0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan29 halaman

Desain Reboiler Shell and Tube Kettle

Dokumen tersebut merupakan lampiran reboiler yang menjelaskan fungsi, tipe, kondisi operasi, perhitungan komposisi uap dan cair masuk keluar reboiler, serta spesifikasi awal perancangan reboiler shell and tube untuk menguapkan sebagian hasil bawah menara distilasi.

Diunggah oleh

Toha Nasrun
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan29 halaman

Desain Reboiler Shell and Tube Kettle

Dokumen tersebut merupakan lampiran reboiler yang menjelaskan fungsi, tipe, kondisi operasi, perhitungan komposisi uap dan cair masuk keluar reboiler, serta spesifikasi awal perancangan reboiler shell and tube untuk menguapkan sebagian hasil bawah menara distilasi.

Diunggah oleh

Toha Nasrun
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Lampiran Reboiler

REBOILER-01

(RB-01)

o
T1 = 150 C

o
o T2 = 150 C
o t1 = 140,196 C
t2 = 140,456 C

Gambar 1. Shell and Tube Kettle Reboiler

Fungsi : Menguapkan sebagian hasil bawah MD-01 pada suhu 140,456oC dengan
pemanas steam jenuh pada suhu 150oC.

Tipe RB : Shell and Tube Kettle Reboiler

Kondisi Operasi
Diketahui data dari perancangan Menara Distilasi 01 (MD-01) :
- Kondisi operasi dasar menara setelah dilakukan koreksi,
Suhu operasi = 140,456oC = 413,456 K
Tekanan operasi = 1,4969 atm
Tabel 1. Arus 15 Hasil Bawah MD-01 (Bottom MD-01)

BM Massa
Komponen kmol/jam % massa
(kg/kmol) kg/jam
H2O 18 0.2183 3.9292 0.0072
C3H5ClO 92.5 68.2501 6313.1313 11.6193
C3H5Cl3 147.5 93.2789 13758.6443 25.3227
C3H6Cl2O 129 265.5625 34257.5604 63.0508
Total 427.3098 54333.2652 100

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Lalu untuk mencari kondisi operasi umpan masuk Reboiler 01 (t1) adalah sebagai berikut
:

(i) Menentukan jumlah cairan masuk reboiler (LR)


LR = F + Lo
Keterangan :
LR = Kecepatan mol fase cair masuk reboiler (kmol/jam)
F = Kecepatan mol total umpan masuk menara (kmol/jam)
Lo = Kecepatan mol total komposisi cair pada puncak menara
(kmol/jam)
Nilai F dan Lo diketahui dari Perancangan MD-01 sebesar 427,3098
kmol/jam dan 54,3040 kmol/jam. Sehingga LR menjadi
LR = (448,9629 + 8,7652) kmol/jam = 457,7281 kmol/jam
= 54492,3201 kg/jam
(ii) Menentukan jumlah uap keluar reboiler (V)
V =LR - B
Keterangan :
V = Kecepatan mol fase uap keluar reboiler (kmol/jam)
B = Kecepatan mol total hasil bawah MD-01 (kmol/jam)
Maka,
V = (457,7281 - 427,3098) kmol/jam = 30,4184 kmol/jam
= 159,055 kg/jam
(iii) Menentukan komposisi uap yang keluar dari RB-01
Kecepatan mol V0 = kecepatan mol V1 (karena aliran konstan molal)
Maka, komposisi uap dapat dihitung berdasarkan persamaan:
Vi = yi x V
V = Vo = 30,4184 kmol/jam

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Tabel 2. komposisi uap yang keluar dari RB-01

Komponen BM yi Vi
(kg/kmol) kmol/jam kg/jam
H2O 18 0.0012 0.0357 0.6429
C3H5ClO 92.5 0.2005 6.1001 564.2671
C3H5Cl3 147.5 0.0876 2.6637 392.9011
C3H6Cl2O 129 0.7107 21.6177 2788.6859
Total 1.0000 30.4174 3746.4980

Catatan : Fraksi mol gas (yi) tiap komponen telah diketahui pada perhitungan bubble
point bottom di perancangan MD-01.
(iv) Menentukan komposisi fase cair masuk reboiler (Li)
Dihitung dari neraca massa
Li = Vi + Bi
Dimana:
Li = Kecepatan mol fase cair masuk reboiler (kmol/jam)
Bi = Kecepatan mol residu reboiler (kmol/jam)
Vi = Kecepatan mol fase uap keluar reboiler (kmol/jam)

