menit
Standar Kompetensi : Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur dan ikatan kimia
Kompetensi Dasar : Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur,
massa atom relatif dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta
menyadari keteraturannya, malalui pemahaman konfigurasi elektron

Indikator
Pertemuan ke-1:
- Menjelaskan teori atom Dalton, Thomson, Rhuterford, Bohr dan mekanika kuantum
- Menggambar model atom Dalton, Thomson, Rhuterford, Bohr dan mekanika kuantum
- Mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan teori atom Dalton, Thomson, Rhuterford,
Bohr dan mekanika kuantum
- Menyebutkan partikel dasar penyusun atom
- Menuliskan lambang unsur
- Menentukan jumlah partikel dasar (proton, elektron dan neutron) berdasarkan nomor
atom dan nomor massanya
- Mengklasifikasikan unsur ke dalam isotop, isobar dan isoton
Pertemuan ke-2:
- Menentukan massa atom relatif berdasarkan kelimpahan isotopnya
- Menentukan massa molekul relatif berdasarkan data massa atom relatifnya
- Menjelaskan dasar-dasar pengelompokan unsur-unsur
- Membandingkan perkembangan tabel periodik unsur untuk mengidentifikasi kelebihan
dan kekurangannya
- Menuliskan konfigurasi elektron suatu atom/ion berdasarkan nomor atom dan sebaliknya
- Menentukan elektron valensi suatu atom berdasarkan nomor atomnya
Pertemuan ke-3:
- Menentukan golongan dan periode unsur dalam tabel periodik
- Menentukan letak unsur dalam sistem periodik berdasarkan konfigurasi elektron
- Mengklasifikasikan unsur ke dalam logam, non logam dan metaloid.
- Menghubungkan tabel dan/atau grafik untuk menentukan keteraturan jari-jari atom,
energi ionisasi, afinitas elektron dan keelektronegatifan.
Pertemuan ke-4:
- UH 1

I. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan ke-1:
1. Melalui diskusi peserta didik mampu menyebutkan dasar teori dari teori atom Dalton,
Thomson, Rutherford, Niels Bohr dengan benar.
2. Melalui diskusi peserta didik mampu menyebutkan ide pokok dalam teori atom Dalton,
Thomson, Rutherford, Niels Bohr dengan benar.
3. Melalui diskusi peserta didik mampu menggambar model atom dari teori atom Dalton,
Thomson, Rutherford, dan Niels Bohr dengan benar.
4. Melalui penugasan peserta didik mampu menyebutkan kelemahan teori atom Dalton,
Thomson, Rutherford, dan Niels Bohr dengan benar.
5. .Melalui tanya jawab, peserta didik dapat menyebutkan partikel dasar penyusun atom
dengan benar.
6. Dengan mengerjakan LKS dan mendengarkan penjelasan guru, peserta didik dapat
menentukan nomor atom dan nomor massa dengan tepat
7. Melalui kegiatan diskusi dan mendengarkan penjelasan guru, peserta didik dapat
menetukan jumlah partikel dasar penyusun atom (proton, elektron dan neutron) dengan
tepat.
8. Melalui kegiatan diskusi peserta didik mampu menjelaskan arti isotop, isobar dan isoton
dengan benar.

1
9. Melalui kegiatan diskusi peserta didik mampu mengklasifikasikan unsur ke dalam isotop,
isobar atau isoton dengen tepat
Pertemuan ke-2:
1. Melalui penjelasan guru, peserta didik dapat mendefinisikan massa atom relatif dengan
benar.
2. Melalui diskusi, mengkaji tabel periodik dan penjelasan guru, peserta didik dapat
menentukan massa atom relatif berdasarkan tabel periodik unsur dengan benar.
3. Melalui diskusi, peserta didik dapat menentukan massa atom relatif berdasarkan
kelimpahan isotop dengan tepat.
4. Melalui diskusi, peserta didik dapat menentukan massa molekul relatif berdasarkan data
massa atom relatif dengan tepat.
5. Melalui diskusi peserta didik mampu menyebutkan dasar teori dari sistem periodik
menurut Hukum Triade Dobereiner, Hukum Oktaf Newlands, Lothar Meyer, Sistem
Periodik Mendeleev (Sistem Periodik Pendek), dan Sistem Periodik Modern (Sistem
Periodik Panjang) dengan benar.
6. Melalui diskusi peserta didik mampu menyebutkan ide pokok dari sistem periodik
menurut Hukum Triade Dobereiner, Hukum Oktaf Newlands, Lothar Meyer, Sistem
Periodik Mendeleev (Sistem Periodik Pendek), dan Sistem Periodik Modern (Sistem
Periodik Panjang) dengan benar.
7. Melalui penugasan peserta didik menyebutkan kelebihan dan kelemahan dari sistem
periodik menurut Hukum Triade Dobereiner, Hukum Oktaf Newlands, Lothar Meyer,
Sistem Periodik Mendeleev (Sistem Periodik Pendek), dan Sistem Periodik Modern
(Sistem Periodik Panjang) dengan benar
8. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik mampu menjelaskan arti konfigurasi elektron dan
elektron valensi dengan benar.
9. Melalui kegiatan diskusi dan mengkaji tabel sistem periodik peserta didik mampu
menentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi berdasarkan nomor atom unsur
dengan benar.
Pertemuan ke-3
1. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menjelaskan golongan dan periode dengan
benar.
2. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik mampu menentukan letak unsur (golongan dan
periode) dalam tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektron unsur dengan tepat.
3. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menyebutkan sifat unsur logam, non logam
dan metaloid
4. Melalui diskusi dan penugasan, peserta didik dapat mengklasifikasikan unsur ke dalam
logam, nonlogam dan metaloid
5. Melalui diskusi, peserta didik dapat menjelaskan sifat-sifat periodik unsur.
6. Melalui diskusi, peserta didik dapat menghubungkan tabel dan/atau grafik dengan
keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron dan keelektronegatifan.
Pertemuan ke-4:
- UH 1

