Tutorial QGIS - 2.14 Essen PDF
Tutorial QGIS - 2.14 Essen PDF
DAFTAR ISI
1
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Jarak Kumulatif.............................................................................................................. 32
Skala.................................................................................................................................... 33
2
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
6.4. Clip....................................................................................................................................... 62
3
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
4
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
5
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 1
KONSEP SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Secara umum pengertian SIG sebagai berikut:” Suatu komponen yang terdiri
dari perangkat keras, perangkat lunak, sumberdaya manusia dan data yang
bekerja bersama secara efektif untuk memasukan, menyimpan, memperbaiki,
memperbaharui, mengelola, memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisa
dan menampilkan data dalam suatu informasi berbasis geografis”.
6
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Hardware;
Software;
Manusia, dan
Data.
7
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Sumberdaya Manusia
Data
Data dan Informasi spasial merupakan bahan dasar dalam SIG. Data ataupun
realitas di dunia/alam akan diolah menjadi suatu informasi yang terangkum
dalam suatu sistem berbasis keruangan dengan tujuan-tujuan tertentu. Telah
dijelaskan diawal bahwa SIG adalah suatu kesatuan sistem yang terdiri dari
berbagai komponen, tidak hanya perangkat keras komputer beserta dengan
perangkat lunaknya saja akan tetapi harus tersedia data geografis yang benar
dan sumberdaya manusia untuk melaksanakan perannya dalam
8
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
1. Informasi lokasi atau informasi spasial. Contoh yang umum adalah informasi
lintang dan bujur, termasuk diantaranya informasi datum dan proyeksi.
2. Informasi deskriptif (atribut) atau informasi non spasial. Suatu lokalitas bisa
mempunyai beberapa atribut atau properti yang berkaitan dengannya ;
contohnya jenis bencanakependudukan, pendapatan per tahun,dan lain-lain.
9
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Secara sederhana format dalam bahasa komputer berarti bentuk dan kode
penyimpanan data.Secara fundamental SIG bekerja dengan dua tipe format /
model data geografis yaitu model datavektor dan model data raster.
1. Data Vektor
Data Raster
Data raster (atau disebut juga dengan sel grid) adalah dihasilkan dari sistem
Penginderaan Jauh. Pada data raster, obyek geografis direpresentasikan sebagai
struktur sel grid yang disebut dengan pixel (picture element). Masing-masing
grid/sel atau pixel memiliki nilai tertentu yang bergantung pada bagaimana
image tersebut digambarkan. Sebagai contoh, pada sebuah image hasil
10
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Pada data raster, resolusi (definisi visual) tergantung pada ukuran pixel-nya.
Dengan kata lain, resolusi pixel menggambarkan ukuran sebenarnya di
permukaan bumi yang diwakili oleh setiap pixel pada citra. Semakin kecil
ukuran permukaan bumi yang direpresentasikan oleh satu sel, semakin tinggi
resolusinya.
11
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
ukuran file dan presisi dalam lokasi, tetapi sangatsulit untuk digunakan dalam
komputasi matematik. Sebaliknya, data raster biasanya membutuhkan ruang
dan presisi lokasinya lebih rendah, tetapi lebih mudah digunakan secara
matematis.
1. Peta Analog
Peta analog (antara lain peta topografi, peta tanah dan sebagainya) yaitu peta
dalam bentuk cetak. Pada umumnya peta analog dibuat dengan teknik
kartografi, kemungkinan besar memiliki referensi spasial seperti koordinat,
skala, arah mata angin dan sebagainya. Dalam tahapan SIG sebagai keperluan
sumber data, peta analog dikonversi menjadi peta digital dengan cara format
raster diubah menjadi format vektor melalui proses dijitasi sehingga dapat
menunjukan koordinat sebenarnya di permukaan bumi.
12
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Data dari sistem Penginderaan Jauh (antara lain citra satelit, foto udara) Data
Pengindraan Jauh dapat dikatakan sebagai sumber data yang terpenting bagi
SIG karena ketersediaanya secara berkala. Dengan adanya bermacam-macam
satelit di ruang angkasa dengan spesifikasinya masing-masing, kita bisa
menerima berbagai jenis citra satelit untuk beragam tujuan pemakaian. Data ini
biasanya direpresentasikan dalam format raster.
13
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
14
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Dalam suatu system informasi geografis (SIG), tahapan input data merupakan
salah satu tahapan kritis, dimana pada tahap ini akan menghabiskan sekitar
60% waktu dan biaya. Tahap input data ini juga meliputi proses perencanaan,
penentuan tujuan, pengumpulan data, serta memasukkannya kedalam
komputer.
Tahap ini meliputi pengolahan dan analisis data. Tahap pengolahan meliputi
kegiatan klasifikasi dan stratifikasi data, komplisi, serta geoprosesing
(clip,merge,dissolve). Proses ini akan menghabiskan waktu dan biaya mencapai
20% dari total kegiatan SIG. Tahap Analisis Data, dilakukan berbagai macam
analisa keruangan, seperti buffer, overlay, dan lain-lain. Tahapan ini akan
menghabiskan waktu dan biaya mencapai 10%.
3. Tahap Output
Tahap ini merupakan fase akhir, dimana ini akan berkaitan dengan penyajian
hasil analisa yang telah dilakukan, apakah disajikan dalam bentuk peta
hardcopy, tabulasi data, CD system informasi, maupun dalam bentuk situs web
site.
15
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
16
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
17
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Secara sederhana manfaat SIG dalam data kekayaan sumber daya alamialah
sebagai berikut:
18
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
19
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 2
Pengantar dan Instalasi Quantum GIS
Klik QGIS- hasil unduhan Setup maka akan muncul Setup Wizard
Klik Next lalu pilih I Agree danTentukan direktori instalasi lalu klik Next
20
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Kemudian klik Instal,bisa juga sekaligus download data set apabila Anda
terkoneksi dengan internet . Apabilan tidak menghendaki maka hilangkan
centang, lalu klik Install. Kemudian biarkan proses instalasi berlangsung.
Apabila telah selesai dan proses telah lengkap, maka akan muncul opsi Finish.
Jika proses instalasi selesai, silahkan jalankan Quantum GIS dengan memilih
Start > All Programs > Quantum GIS Nama Versi> Quantum GIS Desktop (Versi)
21
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Dokumentasi GIShub-QGIS
Salah satu sumber dokumentasi tentang Quantum GIS adalah di Webite QGIS
resmi.
http://qgis.org/en/documentation.html
22
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 3
Pengenalan QGIS
23
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Menu Toolbar
Browser
TOC Panel
Data Frame
Status bar
24
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Mengelola Layer
3.3.1. ON/OFF Layer
Untuk dapat mematikan dan menyalakan layer dengan cara klik pada
kotak di sebelah nama layer pada TOC.