Tabel 3. komposisi fase cair masuk reboiler

fraksi
Komponen BM Li
Vi Bi mol
(kg/kmol) kmol/jam kmol/jam kmol/jam kg/jam
H2O 18 0.0357 0.2183 0.2540 4.5721 0.0006
C3H5ClO 92.5 6.1002 68.2501 74.3503 6877.3984 0.1624
C3H5Cl3 147.5 2.6637 93.2789 95.9427 14151.5464 0.2096
C3H6Cl2O 129 21.6177 265.5625 287.1802 37046.2463 0.6274
Total 30.4174 427.3098 457.7271 58079.7632 1.0000

(v) Suhu masuk Reboiler 01 (RB-01)


PT = 1.4969 atm (asumsi pressure drop sangat kecil sehingga tekanan masuk
sama dengan keluar)
Suhu didih dihitung dengan cara trial sampai diperoleh ∑ yi =∑ Ki.xi = 1
Trial T = 140,198oC
Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan
Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

= 413,198 K
Maka, Tekanan parsial dihitung menggunakan trial T agar Ʃyi = 1
𝐵
𝑙𝑜𝑔10 𝑃 = 𝐴 + + 𝐶 𝑙𝑜𝑔10 𝑇 + 𝐷𝑇 + 𝐸𝑇 2
𝑇
Dimana :
P = Tekanan uap (mmHg)
T = Suhu operasi (K)
A, B, C, D, E = Konstanta
Tabel 4. Konstanta antione tiap komponen

Komponen Konstanta
A B C D E
H2O 29.8605 -3152.2000 -7.3037 2.4247E-09 1.8090E-06
C3H5ClO 24.7640 -2884.6000 -5.6252 -1.1011E-10 5.3331E-07
C3H5Cl3 -3.9501 -2450.1000 6.6887 -1.4991E-02 7.3402E-06
C3H6Cl2O 41.0896 -3429.8000 -11.5730 1.0184E-10 3.4843E-06

Tabel 5. Tekanan masing-masing komponen

Komponen log10P
P
(mmHg) mmHg atm
H2O 3.4329 2709.77579 3.5655
C3H5ClO 3.1575 1437.08818 1.8909
C3H5Cl3 2.6780 476.38135 0.6268
C3H6Cl2O 3.1071 1279.56863 1.6836

Tabel 6. Hasil trial T dengan Ʃyi = 1

xi Po Ki yi
Komponen (fraksi
mol) (atm) (Po/PT) (Ki×xi)
H2O (lk) 0.0006 3.5655 2.3820 0.0013
C3H5ClO
(hk) 0.1624 1.8909 1.2632 0.2052
C3H5Cl3 0.2096 0.6268 0.4188 0.0878
C3H6Cl2O 0.6274 1.6836 1.1248 0.7057

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Total 1.0000 1.000

Diperoleh suhu masuk Reboiler 01 (RB-01) = 140,198oC

= 413,198 K

Jenis aliran massa fluida pada Reboiler 01 (RB-01)

Reboiler feed (LR ) = 54.492,3201 kg/jam

= 120.135,0016 lb/jam

vapor return (V) = 159,055 kg/jam

= 350,6563 lb/jam

liquid overflow (B) = 54333,2651 kgjam

= 119.784,3453 lb/jam

media pemanas yang dipakai adalah steam jenuh (saturated steam)

Suhu masuk (T1) = 150oC = 301oF

Suhu keluar (T2) = 150oC = 301oF

Pinlet = 69,0380 psia

Panas latent pengembunan (λ) = 908,8 Btu/lb

(ASME Steam Properties for Industrial Use, 2006)

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Mulai Perancangan

A. Membuat spesifikasi awal

(i) Fluid Placement (penempatan fluida)

Steam jenuh sebagai heating medium (media pemanas) ditempatkan dalam tube
sedangkan, umpan masuk reboiler ditempatkan dalam shell

(Robert W. Serth, 2014 : 369)

(ii) Spesifikasi pipa (Tubing)

- OD tube (do) = 1 in = 0.0833 ft

- BWG = 14

- Panjang pipa (Lt) = 16 ft

- Tipe pipa = U-tubes

- ID tube (di) = 0.834 in = 0,0695 ft

- Flow area = 0.546 in2 = 0,0038 ft2

per tube

(iii) Tata letak tabung

Tata letak tabung adalah square pitch dengan pitch tabung 1,25 inci dengan tujuan
untuk memungkinkan pembersihan mekanis permukaan tabung eksternal.