II. Materi Pembelaaran

1. Perkembangan Teori Atom


Penemu Rumusan Teori Atom Kelebihan dan
Kekurangan
Dalton a) Atom digambarkan sebagai Kelebihan:
bola pejal yang sangat kecil. Dapat menerangkan Hukum
b) Atom merupakan partikel Kekekalan Massa dan
terkecil yang tidak dapat Perbandingan Tetap

Gbr. Model Atom dipecah lagi. Kelemahan:

Dalton c) Atom suatu unsur sama a. Tidak dapat


memiliki sifat yang sama, menerangkan sifat listrik
sedangkan atom unsur atom
b. Atom dapat dibagi lagi

2
berbeda, berlainan dalam menjadi partikel yang
massa dan sifatnya. lebih sedehana yaitu
d) Senyawa terbentuk jika atom partikel sub atomik
bergabung satu sama lain. c. Tidak dapat menjelaskan
e) Reaksi kimia merupakan cara-atom-atom saling
pemisahan, penggabunga, berikatan.
atau penyusunan kembali
dari atom, sehingga atom
tidak dapat dimusnahkan
atau diciptakan.
J.J Thomson Atom merupakan bola pejal Kelebihan:
terdiri dari materi bermuatan Dapat menerangkan sifat
positif dan di dalamnya tersebar listrik atom
elektron bermuatan negatif Kelemahan:
sehingga secara keseluruhan Tidak dapat menjelaskan
Gbr. Model Atom atom bermuatan netral. keberadaan inti atom
Thomson Model atom ini bagaikan kismis
dalam roti kismis.
Rutherford a) Atom terdapat inti atom Kelebihan:
yang bermuatan positif, Dapat menjelaskan
berukuran lebih kecil keberadaan inti atom
daripada ukuran atom tetapi Kelemahan:
massa atom hampir  Ketidakmampuan untuk
seluruhnya berasal dari menjelaskan mengapa
Gbr. Model Atom massa intinya. elektron tidak jatuh ke
Rutherford b) Atom terdiri dari inti atom inti atom akibat gaya
yang bermuatan positif dan tarik elektrostatis inti
berada pada pusat atom serta terhadap elektron.
elektron yang bermuatan  Menurut teori Maxwell,
negatif yang bergerak jika elektron sebagai
melintasi inti (seperti planet partikel bermuatan
dalam tata surya). mengitari inti yang
c) Jumlah muatan inti sama memiliki muatan yang
dengan jumlah muatan berlawanan maka
electron sehingga secara lintasannya akan
keseluruhan atom bersifat berbentuk spiral dan
netral akan kehilangan
d) Sebagian besar ruang dalam tenaga/energi dalam
atom merupaka ruang bentuk radiasi sehingga
kosong akhirnya jatuh ke inti.

3
Niels Bohr a) Atom terdiri dari inti yang Kelebihan:
bermuatan positif dan di 1. Dapat menjelaskan
sekitarnya beredar elektron- bahwa atom terdiri dari
elektron yang bermuatan beberapa kulit untuk
negatif. tempat berpindah
b) Elektron beredar electron
mengelilingi inti atom pada 2. Mengaplikasikan teori
Gambar Model Atom
orbit tertentu yang dikenal kuantum untuk
Niels Bohr
sebagai keadaan gerakan menjawab kesulitan
yang stasioner (tetap) yang model atom Rutherford
selanjutnya disebut dengan Kelemahan:
tingkat energi utama (kulit 1. Hanya dapat
elektron) yang dinyatakan menerangkan spektrum dari
dengan bilangan kuantum atom atau ion yang
utama (n). mengandung satu elektron
c) Selama elektron berada dan tidak sesuai dengan
dalam lintasan stasioner, spektrum atom atau ion
energi akan tetap sehingga yang berelektron banyak.
tidak ada cahaya yang 2. Tidak mampu
dipancarkan. menerangkan bahwa atom
d) Elektron hanya dapat dapat membentuk molekul
berpindah dari lintasan melalui ikatan kimia.
stasioner yang lebih rendah 3. Tidak mampu
ke lintasan stasioner yang menerankan efek Zeeman,
lebih tinggi jika menyerap yaitu spectrum atom yang
energi. Sebaliknya, jika lebih rumit bila atom di
elektron berpindah dari tempatkan pada medan
lintasan stasioner yang lebih magnet
tinggi ke rendah terjadi
pelepasan energi.
e) Pada keadaan normal (tanpa
pengaruh luar), elektron
menempati tingkat energi
terendah (disebut tingkat
dasar = ground state).

2. Partikel Dasar Penyusun Atom


Suatu atom terdiri dari tiga partikel dasar (subatomik) yaitu proton, neutron, dan electron.
Proton dan neutron terletak pada inti sedangkan elektron beredar mengelilingi inti.

