0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
211 tayangan96 halaman

Panduan Instalasi QGIS 2.2 Valmiera

Quantum GIS (QGIS) adalah perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) sumber terbuka yang memberikan kemudahan bagi pengguna untuk membuat dan mengedit peta digital secara gratis. QGIS mendukung berbagai format data spasial dan dapat diinstal di sistem operasi Windows, Linux, dan Mac. Petunjuk lengkap tentang pengunduhan, instalasi, dan penggunaan menu dan fitur QGIS dijelaskan dalam dokumen ini.

Diunggah oleh

Deby Clara Gina
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
211 tayangan96 halaman

Panduan Instalasi QGIS 2.2 Valmiera

Quantum GIS (QGIS) adalah perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) sumber terbuka yang memberikan kemudahan bagi pengguna untuk membuat dan mengedit peta digital secara gratis. QGIS mendukung berbagai format data spasial dan dapat diinstal di sistem operasi Windows, Linux, dan Mac. Petunjuk lengkap tentang pengunduhan, instalasi, dan penggunaan menu dan fitur QGIS dijelaskan dalam dokumen ini.

Diunggah oleh

Deby Clara Gina
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Quantum GIS Manual Ver. 2.

2 - Valmiera

I. PENDAHULUAN
I.I Pengenalan Quantum GIS
Quantum GIS (QGIS) merupakan software Sistem Informasi Geografis (SIG) Open Source yang
memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan pencarian (browse) dan membuat data
peta di komputer sendiri. QGIS juga mendukung plugs-in untuk melakukan tampilan jejak GPS. QGIS
disebut juga sebagai perangkat lunak Open Source dan bebas biaya. QGIS mendukung format vektor,
raster, dan database, serta mendukung juga format data spasial, seperti ESRI Shapefile, dan Geotiff.
Berikut ini adalah alasan-alasan untuk menggunakan Quantum GIS:
 Gratis. Software ini tidak membutuhkan biaya sedikitpun untuk instalasi dan penggunaan
program QGIS. Tidak ada biaya awal, tidak ada biaya pemeliharaan, sepenuhnya gratis.
 Terus Berkembang. QGIS tidak pernah menjadi stagnan, karena semua pengguna dapat
menambahkan fitur baru dan menyempurnakan yang ada sebelumnya.
 Antar Sistem Operasi. QGIS dapat diinstal di MacOS, Windows, dan Linux serta mudah
proses instalasinya.
 Friendly User Interface. Mudah digunakan, tidak perlu melakukan konversi format terlebih
dahulu dan mendukung banyak ekstensi/format data.
 Integrasi. QGIS mendukung pemakaian citra yang di unggah oleh vendor seperti Google
Earth, BING Maps, Yahoo! Map, dan Open Street Map tanpa perlu merasa khawatir akan hak
cipta dikarenakan sumber tertulis jelas. Cukup 1 langkah instalasi mudah dengan open layer
plugin pada plugin anda.

I.II Download dan Instalasi Quantum GIS


Software Quantum GIS dapat didownload di website http://qgis.osgeo.org/ , dan petunjuk
penggunaan dapat dilihat di website http://qgis.osgeo.org/en/documentation/manuals.html .
Instalasi perangkat lunak Quantum GIS sangatlah mudah dan sederhana. QGIS dapat diinstal
dalam lingkungan operating sistem MS Windows dan Mac OS X. Juga tersedia dalam paket lainnya
seperti GNU/Linux.
Pertama kali yang perlu dilakukan dalam instalasi quantum gis adalah melakukan
pengunduhan file QGIS-2.2.0.1 Setup.exe. File yang di unduh harus sesuai dengan operating sistem
bersangkutan apakah 32 bit atau 64 bit. Jika sistem operasi menggunakan 32 bit maka di install
dengan kode “x86” tetapi jika sistem operasi yang digunakan 64 bit maka di install yang memiliki
kode “x86_64”.

Gambar 1. Tipe installer QGIS Valmiera 2.2 berdasarkan sistem operasi

jika telah selesai selanjutnya lakukan klik dua kali sehingga akan tampil jendela quantum gis
Valmiera 2.2.0.- Setup, seperti pada Gambar 2.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 1


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Gambar 2. Tampilan window setup QGIS Valmiera 2.2

Setelah itu tekan tombol Next >, maka akan tampil jendela quantum gis Valmiera 2.2.0.-
Setup, yang berisi License Agreement, seperti pada Gambar 3.

Gambar 3. Tampilan persetujuan perjanjian QGIS

Jika telah setuju dengan perjanjian ini, maka kilk tombol atau tekan I Agree.

Setelah itu, maka akan muncul jendela pengaturan untuk meletakkan aplikasi QGIS di folder
direktori komputer (Gambar 4), selanjutnya kita tidak perlu mengisi destination folder (default-nya
berada di folder Program Files.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 2


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Gambar 4. Tampilan jendela setup QGIS untuk meletakkan aplikasinya di sebuah folder

Setelah menekan tombol Next >, maka akan tampil jendela untuk memilih komponen
tambahan yang dibutuhkan / di-install, seperti pada Gambar 5. Komponen tersebut tidak perlu
dipilih (centang) karena hanya berada di wilayah Amerika saja.

Gambar 5. Tampilan jendela pengaturan QGIS untuk memilih komponen tambahan yang akan di install

Setelah menekan tombol Install, maka komputer akan menampilkan jendela pemasangan,
seperti pada Gambar 6.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 3


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Gambar 6. Tampilan jendela pemasangan QGIS

Setelah menunggu beberapa saat, maka proses instalasi perangkat lunak QGIS selesai
(Gambar 7). Jika sistem meminta untuk melakukan reboot silahkan diikuti. Jika sudah, tekan tombol
Finish, maka proses instalasi QGIS-2.2.0.1. – Valmiera telah selesai dilakukan.