(Robert W. Serth, 2014 : 370 )

(iv) Bahan konstruksi

Stainless steel karena fluida umpan masuk reboiler bersifat korosif dengan adanya
C3H5ClO (epichlorohidrin)

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

B. Beban reboiler dan laju alir steam

Beban reboiler diperoleh dari keseimbangan energi pada aliran proses dengan rumus
berikut :

𝑄𝑅𝐵−01 = (∆𝐻𝑣𝑎𝑝 + ∆𝐻𝐿 ) − ∆𝐻𝐹 (Robert W. Serth, 2014 )

Keterangan :

∆HVap : entalpi vapor return (uap reboiler ke kolom distilasi) (Btu/lb)

∆HL : entalpi liquid overflow (hasil bawah reboiler) (Btu/lb)

∆HF : entalpi Reboiler feed (umpan masuk reboiler) (Btu/lb)

Untuk mengetahui beban panas reboiler dibutuhkan data sebagai berikut :

(i) Menghitung entalpi vapor return (∆HVap)


Diketahui Tvapor-return = 413,456 K
P = 1,4969 atm
Perhitungan menggunakan persamaan berikut :

(Hvap - kJoule/mol, T - K) (Yaws,1999)

Perhitungan Panas Penguapan (Hvap)


Komponen A Tc n
H2O 52.053 647.13 0.321
C3H5ClO 41.461 610 0.106

Perhitungan dibantu dengan software UniSim Design R451 karena untuk data
konstanta panas penguapan C3H5Cl3 dan C3H6Cl2O tidak tersedia dalam buku The
Yaws Handbook of Physical Properties for Hydrocarbons and Chemicals Oleh Carl L.
Yaws.

Sehingga diperoleh data sebagai berikut :

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Hvap ΔHvap
Komponen kmol/jam
(kJ/kmol) (kJ/jam)
H2O 0.0357 40450.0000 1444.6604
C3H5ClO 6.1002 33096.5466 201895.0638
C3H5Cl3 2.6637 37062.71569 98725.5476
C3H6Cl2O 21.6177 41368.59643 894294.7399
Total 30.4174 1196360.0117

∆HVap = 1196360.0117 kJ/jam

(ii) Menghitung panas umpan masuk RB-01 (∆HF) dan panas liquid overflow/hasil
bawah reboiler (∆HL)

Diketahui data kapasitas panas dari setiap komponen (kJ/kmol.K)

Komponen A B C D
H2O 92.053 -0.039953 -2.1103.E-04 5.3469E-07
C3H5ClO 52.634 0.57412 -1.5783.E-03 1.8687E-06
C3H5Cl3 39.475 0.93369 -2.3696.E-03 2.4595E-06
C3H6Cl2O 85.462 0.4791 -1.2858.E-03 1.6933E-06

Panas umpan masuk RB-01 (∆HF)

Tinlet = 413,196 K

Suhu referensi (Tref) = 25oC = 298 K

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Perhitungan panas umpan masuk RB-01 (∆HF)

m Cp dT ΔH = m.Cp.dT
Komponen
(kmol/jam) (kJ/kmol) (kJ/jam)
H2O 21.8290 7910.1945 172671.2676
C3H5ClO 68.2925 14755.0086 1007657.1058
C3H5Cl3 93.2789 19046.1555 1776605.2780
C3H6Cl2O 265.5625 17689.7680 4697738.7366
Total 7654672.3880

Maka, panas umpan masuk RB-01 (∆HF) = 7654672,3880 kJ/jam

Panas liquid overflow/hasil bawah reboiler (∆HL)

Toutlet = 413,56

Suhu referensi (Tref) = 25oC = 298 K

Dengan cara yang sama seperti perhitungan panas umpan masuk RB-01 (∆HF) didapat
data sebagai berikut :

ΔH =
m Cp dT
Komponen m.Cp.dT
(kmol/jam) (kJ/kmol) (kJ/jam)
H2O 0.2183 8737.0497 1907.2065
C3H5ClO 68.2501 16378.6846 1117846.3407
C3H5Cl3 93.2789 21120.5753 1970104.9598
C3H6Cl2O 265.5625 19644.9179 5216953.1900
Total 8306811.6970

Maka, panas liquid overflow/hasil bawah reboiler (∆HL) = 8306811,6970 kJ/jam

𝑄𝑅𝐵−01 = (1196360.0117 + 8306811,6970) − 7654672,3880

Q(RB-01) = 1848499,3207 kJ/jam = 1752039,303047 Btu/jam

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Laju Alir Steam dihitung dengan persamaan

𝑄𝑅𝐵−01 = 𝑄𝑠𝑡𝑒𝑎𝑚

𝑄𝑠𝑡𝑒𝑎𝑚 = 𝑚𝑠𝑡𝑒𝑎𝑚 . 𝜆

𝑄
𝑚𝑠𝑡𝑒𝑎𝑚 =
𝜆

1752039,303047 Btu/jam
𝑚𝑠𝑡𝑒𝑎𝑚 = = 1927,860149 lb/jam
908,8 Btu/lb

C. Menghitung beda suhu LMTD

Data yang diketahui

Fluida masuk shell (hasil bawah MD-01)