4
Massa Muatan
Relatif
Partikel Notasi Relatif thd
Sesungguhnya Sesungguhnya thd
proton
proton
Proton P 1,67 x 10-24 g 1 sma 1,6 x 10-19 C +1
Neutron N 1,67 x 10-24 g 1 sma 0 0
1 sma
Elektron E 9,11 x 10-28 g 1840 -1,6 x 10-19 C -1
3. Nomor Atom dan Nomor Massa
a. Nomor Atom (NA)
Nomor atom menyatakan jumlah proton dalam atom.
 Pada atom netral
Nomor Atom (NA) = Jumlah proton = Jumlah elektron
Atau
NA = ∑p = ∑e

 Pada atom unsur yang bermuatan (ion)


Pada atom unsur yang bermuatan Nomor atom = proton, tetapi elekronnya
berbeda tergantung dari jenis muatan dan besarnya muatan. Jika bermuatan
positif (+), maka elektron unsur tersebut dikurangi sebanyak muatannya dan jika
bermuatan negatif (-), maka elektron unsur tersebut ditambah sebanyak
muatannya. Sehingga dapat dituliskan :
b. Nomor Massa
Nomor massa menggambarkan massa partikel-partikel penyusun atom, yaitu massa
proton, massa elektron dan massa neutron

Nomor Massa (NM)= Jumlah proton + Jumlah neutron


Atau
Jumlah neutron = Nomor massa – Jumlah proton
∑n = NM - ∑p

Secara umum Nomor Atom dan Nomor Massa suatu unsur ditulis dengan notasi

A
Z X
Keterangan :
X; lambang unsur
A; Nomor Massa
Z; Nomor Atom
4. Isoton, Isobar dan Isotop
a. Isotop : adalah unsur-unsur yang nomor atomnya sama tetapi nomor massa
berbeda.
Contoh : 12 C ; 13 C ; 14 C
6 6 6
b. Isobar : adalah unsur-unsur yang nomor massanya sama tetapi nomor
atomnya berbeda.

Contoh : 14 C dengan 14 N
6 7

5
c. Isoton : Adalah unsur- unsur yang berbeda (mempunyai nomor atom dan
nomor massa berbeda) tetapi mempunyai jumlah neutron yang sama.

Contoh : 31 P dengan 32 S
15 16

5. Massa atom relatif (Ar) dan Massa molekul relatif ( Mr )


a) Massa atom relatif (Ar)
 Adalah perbandingan massa 1 atom suatu unsur dengan massa satu atom unsur
standar.
1
 Menurut IUPAC, sebagai pembanding digunakan atom C-12 yaitu dari massa
12
1 atom C-12; sehingga dirumuskan :
massa rata  rata 1 atom unsur X
Ar unsur X = ……………………(1)
1
massa 1 atom C  12
12
1
Karena : massa 1 atom C-12 = 1 sma ; maka :
12
massa rata  rata 1 atom unsur X
Ar unsur X = ……………………(2)
1 sma

Atau
P x (massa isotop 1)  P x (massa isotop 2)
Ar unsur X = 1 2 …………………… (3)
P1  P2
Keterangan : P1 = persentase kelimpahan isotop 1
P2 = persentase kelimpahan isotop 2
-24
1 sma = 1,66 x 10 g
Contoh:
10 11
Boron memiliki 2 isotop yaitu B dan B. jika Ar rata-rata B = 10,81 tentukan
persentase kelimpahan isotop 10B dan 11B
Jawab:
Dimisalkan persentase 10B = P1 = x %
Maka persentase 11B = P2 = (100 – x)%
10 11
P x (massa B)  P x (massa B)
Ar B = 1 2
P1  P2

 x 10  (100   ) x 11
10,81 =
  (100   )
10,81 x 100 = 10 + 1100 - 11
1081 – 1100 = 10 - 11
-19 =-
 = 19
Jadi, persentase isotop 10B = 19% dan persentase 11B = 100 – 19 = 81%
b) Massa molekul relatif ( Mr )
 Adalah perbandingan massa antara satu molekul unsur atau senyawa dengan
massa satu atom unsur standar.

6
massa rata  rata 1 moekul X
Mr molekul X = ……………………(1)
1
massa 1 atom C  12
12

 Mr =  Ar
Contoh :
Diketahui : massa atom relatif ( Ar ) H = 1 dan O = 16.
Berapa massa molekul relatif ( Mr ) dari H2O (air) dan massa 200 molekul air.
Jawab :
Mr H2O = (2 x Ar H) + (1 x Ar O)
= (2x 1) + (1 x 16)
= 18
massa rata  rata 1 moekul H O
Mr H2O = 2 ……………………(1)
1
massa 1 atom C  12
12
1
Massa 1 molekul H2O = Mr H2O x x massa 1 atom C-12
2

1
= 18 x x 2 x 10-23 g = 3 x 10-23 g
2

Jadi, massa 200 molekul air = 200 x (3 x 10-23 g) = 6 x 10-21 g

6. PERKEMBANGAN SISTEM PERIODIK UNSUR


1) Lavoisier
Lavoisier dalam bukunya (1789) mencatat 16 unsur logam dan 7 unsur bukan logam saat itu,
yaitu:
a. Kelompok logam:
Emas, Antimon, Kobal , Perak, Tembaga, Besi, Mangan, Platina, Timah, Molibden, Nikel,
Raksa, Seng , Wolfram, Timbal, Bismut
b. Kelompok bukan logam
Belerang, Hidrogen, Oksigen, Arsen, Pospor, Nitrogen, Karbon

2) Hukum Triade Dobereiner


 Dikemukakan oleh Johan Wolfgang Dobereiner (Jerman).
 Unsur-unsur dikelompokkan ke dalam kelompok tiga unsur yang disebut Triade.
 Dasarnya : kemiripan sifat fisika dan kimia dari unsur-unsur tersebut.
 Isinya:
“Jika tiga unsur yang sama sifatnya disusun secara berurutan menurut bertambahnya
massa atom relatif maka, massa atom unsur yang kedua merupakan rata-rata massa
atom relative unsur pertama dan ketiga. Sifat unsur kedua menunjukkan sifat antara
unsur pertama dan ketiga”.