Gambar 7. Tampilan window setup QGIS selesai proses instalasi

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 4


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

I.III Pengenalan Menu-Menu QUANTUM GIS

Pengenalan Qgis
A. Main Window
Terdapat 6 menu utama, yaitu;
a) Menu bars
b) Tool bars
c) Map layers
d) Map view
e) Status bars

A)
B)

C)

D)
B)

E)

a) Menu bar
Terdapat 10 Menu , yaitu;
1) Project (open project, save, export image, properties)
Berfungsi untuk membuka, mengambil, menyimpan dan konversi data raster/vektor
serta layout
2) Edit (Undo-Redo)
Berfungsi untuk mengembalikan atau mengulang jika terjadi kesalahan pengorganisasian
pada map view. Umumnya berisi fungsi untuk editing data vektor seperti memotong,
menggabungkan, membuat baru, dan menambah polygon/titik/garis
3) View (zoom, measures)
Berfungsi untuk menampilkan dan mengubah tampilan data pada window
4) Layer (add, show, hide layer)
Berfungsi untuk membuat atau menambah lapisan baru pada citra
5) Settings (project properties, options, preferences)
Berfungsi untuk mengatur seluruh tampilan pada window termasuk pengaturan CRS
(coordinat reference system)
6) Plugins (manage plugins)
Berfungsi untuk mengatur aplikasi tambahan yang dibutuhkan pada saat pengolahan
data.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 5


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

7) Vektor
Berfungsi untuk analisa lanjutan data vektor seperti geoprosessing, manajemen basis
data dan pengoperasian data GPS
8) Raster
Berfungsi untuk analisa lanjutan data raster seperti analisa kontur, proyeksi, ekstraksi
dan konversi
9) Processing
Merupakan deret algoritma yang berfungsi sebagai pengontrol dan bank data algoritma
yang terdapat pada software QGIS secara keseluruhan
10) Helps (documentasi, web links)
Berfungsi sebagai aplikasi bantuan pada saat terjadi error system.

b) Tool Bar
Terdapat banyak toolbars yang dapat digunakan dengan software QGIS 2.2.0 Valmiera ini,
beberapa diantaranya adalah sebagai berikut;

1) Untuk membuat proyek baru pada window quantum gis

2) Untuk membuka file yang telah di simpan dalam bentuk *qgs

3) Untuk menyimpan proyek yang telah diolah dalam bntuk *qgs

4) Untuk menyimpan proyek sebagai arsip dalam *qgs

5) Untuk membuat layout baru pada proyek yang sedang diolah

6) Untuk menyusun layout pada proyek yang sedang diolah

7) Untuk menambah data vektor pada proyek quantum

8) Untuk menambah data raster pada proyek quantum

9) Untuk menambah lapisan vektor baru bentuk *shp pada


proyek quantum
10) Untuk menghapus lapisan vektor yang sedang di olah pada
proyek quantum
11) Untuk menggeser data pada proyek yang sedang diolah

12) Untuk menghilangkan tanda yang sudah di pilih di dalam


proyek data yang sedang diolah
13) Untuk menghitung besar luasan, panjang dan sudut data
vektor pada proyek yang sedang diolah
14) Untuk memperbesar ukuran data pada proyek yang akan
diolah
15) Untuk meperkecil ukuran data pada proyek yang akan diolah

16) Untuk memperbesar semua tampilan data yang akan diolah

17) Untuk mengembalikan data pada proses sebelumnya


18) Untuk mengembalikan data pada proses sesudahnya
19) Untuk menggabungkan kelas poligon yang akan diolah

20) Untuk memilih poligon yang akan diubah

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 6


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

c) Map Layers
Berfungsi untuk menampilkan daftar layer yang digambarkan pada peta sesuai dengan
urutan tertentu.

d) Map View
Berfungsi untuk menampilkan data vektor dan data raster pada tampilan proyek.

e) Status Bar
Berfungsi untuk menampilkan koordinat, skala dan penentuan sistem proyeksi.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 7


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

II. PENGENALAN FUNGSI QUANTUM GIS

Pertama kali adalah kita membuka software Quantum dengan cara ;

Pada menu, klik / buka icon Quantum GIS desktop


untuk membuka software Quantum.

Kemudian tunggu hingga software terbuka seutuhnya.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 8


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

III. PEMBUATAN SISTEM REFERENSI KOORDINAT

Ketika software Quantum telah terbuka sepenuhnya, yang pertama kali harus diperhatikan adalah
membuat dan menyamakan sistem proyeksi yang akan digunakan supaya tidak terjadi pergeseran
antara layer satu dengan layer lainnya.

1. Tuju bagian pojok kanan bawah CRS Status

Klik bagian ini

2. Kemudian akan tampil sebuah layer baru, yaitu coordinate reference system / sistem
referensi koordinat (CRS);

3. Aktifkan kolom enable CRS transformation “on fly” atau aktifkan transformasi CRS “pada
modus ketika terbang”, dengan cara di centang sehingga meng-aktifkan semua fitur yang
terdapat dibawahnya.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 9


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Klik atau
centang pada
kolom yang
tersedia

Jika sistim proyeksi yang diinginkan sudah dipilih, otomatis akan ditampilkan pada
kolom ini.

Gunakan FUNGSI ini untuk mencari sistim proyeksi yang diinginkan.


Silahkan menarik tuas kearah bawah.

Kolom ini PASTI KOSONG pada awal pemakaian Quantum.


Akan terisi jika SUDAH PERNAH memasukkan sistem proyeksi atau melakukan
proses dengan software ini

4. Tentukan sistem proyeksi yang terdapat pada kolom Coordinate Reference Systems of the
World / Sistem Referensi Koordinat Seluruh Dunia. Silahkan menggunakan tuas ke bawah
untuk mencari sistem koordinat yang diinginkan.
5. Pada kolom Recently Used Coordinate Reference Systems / Sistem Koordinat Yang Baru
Dipakai - pasti kosong untuk penggunaan Quantum pertama kali, karena kolom tersebut
berisi sistem proyeksi yang telah digunakan sebelumnya.
6. Jika sistem proyeksi yang diinginkan sudah didapatkan, klik OK.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 10


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

IV. PROSES PENGOLAHAN DATA RASTER

IV.I Membuka Data Citra Satelit

Jika kita telah menetapkan sistem proyeksi, selanjutnya adalah pemanggilan data. Jenis data yang
diproses meliputi data raster dan data vektor.