Suhu masuk(t1) = 140,196oC = 284,35oF

Suhu keluar (t2) = 140,456oC = 284,82oF

Fluida masuk Tube (steam jenuh)

Suhu masuk (T1) = 150 oC = 302 oF

Suhu keluar (T2) = 150 oC = 302 oF

(T − t2 )−(T2 − t1 )
1
LMTD = ln(T (Robert W. Serth, 2014 )
1 − t2 )/(T2 − t1 )

LMTD = 17,4122oF

D. Men-trial nilai perpindahan panas overall (Ud)

Berdasarkan Tabel 3.5 " Process Heat Transfer Principles, application and rules of thum "
Robert W. Serth, 2014 halaman 87, diketahui bahwa untuk fluida yang berada pada shell
berupa medium organik dan fluida yang berada pada tube berupa steam saturated
didapatkan range Ud :

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Ud = 150 - 300

Diambil nilai Ud untuk tujuan desain awal

Ud = 300 Btu/jam.ft2oF

E. Menghitung luas perpindahan panas (A) dan number of tubes (nt)

Dihitung dengan rumus berikut :


𝑞
𝐴= (Robert W. Serth, 2014 )
𝑈𝐷 𝑥 𝐿𝑀𝑇𝐷

1752039,303 Btu/jam
𝐴=
Btu 𝑜
300 2𝑜 𝑥 17,4122 F
jam. 𝑓𝑡 . F
A = 335,4055 ft2

Dan number of tubes dihitung dengan rumus :


𝐴
𝑛`𝑡 =
3.14 𝑥 𝐼𝐷 𝑡𝑢𝑏𝑒 𝑥 𝐿𝑡

𝑛`𝑡 = 80,1448

n`t mewakili jumlah bagian lurus tubing dalam tube bundle sehingga untuk jumlah pipa
pada pipa tipe U-tubes adalah dua kali jumlah tabung yang sebenarnya. Namun, itu sudah
sesuai dengan nilai yang tercantum dalam tabel hitungan tabung dan disebut sebagai
number of tubes.

F. Jumlah tabung aktual dan Bundle diameter

Dari Tabel 5 "Process Heat Transfer Principles, application and rules of thumb" Robert
W. Serth, 2014 halaman 593 didapatkan jumlah tube yang mendekati dari number of
tubes. adalah

nt = 90

ID Shell = 15,25 inch

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

F. Jumlah Tube passse

Untuk steam saturated sebagai media pemanas, digunakan 2 passes

(Robert W. Serth, 2014 : 370 )

H. Menghitung Ud req (nilai perpindahan panas overall yang dibutuhkan)

dengan rumus berikut :

(Robert W. Serth, 2014 )


𝐵𝑡𝑢
1752039,303 𝑗𝑎𝑚
𝑈𝑑𝑟𝑒𝑞 =
90 𝑥 3,14 𝑥 0,0833 ft 𝑥 23,4113𝑜 F

Udreq = 267,1494 Btu/jam.ft2.oF

I. Menentukan hi (inside coefficient) dalam tube


Untuk steam saturated ditetapkan
hi = 1500 Btu/jam.ft2.oF
(Robert W. Serth, 2014 : 370)

J. Menentukan outside coefficient, ho=hb

(i) menentukan tekanan pseudo-critical dan tekanan tereduksi semu dengan rumus :

(Palen, 2014)

Ppc : Tekanan pseudo-critical campuran (psia)

Pc,i : Tekanan kritis masing-masing komponen (psia)

xi : Fraksi mol tiap komponen

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Tabel 8. Tekanan parsial tiap komponen

Pc
Komponen % mol Pci
(psia)
C3H5ClO 0.0019 710.6850 1.3506
C3H5Cl3 0.2586 561.2960 145.1644
C3H6Cl2O 0.7395 652.6700 482.6337
Total 629.1488

Ppc = 643,2912 psia

Tekanan tereduksi semu (Ppr) dengan rumus :

P
Pr = Ppc (Robert W. Serth, 2014 : 370)

Dengan P adalah tekanan operasi dasar MD-01 yang bernilai 19,3707 psia

Pr = 0,0342 psia

Karena nilai Ppr kurang dari 0,2 maka digunakan Persamaan (9,5) korelasi motsinki
untuk menghitung faktor koreksi tekanan

(ii) menentukan factor koreksi tekanan (Fp) dan factor koreksi campuran (Fm)

(Persamaan 9.5, mostinski)

Fp = 0.8558

Menghitung heat flux (q`) dengan rumus berikut :

