0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan16 halaman

KI Makalah

Makalah ini membahas tentang Kalium Iodida (KI), meliputi definisi, sifat kimia, proses pembuatan, dan kegunaannya. KI adalah senyawa ionik berwarna putih yang digunakan sebagai obat, suplemen makanan, dan iodisasi garam.

Diunggah oleh

bangponcol
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan16 halaman

KI Makalah

Makalah ini membahas tentang Kalium Iodida (KI), meliputi definisi, sifat kimia, proses pembuatan, dan kegunaannya. KI adalah senyawa ionik berwarna putih yang digunakan sebagai obat, suplemen makanan, dan iodisasi garam.

Diunggah oleh

bangponcol
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH ILMU BAHAN

"KALIUM IODIDA"
(KI)

Disusun Oleh
Kelompok 7
1. AHMAD SOPIAN (1811E2003)
2. EKA NURBUDIYATNA (1811E2009
3. FA BAYU PRAKOSO K.TN (1811E2013)
4. MUHAMAD RIZKI (1811E2025)

Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih Bandung


2019
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut Nama Allah SWT yang maha pengasih lagi maha
penyayang, kami panjatkan puji dan syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini
tentang Kalium Iodida (KI).
Makalah ini telah kami susun dangan maksimal dan mendapatkan bantuan dari
berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami
menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi
dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu
dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar
dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ini tentang Kalium Iodida (KI) dan
manfaatnya untuk mahasiswa dapat memberikan inpirasi terhadap pembaca.

Bandung, 20 April 2019

Penyusun

DAFTAR ISI

Halaman Sampul
Kata pengantar
Daftar Isi
BAB I : Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Dasar Teori
C. Tujuan
D. Rumusan Masalah
BAB II : Pembahasan
A. Pengertian Kalium Iodida
B. Sifat Kalium Iodida
C. Pembuatan Kalium Iodida
D. Kegunaan Kalium Iodida
BAB III : Penutup

BAB I
Pendahuluan

A. LATAR BELAKANG
Kalium iodida telah digunakan secara medis setidaknya sejak tahun 1820.
Kalium iodida tersedia sebagai obat generik. Di Amerika Serikat kursus pengobatan
tersebut berbiaya kurang dari 25 USD. Kalium iodida juga digunakan untuk iodisasi
garam..
Kalium adalah logam putih perak lunak, logam ini melebur pada suhu
63,5oC. Ia tetap tak berubah di dalam udara kering, tetapi dengan cepat teroksidasi
dalam udara lembab menjadi tertutup dengan suatu lapisan biru. Logam ini
menguraikan dengan dahsyat, sambil melepaskan hydrogen dan terbakar dengan nyala
lembayung. Kalium biasanya disimpan dalam pelarut nafta. Garam-garam kalium
mengandung kation monovalen K+. Garam-garam ini biasanmya larut dan membentuk
larutan yang tak berwarna, kecuali bila ionnya berwarna(Vogel, 1994:308).

Iodida ditemukan oleh Bernard Courtois pada tahun 1811 di Prancis.


Merupakan unsur non logam. Padatan mengkilap berwarna hitam kebiruan. Dapat
menguap pada temperatur biasa membentuk gas berwarna ungu-biru berbau tidak
enak (perih). Dialam ditemukan dalam air laut (air asin), garam chili, dan lain-lain.
Unsur halogen ini larut baik dalam CHCl 3, CCl4, dan CS2 tetapi sedikit sekali larut
dalam air. Dikenal ada 23 isotop dan hanya satu yang stabil yaitu 1271 yang
ditemukan dialam. Kristal Iodin dapat melukai kulit, sedangkan uapnya dapat melukai
mata dan selaput lendir.

Iodida adalah padatan hitam dengan sedikit kelap logam. Pada tekanan
atmosfer ia menyublim tanpa molekul. Ia segera melarut dalam pelarut non polar. Iod
terdapat sebagai iodat dalam air laut dan sebagai iodat dalam garam chili.Ion iodat
yang pirimidal terutama sekali dijumpai pada garam logam alkali. Iodat dapat
diendapkan dengan menggunakan HNO3. (Cotton dan Wilkinson, 1989:481).
Iodida merupakan salah satu monoatomic terbesar anion yang berasal dari

unsur Iodida. Iodida adalah reduktor lemah dan dengan mudah akan teroksidasi jika

direaksikan dengan oksidator kuat. Iodida tidak dipakai sebagai titrant hal ini

disebabkan karena faktor kecepatan reaksi dan kurangnya jenis indikator yang dapat
dipakai untuk iodida. Oleh sebab itu titrasi kembali merupakan proses titrasi yang

sangat baik untuk titrasi yang melibatkan iodida.