Data Raster adalah data yang tersusun oleh piksel seperti gambar dan citra.
Data Vektor adalah data yang berupa titik, garis, dan polygon/area.

Untuk memanggil data raster. Terdapat 2 cara, yaitu melalui icon dan melalui menu

1. Melalui icon

Klik icon ini untuk memanggil data raster

2. Melalui menu layers / lapisan

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 11


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Selanjutnya akan tampil tampilan sebagai berikut;

Klik icon ini pada bagian


(GDAL) Semua arsip (*)
untuk menampilkan semua
arsip, memudahkan dalam
pencarian data.

Cukup banyak tipe file yang dapat dibuka seperti GeoTIFF, JP2, JPG, IMG dan lainnya. Jika data sudah
dipilih klik pada bagian OPEN untuk membuka data.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 12


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

IV.II Penajaman Citra Satelit

Penajaman citra (enhancement) yaitu mengubah nilai piksel secara sistematis sehingga menghasilkan
efek kenampakan citra yang lebih ekspresif sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penajaman citra
dapat dilakukan apabila data raster telah dibuka.

1. Double Klik bagian ini untuk menampilkan


menu selanjutnya.

2. Masuk ke menu Style

3. Kombinasikan RGB ini sesuai kebutuhan dan jenis citranya

5. Pilih dan
centang salah
satu mode ini

6. Pilih dan centang


4. Rubah ke mode Stretch to MinMax
salah satu mode ini

7. Klik Muat ini jika


parameter seluruhnya
telah diisi

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 13


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

8. Pilih kolom Multiply ini *

Jika proses tersebut telah selesai dilakukan maka klik OK saja berarti proses peningkatan kontras
telah selesai dilakukan, jika sudah tampilannya akan seperti di bawah ini;

Maka untuk proses penajaman citra telah selesai dilakukan.

*Multiply (penggelapan) ; proses rekayasa spasial (pansharpening pada software QGIS) data
multispektral dengan data pankromatik sehingga didapatkan kenampakan yang lebih tajam.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 14


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

IV.III Mengatur Sistem Proyeksi (REPROJECT / WARP)

Yaitu merubah sistem proyeksi suatu data/citra sehingga dihasilkan suatu sistem proyeksi baru
terhadap data/citra tersebut.
Misalkan merubah dari sistem proyeksi WGS1984 menjadi WGS1984/UTM Zone 48S.
Syaratnya, harus mengetahui terlebih dahulu sistem proyeksi data/citra yang bersangkutan (lihat
metadata).

Sebagai contoh akan dilakukan WARP/REPROJECT dari sistem proyeksi WGS1984/UTM Zone 48S
menjadi WGS 1984.
Gunakan menu dibawah ini, RASTER  PROJECTIONS  WARP (REPROJECT)

Jika sudah, akan tampak tampilan berikut;

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 15


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Kemudian faktor yang akan ditentukan adalah;


- Input file (Arsip masukan)
- Output file (Arsip keluaran)
- SRS source (Sumber SRS)
- SRS target
- Metode resample

1. Input File (Arsip Masukan), silahkan tentukan; KLIK ini

Tunggu hingga
tampil kolom
disamping ini

Jika sudah, pilih citra yang akan


diproyeksi ulang (reproyeksi)
Gunakan fungsi disini
untuk menentukan
di DIREKTORI mana
data disimpan, CARI.

BUKA (OPEN) jika


sudah dipilih

KLIK ini jika dibutuhkan saja


untuk merubah tipe file

2. Output File (Arsip Keluaran), silahkan tentukan;


KLIK ini

Tunggu hingga
tampil kolom
disamping ini

Gunakan fungsi di sini Jika sudah ketemu direktori dan


untuk menentukan di foldernya, berikan nama untuk
DIREKTORI mana data disimpan
KLIK ini, SAVE
akan disimpan.
jika sudah.

KLIK ini jika dibutuhkansaja untuk


merubah tipe file penyimpanan

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 16


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

3. SRS Source (Sumber SRS), tidak usah dirubah, karena menjelaskan tentang proyeksi awal
citra yang dimaksud.

4. SRS Target, silahkan tentukan;

Tunggu hingga tampilan selanjutnya terbuka.

Untuk penggunaan pertama kali kolom ini


akan KOSONG, wajar.
Jika sistem proyeksi nya tidak ada di kolom
ini silahkan cari di kolom bagian bawah

CARI
sistem
proyeksi
disini

Gunakan
scroll ini
untuk
menaik-
turunkan

Menjelaskan sistem proyeksi yang diinginkan

OK jika
sudah

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 17


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

5. Metode Resample, silahkan tentukan;

KLIK ini untuk memilih fungsi


resample, paling sederhana gunakan
DEKAT / NEAREST
Centang ini

Jika semua 5 parameter di atas telah selesai ditentukan maka tampilannya adalah sebagaimana di
bawah ini.

Centang ini

OK jika sudah

Jika telah selesai seperti di atas langkah terakhir adalah OK. Maka proses REPROYEKSI (WARP) telah
selesai dilakukan.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 18


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

IV.IV Pemotongan Data Citra Satelit


Fungsi ini dimaksudkan untuk memotong citra satelit menjadi suatu potongan kecil. Biasanya
digunakan untuk analisa objek mendetail yang dibutuhkan pada area tertentu yang dikhususkan.
Gunakan menu RASTER  EXTRACTION CLIPPER (PEMOTONG)

Jika sudah, maka akan ada tampilan


baru yang akan meminta beberapa
parameter untuk diisi

Disamping adalah tampilan setelah membuka


menu CLIPPER / PEMOTONG

Terdapat 2 tipe pemotongan.