25
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Klik kanan pada layer yang ingin anda ubah namanya lalu Pilih
properties
26
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Apabila kita ingin memeriksa informasi dari peta tersebut, kita perlu memilih
salah satu layer, sebagai contoh Adminitrasi Kota Batam, dalam hal ini yaitu
Admin_Kota_Batam, kemudian klik peta administrasi Kota Batam tersebut
27
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Klik Pada panel layer di sebelah kiri QGIS, klik kanan pada layer apa saja
dan klik “Open attribute table”. Sebagai contoh kita akan melihat pada
layer Admin_Kota_Batam.
kemudian klik ikon pada tabel. lalu kembali ke peta anda, anda akan
melihat lokasi diamana titik yang anda pilih tersebut direpresentasikan
dalam peta
28
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Hal ini juga berlaku sebaliknya, apabila anda menggunakan fungsi Select
Single Feature pada peta anda hasil seleksi anda juga terepresentasikan
pada tabel atributnya.
Kembali ke peta anda, kemudian klik layer ADMIN pada TOC, kemudian
menekan tool
29
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
30
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
2. Pilih field yang akan dilakukan pencarian berikut dengan kriteria pencarian
31
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Jarak Kumulatif
Digunakan untuk mengukur jarak horisontal dari suatu lokasi ke lokasi lain.
32
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Skala
Skala adalah perbandingan antara jarak pada model (peta) dan jarak
sebenarnya dilapangan.
Mengatur skala dalah salah satu cara yang dapat digunakan mengatur zoom
karena skala dapat berperan sebagai Zoom level.
Skala pada peta ditampilkan pada status bar yang berada disisi bawah data
frame.
Cobalah untuk merubah skala dan amati perubahan tampilan pada data frame
33
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Membuat Bookmark
Bookmark adalah salah satu alat navigasi yang praktis. Bookmark berfungsi
untuk menyimpan informasi zoom dan pan pada suatu kondisi tertentu.
Sehingga kita bisa dengan mudah menampilkan zoom dan pan itu kembali.
34
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
3. Kembali ke Map Project, klik Zoom Full untuk melihat peta secara
keseluruhan
4. Untuk melihat Bookmarks yang telah dibuat tadi. Klik view--> Show
Bookmarks Kemudian pilih Bookmarks dengan nama Batuampar, lalu
klik Zoom to
35
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 4
Pembuatan Simbolisasi data dan Peta Sederhana
1) Klik pada tombol “Add Vector Layer” pada QGIS, dimana tombol tersebut
4) Klik “Browse” dan navigasikan pada shapefile yang ada di dalam folder
tempat penyimpanan shapefile anda (….*.shp). Anda dapat memilih
36
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
37
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Sebelum kita memeriksa atribut dari fitur individu, mari kita melihat
secara cepat bagaimana cara menavigasikan peta dengan menggunakan
tombol navigasi pada toolbar yang merupakan kontrol utama untuk
menggerakan peta, memperbesar serta memperkecil peta.
Ketika Anda meng-klik salah satu dari tombol tersebut, akan merubah
apa yang dapat Anda lakukan dengan mouse Anda pada jendela utama.
Pilih tombol pertama yang terlihat seperti tangan. Sekarang tahan
tombol mouse sebelah kiri Anda dan geser mouse Anda di dalam jendela
peta. Ini berguna bagi Anda untuk menggeser peta, atau
menggerakannya.
Tombol yang kedua, yang terlihat ada tanda plus di bawah kaca
pembesar, berguna untuk melakukan perbesaran pada peta. Pilih tombol
ini. Dengan menggunakan mouse Anda, gambar sebuah box sekitar area
yang hendak Anda perbesar, dan lepas tombol mouse.
Tombol yang ketiga, yang terlihat ada tanda minus di bawah kaca
pembesar, berguna untuk memperkecil tampilan peta. Pilih tombol ini
dan klik pada peta. Tombol yang terlihat seperti kaca pembesar dengan
anak panah berwarna merah berguna untuk Anda apabila ingin
melakukan perbesaran penuh pada data peta Anda. Ketika Anda
mengklik tombol ini, Anda dapat melihat keseluruhan data yang telah
Anda muat di proyek Anda.
38
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Gambar yang terlihat seperti ini pada panel sebelah kiri jendela
utama menunjukkan bahwa fitur tersebut adalah berupa titik
(Point), dan di bawahnya terdapat ikon lingkaran berwarna yang
diberikan secara acak oleh QGIS pada saat pertama kali membuka
shapefile. Biasanya fitur ini merepresentasikan sebuah Point Of
Interest, Letak suatu Kota, Kabupaten, Provinsi.
Gambar yang terlihat seperti ini pada panel sebelah kiri jendela
utama menunjukkan bahwa fitur tersebut adalah berupa Garis
(Line), dan di bawahnya terdapat ikon garis berwarna yang
diberikan secara acak oleh QGIS pada saat pertama kali membuka
shapefile. Biasanya fitur ini merepresentasikan sebuah jalan,
sungai, batas,dll.
Gambar yang terlihat seperti ini pada panel sebelah kiri jendela
utama menunjukkan bahwa fitur tersebut adalah berupa Area atau
Luasan (Polygon), dan di bawahnya terdapat ikon kotak berwarna
yang diberikan secara acak oleh QGIS pada saat pertama kali
membuka shapefile.
Atur layer-layer sehingga layer yang akan muncul di bawah lapisan
lainnya terdapat pada posisi paling bawah dalam daftar. Sebagai contoh,
layer dengan jenis poligon (Administrasi.) seharusnya berada di bawah
layer garis , tetapi berada di atas background (latar belakang misalnya
laut). Anda dapat menggeser layer ke atas atau ke bawah dengan
39
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Untuk melihat atribut dari sebuah fitur, kita perlu memilih layer yang
kita inginkan di sebelah kiri, kemudian klik sebuah objek menggunakan
tool “Identify Features”.
Klik pada salah satu layer
pada panel di sebelah kiri.
Kemudian pada panel atas
QGIS, klik pada tool
“Identify Features”, Gambar
ikon
40
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Double-klik pada salah satu kolom dan Anda dapat melihat bahwa semua
fitur akan di sortir berdasarkan alfabet dari kolom tersebut . Field ini akan
memberitahu kita lokasi diaman titik tersebut direpresentasikan.