7
 Contoh
Triade Litium (Li), Natrium (Na) dan Kalium (K)
Unsur Massa Atom Wujud
Li 6,94 Padat
Na 22,99 Padat
K 39,10 Padat

6,94  39,10
Massa Atom Na (Ar Na) = = 23,02
2
 Kelemahan : unsur yang mirip tidak hanya tiga melainkan banyak jumlahnya.

3) Hukum Oktaf Newlands


 Dikemukakan oleh John Newlands (Inggris).
 Dasarnya: kenaikan massa atom relatifnya (Ar).
 Isinya:
“ Jika unsur disusun menurut naiknya massa atom relatif, maka akan terlihat bahwa unsur
ke-8 memiliki sifat kimia mirip dengan unsur pertama; unsur ke-9 memiliki sifat yang mirip
dengan unsur ke-2 dst ”.
 Sifat-sifat unsur yang ditemukan berkala atau periodik setelah 8 unsur disebut Hukum
Oktaf.
 Contoh:
H Li Be B C N O
F Na Mg Al Si P S
Cl K Ca Cr Ti Mn Fe
 Kelemahan :
- tidak berlaku untuk unsur dengan massa atom besar.
- tidak memperhitungkan letak unsur yang belum ditemukan.

4) Lothar Meyer (Jerman)


a. Dasar sistem periodik Lothar Meyer adalah sifat fisika unsur
b. Isi nya:
“Jika unsur disusun berdasarkan pertambahan massa atomnya, sifat fisis akan berubah dan
berulang-ulang secara periodik”.
c. Unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom secara vertikal. Pengulangan sifat
unsur membentuk kolom. Sedangkan unsur-unsur dengan sifat yang mirip terletak pada
baris yang sama.

8
5) Sistem Periodik Mendeleev (Sistem Periodik Pendek)
Dmitri Ivanovich Mendeleev (Rusia) berdasarkan pada prinsip dari Newlands, melakukan
penggolongan unsur.
a. Dasar sistem periodik Mendeleev adalah ssifat-sifat kimia unsur
b. Isi :
Sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom relatifnya. Artinya : jika unsur-unsur
disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya, maka sifat tertentu akan berulang secara
periodik.
c. Unsur-unsur dengan sifat yang mirip ditempatkan pada kolom yang disebut golongan.
Sedangkan pengulangan sifat menghasilkan baris yang disebut periode.
d. Keuntungan Tabel Periodik Mendeleyev dalam memahami sifat unsur ialah:
o Sifat kimia dan sifat fisika unsur dalam satu golongan berubah secara teratur.
o Dapat meramal sifat unsur yang belum diketemukan, yang akan mengisi tempat kosong
dalam daftar.
o Sistem Periodik Mendeleev menyediakan satu kolom yang kosong pada group VIII.
o Kolom ini yang pada perkembangannya berisi unsur-unsur gas mulia. Unsur-unsur ini
sangat tidak reaktif, dalam bentuk gas yang tidak berwarna dan tidak berbau dan dalam
jumlah yang sangat sedikit di atmosfir. Karena unsur ini tidak
dikenal senyawanya,maka para ilmuan di masa Mendeleev tidak tahu adanya unsur ini.
e. Kelemahan Tabel Periodik Mendeleyev:
 Panjang periode tidak sama.
 Triade besi (Fe, Co, dan Ni), triade platina ringan (Ru, Rh, dan Pd), dan triade platina
(Os, Ir, dan Pt) dimasukkan ke dalam golongan VIII padahal tidak memiliki kesamaan
sifat.
 Selisih massa atom relatifnya antara dua unsur yang berurutan tidak teratur (antara –1
dan +4), sehingga sukar untuk meramal unsur-unsur yang belum ditemukan.

9
6) Sistem Periodik Modern (Sistem Periodik Panjang)
 Dikemukakan oleh Henry G Moseley, yang berpendapat bahwa sifat-sifat unsur merupakan
fungsi periodik dari nomor atomnya.
 Artinya : sifat dasar suatu unsur ditentukan oleh nomor atomnya bukan oleh massa atom
relatifnya (Ar).
 Sistem periodik modern terdiri atas dua lajur vertikal (disebut golongan unsur) dan lajur
horizontal (disebut periode unsur)
 Dalam satu periode disusun berdasarkan kenaikan nomor atomnya, dalam satu golongan
disusun berdasarkan kemiripan sifat
7. Konfigurasi Elektron
Konfigurasi elektron adalah suatu gambaran yang mengatakan persebaran elektron dalam
kulit-kulit atau sub kulit atomnya. Ada dua cara penyebaran elektron:
1. Cara per KULIT : (K, L, M, N, dst)
2. Cara per SUB KULIT : (s, p, d, f)
Cara per Kulit
a. Penulisan konfigurasi elektron untuk atom normal
Kulit atom yang pertama (yang paling dekat dengan inti) diberi lambang K, kulit ke-2
diberi lambang L dst. Jumlah maksimum elektron pada setiap kulit memenuhi rumus
2n2 (n = nomor kulit).
Jadi jumlah maksimal di setiap kulit :
Kulit K (n = 1) Σe = 2(1)2 = 2
Kulit L (n = 2) Σe = 2(2)2 = 8
Kulit M (n = 3) Σe = 2(3)2 = 18
Kulit N (n = 4) Σe = 2(4)2 = 32