1. Pemotongan dengan batas koordinat
Dilakukan terhadap citra/ data dengan menggunakan koordinat pada bagian pojok kiri atas
dan pojok kanan bawah pada citra. INGAT, pencatatan koordinat adalah
MENYILANG/DIAGONAL.
Perlu dicatat bahwa dengan batas koordinat ini hanya bisa menghasilkan bentuk kotak atau
memanjang.
Bentuk koordinat yang dapat digunakan adalah bentuk UTM (meter) atau bentuk derajat
desimal.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 19


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

KLIK ini untuk memilih data yang akan


digunakan untuk dipotong

KLIK ini untuk menyimpan data yang telah


dipotong pada direktori dan folder apa akan
disimpan

CENTANG ini jika ingin memotong


berdasarkan batas koordinat

ISI koordinat X dan Y ini dengan


mengambil/mengacu pada POJOK KIRI ATAS
citra yang akan dipotong

ISI koordinat X dan Y ini dengan


mengambil/mengacu pada POJOK KANAN
BAWAH citra yang akan dipotong

CENTANG bagian ini untuk menampilkan citra


yang telah dipotong kedalam kanvas Quantum
GIS

Jika semua parameter di atas telah


selesai dilakukan maka KLIK OK ini
untuk menampilkan hasilnya.

Selain dengan mencatat koordinat dapat pula dilakukan cara langsung yaitu dengan cara;
a. Tentukan pada area yang ingin dipotong
b. Klik kiri pada mouse kemudian tahan
c. Buat kotak hingga dicapai area yang ingin dipotong
d. Lepas klik kiri pada mouse tadi

Jika sudah maka akan terlihat bentuk kotak secara samar dan koordinat pemotongan telah
terisi otomatis, selanjutnya OK saja

2. Pemotongan dengan batas polygon


Dilakukan terhadap citra/ data dengan menggunakan polygon.
Sebagai catatan bahwa polygon yang digunakan harus sama sistem proyeksinya dengan
citra yang akan dipotong.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 20


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

KLIK ini untuk memilih data yang akan


digunakan untuk dipotong

KLIK ini untuk menyimpan data yang


telah dipotong pada direktori dan folder
apa akan disimpan

CENTANG ini jika ingin memotong


berdasarkan batas polygon yang sudah
ada

KLIK ini untuk mencari data POLYGON


yang akan digunakan untuk memotong

CENTANG bagian ini untuk menampilkan


citra yang telah dipotong kedalam kanvas
Quantum GIS

Jika semua parameter di atas telah


selesai dilakukan maka KLIK OK ini untuk
menampilkan hasilnya.

Jika telah selesai dilakukan maka proses pemotongan citra telah selesai dilakukan.

IV.V Membuat Kombinasi RGB

Fungsi ini dilakukan terhadap data / citra yang memiliki kamera/band/kanal terpisah (sebagai contoh
Landsat) sehingga didapatkan tampilan RGB saja.

Contoh Kanal / Band / Kamera citra Landsat.


Dapat dilihat bahwa Kanal / Band / Kamera citra
Landsat ini terpisah.
Jika dibuka salah satu saja hasilnya menampakkan
hitam-putih saja, sehingga perlu dibuat RGB nya.

Metadata citra Landsat

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 21


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Perlu diingat bahwa band/kanal/kamera berapapun kombinasinya yang diambil tetap terbaca
sebagai urutan 1, 2, 3 pada Quantum GIS ini, oleh karena itu urutannya dicatatkan pada nama
keluaran.

Silahkan masuk pada menu RASTER  MISCELLANEOUS  MERGE (GABUNG)

Tunggu hingga tampilan


berikutnya tampak

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 22


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika telah tampak seperti tampilan di atas, langkah selanjutnya adalah menentukan beberapa
parameter, yaitu;
- Input File (Arsip Masukan)
- Output File (Arsip Keluaran)

1. Input File (Arsip Masukan), silahkan tentukan;


KLIK ini dan tunggu hingga tampilan berikutnya
ditampilkan

Pilih kamera/band/kanal yang ingin dibuat RGB secara


BERURUTAN.
Misalkan ingin membuat kombinasi 653 maka diambil
berurutan dimulai dari 6 kemudian 5 kemudian 3,
tahan CTRL atau SHIFT di keyboard sambil dipilih
Gunakan fungsi dengan KLIK KIRI pada MOUSE
disini untuk
menentukan di
DIREKTORI mana
data disimpan,
CARI.

OPEN jika sudah dipilih

Pilih tipe file yang ingin


dibuka DISINI.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 23


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

2. Output File (Arsip Keluaran), silahkan tentukan;

KLIK ini dan tunggu hingga tampilan berikutnya


ditampilkan

Gunakan fungsi
disini untuk
menentukan di
DIREKTORI mana
data akan
disimpan

Simpan jika sudah

Berikan nama DISINI.

Untuk ganti format file DISINI.

Jika 2 hal tersebut telah ditentukan kemudian berikan centang pada kolom Layer Stack (susun
lapisan) dan Load into Canvas When Finished (muat kedalam kanvas ketika selesai)

Jika langkah di samping telah selesai dilakukan


maka untuk proses fungsi penggabungan
kanal/band/kamera telah selesai dilakukan.

Centang ini

Centang ini

OK jika semua parameter


sudah sesuai

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 24


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

V. PROSES KOREKSI GEOMETRIK


Koreksi geometrik adalah transformasi citra hasil penginderaan jauh sehingga citra tersebut
mempunyai sifat-sifat peta dalam bentuk, skala, dan proyeksi. Transformasi geometrik yang paling
mendasar adalah penempatan kembali posisi pixel sedemikian rupa, sehingga pada citra digital yang
tertransformasi dapat dilihat gambaran obyek di permukaan bumi yang terekam sensor.
Pengubahan bentuk kerangka liputan dari bujur sangkar menjadi jajaran genjang merupakan
hasil transformasi ini. Tahap ini diterapkan pada citra digital mentah (langsung hasil perekaman
satelit), dan merupakan koreksi kesalahan geometrik sistematik. Kesalahan geometrik bersumber
pada faktor internal yaitu sensor dan faktor eksternal yaitu wahana dan obyek.