41
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
3) Sekarang mari kita ubah ketebalan untuk garis jalan. Klik pada tAnda
panah pada box yang disebelahnya bertuliskan “Width” dan tingkatkan
ketebalan garis untuk jalan tersebut sedikit.
42
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
2) Klik pada tab yang bertuliskan “Style”. Di sebelah pojok kiri atas jendela,
klik dimana ada tulisan “Single Symbol” dan ubah ini menjadi
“Categorized”.
43
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
5) Ulangi langkah ini untuk kategori lainnya pada daftar sehingga setiap
simbol terlihat berbeda untuk tiap kategori. Ketika Anda puas klik OK.
Anda seharusnya dapat melihat jalan Anda muncul dengan style yang
berbeda.
44
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
45
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
2) Pilih SVG marker di Symbol layer type dan anda bisa pilih dari sejumlah
SVG Symbols yang sudah termasuk instalasi QGIS.
46
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
2) Pada jendela Option, pilih tab System, kemudian pada menu SVG Paths,
klik Add
47
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
4) Klik “OK” dan ikon-ikon anda sekarang dapat digunakan ketika anda
mengedit rancangan anda.
5) Anda bisa memperoleh banyak icon dalam bentuk *.svg gratis dan legal dari
website http://www.flaticon.com/packs
6) Sesudah download dan extract svg-icon, copy ke folder yang anda tentukan
untuk digunakan sebagai marker symbol di QGIS.
48
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
49
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
50
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
51
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
1) Klik kanan pada layer yang akan diberi label. Kemudian pilih Properties.
Dalam contoh ini dicontohkan layer administrasi
2) Pada jendela Layer Properties, pilih Tab Labels, Kemudian klik Show
labels for this layer.
52
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
53
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 5
Labeling
Bagian ini akan mengajarkan anda mengkustomisasikannya label lebih
lanjut. Jika anda telah mengikuti panduan sejauh ini dengan sukses, anda
seharusnya tidak mempunyai masalah untuk mempelajari teknik ini. Kami
hanya menghimbau bahwa bagian Labeling Tingkat Mahir membutuhkan
sedikit kesabaran. Jika anda tidak terlalu mengerti, jangan khawatir anda akan
mengerti dasarnya dan kemudian anda akan selalu dapat kembali lagi ketika
anda lebih mengerti dalam mempelajari QGIS.
54
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Klik pada box paling atas, pilih “Show Label for this layer”.
Pada box “Label with,” pilih kolom yang berisi nama untuk fiture yang
ingin diberi label.
Klik tombol “Apply” pada sebelah kanan bawah jendela, dan anda akan
dapat melihat label-label ditambahkan pada seluruh titik pada peta
anda yang telah memiliki nama.
55
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
- text,
- formatting,
- buffer,
- background,
- shadow,
- placement,
- rendering.
Lakukan eksplorasi pada masing-masing menu bos tersebut, pahami
dan amati perubahan yang terjadi pada data frame.
56
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 6
Geoprocessing
Geoprocessing adalah kemampuan GIS untuk analysis data dan
mengaplikasi fungsi-fungsi pada data spasial. Di Quantum GIS banyak fungsi
Geoprocessing anda bisa temuka di Menu Vektor Geoprocessing Tools. Process
Geoprocessing biasanya dilakukan pada fitur-fitur di input layer(s) yang
terpilih. Kalau anda tidak memilih fitur-fitur di Input-Layer, semua fitur dari
input layer akan digunakan dalam fungsi geoprocessing.
57
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Tujuan Buffer:
Membuat zona buffer pada jarak tertentu dari fitur (point, line, polygon).
Contoh :
Kita mau menampilkan / menentukan areal yang berada pada jarak 500m
dari lokasi publik pada peta.
Buka Jendela Buffer dari Menu Vektor -> Geoprocessing Tools ->
Buffer(s)
58
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Tugas Latihan:
59
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
6.3. Difference/menghapus
Tujuan :
Contoh :
Kita memiliki layer (1) jenis tanah se Kota batam, dan (2) Danau/Waduk
se Kota Batam. “Difference” dapat digunakan untuk menghasilkan data
Jenis Tanah se Kota Batam tapi sudah dibersihkan dari wilayah perairan
(danau dan waduk).
Kita punya layer dataran daerah Kota Yogyakarta dan layer Sungai dalam
bentuk Polygon. “Difference” dapat digunakan untuk menghasilkan
shapefile yang punya dataran Kota Yogyakarta Tanpa wilayah sungai.
Buka Jendela Difference dari Menu Vektor -> Geoprocessing Tools ->
Difference
60
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Di Difference Dialog
pilih Administrasi_Sampel pada Input Vektor layer
pilih Sungai_Sampel pada Difference Layer
Simpan hasil atas nama Admin_Difference_Sungai.shp di folder Modul
Quantum GIS/Modul 6 Geoprocessing/Modul 6 Latihan Difference
61
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
6.4. Clip
Tujuan :
Menentukan areal pada input yang berada di dalam areal CLIP FEATURE.
Tidak ada atribut yang berpindah dari clip feature ke output.
Contoh :
a. Kita memiliki layer (1) Jalan, dan (2) Wilayah Administrasi Kota
Yogyakarta, CLIP dapat digunakan untuk menghasilkan data Jalan di Kota
Yogyakarta saja.
b. Kita memiliki layer (1) jenis tanah se Provinsi Kepri, dan (2) Wilayah
Administrasi Kota Batam. CLIP dapat digunakan untuk menghasilkan data
Jenis Tanah se Kota Batam saja.
Buka Jendela Difference dari Menu Vektor -> Geoprocessing Tools -> Clip
62
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Di Clip Dialog
pilih Jalan pada Input Vektor layer
pilih Administrasi_Sampel pada Clip Layer
Simpan hasil atas nama Jalan_Clip_Admin.shp di folder Modul Quantum
GIS/Modul 6 Geoprocessing/Modul 6 Latihan Clip
63
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
6.5. Intersect
Tujuan : Menentukan areal yang overlapping antara fitur input. Output yang
dihasilkan adalah fitur yang ada di kedua input masing-masing.
Contoh :
a. Kita memiliki tiga layer: (1) kecamatan (2) penutupan lahan, dan (3)
jenis tanah. Intersect dapat digunakan untuk menghasilkan data baru
yang terdiri dari kecamatan, penutupan lahan dan jenis tanah.
b. Kita memiliki 2 layer: (1) administrasi kelurahan (2) jalan. Intersect,
dapat digunakan untuk menghasilkan data baru yang terdiri dari
Administrasi kelurahan dan jalan. Dimana kita dapat melihat panjang
jalan dari masing-masing kelurahan tersebut.