𝑞
𝑞` =
𝐴

q` = 5223,6455 Btu/jam.ft2

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Menghitung boiling range (BR)

BR = TB – TF

TB : 140,456 oC

TF : 140,196 oC

BR = 0,26 oC = 40,4388

Menghitung factor koreksi campuran (Fm) dengan rumus :

(Persamaan 9.17a, mostinski)

Fm = 0.9774

(iii) menentukan koefisien pendidihan nukleat / nucleate boiling (hnb)

diperoleh dengan mensubstitusi nilai-nilai di atas ke dalam korelasi Mostinski,

(Persamaan 9.2a, mostinski)

hnb = 180,5541 Btu/jam.ft2.oF

bundle boiling coefficient (Fb) dihitung dengan rumus :

(Persamaan 9.2, Robert W Serth)

Fb = 1.5856

(iv) Menentukan outside coefficient, ho=hb dengan nilai hnc (Koefisien perpindahan
panas konveksi natural) untuk kettle reboiler adalah 44 Btu/jam.ft2.oF (Robert W. Serth,
2014 halaman 371)

ℎ𝑏 = ℎ𝑛𝑏 . 𝐹𝑏 + ℎ𝑛𝑐

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

hb = 180,5541 Btu/jam.ft2.oF x 1.5856 + 44 Btu/jam.ft2.oF

hb = ho = 330,29 Btu/jam.ft2.oF

L. Menghitung rasio fluks panas kritis dengan aktual

fluks panas kritis pada tube (qc`tube)

(Persamaan 9.23a, Robert W Serth)

qc` = 153609,1916 Btu/jam.ft2

fluks panas kritis pada bundle (qc`tube)

(Persamaan 9.24, Robert W Serth)

qc`bundle = 153609,1916.∅b

dimana,

φb : geometri bundle

yang dihitung dengan rumus :

dengan Db adalah diameter bundle yang ditentukan di spesifikasi awal bernilai 23 ft

𝐷𝑏 23 𝑓𝑡
= = 0,2556
𝑛𝑡 . 𝐷𝑜 40 𝑥 0,0833 𝑓𝑡

sehingga,

φb = 0,7922

lalu

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

qc`bundle = 121692,6151Btu/jam.ft2

sehingga, ratio antara heat flux aktual dengan kritis adalah


𝑞`
𝑞𝑐`𝑏𝑢𝑛𝑑𝑙𝑒

ratio = 0.0429 (rasio tidak lebih dari 0.7 sehingga aman dan layak)

L. Menghitung jumlah nozzle (Nn)

panjang 𝑡𝑢𝑏𝑒
𝑁𝑛 =
5 𝑥 𝐷𝑏
(Persamaan 10.1, Robert W Serth)

dengan, Diameter bundle = 23 inci didapat jumlah nozzle

Nn = 8.3

jika dibulatkan ke pembulatan terdekat maka akan ada 8 pasang inlet-outlet nozzle.

M. Diameter Shell

Pertama, menghitung beban uap / vapor loading (VL) dengan rumus

(Persamaan 10.2, Robert W Serth)

Keterangan :

ρv : densitas fluida pada vapor return (lbm/ft3)

σ : tegangan permukaan liquid overflow (dyne/cm)

ρl : densitas fluida pada liquid overflow (lbm/ft3)

dari table Data physical property untuk Reboiler feed, liquid overflow, vapor return

didapat niai VLsebagai berikut :

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

VL = 606.7414 lb/jam.ft3

sehingga, luas segment kubah (SA) yang diperlukan adalah

(Persamaan 10.3, Robert W Serth)

SA = 6,7604 ft2

Selanjutnya, ketinggian cairan efektif dalam reboiler diperkirakan dengan menambahkan


4 inci ke diameter bundel (23 inci) sehingga menjadi 27 inci. Dengan asumsi sebagai
perkiraan awal bahwa ketinggian cairan adalah 60% dari shell diameter, sehingga
diperoleh:

27
ID Shell = 60 % (Robert W. Serth, 2014 : 373)

ID Shell = 45 inci = 3.75 ft

N. Menghitug liquid overflow reservoir

Dengan tujuan memberikan waktu penahanan yang memadai untuk tujuan kontrol.
Pertama-tama menghitung laju aliran volumetrik cairan melewati weir :

massa liquid overflow (mL) = 119.784,3453 lb/jam

konversi ke ft3/min dengan rumus : 𝑚𝐿


ρ𝑙 𝑥 60 𝑚𝑖𝑛/𝑗𝑎𝑚
massa liquid overflow (mL) = 29,785 ft3/min
Lalu, menghitung luas penampang sektor shell di bawah weir
Ketinggian sektor sama dengan tinggi weir, yang sekitar 23 in, sehingga h = 23 inci

dengan D adalah inner diameter (ID) Shell yang bernilai 45 inci (3,75 ft)

h/D = 0.5111

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

1-h/D = 0.4889
lalu, dari nilai diatas didapat nilai faktor sektor area dari Tabel 10.A Roberth W Serth
halaman 422 sebesar = 0.3827 ft

sektor area diatas weir = faktor sektor area x ID shell

= 0.3827 ft x 3,75 ft

= 1.4351 ft2

sektor area dibawah weir dihitung dengan rumus :