V.I Memasukkan Titik Kontrol Citra


Koreksi Geometri dilakukan pada citra atau data yang belum terkoreksi geometri sehingga tidak
didapatkan informasi geografis berupa koordinat pada citra atau data tersebut.
Koreksi Geometri dapat dilakukan dengan dua cara;
1. Menambahkan titik ikat dengan GCP (Ground Control Point) yang sudah ada
2. Melakukannya dengan perbandingan data atau citra yang lain (map to map)

1. Menambahkan titik ikat dengan GCP (Ground Control Point) yang sudah ada
Sebagai contoh melakukan koreksi terhadap JPG dari suatu peta penggunaan lahan, dengan
syarat pada Peta tersebut terdapat informasi Datum, Sistem Proyeksi, dan Koordinat Peta.

Klik RASTER, kemudian pilih GEOREFERENCER

Selanjutnya tunggu hingga tampil view berikutnya


dibawah ini.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 25


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Selanjutnya adalah memanggil data yang akan dilakukan koreksi geometri

Klik fungsi open raster ini, tunggu tampilan


berikut tampil

Misalkan data JPG ini yang dipilih

BUKA jika sudah dipilih, KLIK ini

Cari dimana data disimpan

Jika sudah akan tampil seperti disamping ini.


Sistem secara otomatis akan menanyakan
sistem proyeksi yang akan digunakan.
Untuk menentukan sistem proyeksi ini ikuti
langkah halaman 10.
Selanjutnya akan tampil seperti di bawah ini

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 26


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Selanjutnya adalah membuat minimal 4 titik ikat searah jarum jam.


Zoom/perbesar terlebih dahulu area yang akan diberikan titik ikat.

Gunakan fungsi ini untuk memperbesar.


Selanjutnya buat kotak/zoom (perbesar)
area yang diinginkan sehingga tampak jelas

Perjelas hingga seperti


tampak dibawah ini

Catat sebagai nilai X

Catat sebagai nilai Y

Kemudian catat nilai X dan Y gambar diatas karena diperlukan sebagai isian GCP.
Langkah selanjutnya adalah membuat titik ikat.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 27


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Gunakan fungsi ini untuk


membuat titik ikat

Klik pada bagian perpotongan ini untuk membuat


titik ikat, tunggu hingga tampilan berikutnya
tampil.

Isi kolom X dan Y ini

OK jika sudah

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 28


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Lakukan hal tersebut diatas hingga didapatkan 4 titik seperti dibawah ini.

Titik penanda titik ikat

Sudah 4 titik

Jika sudah didapat 4 titik selanjutnya adalah masuk kedalam mode Transformasi

Klik bagian ini hingga tampil jendela selanjutnya

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 29


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Pilih Linear saja, model


sederhana

Pilih Nearest
Neighbour, model
sederhana

Pilih NONE, tanpa


kompresi

Tentukan
Output/Keluaran

Tentukan di direktori mana ingin disimpan

Beri nama

Format GeoTiff, simpan jika sudah

Selanjutnya menenukan Coordinate Reference System di jendela selanjutnya.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 30


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

KLIK ini

Lihat halaman 9 mengenai sistem proyeksi

Cek bagian ini


Dan OK

Jika sudah, berarti penentuan transformasi sudah selesai. Selanjutnya adalah menjalankan fungsi
georeferensi.

Klik bagian ini

Maka proses Koreksi Geometri dengan memasukkan titik ikat (GCP) yang telah ada telah SELESAI.

Rata-rata kesalahan dalam


satuan pixel

Menjelaskan besar kesalahan rata-rata yang


terjadi dalam satuan pixel

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 31


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

2. Membandingkan Dengan Citra yang Lain (Map to Map)

Pada prinsipnya sama seperti dengan langkah koreksi geometri diatas, hanya saja disini dibandingkan
dengan citra atau data yang telah ada.
Pertama adalah membuka dulu citra acuan pada tampilan utama Quantum GIS (lihat halaman 4).
Contoh tampilan utama Quantum GIS dan citra acuan (sudah terkoreksi) ;

Kemudian Lakukan langkah berikut;


Klik RASTER, kemudian pilih GEOREFERENCER

Tunggu hingga tampil jendela berikut ini

Selanjutnya adalah memanggil data yang akan dilakukan koreksi geometri

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 32


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Klik fungsi open raster ini, tunggu jendela berikut


terbuka

Misalkan data citra ini yang dipilih

Cari dimana data disimpan


BUKA jika sudah dipilih, KLIK ini

Jika sudah maka akan tampil


seperti jendela di samping ini ;

Selanjutnya adalah membuat minimal 4 titik ikat searah jarum jam.


Zoom/perbesar terlebih dahulu area yang akan diberikan titik ikat,

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 33


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Perbesar pada area yang diinginkan, lokasi harus sama


dengan peta sebelah kanan Perbesar pada area yang diinginkan, lokasi
harus sama dengan peta sebelah kiri

Tampilan setelah di perbesar

Selanjutnya adalah membuat titik ikat dengan cara berikut

Gunakan fungsi ini untuk


membuat titik ikat

Kemudian buat titik ikat pada area yang diperkirakan sama

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 34


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

KEDUA titikkan di citra kolom ini,


dengan lokasi yang SAMA pada titik
PERTAMA
PERTAMA titikkan di citra kolom ini,
cari lokasi yang mudah
diidentifikasi, jika sudah maka akan
tampil bentuk berikut ini

Selanjutnya akan tampil seperti


berikut ini dengan X dan Y yang
sudah terisi.
Jika sudah melakukan langkah PERTAMA selanjutnya KLIK
fungsi ini untuk melakukan langkah KEDUA

Jika sudah seperti ini OK


saja, KLIK

Lakukan langkah di atas hingga didapatkan minimum 4 titik dan menyebar (tidak berkumpul di satu
area/lokasi) dan searah jarum jam, seperti gambar di bawah ini;

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 35


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Titik penanda
titik ikat

Sudah 4 titik ikat

Jika sudah didapat 4 titik selanjutnya adalah masuk kedalam mode Transformasi

Klik bagian ini hingga tampil seperti dibawah ini

Pilih Linear saja, model sederhana

Pilih Nearest Neighbour, model sederhana

Pilih NONE, tanpa kompresi

Jika sudah, langkah selanjutnya adalah


menentukan keluaran/output.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 36


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Tentukan Output/Keluaran

Tentukan di direktori mana ingin disimpan

Beri nama

Format GeoTiff, simpan jika sudah

Jika sudah, langkah selanjutnya menentukan Coordinate Reference System seperti di bawah ini

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 37


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

KLIK ini

Lihat halaman 9 mengenai sistem proyeksi


Cek bagian ini
Dan OK

Jika sudah, berarti penentuan transformasi sudah selesai. Selanjutnya adalah menjalankan
georeferencer.