Buka Jendela Difference dari Menu Vektor -> Geoprocessing Tools -> Clip
64
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Di Intersect Dialog
pilih Jalan pada Input Vektor layer
pilih Administrasi_Sampel pada Intersect Layer
Simpan hasil atas nama Jalan_Intersect_Admin.shp di folder Modul
Quantum GIS/Modul 6 Geoprocessing/Modul 6 Latihan Intersect
Tugas: lakukan perhitungan panjang pada jalan dan buat tabel panjang
jalan pada masing-masing kelurahan/kecamatan dengan pivot tabel di
excel.
65
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Tujuan : Menentukan areal yang tidak overlapping antara fitur 2 input layer.
Output yang dihasilkan adalah fitur yang ada di hanya salah satu
dari kedua input.
Contoh :
a. Kita memiliki dua layer: (1) Hak Guna Usaha dan (2) Izin Lokasi.
SymDiff dapat digunakan untuk menghasilkan layer baru yang
hanya dibebani oleh HGU saja atau ILOK saja, tidak memiliki
tumpang tindih antara HGU dan ILOK tersebut, atau area yang
clean.
b. Kita memiliki dua layer: (1) Sungai Poligon (2) Wilaah administrasi.
SymDiff dapat digunakan untuk menghasilkan layer baru yang
hanya Sungai saja atau Admin saja, tidak memiliki tumpang tindih
antara Sungai dan Admin tersebut, atau area yang clean, tanpa
tampalan.
Buka Jendela Difference dari Menu Vektor -> Geoprocessing Tools ->
Symetrical Difference
66
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
67
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
6.7. Union
Tujuan : Menentukan areal yang berada pada salah satu layer saja atau
kedua/beberapa layer. Semua fitur yang ada pada layer input akan
menjadi output. Union dapat dilakukan pada dua atau lebih layer.
Contoh :
Kita memiliki 2 layer: (1) Sungai, (2) Administrasi. UNION dapat digunakan
untuk menghasilkan layer baru yang berisi paling tidak salah satu dari layer
tersebut di atas.
Buka Jendela Difference dari Menu Vektor -> Geoprocessing Tools ->
Union
68
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Di Union Dialog
pilih Sungai pada Input Vektor layer
pilih Administrasi_Sampel pada Union Layer
Simpan hasil atas nama Sungai_Union_Admin.shp di folder Modul Quantum
GIS/Modul 6 Geoprocessing/Modul 6 Latihan Union
Lihat hasilnya pada data frame, kemudian amati dan pelajari perbedaannya
pada atribut tabel layer Sungai_Union_Admin
69
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
6.8. Dissolve
Contoh :
a. Kita memiliki Kecamatan se Provinsi Banten. Di dalam informasi atribut
data tersebut terdapat FIELD Kabupaten. DISSOLVE dapat digunakan
untuk menurunkan data kabupaten dari data kecamatan tersebut.
b. Kita memiliki layer administrasi, dengan attribute kelurahan dan
kecamatan. Dan kita akan menggabungkan field kecamatan yang sama.
Buka Jendela Difference dari Menu Vektor -> Geoprocessing Tools ->
Dissolve
70
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Di Dissolve Dialog
pilih Administrasi_Sampel pada Input Vektor layer
pilih field KECAMATAN pada input Dissolve field
Simpan hasil atas nama Administrasi_Sampel_Dissolve_Kecamatan.shp di
folder Modul Quantum GIS/Modul 6 Geoprocessing/Modul 6 Latihan
Dissolve
Lihat hasilnya pada data frame, kemudian amati dan pelajari perbedaannya
pada atribut tabel layer Administrasi_Sampel_Dissolve_Kecamatan
71
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
6.9. Merge
Contoh :
a. Kita memiliki layer-layer hasil dijitasi peta Rupabumi Indonesia
pada lembar -lembar yang berbeda. MERGE dapat dilakukan untuk
menggabungkan hasil digitasi tersebut menjadi satu layer.
b. Kita memiliki 2 layer yang berbeda, dengan lokasi yang berbeda, dan
kita akan menggabungkan kedua layer tersebut.
Buka Jendela Difference dari Menu Vektor -> Data management Tools ->
Merge Shapefiles to One
72
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Pada box output shapefiles, klik browse dan dimpan dengan nama
Admin_Merge.shp pada folder Modul Quantum GIS\Modul 6
Geoprocessing\Modul 6 Latihan Merge
Lihat hasilnya pada data frame, kemudian amati dan pelajari
perbedaannya pada Data Frame serta amati pula pada atribut tabel
layer Admin_Merge.
73
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 7
Sistem Koordinat
7.1. Proyeksi Peta
Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh muka bumi baik yang terletak di
atas maupun di bawah permukaan dan disajikan pada bidang datar pada skala
dan proyeksi tertentu (secara matematis). Karena dibatasi oleh skala dan
proyeksi maka peta tidak akan pernah selengkap dan sedetail aslinya (bumi),
karena itu diperlukan penyederhanaan dan pemilihan unsur yang akan
ditampilkan pada peta.
74
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
75
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Pada sistem koordinat ini, bumi dibagi menjadi 360 bagian, tiap bagian bernilai
1°, dan titik nol derajat adalah di Greenwich, Inggris. Disamping itu, garis
khatulistiwa juga merupakan garis bujur 0° yang membagi dua wilayah. Di atas
khatulistiwa sebagai wilayah utara dan dibawah khatulistiwa sebagai wilayah
selatan. Dalam aplikasinya wilayah selatan akan diberi simbol (-) minus,
sedangkan (+) untuk wilayah utara.
76
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Untuk UTM, bumi kemudian dibagi kedalam beberapa zona, antara 01 s/d 60
dengan satuan meter. Pada sistem koordinat bumi akan dibagi menjadi dua
bagian, di atas khatulistiwa sebagai bagian utara dengan simbol (N) serta
dibagian selatan khatulistiwa di beri simbol (S).
Khatulistiwa
77
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Satu CRS selalu terdiri dari satu datum dan satu system koordinat.
Di Indonesia selalu mengunakan Datum WGS84 / WGS 1984.
Untuk Sistem Coordinat di Indonesia paling cocok Geographic
Coordinate System WGS1984 (WGS84 / EPSG:4326)
Untuk Proyeksi wilayah satu provinsi atau lebih kecil paling cocok
adalah Proyeksi UTM WGS84. Untuk Kota Batam paling cocok UTM Zona
48N (WGS84 / UTM Zone 48NS / EPSG:32648). Di Wilayah Java Tenggah
dan Timur WGS84 UTM Zone 49S.