3.14
𝑥 𝐼𝐷 𝑠ℎ𝑒𝑙𝑙 2 − 𝑠𝑒𝑘𝑡𝑜𝑟 𝑎𝑟𝑒𝑎 𝑑𝑖𝑎𝑡𝑎𝑠 𝑤𝑒𝑖𝑟
4

sektor area dibawah weir = 9,6039 ft2

sehingga, panjang shell yang dibutuhkan (Ls`) adalah

𝑚𝐿
Ls` =
𝑠𝑒𝑘𝑡𝑜𝑟 𝑎𝑟𝑒𝑎 𝑑𝑖𝑏𝑎𝑤𝑎ℎ 𝑤𝑒𝑖𝑟

Ls` = 3.1013 ft/min

Ls` = 3 ft/min (hasil pembulatan)

Oleh karena itu, panjang reservoir 3 kaki akan memberikan waktu penahanan sekitar 60
detik yang memadai untuk mengontrol cairan menggunakan standard cascade level to
flow control loop.

Lalu panjang Shell menjadi


Panjang shell = Ls` + Lt + 1

Panjang shell = 20 ft

O. Menghitung pressure drop total pada pipa umpan masuk reboiler (ΔPf-total)

Pertama-tama diasumsikan konfigurasi yang ditunjukkan di bawah ini untuk saluran


umpan. Total panjang garis utama antara column sump dan tee kira-kira 23 ft seperti yang

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

diberikan dalam pernyataan masalah. Setiap cabang dari jalur sekunder antara tee dan
reboiler memiliki segmen horizontal panjang 2,2 ft dan segmen vertikal panjang 1,0 ft.

Gambar 2. konfigurasi umpan masuk reboiler

Diameter pipa dipilih dengan kecepatan cairan diatur sekitar 5 ft/detik. Jadi, untuk baris
utama:

dengan V (kecepatan cairan) = 5 ft/s

keterangan :

m : massa umpan masuk reboiler (lb/jam)

ρ : densitas umpan masuk reboiler (lb/ft3)

Di = 0,3558 ft = 4,2696 inci

Dari Tabel B.2 Roberth W Serth, didapatkan nominal pipe size yang mendekati Di
adalah nominal pipe size = 5 ; dengan spesifikasi pipa sebagai berikut :

OD = 5.563 in

ID = 5.047 in (memnuhi syarat Di)

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

schedule number = 40
Untuk saluran sekunder, laju aliran dibelah dua sehingga massa umpan juga menjadi
setengahnya. Sehingga,

Di = 0.2516 ft = 3.0192 in

Dari Tabel B.2., didapatkan nominal pipe size yang mendekati Di adalah
nominal pipe size = 3

OD = 3,5 in

ID = 3,068 in (memenuhi syarat Di)

schedule number = 40

Diameter nozzle untuk umpan masuk reboiler ditentukan dengan nominal pipe size dari
saluran sekunder ditambah 1 untuk menghindari adanya vibrasi. Sehingga, diameter
nozzle menjadi

nominal pipe size = 4

OD = 4.5 in

ID = 4.026 in

schedule number = 40

Penurunan tekanan dihitung dengan menggunakan panjang pipa yang ekuivalen untuk
ketahanan aliran fitting yang diberikan dalam Lampiran D Roberth W Serth. Panjang
yang setara untuk dua ukuran pipa ditabulasikan di bawah ini.