Klik bagian ini

Jika proses GEOREFERENSI telah dilakukan, maka proses Koreksi Geometri dengan metode Map to
Map telah SELESAI.

Silahkan tampilkan citra hasil koreksinya pada menu utama Quantum GIS (contoh pada gambar di
bawah ini)

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 38


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Rata-rata kesalahan dalam


satuan pixel

Menjelaskan besar
kesalahan rata-rata yang
terjadi dalam satuan pixel

Sebagai catatan bahwa dalam koreksi Geometri ini, besaran kesalahan Pixel yang dapat ditoleransi
kesalahannya sebesar 2 Pixel. Semakin mendekati angka 0 akan semakin baik.

V.II Input Data GPS

Fungsi ini digunakan untuk membaca data GPS dengan format *.gpx yang berupa titik (waypoint)
dan garis/jalur/track. Sementara ini baru terbatas pada pembacaan GPS Garmin.

Langkah pertama adalah sambungkan perangkat GPS kedalam laptop/komputer.


Gunakan menu VEKTOR  GPS  GPS Tools seperti di bawah ini;

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 39


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Dan tunggu hingga jendela berikutnya tampil.


Selanjutnya lakukanlah langkah berikut ini;
- Pilih / Klik Memuat arsip GPX (Load GPX File)
- Cari datanya di Navigasi / Search
- Jika sudah Ok saja

1. Pilih Load GPX File /


Memuat Arsip GPX ini 2. Klik Search/Navigasi ini
untuk mencari datanya

Jika sudah masuk kedalam Search / Navigasi, silahkan mencari data yang akan digunakan.

Cari datanya disini, disimpan dimana. Klik ini untuk mencari format GPX
Cari yang memiliki format GPX jika kesulitan, sebagai filter

Open / Buka jika datanya telah ditemukan

Jika langkah di atas telah dilakukan maka tunggulah hingga jendela berikutnya ditampilkan.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 40


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika sudah maka pada tampilan Quantum GIS sudah akan terbuka waypoint (objek / titik) yang
sebelumnya telah direkam dalam GPS seperti tampilan berikut ini;

Selanjutnya adalah menyimpan Waypoint (objek/titik) tersebut agar menjadi format shapefile (*.shp)

Klik kanan mouse pada layer


mana yang mau disimpan.

Kemudian Save As.. atau


Simpan Sebagai..

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 41


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Selanjutnya akan tampil jendela baru seperti di bawah ini dan lakukanlah beberapa pengaturan
berikut ;

Format tetap seperti ini

Silahkan tentukan penamaan


dan tempat menyimpan

Tidak usah dirubah, biarkan


tetap seperti ini

Silahkan tentukan sistem


proyeksi yang diinginkan

Centang supaya langsung


ditampilkan pada layer

OK saja jika seluruh parameter


telah ditentukan

Jika parameter di atas telah selesai ditentukan berarti proses peng-unduhan data dari GPS ke
Quantum GIS telah selesai dilakukan.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 42


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VI. PROSES PENGOLAHAN DATA VEKTOR


Data vektor adalah data yang berupa titik, garis, dan area yang berbentuk polygon.
Data vektor ini dapat digunakan untuk keperluan peta administratif atau rancangan
pembangunan jalan.
Terdapat 2 cara untuk memanggil data vektor, yaitu melalui icon dan melalui menu

Klik icon ini untuk memanggil data vektor

ATAU

Selanjutnya akan tampil jendela sebagai berikut;

Pastikan bagian ini yang


tercentang

Klik bagian ini untuk mencari file


yang diinginkan

Cukup banyak tipe file yang dapat dibuka seperti SHP, TAB, KML, GPX, dan lainnya. Jika data
sudah dipilih klik pada bagian OPEN untuk membuka data.
Jika data sudah ditampilkan (baik raster maupun vektor) maupun sudah dibuat, selanjutnya
adalah melakukan fungsi digitasi pada data vektor.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 43


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VI.I Pengukuran Luas, Panjang Garis, dan Besar Sudut

Dilakukan dengan cara digitasi tetapi tanpa bisa melakukan fungsi penyimpanan otomatis,
jadi setiap membuat satu digitasi area/garis harus dilakukan pencatatan manual.
Pada bagian ini hanya dapat dilakukan fungsi ukur garis (measurement line), ukur luas
(measurement area), dan ukur sudut.

Klik bagian ini untuk menampilkan Fungsi yang diinginkan.

Selanjutnya mulailah lakukan digitasi dengan cara memulai dengan klik kiri, melanjutkan dengan
klik kiri, dan mengakhiri langsung saja dengan klik kanan pada mouse. Jika sudah dilakukan akan
muncul kolom baru yang menerangkan mengenai luasan/panjang/sudut yang dibuat.

Klik untuk melakukan digitasi baru


dan menghapus otomatis digitasi
sebelumnya.

Klik untuk menutup dan


Digitasi yang diinginkan mengakhiri digitasi.

Kolom yang tampil setelah


dilakukan digitasi.

VI.II Digitasi

Dengan fungsi ini dapat melakukan penyimpanan otomatis. Fungsi yang dapat dilakukan seperti
membuat titik (point), garis (line), dan area / polygon.