Dalam QGIS sistem proyeksi standar yang digunakan adalah WGS 1984, ini
merupakan sistem sistem koordinat referensi yang secara global digunakan
untuk posisi Lintang dan Bujur dipermukaan bumi. Seperti data yang diambil
menggunakan GPS. Perlu diperhatikan bahwa, “Unprojected data” atau data
yang tidak memiliki sistem koordinat. Tidak dapat di interpretasikan
menggunakan sistem koordinat referensi WGS 1984 pada Quantum GIS.
Jika proyeksi tidak ditentukan, QGIS akan menampilkan data WGS84 dengan
proyeksi “Plate Carrée” yang banyak digunakan karena sangat sederhana. QGIS
memungkinkan pengguna untuk menentukan CRS global dan project-wide CRS
(Sistem Koordinat Referensi) untuk layer. Hal ini juga memungkinkan pengguna
untuk menentukan sistem koordinat referensi kustom dan mendukung on-the-
fly (OTF) proyeksi data vektor dan raster. Semua fitur ini memungkinkan
pengguna untuk menampilkan lapisan dengan CRS yang berbeda dan membuat
layer-layer overlay dengan benar. QGIS memiliki dukungan untuk sekitar 2.700
CRS dikenal. CRS tersedia di QGIS didasarkan pada yang didefinisikan oleh
European Petroleum Group (ESPG).
Untuk menggunakan proyeksi OTF, data Anda harus berisi informasi
tentang sistem referensi koordinat atau Anda harus mendefinisikan layer,
global atau project-wide CRS. Dalam kasus shapefiles, ini berarti file yang berisi
Well Known Text (WKT) spesifikasi dari CRS. File proyeksi memiliki nama dasar
78
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
yang sama dengan shapefile dan ekstensi PRJ. Sebagai contoh, sebuah shapefile
bernama Jalan.shp akan memiliki file bernama bali.prj proyeksi yang sesuai.
Buka Quantum GIS dan tambah shapefile Modul Quantum GIS\Modul 3
Pengenalan QGIS\Modul 3 Data\A_Line_Kota_Batam.shp
Klik kanan di atas nama lapisan di layers dan pilih Properties.
Pilih Tab Metadata dan klik select CRS pada Box Properties
79
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 8
Georeferensi Data Raster
Jika kita mempunyai sebuah data raster yang berasal dari hasil scanning
peta, foto udara, dan citra satelit yang belum berisi informasi yang
menunjukkan referensi spasial. Kemudian kita ingin melakukan digitasi
berdasarkan data raster tersebut. Maka yang diperlukan adalah, membuat peta
hasil scan tersebut mempunyai koordinat dengan melakukan koreksi geometrik
yaitu proses georefence data raster ke dalam sistem koordinat. Georeference
merupakan proses transformasi koordinat pada data raster dari koordinat
scanner ke koordinat real-world.
80
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Pada jendela Georeferencer, klik Add raster, kemudian masukkan file Peta
Penggunaan Lahan UTM.png yang berada di folder Modul Quantum
GIS\Modul 8 Georeferencing\Modul 8 Raster UTM
81
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Setelah itu kita akan membuat titik ikat atau Ground Control
Point(GCP) pada peta RBI tersebut , maka pilih menu Edit > Add
82
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
.
Tampilkan peta raster yang telah di georeference.
Pilih Layer > Add Raster Layer atau tombol berikut
83
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Pada jendela Georeferencer, klik Add raster, kemudian masukkan file Peta
Penggunaan Lahan Geografis.png yang berada di folder Modul Quantum
GIS\Modul 8 Georeferencing\Modul 8 Raster Geografis
84
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Karena pada latihan ini kita akan menggunakan sistem koordinat WGS84 maka
koordinat yang akan di gunakan yaitu yang menggunakan decimal degree
(Derajat, Menit, Detik).
85
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
86
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 9
Membuat data Spasial
Sebelumnya kita telah belajar bagaimana membuat peta sederhana
dengan menampilkan data spasial yang telah disediakan. Tetapi, kita juga harus
mempelajari bagaimana membuat data spasial yang baru, terutama jika kita
tidak mempunyai data spasial tersebut. Misalkan, kita mempunyai sumber data
raster seperti Citra Satelite, Foto Udara, Peta Rupa Bumi Indonesia atau peta
lainnya yang memiliki informasi koordinat, kita dapat membuat data spasialnya
dengan melakukan digitasi terhadap data raster tersebut.
9.1. Pengertian dijitasi peta
Dijitasi secara umum dapat didefinisikan sebagai proses konversi data
analog ke dalam format digital. Dijitasi merupakan proses membangun basis
data spasial dalam bentuk model data titik, garis dan poligon. Objek-objek
tertentu seperti jalan, rumah, sawah dan lain-lain yang sebelumnya dalam
format raster maka menjadi objek - objek vektor. Pada sebuah citra satelit
resolusi tinggi dapat diubah kedalam format digital dengan proses digitasi.
1. Digitasi menggunakan digitizer (zaman dulu tepapi kini hampir tidak lagi).
Dalam proses digitasi ini memerlukan sebuah meja digitasi atau digitizer.
87
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Tugas Modul 9:
Buatlah data spasial yang dibutuhkan untuk keperluan dijitasi/membuat
peta seperti Peta Penggunaan Lahan UTM, seperti yang disiapkan pada
modul 8.
Untuk Membuat shapefile baru pada QGIS, Layer > New > New Shapefile
layer atau dengan shortcut Ctrl + Shift + N
88
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Akan muncul kotak dialog pembuatan layer baru seperti dibawah ini :
Tipe Point adalah jenis layer berupa titik digunakan untuk membuat
Point of Interest, titik ibukota, titik lokasi ATM, lokasi infrastruktur, dll.
Tipe Line adalah jenis layer berupa garis digunakan untuk membuat
Jalan, jaringan listrik, jaringan telepon, sungai, batas administrasi dll
Tipe Polygon adalah jenis layer berupa area/ luasan digunakan untuk
membuat Area Administrasi, penggunaan lahan, Bangunan, dll.
Tentukan sistem koordinat nya, di indonesia sistem koordinat yang
dipakai WGS 1984. Apabila ingin menggunakan sistem koordinat UTM
dengan zona UTM, misalnya untuk wilayah Kota Batam paling cocok
WGS1984 UTM 48N (untuk referensi tentang sistem koordinat yang
dipakai terdapat pada Bab Sistem Koordinat).
Membuat Kolom pada data Atribut pada Groupbox New Field.