Garam yang didalamnya terkandung senyawa KI (Garam Beryodium)

merupakan salah satu nutrisi penting yang harus dikonsumsi secara teratur oleh

manusia. Jumlah garam yang harus dikonsumsi per hari untuk setiap orang kurang

lebih adalah 9 gram. Untuk masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia,

selain untuk memenuhi nutrisi tubuh konsumsi garam ditujukan juga untuk memenuhi

kebutuhan tubuh akan yodium.

Senyawa KI ini merupakan suatu garam putih, yang merupakan senyawa


iodida yang paling signifikan secara komersial, dengan sekitar 37,000 ton yang
diproduksi pada tahun 1985. Senyawa ini kurang mudah untuk menyerap air
daripada natrium iodida, sehingga lebih mudah untuk bekerja dengannya.

B. DASAR TEORI
Kalium iodida bersifat ionik, K+I−. Senyawa ini mengkristal dalam struktur natrium
klorida. Ia diproduksi secara industri dengan mereaksikan KOH dengan iodin. Sampel
yang lanjut usia dan tidak murni berwarna kuning karena oksidasi lambat garam
membentuk kalium karbonat dan iodin elemental.
4 KI + 2 CO2 + O2 → 2 K2CO3 + 2 I2

Karena ion iodida adalah suatu agen pereduksi yang tidak terlalu kuat, I− dengan
mudah teroksidasi membentuk I2 oleh suatu agen pengoksidasi yang kuat
seperti klorin:

2 KI(aq) + Cl2(aq) → 2 KCl(aq) + I2(aq)

Reaksi ini digunakan dalam isolasi iodin dari sumber alami. Udara akan mengoksidasi
iodida, dibuktikan dari teramatinya ekstrak ungu ketika sampel KI dibilas
dengan diklorometana. Ketika terbentuk pada kondisi asam, asam iodida (HI) adalah
suatu agen pereduksi yang kuat.Seperti garam iodida
lainnya, KI membentuk I3− ketika bergabung dengan iodine elemental.

KI(aq) + I2(s) → KI3(aq)

Tidak seperti I2, garam I3− sangat larut dalam air. Melalui reaksi ini, iodine digunakan
dalam titrasi redoks. Larutan KI3 berair, "larutan Lugol", digunakan sebagai
desinfektan dan sebagai etsa untuk permukaan emas. Kalium iodida dan perak
nitrat digunakan untuk membuat perak (I) iodida, yang digunakan pada film
fotografi berkecepatan tinggi serta untuk penyemaian awan:

KI(aq) + AgNO3(aq) → AgI(s) + KNO3(aq)

C. TUJUAN
1. Memenuhi tugas Ilmu Bahan
2. Memberikan pelatihan dalam menyusun makalah.
3. Meningkatkan kerja sama dan kekompakan antar mahasiswa.
4. Menambah wawasan penulis tentang Kalium iodida
5. Mengetahui definisi, sifat, pembuatan dan kegunaan Kalium iodida

D. RUMUSAN MASALAH
1. Definisi Kalium iodida
2. Sifat-sifat Kalium iodida
3. Pembuatan Kalium iodida
4. Kegunaan Kalium iodida
BAB II
PEMBAHASAN

A. Definisi Kalium Iodida (KI)

Kalium iodida adalah suatu zat kimia yang mempunyai ciri khas berbentuk
serbuk berwarna putih. Kalium iodida adalah bentuk umum dari garam. Dikenal juga
sebagai potassium iodida dan mempunyai fungsi sebagai obat-obatan dan suplemen
makanan. Untuk dijadikan sebagai obat-obatan zat kalium iodida (KI) ini mempunyai
batas atau kadar dosis tertentu yang harus dikonsumsi dan masuk dalam tubuh kita.
Bisa berfungsi sebagai pereda alergi dan rasa nyeri.