VI.II.1 Proses Pembuatan Lapisan (Layer)

Cara membuat pertama kali data vektor adalah dengan klik lapisan/layer kemudian baru/new
dan klik pada new shapefile layer/lapisan shapfile baru.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 44


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Kemudian akan muncul jendela baru yang menerangkan bentuk apa yang diinginkan, apakah
berupa titik (point), garis (line), dan area (polygon).

JANGAN LUPA untuk menentukan bentuk yang ingin


kita buat dengan CENTANG salah satu bentuk ini.

KOSONGKAN

Jika sudah sesuai


klik OK

Kolom ini PASTI KOSONG


pada awal pemakaian
Quantum.
Akan terisi jika SUDAH
PERNAH memasukkan sistem
proyeksi atau melakukan
proses dengan software ini

2
Gunakan FUNGSI ini untuk
mencari sistem proyeksi
yang diinginkan.
Silahkan menarik tuas kearah
bawah.

Jika sudah sesuai klik OK

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 45


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika telah selesai melakukan pengaturan sebagaimana di atas, langkah selanjutnya adalah
melakukan fungsi penyimpanan.

Double Klik bagian ini untuk menyesuaikan lokasi/tempat penyimpanan.

Berikan nama untuk data yang dibuat. Simpan

Tidak usah dirubah, biarkan seperti bentuk tersebut.

Selanjutnya pada jendela utama QGIS akan tampil bentuk baru

Tampilan yang akan tampil


setelah membuat data
vektor.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 46


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah melakukan start editing / toggle editing.

1. Klik Kanan pada data vektor ini

2. Klik, untuk mengaktifkan fungsi editing.

Jika sudah aktif pada mode editing, lambang ini


berubah dari suatu bentuk menjadi pensil seperti ini.
Maka sudah siap untuk dilakukan editing.

Langkah selanjutnya adalah membuat sketch polygon

Klik, untuk memulai membuat sketch polygon.

Mulailah lakukan digitasi dengan cara memulai dengan klik kiri, melanjutkan dengan klik kiri, dan
mengakhiri langsung saja dengan klik kanan pada mouse. Buat sebuah kotak besar terlebih dahulu
sebagai batas untuk melakukan digitasi.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 47


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Tampilan yang akan


tampil setelah
membuat polygon. Kotak polygon yang sudah dibuat.

Kosongkan atau NULL bagian ini dan


langsung OK saja.

Jika telah selesai maka akan tampil suatu bentuk baru dengan warna polygon setiap komputer
berbeda.

Warna akan berbeda untuk


setiap tampilan. TIDAK
MASALAH.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 48


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Supaya bagian belakang citra terlihat dan memudahkan proses digitasi perlu dilakukan beberapa hal
berikut di bawah ini;

1. Double Klik Pada Polygon / Polyline / Point yang dituju

Double Klik bagian ini

2. Lakukan urutan/langkah berikut;

1. Tuju bagian STYLE ini

4. Rubah warna jika diperlukan

2. Klik bagian ini 3. Rubah bagian ini menjadi No Brush

5. OK jika parameter di atas telah sesuai

Jika proses di atas telah selesai dilakukan, maka tampilannya akan seperti di bawah ini;

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 49


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Selanjutnya mulailah lakukan pemotongan polygon.

Fungsi memotong polygon

Untuk memotong polygon mulailah dari bagian paling luar untuk memotong, tidak usah ragu, mulai
dengan klik kiri dan akhiri dengan klik kanan (pada mouse). Untuk mengakhiri juga harus memotong
polygon.
Cara yang benar dengan
memotong polygon

Fungsi ini tidak dapat dilakukan dengan membuat polygon tanpa memotong polygon yang lain.

Jika melakukan kesalahan dalam membuat polygon, langsung saja tekan “ctrl + Z”.

Misalkan terdapat polygon yang memiliki kelas yang sama, jika terpisah kemudian ingin menjadikan
satu kelas dapat dilakukan proses berikut;

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 50


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Misalkan bagian ini


merupakan Polygon yang
memiliki kelas yang sama

Selanjutnya gunakan menu Select Single Feature

Gunakan
fungsi ini dan
pilih SELECT
SINGLE
FEATURE

Jika sudah melakukan proses diatas, selanjutnya adalah tekan ctrl pada keyboard, gunakan mouse
dan klik kiri pada object yang dipilih. Lakukan hal tersebut pada object-object yang ingin disatukan
sehingga object menjadi berwarna kuning (artinya object tersebut yang terpilih).

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 51


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Misalkan bagian ini merupakan Polygon yang memiliki kelas


yang sama. selanjutnya adalah tekan ctrl pada keyboard,
gunakan mouse dan klik kiri pada object yang dipilih.
Lakukan hal tersebut pada object-object yang ingin disatukan
sehingga object menjadi berwarna kuning (artinya object
tersebut yang terpilih).

Jika sudah, selanjutnya adalah melakukan fungsi Merge pada data vektor tersebut.

Gunakan menu ini untuk merge


polygon

Jika sudah akan tampil jendela berikut

Langsung lakukan OK saja tanpa


merubah apapun didalam kolom

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 52


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika sudah maka akan tampil bentuk yang sudah melalui proses penyatuan (merge).

Bentuk jika sudah di merge.


Catt. Jika sudah di merge tapi masih terdapat garis yang
memisahkan polygon tidak masalah, yang penting dipastikan
bahwa itu sudah dilakukan proses merge.

VI.II.2 Pengisian Data Atribut

Jika proses digitasi telah selesai dilakukan selanjutnya adalah melakukan pembuatan atribut / data
tabel.

1. Klik Kanan pada data vektor ini

2. Klik Kiri untuk membuka attribut table ini

3. Selanjutnya akan tampil table ini

Isian tabel ini ada yang


bertuliskan NULLdan ada yang
kosong saja. TIDAK MASALAH.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 53


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VI.II.3 Penambahan (Editting) Data Atribut

Selanjutnya adalah membuat kolom baru untuk memberikan nama pada atributnya.

1. Gunakan fungsi ini untuk membuat kolom baru

2. Jika sudah akan


tampil kolom baru
seperti ini.