Tabel 9. Panjang ekivalen pada beberapa NPS

Panjang ekivalen Panjang ekivalen


spesifikasi nominal pipe size 5-in nominal pipe size 4-in
straight pipe sections 23 3.2
90o elbow 18 6
Tee 25 -

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

5" x 4" reducer - 3


entrance loss 15 -
exit loss - 16
Total 81 28.2

Bilangan Reynold untuk nominal pipe size 5-in

Re = 2555764,06

Faktor friksi dihitung dengan rumus

f = 0,0121

Pressure drop dihitung dengan Persamaan (4.5) dengan panjang ekivalen digunakan
sebagai panjang aktual. Massa fluks dan gravitasi Specific gravity ditentukan terlebih
dahulu:
𝑚𝐹
𝐺=
𝐴𝑓𝑙𝑜𝑤

G = 862633,44 lb/jam.ft2

Specific gravity (SG) fluida umpan masuk = 1.0728

(Persamaan 4.5, Roberth W Serth)

Sehingga didapat pressure drop pada umpan masuk reboiler

ΔPf = 0.2153 psia

Dengan cara yang sama untuk nominal piep size 4-in,adalah :

Bilangan Reynold untuk nominal pipe size 4-in

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Re = 1601954,94

Faktor friksi dihitung dengan rumus

f = 0,0135 psia

Penurunan tekanan diberikan oleh Persamaan (4.5) dengan panjang pipa ekivalen
digunakan sebagai panjang aktual. Massa fluks dan gravitasi Specific gravity ditentukan
terlebih dahulu:
𝑚𝐹
𝐺=
𝐴𝑓𝑙𝑜𝑤
G = 677821,54 lb/jam.ft2

SG = 1.0728

(Persamaan 4.5, Roberth W Serth)

ΔPnozzle = 0.06463

sehingga, pressure drop total pada saluran umpan adalah:

ΔPf total = ΔPf + ΔPnozzle

ΔPf total = 0,06463 + 0,2153

ΔPf total = 0,2799 psia

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

P. Menghitug pressure drop dalam return lines

Konfigurasi return lines serupa dengan garis umpan diasumsikan seperti yang
ditunjukkan di bawah ini. Garis utama memiliki panjang total 20 kaki seperti yang
diberikan dalam pernyataan masalah. Setiap cabang dari garis yang terhubung ke reboiler
memiliki segmen vertical panjang 1,0 kaki dan segmen horizontal panjang 2,2 kaki.

Gambar konfigurasi Vapor Return

Dimulai dengan menghitung kecepatan uap maksimum yang disarankan menggunakan


Persamaan (5.B.1):

1800
𝑉𝑚𝑎𝑥 =
(𝑃𝑀)0,5

Vmax = 34,3534 ft/s

Sehingga, kecepatan yang diatur adalah kurang dari Vmax yakni sekitar 30 ft/s. Lalu,
diameter yang dibutuhkan untuk pipa utama adalah

Di = 0,7103 ft = 8,5236 in

Dari Tabel B.2, nilai terdekat dari Di adalah 8-in. schedule pipe 40 dengan diameter
internal 7,981 in.

Untuk bagian split-flow digunakan rumus:

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Di = 0,5023 ft = 6.0276 in

schedule pipe 40 (ID = 6.065 in.) adalah yang sesuai untuk bagian ini. Perhitungan
panjang pipa ekivalen adalah berikut ini :

Panjang ekivalen Panjang ekivalen


spesifikasi
nominal pipe size 8-in nominal pipe size 6-in
straight pipe sections 20 3.2
90o elbow 14 6
Tee 40 -
5" x 4" reducer - 3
entrance loss - -
exit loss 48 16
Total 122 28.2
Bilangan Reynold untuk nominal pipe size 8-in

Re = 49539,18

Faktor friksi dihitung dengan rumus

f = 0,0301

Pressure drop dihitung dengan Persamaan (4.5) dengan panjang ekivalen digunakan
sebagai panjang aktual. Massa fluks dan gravitasi Specific gravity ditentukan terlebih
dahulu:
𝑚𝐹
𝐺=
𝐴𝑓𝑙𝑜𝑤

G = 62666,7403 lb/jam.ft2

Specific gravity (SG) = 0,0071

(Persamaan 4.5, Roberth W Serth)

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Sehingga didapat pressure drop pada return lines

ΔPreturn = 0,4063 psia

Dengan cara yang sama untuk nominal piep size 6-in,adalah :

Bilangan Reynold untuk nominal pipe size 6-in

Re = 32594,58

Faktor friksi dihitung dengan rumus

f = 0,0332 psia

Penurunan tekanan diberikan oleh Persamaan (4.5) dengan panjang pipa ekivalen
digunakan sebagai panjang aktual. Massa fluks dan gravitasi Specific gravity ditentukan
terlebih dahulu:

𝑚𝐹
𝐺=
𝐴𝑓𝑙𝑜𝑤
G = 54257,5426 lb/jam.ft2

SG = 0,0071

(Persamaan 4.5, Roberth W Serth)

ΔPreturn = 0.0776

sehingga, pressure drop total pada saluran umpan adalah:

ΔPreturn.total = ΔPreturn + ΔPreturn

ΔPf total = 0,4839 psia

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

ΔPmax = ρl. (g/gc). ∆ℎ𝑙

dimana, delta hl adalah 9 ft

= 602,8 lb/ft2

= 4,1861 psi

ΔPreturn-total < ΔPmax (memenuhi syarat)