Membuat Kolom pada data Atribut pada Groupbox New Field
Buat nama kolom pada Name
Sebagai catatan saja bahwa nama field terbatas hanya 10 karakter saja
dan hanya bisa menggunakan huruf, angka, hypens dan underscores.
Sepasang karakter dibolehkan, tetapi tidak disarankan. Tidak bisa
memberi nama field menggunakan spasi atau spesial karakter lainnya
misalnya tanda tanya ( ? ).
89
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Tentukan tipe data yang ingin digunakan pada Type. Tipe Data pada
Atribut:
Text Data/ String
Merupakan jenis data berupa teks seluruh karakter termasuk
alphanumeric. Maximum 255 karakter.
Whole number/Integer
Merupakan jenis data untuk bilangan bulat. seluruh angka termasuk positif
dan negatif yang biasanya digunakan untuk menunjukkan nilai banyak
(kuantitas) dari suatu tema, misalnya populasi penduduk
Decimal number/ real
Merupakan jenis data untuk bilangan pecahan yang bisa dituliskan dalam
bentuk decimal. angka dengan nilai pecahan decimal yang memiliki range
yang spesifik. Dengan data type float ini Anda bisa ‘menolak’ sebuah nilai
jika nilai tersebut diluar dari Precision dan scale yang sudah ditentukan
sebelumnya.
Contoh : Anda menentukan precision 4 (lebar field hanya menerima max 4
angka termasuk nilai decimal tanpa memperhitungkan pemecah angka
tersebut yaitu titik sebagai bentuk decimal) dan scale 2 (max 2 angka
setelah pemecah angka tersebut yaitu titik sebagai bentuk decimal), maka
field tersebut bisa menerima nilai 12.35 tetapi tidak menerima 1.235 dan
123.5. Lihat gambar di bawah untuk ilustrasi Precision dan Scale. Data Type
Double biasanya digunakan menyimpan angka decimal misalnya nilai suatu
koordinat, angka statistic dengan komma dll.
90
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Khusus untuk tipe data Decimal Number anda bisa atur panjangnya
karakter sesudah koma yang dapat disimpan pada kolom, pada
Precision
Apabila sudah diisi semua, klik Add to Attribute List, Klik Ok
9.4. Memastikan pengaturan CRS
Seharusnya CRS (Coordinate Reference System) dari Shapefile dan CRS yang
dipilih untuk Map Project sama.
91
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Untuk mulai mendigitasi klik toogle Editing lalu klik Add Feature
Anda dapat mulai melakukan digitasi.
Untuk mendigit titik anda dapat langsung klik di lokasi yang diinginkan.
Untuk mendigit garis klik node-node garis dengan tombol kiri mouse dan
klik tombol kanan mouse untuk mengakhiri garis.
Setelah itu akan muncul kotak dialog pengisian atribut, kita bisa mengisi
atribut sesuai keinginan, atau bisa juga membiarkannya kosong terlebih
dahulu dan langsung menekan tombol OK
Untuk mendigit poligon klik node-node poligon dengan tombol kiri mouse dan
klik tombol kanan mouse untuk mengakhiri, apabila muncul kotak dialog
pengisian atribut, kita bisa mengisi atribut sesuai keinginan, atau bisa juga
membiarkannya kosong terlebih dahulu dan langsung menekan tombol OK.
92
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Feature(s)
Apabila anda ingin merubah bentuk poligon/garis yang anda buat, gunakan
Node Tool kemudian klik di garis poligon anda, maka akan tampak node-node
penyusun poligon anda.
Node Tool
Tahan dan tarik node untuk merubah bentuk poligon/garis sesuai dengan
bentuk yang anda inginkan. Dan apabila anda ingin menambahkan node
klik dua kali pada garis poligon anda.
Untuk menghapus node, klik pada node yang akan anda hapus kemudian
Delete.
93
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Pada jendela
Snapping Option akan
muncul kotak dialog
sebagai berikut
94
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Untuk mulai mengedit layer yang ingin di digitasi harus pada kondisi editable
(bisa diedit) untuk mengubah status menjadi bisa diedit, bisa memilih menu
layer – Toggle Editing atau menekan tombol , tombol ini digunakan juga
untuk mengakhiri pengeditan layer. Ketika layer berada pada kondisi bisa
diedit, maka tombol -tombol editing akan aktif, seperti pada gambar berikut:
95
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
96
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
97
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Buka table Atribut dari layer dan mulai mendigitasi klik toggle Editing
Klik OK. Direkomendasi anda juga klik toogle Editing dua kali (stop
editing dan start editing lagi) supaya kolom langsung disimpan dalam
shapefile.
98
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
HATI-HATI Ketika anda Toggle editing atau klik Save Edits field/kolom
memang dihapus dari shapefile dan tidak bisa dapat mengembalikan
/undo.
Di QGIS belum ada cara untuk bisa ganti nana field/kolom langsung.
Buat field baru dengan nama Panjang, dengan Type Decimal dan
Length:12; Precision2.
99
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Pada jendela atribut tabel, Klik menu Open field calculator . Pada
jendela calculator, centang pada box Update Existing Field, kemudian
pilih field panjang. Pilih +Geometry -> $length untuk mengkalkulasi
panjang.
100
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Buat field baru dengan nama Luas_Ha, dengan Type Decimal dan
Length:12; Precision2.
Pada jendela atribut tabel, Klik menu Open field calculator . Pada
jendela calculator, centang pada box Update Existing Field, kemudian
pilih field Luas_Ha. Pilih +Geometry -> $area untuk mengkalkulasi luas.
101
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
102
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
103
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 10
Global Positioning System (GPS)
10.1. Metode penenttuan posisi dengan GPS
sistem navigasi dan penentuan posisi menggunakan satelit yang dikelola oleh
Departemen Pertahanan Amerika Serikat. GPS dapat memberikan informasi
tentang posisi, kecepatan dan waktu di mana saja di muka bumi setiap saat
ketelitian penentuan posisi dalam milimeter sampai dengan meter.
Kemampuan jangkauannya mencakup seluruh dunia dan dapat digunakan
banyak orang setiap saat pada waktu yang sama. Prinsip dasar penentuan posisi
dengan GPS adalah perpotongan kebelakang dengan pengukuran jarak secara
simultan ke beberapa satelit GPS.
104
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
105
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
- Metode Absolut
- Metode relatif (differensial)
106
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
107
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
108
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
- File hasil rekam posisi dan rekam perjalanan dapat disimpan dan
dikonversi ke shapefile.
Format penyimpanan rekam titik Format penyimpanan rekam perjalanan
109
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 11
Join Tabel Atribute
110
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
dengan tombol .