10
b. Elektron Valensi
Elektron valensi adalah elektron yang menempati kulitt terluar. Jumlah maksimum
elektron pada kulit terluar (elektron valensi) adalah 8.
Contoh:
Konfigurasi atom 11 Na = 2, 8, 1
ev = 1
c. Penulisan konfigurasi elektron untuk ion
Bila suatu atom melepaskan elektron terluarnya, maka atom tersebut akan berubah
menjadi ION+ , dan jika menerima elektron maka menjadi ION -.
Contoh :
11Na = 2, 8, 1 akan melepaskan 1e terluarnya menjadi ion Na+ = 2,8 ( stabil )
17Cl = 2, 8, 7 akan menerima 1e pada kulit terluarnya menjadi ion Cl- = 2, 8, 8 (stabil )
8. Periode Dan Golongan Dalam SPU Modern
a. Periode
o Adalah lajur-lajur horizontal pada tabel periodik.
Nomor Periode = Jumlah Kulit Atom

b. Golongan
 Sistem periodik terdiri atas 18 kolom vertikal yang terbagi menjadi 8 golongan
utama (golongan A) dan 8 golongan transisi (golongan B).
 Unsur-unsur yang mempunyai elektron valensi sama ditempatkan pada golongan
yang sama.
 Untuk unsur-unsur golongan A sesuai dengan letaknya dalam sistem periodik :

Nomor Golongan = Jumlah Elektron Valensi

9. SIFAT-SIFAT PERIODIK UNSUR


Yaitu sifat yang berubah secara beraturan menurut kenaikkan nomor atom dari kiri ke
kanan dalam satu periode dan dari atas ke bawah dalam satu golongan.
Meliputi :
a. Jari-Jari Atom
 Adalah jarak dari inti atom sampai ke elektron di kulit terluar.
 Dalam Satu Golongan : Dari atas ke bawah makin besar
 Dalam satu perioda : Dari kiri ke kanan makin kecil
b. Jari-Jari Ion
 Ion mempunyai jari-jari yang berbeda secara nyata (signifikan) jika dibandingkan
dengan jari-jari atom netralnya.
 Ion bermuatan positif (kation) mempunyai jari-jari yang lebih kecil, sedangkan
ion bermuatan negatif (anion) mempunyai jari-jari yang lebih besar jika
dibandingkan dengan jari-jari atom netralnya.
c. Energi Ionisasi ( satuannya = kJ.mol-1 )
 Adalah energi minimum yang diperlukan atom netral dalam wujud gas untuk
melepaskan satu elektron paling luar

11
 Jika atom tersebut melepaskan elektronnya yang ke-2 maka akan diperlukan
energi yang lebih besar (disebut energi ionisasi kedua), dst.
EI 1 < EI 2 < EI 3 dst
 Semakin besar energy ionisasi, semakin sukar atom itu melepaskan elektron
terluarnya. Jadi semakin stabil atom itu.
 Dalam satu golongan : Dari atas ke bawah makin kecil
 Dalam satu perioda : Dari kiri ke kanan makin besar
d. Afinitas Elektron ( satuannya = kJ.mol-1 )
o Adalah energi yang dilepaskan atau diserap oleh atom netral dalam wujud gas
apabila menerima sebuah elektron .
o Semakin besar harga afinitas elektron suatu atom, semakin mudah unsur tersebut
untuk membentuk ion negatif.
o Afinitas elektron dalam satu golongan dari atas ke bawah berkurang, dan dalam
satu periode dari kiri ke kanan bertambah.
e. Keelektronegatifan
 Adalah kemampuan suatu unsur untuk menarik elektron dalam dalam ikatannya).
 Dalam satu golongan (dari atas ke bawah), harga keelektronegatifan semakin
kecil.
 Dalam satu periode (dari kiri ke kanan), harga keelektronegatifan semakin besar.

Secara sederhana dapat ditunjukkan dalam bagan berikut:


Jari-jari atom (kecil) Periode
Keelektronegatifan (besar)
Energi Ionisasi (besar)
Afinitas Elektron (besar)
Kelogaman (berkurang)
Golongan

III. Metode Pembelajaran


Metode : Diskusi, tanya jawab dan penugasan

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran


Pertemuan ke-1:
No Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
1 Pendahuluan 10 menit
a. Guru memberikan salam
b. Guru mengkondisikan kelas
c. Berdoa
d. Apersepsi: Pernakah kalian mendengar tentang kimia? Apa saja senyawa kimia
dalam kehidupan sehari-hari? Guru menjelaskan manfaat mempelajari kimia
dalam kehidupan sehari-hari
e. Motivasi: pernakah kalian melihat kayu? Apa yang terjadi jika kayu di potong-
potong hingga menjadi bagian yang sangat kecil? Samakah yang dengan kayu
yang semula? Senyawa kimia seperti air, tersusun oleh atom.
f. Guru menuliskan tujuan pembelajaran