R. Pressure drop bagian Tube

Untuk uap kondensasi, penurunan tekanan dua fase di bagian lurus dari tubing dapat
diperkirakan setengah dari penurunan tekanan yang dihitung pada kondisi saluran masuk
(uap jenuh pada 69.038 psia, fraksi uap 1.0). Sifat fisik uap yang diperlukan diperoleh
dari data properties UniSim design R451

Densitas ρ = 0.1590 lb/ft2

viskositas steam (fase uap), μ = 0.0139 cP

SG = 0.0025

massa uap msteam = 1927,8601 lb/jam


𝑛𝑝
mper tube = 𝑚𝑠𝑡𝑒𝑎𝑚 𝑥
𝑛𝑙

mper tube = 42,8413 lb/jam


𝑚𝑝𝑒𝑟 𝑡𝑢𝑏𝑒
lalu fluks massa (G) dihitung dengan rumus : 𝐺=
3.14
( 4 ) 𝑥 𝐷𝑖 2
G = 11307,6212 lb/jam.ft2

𝐼𝐷 𝑡𝑢𝑏𝑒 𝑥 𝐺
Bilangan reynold dihitung dengan rumus : 𝑅𝑒 =
μ

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Re = 4709624,23

Faktor friksi dihitung menggunakan rumus :

f = 0,0078

Pressure drop dihitung dengan mengalikan faktor 1/2 karena pipa berbentuk U

ΔPf = 0.012 psia

lalu pressure drop pada Nozzle (saat steam masih berfase uap)
𝑚𝑠𝑡𝑒𝑎𝑚
𝐺=
3.14
( ) 𝑥 𝐷𝑖 2
4
G = 9614,1 lb/jam.ft2
𝐼𝐷 𝑛𝑜𝑧𝑧𝑙𝑒 𝑥 𝐺
𝑅𝑒 =
μ

Re = 154517

karena aliranya adalah turbulen maka pressure drop dihitung dengan rumus :

𝐺𝑛2
Δ𝑃𝑛,𝑠𝑡𝑒𝑎𝑚 = 1.334 x 10−13 𝑥
𝑠
ΔPn, steam = 0,0048 psia

Lalu, untuk nozzle saat steam berubah menjadi kondensat, data termofisikanya sebagai
berikut :

ρ = 57.22 lb/ft2

SG = 0.916547

μ (fase cair) = 0,1811 cP

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

Dengan cara yang sama didapatkan Di (diameter nozzle) sebesar 3.068 inci

Di = 3.068 in

G = 37571,42 lb/jam.ft2

Re = 21926,91

karena aliranya adalah turbulen maka pressure drop dihitung dengan rumus :
𝐺𝑛2
Δ𝑃𝑛,𝑐𝑜𝑛𝑑𝑒𝑛𝑠𝑎𝑡𝑒 = 1.334 x 10−13 𝑥
𝑠

ΔPn, condensate = 0.0002 psia

ΔPtotal = ΔPf + ΔPn, steam + ΔPn, condensate

ΔPtotal = 0.0171 psia

ΔPtotal (penurunan tekananya kecil) untuk steam saturated. Oleh karena itu, konfigurasi
tubing dan nozzle serta reboiler dapat diterima.

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun
Lampiran Reboiler

KESIMPULAN

REBOILER-01 (RB-01)

Fungsi : Menguapkan sebagian hasil bawah MD-01


pada suhu 140,456oC dengan pemanas steam
jenuh pada suhu 150oC.
Tipe : Shell and Tube Kettle Reboiler

Beban panas reboiler : 1.752.039,3030 Btu/jam


Luas transfer panas : 335,4055 ft2
Kecepatan reboiler feed : 120.135,0016 lb/jam
Kecepatan steam masuk : 1927,86 lb/jam
Ud koreksi : 267,1494 Btu/jam.ft2.oF
Tube bundle : 90 (170 U-tubes)

Dimensi tube bundle


OD pipe, BWG : 0,0833 ft
ID pipe : 1 in
at (Luas penampang pipa) : 0,3564 ft2
Pitch : 0,1041 ft
Dimensi Shell side
Panjang shell : 20 ft
ID Shell : 1,2708 ft
Pressure drop
Tube side : 0.0171 psia
Vapor return : 0,4839 psia
Umpan masuk reboiler : 0,27991 psia

Prarancangan Pabrik Epiklorohidrin dari Diklorohidrin dan


Natrium Hidroksida Kapasitas 50,000 Ton/Tahun

Anda mungkin juga menyukai