Anda di halaman 1dari 4

ROSER PLASTY

No. Dokumen :
019 / SOP/417.302.4/ I I/2018
SOP No. Revisi : 01
Tanggal Terbit : 02 Januari 2018
Halaman : 1/4
UPT Puskesmas dr.Lily Nurlaily
Mentikan NIP.19780611 200903 2 003
1. Pengertian Roser Plasty adalah tindakan pengangkatan ¼ bagian kuku, nailbed dan
jaringan granulasi
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah langkah untuk melakukan
tindakan roser plasty
3. Kebijakan Keputusan Kepala UPT Puskesmas Mentikan nomor : 188.4 / SK / 032 /
417.302.3/ IX / 2016 Tentang Kebijakan Penyelenggaraan Pelayanan Klinis
Keputusan Kepala UPT Puskesmas Mentikan nomor : 188.4 / SK / 025 /
417.302.4/ XI / 2017 Tentang Pembedahan minor
4. Referensi SMF Bedah RSUD dr Soetomo, Buku Pedoman Bedah Minor, Surabaya,
2007
5. Prosedur 1. Petugas menentukan indikasi dilakukan tindakan roser plasty, yaitu
/Langkah- inggrowing nail
langkah 2. Petugas mengkaji kondisi pasien sebelum melakukan tindakan bedah
yaitu riwayat penyakit dahulu (DM, HT dsb), riwayat pengobatan
sebelumnya, adakah alergi obat, pemeriksaan vital sign (tekanan darah,
nadi, RR)
3. Petugas menjelaskan kepada pasien dan atau kelluarga pasien tentang
penyakit dan tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan SOP inform
consent
4. Petugas meminta tanda tangan di lembar inform consent
5. Petugas mempersilahkan kepada pasien untuk berbaring di bed tindakan
6. Petugas menyiapkan alat alat (Povidon iodin 10%, Kasa steril, duk steril,
Turniket/dari hanscoen steril, Lidokain kombinasi epinefrin 2%, Spuit
3cc, Gunting besar, lurus, ujung tajam dan steril, Klem lurus, Mesh tajam
steril, Sofratulle, hecting set / benang non absorbable, Kasa bebat steril,
Plester)
7. Petugas mencuci tangan dan memakai APD, yaitu : masker, sarung
tangan, dan apron
8. Petugas melakukan desinfeksi di seluruh jari yang akan di roser plasty,
serta jari jari di sebelah jari yang akan di roser plasty
9. Petugas memasang duk steril
10. Petugas memasang tornikuet pada pangkal jari yang akan di roser plasty
11. Petugas melakukan anastesi lokal / blok anastesi.nervus digitalis dengan
menyuntikkan lidokain 2% pada pangkal jari bagian lateral dan medial
sebanyak 1,5 cc secara tegak lurus (menurut obbest)
12. Petugas memeriksa apakah anastesi sudah bereaksi
13. Petugas dengan menggunakan gunting lurus, memotong kuku di ¼
bagian yang terdapat inggrowing nailnya sampai pangkal
14. Petugas menggunakan klem lurus (. Pean )untuk menjepit kuku dan
memutar ke samping sampai ke pean
15. Petugas membersihkan nail bed dengan kassa dan povidon iodin
16. Petugas membuang jaringan granulasi dengan mesh tajam
17. Petugas menjahit situasi pada luka bekas jaringan granulasi yang telah
dibuang untuk mengontrol perdarahan, bila perlu
18. Petugas memasukkan sofratul di dalam rongga yang terjadi
19. Petugas melepaskan torniquet
20. Petugas menutup luka dengan kassa dan povidon iodin lalu di bebat
21. Petugas mengarahkan pasian untuk kontrol 3 hari lagi, dan
menganjurkan agar luka tidak boleh kotor dan basah
22. Petugas menulis seluruh jalannya operasi dan menempelkan lembar
inform consent pada rekam medis
23. Petugas merapikan tempat sekitar dilakukannya tindakan operasi roser
plasty
6. Diagram Alir
Petugas menentukan indikasi dilakukan tindakan
roser plasty, yaitu inggrowing nail

Petugas mengkaji kondisi pasien sebelum melakukan tindakan


bedah yaitu riwayat penyakit dahulu (DM, HT dsb), riwayat
pengobatan sebelumnya, adakah alergi obat, pemeriksaan vital sign
(tekanan darah, nadi, RR)

Petugas menjelaskan kepada pasien dan atau keluarga pasien tentang


penyakitnya dan tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan SOP
inform consent

Petugas meminta tanda Petugas mempersilahka pasien


tangan di lembar inform berbaring di bed tindakan
consent

Petugas menyiapkan alat : Lidokain 2%, Kasa steril, Povidon iodine,


Mesh tajam, Hecting set, Benang non absorbable dan absorbable,
Lomatulle, Spuit 3 cc, Hypafix, duk steril.

2/4
Petugas melakukan desinfeksi dengan povidon iodine secara
melingkar dari dalam keluar hingga 5 cm di luar area pembedahan

Petugas memasang duk steril

Petugas memasang tornikuet pada pangkal jari yang akan di


roser plasty

Petugas melakukan anastesi lokal / blok anastesi.nervus


digitalis dengan menyuntikkan lidokain 2% pada pangkal jari
bagian lateral dan medial sebanyak 1,5 cc secara tegak lurus
(menurut obbest)

Petugas memeriksa apakah anastesi sudah bereaksi

Petugas dengan menggunakan gunting lurus, memotong kuku di ¼


bagian yang terdapat inggrowing nailnya sampai pangkal

Petugas menggunakan klem lurus (. Pean )untuk menjepit kuku dan


memutar ke samping sampai ke pean

Petugas membersihkan nail bed dengan kassa dan povidon iodin

Petugas membuang jaringan granulasi dengan mesh tajam

Petugas menjahit situasi pada luka bekas jaringan granulasi yang


telah dibuang untuk mengontrol perdarahan, bila perlu

Petugas memasukkan sofratul di dalam rongga yang terjadi

3/4
Petugas melepaskan torniquet

Petugas menutup luka dengan kassa dan povidon iodin lalu di bebat

Petugas mengarahkan pasian untuk kontrol 3 hari lagi, dan


menganjurkan agar luka tidak boleh kotor dan basah

Petugas menulis seluruh jalannya operasi dan menempelkan


lembar inform consent pada rekam medis

Petugas merapikan tempat sekitar


dilakukannya tindakan operasi roser plasty

7. Unit Terkait Ruang Pelayanan Pemeriksaan Umum dan ruang pelayanan gawat darurat
Puskesmas Mentikan
8. Rekaman Tanggal
Historis No Yang Diubah Isi Perubahan Mulai
Perubahan Berlaku
1 Poin no 2 Petugas mengkaji kondisi pasien 02 Januari
sebelum melakukan tindakan 2018
bedah yaitu riwayat penyakit
dahulu (DM, HT dsb), riwayat
pengobatan sebelumnya, adakah
alergi obat, pemeriksaan vital sign
(tekanan darah, nadi, RR)
2 Penambahan Adanya diagram alir 02 Januari
diagram alir 2018

4/4