4. Lihat dan perhatikan hasil join pada atribut tabel layer Admin_Kota_Batam.
111
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
2. Apabila nama field hasil join tidak sesuai, ubah dengan nama yang sesuai
dengan menambahkan field baru, kemudian memindahkan isi field ke field
yang baru tersebut. Gunakan operasi field calculator.
112
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
X Y
393276 122445
384235 121746
394509 118705
380002 117349
394920 113362
401866 120924
395701 103828
402605 96842
411975 92773
415263 79704
418715 71362
1. Buka program QGIS dan masukkan data Data_Lokasi_Wisata.xlsx pada
folder Modul Quantum GIS\Modul 11 Join Atribut.
113
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
2. Klik Vector -> Create Point Layer from XY Attribute values -> Create
Point layer From XY Attribute Value.
114
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
BAB 12
Tata Letak / Layout Peta
12.1. Elemen dasar Peta
Suatu peta pada hakekatnya terdiri dari dua komponen, yakni
komponen ruang dan isi peta. Komponen ruang berkaitan dengan aspek
referensi geografis (georeferensi), yaitu bagaimana menyajikan suatu bidang
lengkung permukaan bumi ke dalam suatu bidang datar. Komponen isi peta,
berkaitan dengan isi atau informasi yang digambarkan dalam peta. Dalam
sistem informasi geografis (SIG), peta mempunyai peran yang sangat penting,
sebagai salah satu media penyajian informasi. Data yang tersimpan dalam basis
data SIG dapat disajikan secara terpilih menjadi suatu informasi ruang. Ketika
suatu peta masih dalam kondisi “live link” dengan basis data SIG, perubahan
data di dalam basis data akan secara langsung merubah isi peta. Kondisi ini akan
mempercepat dalam updating / pemutakhiran penyajian informasi.
Sejalan dengan perkembangan teknologi SIG yang sangat cepat,
pembuatan peta menjadi lebih mudah, meskipun dalam berbagai hal aspek-
aspek kartografis belum seluruhnya terwakili. Meskipun demikian berbagai
elemen peta yang mutlak harus disajikan dalam peta dapat terpenuhi. Hampir
semua peta mencantumkan elemen dasar, diantaranya adalah:
Skala
Arah
Legenda
Sumber informasi dan bagaimana cara prosesnya
Judul
Proyeksi dan Sistem Grid
Kartografer
Waktu dan Produksi penerbitan
Neatline/garis tepi batas peta
Penunjuk Lokasi
115
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
Peletakan informasi dan gaya penggambaran bervariasi dari satu peta ke peta
lain, tergantung pengguna yang dituju dan pesan yang disampaikan.
1) Skala
Skala mengacu pada dimensi ruang suatu obyek, yang ditandai dengan
ekstent atau isi. Skala mendefinisikan perbandingan ukuran obyek di peta
terhadap obyek sebenarnya di lapangan. Resolusi merupakan suatu akurasi
yang dapat menunjukkan detail kenampakan suatu obyek atau fitur pada suatu
lokasi. Hubungan skala dan resolusi, semakin besar skala peta, seharusnya
resolusinya juga semakin tinggi.
2) Arah
Suatu pertanyaan apa yang disebut utara, dapat dilihat pada beberapa
peta. Pada bumi, true north/utara sebenarnya (arah kutub utara) berbeda
dengan magnetic north (utara magnetis), dan kutub utara magnetis bergerak
sesuai dengan pengaruh kondisi geofisik inti dan kerak bumi. Beberapa peta
misalnya peta rupabumi BIG menggunakan kedua arah utara. Sebagian besar
peta yang kita buat menggunakan orientasi utara sebenarnya, meskipun kalau
di lapangan pembacaan kompas menggunakan kutub utara magnetis.
116
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
3) Legenda
Legenda adalah daftar simbol yang digunakan pada peta. Simbol-simbol
ini harus nampak secara jelas di legenda sebagaimana ditemukan di tubuh peta
dan dideskripsikan secara jelas. Meskipun demikian tidak semua peta
memerlukan legenda, tergantung isi peta atau disajikan di mana suatu peta akan
dibuat.
5) Judul
Judul peta adalah salah satu elemen yang sangat mendasar. Sedemikian
mendasar karena dapat menjadi daya tarik untuk menggiring pengguna peta
memperoleh informasi tema yang dibutuhkan. Judul yang pendek mungkin
sudah mencukupi bagi pengguna yang terbiasa dengan tema yang disajikan.
Tidak demikian bagi pengguna peta yang masih terbatas dalam hal pengalaman
penggunaan peta. Mereka perlu judul peta yang lebih jelas. Judul peta umumnya
dibuat sedemikian rupa dengan ukuran huruf yang lebih jelas dibandingkan
dengan ukuran teks dalam legenda atau anotasi dalam tubuh peta. Judul peta
dapat pula berada dalam bentuk yang berbeda, misalnya dalam peta-peta
ilustrasi pada jurnal atau laporan-laporan.
117
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
7) Kartografer
Pihak yang bertanggungjawab dalam pembuatan peta merupakan informasi
penting dalam banyak situasi. Sebagian besar peta mencantumkan nama atau
institusi yang mengidentifikasikan sebagai pembuat peta.
9) Neatline
Neatline digunakan sebagai frame peta dan untuk menunjukkan secara
jelas dan pasti cakupan peta.
118
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
1. Pada Jendela utama Quantum GIS, klik File > New Print Composer.
Pada Jendela Composer Title, tuliskan Peta Penggunaan Lahan
119
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
2. Pada sisi kanan jendela Print Composer, anda dapat melihat satu agian
yang bertuliskan Paper and quality. Di sini anda dapat memilih ukuran
serta orientasi kertas yang akan anda gunakan. Untuk latihan ini, kita
akan memilih ukuran A4 dan orientasi lansekap (landscape).
dapat dilakukan dengan cara Add new map yang terlihat seperti ini .
Gambarkan sebuah kotak pada halaman dengan mengklik tombol mouse
sebelah kiri, menggeser mouse, dan melekan mouse. Ini akan
menempatkan peta anda pada halaman. Anda dapat merubah ukuran
dan bentuk kotaknya dengan menggeser bagian pojok setelah anda
menempatkan petanya.
Secara standar, peta yang ditunjukan di dalam kotak yang anda gambar
adalah sama dengan yang ditunjukan di jendela utama program.
4. Untuk memindahkan peta yang sedang ditampilkan, klik tombol move
120
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
select/move item
6. Di Item Properties pada element Map anda bisa antara lain menentukan
skala peta di kertas. Pilih 1:15000 untuk latihan ini.