B. Sifat-sifat Kalium Iodida

Kalium Iodida dapat bersifat ionik, zat ini pada umumnya mengkristal dalam struktur
(natrium klorida).
Nama zat : Kalium iodida
Nama IUPAC : Kalium iodida
Nama lain dari zat kalium iodida :
- Kalium Iodium
- Potassium Iodida
- SSKI
- Thyrosafe
- ThyroShield
Bentuk fisik zat : Berbentuk serbuk
Warna zat : Putih (jelas)
Bau zat : Zat ini tidak berbau
pH : diatas 1

Merk dagang KI

Kalium iodida
Rumus kimia kalium iodida : KI
Massa molar : 166,0028
Titik lebur : 681 °C
Titik didih : 1.330 °C
Tekanan uap : 1hPa pada suhu 745 °C
Kelarutan dalam air :
- 128 g/100 ml (0 °C)
- 140 g/100 mL (20 °C)
- 176 g/100 mL (60 °C)
- 206 g/100 mL (100 °C)

Beberapa MSDS dari Kalium iodida :


1. Identifikasi Bahaya (Hazard identification)
 Berbahaya jika tertelan
 Menyebabkan iritasi kulit
2. Pernyataan hati-hati
 Jika terkena mata : Bilas secara hati-hati dengan air selama beberapa menit.
Lepas lensa kontak, jika digunakan dan mudah melakukannya. Lanjutkan
pembilasan.
3. Pertolongan pertama
 Jika terhirup : pindahkan korban ke udara segar. Jika tidak bernapas, berikan
napas buatan.
 Jika kontak dengan kulit : Cuci dengan air yang banyak dengan menggunakan
sabun. Konsultasi dengan dokter.
 Jika kontak dengan mata : Bilas hingga bersih dengan menggunakan air yang
banyak selama 15 menit dan konsultasi dengan dokter.
 Jika tertelan : Bilas mulut atau berkumur dengan air.
4. Tindakan rilis
 Informasi umum : Gunakan peralatan perlindungan diri yang tepat.
 Tumpahan/kebocoran : Vacuun atau menyapu material kedalam wadah
pembuangan yang sesuai.
5. Penanganan dan penyimpanan
 Penanganan : Cuci bersih setelah menangani. Gunakan dengan ventilasi yang
memadai. Minimalkan generasi debu dan akumulasi. Hindari kontak dengan
mata, kulit dan pakaian. Hindari konsumsi dan inhalasi. Simpan terlindung
dari cahaya. Jangan biarkan kontak dengan air. Jauhkan dari kontak dengan
udara lembab dan uap.
 Penyimpanan : Simpan ditempat sejuk, kering, berventilasi baik jauh dari
bahan yang tidak kompatibel. Simpan dilindungi dari kelembaban. Simpan
terlindng dari cahaya.

C. Pembuatan Kalium Iodida

Alat dan bahan

1. Alat-alat yang digunakan, yaitu:

- Labu alas bulat 100 mL

- Gelas kimia 50 mL

- Gelas ukur 25 mL

- Hot plate

- Electromantel

- Pipet ukur 10 mL

- Filler

- Timbangan analitik

- Corong

- Kertas saring

- Batang pengaduk

- Pipet tetes
2. Bahan-bahan yang digunakan, yaitu:

- Kalium klorat (KClO3)

- Iodium

- HNO3 pekat

- KOH 10 %
6 g KClO3
- Aquadest
Dimasukkan kedalam labu alas bulat yang telah diisi 16
mL air hangat
Ditambahkan 7 gram Iodium dan 0,2 mL HNO3 pekat
Prosedur kerja
Dipindahkan ke dalam lemari asam
Dipanaskan perlahan-lahan

Larutan yang telah dipanaskan

Ditambah 0,2 g Iodium


Dididihkan
Diuapkan lalu didinginkan kembali
Dipisahkan dari larutannya

Kristal

Dilarutkan dalam 30 mL air panas


Ditambah KOH 10 %
Didinginkan kembali dan dibiarkan terbentuk kristal
Disaring

Residu Kristal

Dikeringkan
Ditimbang

9,0617 g
Hasil pengamatan

1. Reaksi
2KClO3 + I2 2KIO3 + Cl2
2. Perhitungan
a. Berat teoritis
Diketahui : Berat KClO3 =6g
Mr KClO3 = 122,5 g/mol
Berat I2 = 7 g
Mr I2 = 253,8 g/mol
Mr KIO3 = 213,9 g/mol
Reaksi : 2KClO3 + I2 2KIO3 + Cl2
6g
Mol KClO3   0,048 mol
122,5 g

7g
Mol I 2   0,027 mol
253,8 g

2 mol KClO3 mol KIO3

Berat KIO3 = mol KIO3 x Mr KIO3

= 0,048 mol x 213,9 g/mol


= 10,2672 g
Jadi, berat teoritis KNO3 = 10,2672 g
b. % rendamen
Diketahui : Berat kristal KIO3 + kertas saring = 10,23 g
Berat kertas saring kosong = 1,1683 g
Berat KIO3 = (Berat KIO3 + kertas saring) – (Berat kertas saring kosong)
= 5,23 g - 1,1683 g
= 9,0617 g
Jadi berat eksperimen KIO3 = 9,5637 g