12
2 Kegiatan Inti 110
Ekplorasi menit
a. Guru membagikan LKS 1 dan 2
b. Peserta didik mengkaji literatur
Elaborasi
c. Peserta didik melakukan diskusi dengan teman sebangku
d. Guru mengawasi jalannya diskusi
e. Beberapa peserta didik mempresentasikan hasil diskusi
f. Peserta didik yang lain memberikan tanggapan.
Konfirmasi
g. Guru memberikan penjelasan tentang materi yang telah dibahas
h. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
belum dimengerti
3 Penutup 15 menit
a. Menyimpulkan materi
b. Memberikan kuis
c. Memberikan tugas terstruktur (mencari kelebihan dan kelemahan masing-
masing teori atom) dan KMTT (menggambar teori model atom pada karton)
d. Menyampaikan pokok materi pada pertemuan berikut dan menugaskan untuk
membawa tabel sistem periodik pada pertemuan berikut
e. Doa

Pertemuan ke-2:
No Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
1 Pendahuluan 10 menit
a. Guru memberikan salam
b. Guru mengkondisikan kelas
c. Berdoa
d. Prasyarat: bagaimanakah lambang unsur karbon
e. Motivasi : setiap zat di alam ini memiliki massa, begitupun atom. Bagaimana
cara menghitung massa atom dari unsur-unsur yang ada di alam ini?
f. Guru menanyangkan tujuan pembelajaran
2 Kegiatan Inti 110
Ekplorasi menit
a. Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok
b. Guru membagikan LKS
c. Peserta didik mengkaji literatur tentang massa atom relatif, massa molekul
relatif, SPU, konfigurasi elektron serta elektron valensi
Elaborasi
d. Peserta didik mengerjakan LKS
e. Guru mengawasi jalannya diskusi
f. Salah satu kelompok mempersentasikan hasil diskusi sedangkan kelompok lain
member tanggapan
Konfirmasi
g. Guru menjelaskan kembali materi yang dipelajari
h. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang
belum dipahami.
3 Penutup 15 menit
a. Menyimpulkan materi
b. Memberikan kuis
c. Memberikan PT (mencari kelebihan dan kelemahan dari masing-masing tabel
periodik) dan KMTT (menggambar tabel sistem periodik secara berkelompok)
d. Menyampaikan pokok materi pada pertemuan berikut dan memberikan tugas
untuk membawa tabel periodik unsur pada pertemuan berikut.
e. Doa

13
Pertemuan ke-3:
No Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
1 Pendahuluan 10 menit
a. Guru memberikan salam
b. Guru mengkondisikan kelas
c. Berdoa
d. Guru mengumpulkan tugas terstruktur pada pertemuan 1 dan 2
e. Prasyarat : tuliskanlah konfigurasi elektron dari 11Na!
f. Motivasi : Pada zaman dahulu kita mengenal adanya pengelompokkan
masyarakat berdasarkan tingkatan kedudukan, ada kaum raja,bangsawan dan
rakyat jelata. Unsur-unsur pun juga digolongkan berdasarkan konfigurasi
elektronnya
g. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
2 Kegiatan Inti 110
Eksplorasi menit
a. Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 6 orang
b. Setiap peserta didik dalam kelompok diberikan nomor
c. Guru membagikan LKS
d. Peserta didik mengkaji literatur tentang golongan, periode, sifat fisik unsur dan
sifat periodik unsur
Elaborasi
e. Peserta didik memiliki nomor sama berkumpul untuk mengerjakan soal yang
sama. Setelah selesai setiap peserta didik kembali ke kelompok asal.
f. Guru mengawasi jalannya diskusi
g. Guru melemparkan dadu. Peserta didik yang bernomor sama dengan mata dadu
yang muncul pada kelompok yang ditunjuk maju untuk menuliskan jawaban
Konfirmasi
f. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang
belum dipahami.
3 Penutup 15 menit
a. Menyimpulkan materi
b. Memberikan kuis
c. Guru memberikan tugas mencari masing-masing 5 contoh unsur logam,
nonlogam dan metaloid dalam kehidupan sehari-hari beserta lambang unsur
dan sifatnya
d. Menyampaikan pokok materi pada pertemuan berikut
e. Doa
Pertemuan ke-4: UH 1

V. Sumber, Alat dan Bahan Belajar


a. Sumber:
1. Buku kimia kelas X penerbit Erlangga
2. Fokus Kimia untuk SMA Kelas X Penerbit Sindunata
3. Tabel periodik unsur
b. ALat:
White Board
c. Bahan:
1. Spidol
2. LKS
VI. Penilaian
a. Prosedur penilaian
Jenis Teknik Bentuk
Tes Tertulis Uraian

Non tes Penugasan Pekerjaan Rumah


Produk
Observasi Lembar pengamatan sikap

b. Contoh Instreumen :

14
KISI-KISI PENILAIAN KOGNETIF

Sekolah : SMAN Alor Kecil Alokasi : 90 menit


Mapel : Kimia Jumlah : 16 soal
Kurikulum : KTSP Penulis : Siti Qomariyyah Sado

N Kompetensi dasar/ Bahan Materi Indikator soal Bentuk No


o indikator pencapaian kelas/ tes soal
smt
Memahami struktur atom
berdasarkan teori atom
Bohr, sifat-sifat unsur,
massa atom relatif dan sifat-
sifat periodik unsur dalam
tabel periodik serta
menyadari keteraturannya
melalui pemahaman
konfigurasi electron
1 Menjelaskan teori atom X/1 Teori Peserta didik mampu Uraian 1
Dalton, Thomson, Atom menjelaskan teori atom
Rhuterford, Bohr dan Rhuterfor
mekanika kuantum