121
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
122
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
123
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
124
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
125
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
126
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
5. Atur jenis dan ukuran font dengan mengeksplorasi pada box Fonts
6. Jika anda menginginkan legenda yang terdiri dari dua kolom, isikan
angka 2 pada box Coloumns, kemudian amati perubahannya pada kotak
legenda.
127
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
2. Tambahkan shapefile dengan cakupan area yang lebih luas \dari wilayah
yang dipetakan. Misal area yang dipetakan adalah kecamatan, maka area
yang ditambahkan pada penunjuk lokasi peta adalah kabupaten. Misal
area yang dipetakan adalah cakupan kabupaten, maka area yang
ditambahkan pada penunjuk lokasi peta adalah propinsi.
Pada latihan ini akan ditambahkan area kabupaten yang ada di sekitar
area yang dipetakan.
Tambahkan area yang dipetakan, pada jendela QGIS, yakni file
Admin_DIY.shp pada folder Modul Quantum GIS\Modul 12 Layout.
Kemudian lakukan labeling dan simbolisasi. Seperti nampak gambar
seperti ini.
128
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
129
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
130
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
131
Tutotial Quantum GIS Tingkat Dasar
Versi 2.14 - Essen
2. Anda juga dapat mengekspor peta sebagai file PDF atau file gambar.
Untuk mengekspor, gunakan tombol “Export as Image” dan “Export as
PDF”. Fungsi itu belum berfungsi dengan sempurna dan biasanya SVG
marker symbols dan element2 lainnya hilang. Jika anda ingin export peta
ke PDF lebih bagus anda pilih Menu File Print dan di Print dialog pilih
Adobe PDF-Printer atau print to pdf.
132
Elemen dasar yang harus ada dalam peta yang disajikan dengan SIG meliputi: 1. Skala: Menunjukkan perbandingan ukuran objek di peta dengan ukuran sebenarnya . 2. Arah: Informasi mengenai arah utara pada peta, baik utara sebenarnya maupun utara magnetis . 3. Legenda: Daftar simbol yang digunakan dalam peta untuk memperjelas informasi yang disajikan . 4. Sumber informasi dan cara prosesnya: Identifikasi sumber data dan metode pemrosesan data yang digunakan . 5. Judul: Elemen yang menyampaikan tema dan isi peta . 6. Proyeksi dan Sistem Grid: Digunakan untuk menggambarkan bentuk bumi dan pengaturan grid koordinat . 7. Kartografer: Informasi mengenai pembuat atau institusi yang bertanggung jawab atas peta . 8. Waktu produksi atau penerbitan: Tanggal pembuatan peta yang penting untuk menentukan kepercayaan pada informasinya . 9. Neatline: Garis tepi yang membingkai peta, menunjukkan cakupan peta . 10. Penunjuk lokasi: Elemen peta yang menggambarkan lokasi secara umum terhadap wilayah yang lebih luas .
QGIS memanfaatkan data vektor untuk menampilkan fitur-fitur yang memiliki batasan jelas seperti batas administrasi, jalan, dan bangunan, sementara data raster digunakan untuk informasi yang berubah kontinu seperti citra satelit. Kombinasi ini memungkinkan analisis komprehensif dengan menjabarkan informasi visual dan atribut untuk pengambilan keputusan berbasis lokasi .
Untuk menjaga keakuratan keputusan dari SIG, perlu dilakukan minimisasi kesalahan seperti kesalahan atribut, kesalahan posisi, ketidakakuratan temporal, dan kelengkapan informasi. Kesalahan dalam klasifikasi atau pemosisian harus diperiksa, dan data harus dikoreksi agar sesuai dengan waktu aktual, jika perlu. Kualitas data harus ditentukan berdasarkan tujuan penggunaannya untuk memastikan ketepatan informasi dalam mendukung pengambilan kebijakan .
SIG mendukung perencanaan dan manajemen kebijakan publik dengan menyediakan informasi berbasis lokasi yang akurat dan terkini. Sistem ini memungkinkan definisi masalah secara spasial, analisis tren lingkungan, dan evaluasi dampak kebijakan. Kemampuan SIG dalam merangkum data spasial kompleks menjadi informasi yang bisa diakses oleh berbagai stakeholders mempercepat proses pengambilan keputusan dan implementasi kebijakan publik yang lebih efektif .
SIG memerlukan perangkat hardware dengan spesifikasi tinggi karena memproses dan menyimpan data yang sangat besar dan kompleks, termasuk data vektor dan raster. Proses analisis data spasial memerlukan aktivitas komputasi yang intensif, sehingga membutuhkan RAM, prosesor, dan kapasitas penyimpanan yang lebih besar agar dapat berfungsi dengan baik .
Teknologi GPS adalah terobosan penting karena memungkinkan penyediaan data lokasi yang sangat akurat dan dapat digunakan untuk berbagai aplikasi geografis dalam SIG. GPS menyediakan data pengukuran lapangan yang spesifik untuk atribut seperti batas administrasi dan kepemilikan lahan. Akurasi pengukuran yang semakin tinggi dengan teknologi GPS memfasilitasi analisis data spasial yang lebih detail dan tepat .
Bookmark dalam SIG berfungsi menyimpan informasi zoom dan pan pada suatu tampilan peta tertentu sehingga memudahkan kembali ke tampilan itu. Ini bermanfaat untuk navigasi yang sering diulang pada area spesifik untuk analisis lebih lanjut atau pemantauan .
Peta analog seperti peta topografi dicetak harus dikonversi menjadi data digital agar bisa digunakan dalam SIG. Proses ini melibatkan konversi format dari raster menjadi vektor melalui proses digitasi sehingga data geografis dapat ditampilkan dengan sistem koordinat yang sebenarnya .
Data spasial dalam SIG mengandung informasi lokasi atau geometri, seperti titik, garis, atau poligon yang merepresentasikan fitur geografis dan mempunyai koordinat tertentu sebagai referensi seperti lintang dan bujur. Sedangkan data non-spasial atau deskriptif (atribut) adalah informasi tambahan yang menjelaskan fitur tersebut, seperti jenis bencana, kependudukan, pendapatan per tahun, dll .
Mengelola susunan layer dalam SIG penting untuk memastikan keterlihatan yang tepat dari data pada peta. Jika susunan layer tidak dikelola dengan benar, mungkin ada layer yang menutupi layer lain. Misalnya, jika layer jalan berada di bawah layer hutan, jalan mungkin tidak terlihat, padahal seharusnya terlihat di atas .