% Rendamen =

9,5637 g
= x 100 %
10,2672

= 93,1480 %

D. Kegunaan Kalium Iodida


o Kalium iodida adalah suatu senyawa kimia, obat-obatan, dan sebagai
suplemen makanan. Untuk dijadikan sebagai obat-obatan zat kalium iodida ini
mempunyai batas atau kadar dosis tertentu yang harus dikonsumsi dan masuk
dalam tubuh kita. Bisa berfungsi sebagai pereda alergi dan rasa nyeri. Kalium
iodida sebagai obat-obatan juga digunakan pada penyakit hipertiroidisme,
dalam radiasi darurat, dan untuk melindungi kelenjar tiroid ketika beberapa
jenis radioaktif rmaka digunakan. Pada dunia berkembang saat ini, hal ini juga
digunakan untuk mengobati sporotrikosis dan fikomikosis pada kulit. Sebagai
suplemen, hal ini digunakan pada seseorang yang memiliki asupan iodium yang
rendah dalam makanan, yang diberikan melalui mulut.
o Iodium penting dalam pengobatan, baik dalam bentuk radioaktif maupun non

radioaktif. Iodida dan tiroksin, yang mengandung iodium, digunakan dalam


tubuh.
o Larutan yang mengandung kalium iodida (KI) dan iodin dalam alkohol digunakan

untuk desinfeksi luka luar. Unsur iodium juga digunakan sebagai desinfektan.

o Larutan KI3 berair, "larutan Lugol", digunakan sebagai desinfektan dan sebagai

etsa untuk permukaan emas. Kalium iodida dan perak nitrat digunakan untuk
membuat perak (I) iodida, yang digunakan pada film fotografi berkecepatan
tinggi serta untuk penyemaian awan:

KI(aq) + AgNO3(aq) → AgI(s) + KNO3(aq)


o Kalium iodida pada laboratorium sering digunakan sebagai bahan praktikum

terutama dijadikan sebagai bahan pereaksi dan sebagai indikator tertentu dalam
pemeriksaan.

o Dalam Kimia organik

Kalium iodida bertindak sebagai sumber iodida dalam sintesis organik. Aplikasi
penggunaan senyawa ini adalah dalam preparasi aril iodida dari garam
benzenadiazonium.

o Kalium iodida selain sebagai sumber iodida, dapat pula bertindak


sebagai katalis nukleofilik pada alkilasi alkil klorida, bromida, atau mesilat.

Contoh Tablet Potassium Iodide (kalium iodida)(infowars.com)

Efek samping penggunaan Kalium iodida


Efek samping yang umum terjadi seperti muntah-muntah, diare, sakit perut, ruam, dan
pembengkakan kelenjar ludah. Efek samping lainnya seperti adanya reaksi alergi,
sakit kepala, gondok, dan depresi. Ketika digunakan selama masa kehamilan dapat
membahayakan bayi. Penggunaan ini masih direkomendasikan dalam radiasi saat
keadaan darurat.

BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
1. Kalium iodida adalah suatu zat kimia yang mempunyai ciri khas berbentuk
serbuk berwarna putih. Kalium iodida adalah bentuk umum dari garam. Dikenal
juga sebagai potassium iodida dab berfungsi sebagai obat-obatan dan suplemen
makanan dalam batas tertentu.
2. Kalium iodida selain sebagai sumber iodida, dapat pula bertindak
sebagai katalis nukleofilik pada alkilasi alkil klorida, bromida, atau mesilat
3. Para peneliti maupun laboran yang bekerja dilaboratorium diharapkan dapat
mengerti, memahami serta mengimplementasikan ilmu bahan kimia yang
diperoleh sehingga dapat mencegah bahaya dan kecelakaan kerja dilaboratorium.
Dengan demikian dapat menjamin keselamatan dan kesehatan kerja
dilaboratorium.
DAFTAR PUSTAKA

https://sainskimia.com/unsur-kimia-yodium
https://www.academia.edu/laporan_anorganik
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kalium_iodida
https://id.scribd.com/doc/173873741/IODIDA
https://id.scribd.com/doc/24192209/MSDS-Kalium-Iodida

Anda mungkin juga menyukai