2 Menggambar model atom Diberikan nama percobaan dari 2


Dalton, Thomson, Thomson, peserta didik mampu
Rhuterford, Bohr dan menggambarkan model atom
mekanika kuantum Thomson

3 Mengidentifikasi kelebihan Diberikan perumpamaan model 3


dan kelemahan teori atom atom Bohr, peserta didik
Dalton, Thomson, mampu menyebutkan 3
Rhuterford, Bohr dan kelemahan dari teori atom Bohr
mekanika kuantum

4 Membandingkan X/1 Perkem Diberikan banyaknya golongan 4


perkembangan tabel bangan dalam tabel sistem periodik
periodik unsur untuk Sistem Mendeleve, peserta didik
mengidentifikasi kelebihan Periodik mampu mennyabutkan
dan kekurangannya. kelemahan sistem periodik
tersebut.
5 Menentukan jumlah X/1 Partikel Diberikan lambang unsur, 5
partikel dasar (proton, Dasar nomor atom, nomor massa dan
elektron dan netron) Penyusu muatan dari unsurdan ion,
berdasarkan nomor atom n Atom peserta didik mampu
serta nomor massadan menentukan jumlah proton,
sebaliknya elektron dan neutron dari unsur
dan ion yang dimaksud
6 Diberikan jumlah proton dan 6
neutron dari suatu unsur anonim,
peserta didik mampu
menentukan nomor atom dan
nomor massa dari unsur
tersebut.
7 Mengklasifikasikan unsur X/1 Isotop, Disajikan nomor atom dan 7
ke dalam isotop, isobar dan Isobar nomor massa dari beberapa
isoton. dan unsur, peserta didik mampu
Isoton mengelompokkan unsure-unsur
tersebut kedalam isotop, isoton
8dan isobar.

15
8 Menentukan massa atom X/1 Ar dan Diberikan massa dari dua isotop 8
relatif berdasarkan Mr dari suatu unsur serta massa
kelimpahan isotopnya atom relatis dari unsur tersebut,
peserta didik mampu
menghitung persentase dari
salah satu isotop
9 Menentukan massa molekul Diberikan massa atom relatif 9
relatif berdasarkan data dari beberapa atom penyusun
masa atomnya senyawa, peserta didik mampu
menghitung massa molekul
relatif (Mr) dari senyawa
tersebut.
1 Menuliskan konfigurasi X/1 Konfigu Diberikan nomor atom dari dua 10
0 elektron suatu atom/ion rasi unsur berbeda, peserta didik
berdasarkan nomor atom Elektron mampu menentukan konfigurasi
elektron dari unsur-unsur
tersebut
1 Diberikan nomor atom , nomor 11
1 massa dan muatan dari dua in
berbeda, peserta didik mampu
menentukan konfigurasi
elektron dari ion-ion tersebut
1 Menentukan elektron X/1 Elektron Diberikan nomor atom dari 12
2 valensi berdasrkan nomor Valensi suatu unsur anonim, peserta
atom didik mampu menentukan
elektron valensi dari unsur
anonim tersebut
1 Menentukan letak unsur X/1 Golonga Diberikan konfigurasi elektron 13
3 (golongan dan periode ) n dan dan muatan dari suatu ion,
dalam sistem periodik Periode peserta didik mampu
berdasarkan konfigurasi menentukan golongan dan
elektron periode dari ion tersebut

1 Diberikan nomor atom dari 14


4 suatu unsur anonim, peserta
didik mampu menentukan letak
unsur tersebut dalam sistem
periodik
1 Mengklasifikasikan unsur X/1 Sifat Diberikan nomor atom dan 15
5 ke dalam logam, non logam Fisik nomor massa dari dua unsur
dan metaloid. Unsur anonim, peserta didik dapat
menggolongkan kedua unsur
tersebut menjadi unsur logam
dan nonlogam beserta
perbandingan titik didihnya.
1 Menganalisis tabel, grafik X/1 Sifat Diberikan 4 unsur beserta nomor 16
6 untuk menentukan Periodik atomnya, peserta didik mampu
keteraturan jari-jari atom, Unsur membuat grafik perubahan
energi ionisasi, afinitas keelektronegatifannya
elektron dan
keelektronegatifan.

16
DAFTAR SOAL KOGNITIF DAN SKORNYA

Soal Kunci Skor


Teori atom mengalami beberapa kali a. Atom terdapat inti atom yang bermuatan
perubahan. Salah satu penggagas teori
positif, berukuran lebih kecil daripada ukuran
atom adaah Rhuterfor. Jelaskan teori
atom yang dikemukakan oleh atom tetapi massa atom hampir seluruhnya
Rhuterford!
berasal dari massa intinya.
b. Atom terdiri dari inti atom yang bermuatan
positif dan berada pada pusat atom serta
elektron yang bermuatan negatif yang
bergerak melintasi inti (seperti planet dalam
tata surya).

