0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
338 tayangan2 halaman

Proses Pembuatan Drying Oils dari ACO

Dokumen ini membahas proses produksi drying oil (DO) dari asam oleat (ACO) melalui dua tahap reaksi. ACO diubah menjadi 1-tetradesen melalui reaksi deasetilasi, kemudian 1-tetradesen mengalami dimerisasi menjadi gum. Proses meliputi pompa, pemanas, reaktor konversi, pencampuran, pengembunan, pemisahan, dan distilasi. Hasil bawah distilasi direcycle dan dicampur kembali dengan feed ACO sebel

Diunggah oleh

Toha Nasrun
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
338 tayangan2 halaman

Proses Pembuatan Drying Oils dari ACO

Dokumen ini membahas proses produksi drying oil (DO) dari asam oleat (ACO) melalui dua tahap reaksi. ACO diubah menjadi 1-tetradesen melalui reaksi deasetilasi, kemudian 1-tetradesen mengalami dimerisasi menjadi gum. Proses meliputi pompa, pemanas, reaktor konversi, pencampuran, pengembunan, pemisahan, dan distilasi. Hasil bawah distilasi direcycle dan dicampur kembali dengan feed ACO sebel

Diunggah oleh

Toha Nasrun
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

3.

Drying Oils(DO)/1-Tetradecen digunakan sebagai bahan additive cat dan pernis untuk
membantu proses pengeringan ketika produk ini digunakan di permukaan. Pada proses simulasi
ini, DO dibuat dari Acetylated Castor Oil(ACO) / 1C16oicAcid berdasarkan reaksi berikut ini :

C15H3COOH (l) CH3COOH(g) + C14H28(l) ................. Reaksi 1

1C16oicAcid/ACO AceticAcid 1-Tetradecen/DO

2 C14H28(l) C28H56(s) ................. Reaksi 2

1-Tetradecen/DO Gum

Mula-mula feed stream ACO murni (25oC, 15.95 psia) sebesar 13.93 lbmole/h dipompa
(Pump-1) sampai 46.41 psia. Lalu, terdapat preheater sebelum masuk Conversion Reactor
sampai suhunya mencapai 380oC dan tekananya menjadi 28.28 psia. Pada Conversion Reactor
nilai conversion parameter-nya (C0) untuk reaksi 1 dan 2 berturut-turut adalah 17.83 terhadap
ACO dan 0.14 terhadap DO serta semua Rxn.Phase-nya adalah Overall. Selanjutnya, hasil atas
dan bawah dari Conversion Reactor dicampur pada Mixer-1 dan selanjutnya diembunkan pada
180oC sebelum masuk Splitter (untuk memisahkan Gum sebagai hasil bawah). Spesifikasi
Splitter adalah sebagai berikut :

1. Parameter suhu dan tekanan baik hasil atas/bawah adalah 175oC dan 19.73 psia.
2. Dengan Split Fraction :
Komponen Stream
Hasil atas Hasil bawah
1-Tetradecen 1 0
1C16oicAcid 1 0
1-C28= 0 1
AcetidAcid 1 0
Selanjutnya Hasil atas Splitter Didistilasi (MD-1) pada P.cond (total) dan P.reboiler
berturut-turut adalah 17.72 psia dan 19.73 psia dengan jumlah Tray 10 dan inlet stage
adalah 5.
Spesifikasi pada MD-1 :
- Reflux ratio = 1
- ACO mole fraction pada reboiler adalah 0.99
Hasil atas Didistilasi pada MD-2 dengan P.cond (total) dan P.reboiler berturut-turut
adalah 15.74 psia dan 17.72 psia dengan jumlah Tray 10 dan inlet stage adalah 5.
Spesifikasi pada MD-1 :
- Reflux ratio = 1
- AceticAcid mole fraction pada condenser adalah 0.99
Lalu, hasil bawah MD-1 didinginkan sampai 170oC, 19.65 psia dan setelah itu dipompa
(Pump-2) sampai 21 psia. Arus keluaran pompa tersebut di-Recycle dan dicampur
dengan feed stream ACO murni sebelum masuk Pump-1.

PRSV

a. Berapa Umpan masuk Conversion Reactor (Kgmole/h) setelah dilakukan Recycle ?


b. Berapa Pressure Drop (psia) yang terjadi saat mengembunkan arus keluaran Mixer-1
sebelum masuk Splitter setelah dilakukan Recycle ?
c. Berapa massa dari DO (kg/h) pada hasil bawah MD-2 setelah dilakukan Recycle ?

Anda mungkin juga menyukai