Berdasarkan percobaan tetes minyak,


Thomson mengemukankan teori atom
yang kemudian melemahkan teori
atom Dalton. Gambarkanlah model
atom Thomson!
Bawang merah jika dikupas maka akan 1. Hanya dapat menerangkan spektrum dari
kita peroleh lapisan demi lapisan sama
atom atau ion yang mengandung satu elektron
seperti model atom yang dikemukakan
oleh Bohr. Sebutkan 2 kelemahan dari dan tidak sesuai dengan spektrum atom atau
teori atom Bohr
ion yang berelektron banyak.
2. Tidak mampu menerangkan bahwa atom
dapat membentuk molekul melalui ikatan
kimia.
3. Tidak mampu menerankan efek Zeeman,
yaitu spectrum atom yang lebih rumit bila
atom di tempatkan pada medan magnet

Sebelum ditemukan tabel sistem  Panjang periode tidak sama.


periodik modern, kita mengenal ada  Triade besi (Fe, Co, dan Ni), triade platina ringan
tabel sistem Mendelev yang juga
terdiri dari 8 golongan. Berikan dua (Ru, Rh, dan Pd), dan triade platina (Os, Ir, dan Pt)
alasan mengapa tabel sistem periodik dimasukkan ke dalam golongan VIII padahal tidak
ini akhirnya tidak dipakai lagi!
memiliki kesamaan sifat.
 Selisih massa atom relatifnya antara dua unsur
yang berurutan tidak teratur (antara –1 dan +4),
sehingga sukar untuk meramal unsur-unsur yang
belum ditemukan.

Hitung jumlah proton, elektron dan a. p = 35, e = 35, n = NA-NM= 80-35= 45


neutron dari unsur dan ion berikut : b. p = 35, e = 35-2= 33, n = NA-NM= 40-20 =20
80
c. 35𝐵𝑟
40 2+
d. 20𝐶𝑎

Suatu unsur X memiliki proton 11 dan Dik: p = 11, n = 12


neutron 12. Berapakah nomor massa Dit: NA dan NM?

17
dan nomor atom unsur tersebut? Jawab:
NA= p= 11
NM = n + NA = 12 + 11 = 23
Kelompokkan unsur berikut ke dalam
isotop, isobar dan isoton
12 15 18 14 14 16 isotop: isobar: isoton
C N O N C O
6 ; 7 ; 8 ; 7 ; 6 ; 8

12
6 Cdengan146C ; 147 Ndengan146C 146Cdengan168O
14
7 Ndengan157N
;168Odengan 188O

Boron memiliki 2 buah isotop stabil, Dimisalkan persentase 10B = P1 = x %


yaitu 10B dan 11B. Jika massa atom
Maka persentase 11B = P2 = (100 – x)%
relatif (Ar) B = 10,8; berapakah
persentase isotop 11B ? P x (massa
10
B)  P x (massa
11
B)
1 2
Ar B = P1  P2

 x 10  (100   ) x 11

10,8 =
  (100   )

10,8 x 100 = 10 + 1100 - 11


1080 – 1100 = 10 - 11
-20 =-
 = 20
Jadi, persentase isotop 10B = 20% dan persentase
B = 100 – 20 = 80%
11

Diketahui Ar H = 1; O = 16; Mg = 24; Mr Mg(SO4)2 = (∑ 𝑀𝑔xArMg) + (∑ 𝑆xArS) +


S = 32. Tentukan Mr Mg(SO4)2 ? (∑ 𝑂xArO)
= (1x24) + (2x32) + (2x16)
= 120
Tentukan konfigurasi elektron dari Konfigurasi dari:
unsur-unsur berikut: c. Mg : 2 8 2
a. 12Mg d. S : 2 8 18 4
b. 32S
Tentukan konfigurasi elektron dari Konfigurasi dari:
ion-ion berikut: a. Ca2+ : 2 8 8
a. ion 40
20𝐶𝑎
2+ b. F- : 2 8

b. ion 399𝐹 −

Diketahui atom unsur X memiliki Konfigurasui unsur X : 2 8 1, maka eektron


nomor atom 19. Tentukan elektron valensinya adalah 1
valensi unsur X tersebut!
Ion Mg2+ memiliki konfigurasi Konfigurasi unsur Mg adalah 2 8 2
elektron 2 8. Tentukan golongan dan Golongan II A, periode 3
periode atom Mg?
Tentukanlah letak unsur 36X dalam Konfigurasi unsur X adalah 2 8 18 8
sistem periodik! Golongan VIII A, periode 4
Berdasarkan sifatnya unsur Konfigurasi unsur X: 2 8 1
digolongkan menjadi tiga. Konfigurasi unsur Y: 2 8 3

18
Golongkanlah unsur 23 27
11𝑋 dan 13𝑌 Unsur X dan Y akan cenderung melepas elektron,
berdasarkan sifatnya! Bagaimanakah maka termasuk unsur logam. Unsur X akan
perbandingan titik leleh unsur X dan memiliki titik leleh yang lebih tinggi dari unsur Y
Y?
Sifat periodik mengalami perubahan
secara teratur. Berikut ini tabel yang
berisi unsur-unsur beserta nomor
atomnya:
Unsur Nomor Atom
P 7
Q 8
R 9
S 10
Gambarkan grafik keelektronegatifan
dari ke empat unsur tersebut!

PENILAIAN AFEKTIF
ASPEK SKOR
NAMA
NO Bekerjasama Sopan Toleransi Proaktif Kehadiran
SISWA
santun

KET : NILAI 1= KURANG


NILAI 2 = BAIK

Lefokisu, 18 Juli 2016


Mengetahui,
Kepala SMA Negeri Alor Kecil Guru Mata Pelajaran

Rahmad Kapitan, S.Pd Siti Qomariyyah Sado, S. Pd


NIP: 19770310 200212 1 011

19
20