Berikan nama kolom ini sesuai dengan kebutuhan

Dikosongkan atau ingin diisi tidak masalah

Pilih Tipe yang akan digunakan :


1. Bilangan bulat : berupa angka 123..dst bilangan bulat
2. Bilangan desimal (real) : berupa angka 123..dst dalam
bentuk desimal
3. Teks (string) : huruf/abjad abc...dst
4. Tanggal

Diisi dengan 20 saja atau sesuai kebutuhan jumlah karakter


yang ingin digunakan.

OK jika sudah

Kalau sudah akan tampil kolom baru seperti yang sudah dibuat

Kolom baru yang timbul

Selanjutnya memilih kolom yang akan diberikan nama atributnya. Pilih nomor pada kolom kemudian
lakukan zoom in untuk mengetahui polygon mana yang akan diberikan nama.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 54


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

2. Klik pada zoom ini untuk menuju polygon yang


ingin diberikan nama jika cara pertama tidak
menunjuk pada polygon yang diinginkan.

1. Klik pada nomor ini untuk


menuju polygon yang ingin
diberikan nama.
Polygon yang terpilih akan
berwarna Kuning seperti ini

Kemudian berikan nama dengan cara double klik pada kolom yang tersedia

Double Klik pada kolom ini dan berikan nama

Lakukan pemberian nama atribut tersebut pada seluruh polygon yang tersedia.
Sebagai catatan bahwa harus hati-hati dalam pemberian nama. Perhatikan Besar-Kecilnya huruf
dan bentuk kalimatnya!!

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 55


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VI.II.4 Menampilkan Simbol

Cara untuk menampilkan fungsi simbol yaitu dengan melakukan double klik pada data vektor yang
dimaksud.

Double Klik pada data !! Tunggu hingga jendela


selanjutnya tampak.

Pilih menu style ini

Klik bagian ini dan pilih pada bagian dikategorikan.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 56


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

1. Klik bagian ini dan pilih pada bagian


Keterangan, atau pada kolom mana yang
dibuat kelas.

Kalau sudah diklasifikasi akan


tampil simbol-simbol ini.

2. Jika sudah klik klasifikasi ini.

Jika terdapat simbol kelas yang kosong silahkan di delete (hapus) saja.

Klik simbol yang kosong ini

Kemudian delete

Jika sudah, kemudian masing-masing simbol warnanya disesuaikan.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 57


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

2
1
Pilih bagian ini Rubah warna
Double klik masing-
masing simbol ini satu per
satu sehingga tampak
menu baru untuk
OK jika sudah
merubah warna

Sehingga urutan pewarnaan simbol (misalnya / contoh) menjadi

Warna menjadi bergradasi dan lebih berwarna untuk setiap objek.

Jika sudah OK saja

Dan hasil akhirnya dapat dilihat pada view data raster dan data vektor yang ada

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 58


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VI.II.5 Menghitung Luasan

Proses menghitung luasan dilakukan jika setiap polygon sudah diberikan nama data atribut. Sebelum
menghitung luas pastikan terlebih dahulu tidak ada polygon yang terpilih (berwarna kuning) atau
ada warna biru pada kolom.

TIDAK BOLEH ADA YANG SEPERTI INI !!


Harus berupa kolom putih seperti kolom
atasnya.

Hilangkan pertanda tersebut dengan fungsi deselect feature from all layer seperti di bawah ini;

Klik menu ini untuk menghilangkan


seluruh pertanda pada polygon dan
tabel

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 59


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Selanjutnya untuk menghitung luasan gunakan menu kalkulator pada Tabel.


Sebagai Catatan bahwa untuk menghitung luasan ini, data yang ada harus berupa data dalam bentuk
UTM (Universal Transverse Mercator). Sedangkan satuan luasan secara otomatis dalam bentuk
meter.

1. Klik menu ini untuk


menghitung luasan

2. Jika sudah akan tampak bentuk


baru seperti ini

Karena pada kolom tabel belum ada kolom dengan judul Luas, maka pilihlah pada bagian create a
new field.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 60


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Centang ini

Berikan nama

Pilih real/desimal

Jumlah angka dibelakang koma

Double klik saja pada bagian ini hingga


pada kolom expression tampilseperti
dibawah ini

Klik OK jika sudah

Preview isi kolom

Jika sudah dihitung luasannya maka akan tampil pada tabel.

Jika ingin melakukan konversi menjadi Hektar (Ha) maka langkah yang harus dilakukan adalah
membagi luasan tersebut dengan 10000. Jalankan kembali fungsi kalkulator.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 61


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Klik fungsi ini untuk menghitung


luasan

Jika sudah
akan tampil
kolom baru
seperti
berikut;

Centang ini

Berikan nama

Pilih real/desimal

Jumlah angka dibelakang koma

Double klik saja pada bagian ini hingga pada kolom


expression tampil kemudian ketik manual membagi
dengan 10000.

Klik OK jika sudah

Preview isi kolom

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 62


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika penghitungan
luasan Hektar telah
selesai maka jika dilihat
akan tampil kolom
baru seperti di samping
ini.

Jika sebelumnya sudah membuat kolom luas, berarti yang diperlakukan adalah pada bagian update
seperti di bawah ini.

Centang ini

Pilih salah satu yang akan di update

Double klik saja pada bagian ini hingga


pada kolom expression tampil seperti
dibawah ini

Klik OK jika sudah

Preview isi kolom

Kemudian jangan lupa kita simpan polygon yang sudah dibuat dengan cara berikut di bawah ini;

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 63


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Klik ini untuk menyimpan

Jika proses digitasi telah selesai dilakukan secara keseluruhan lakukan proses stop editing berikut;

Klik Kanan pada data vektor ini

Klik, untuk menonaktifkan fungsi editing

Jika sudah tidak aktif pada mode editing, lambang


ini berubah dari pensil menjadi bentuk seperti ini.
Maka sudah selesai proses editing.

Jika ditampilkan bentuk jendela


seperti disamping, jangan lupa
klik SAVE untuk menyimpan data
yang sudah dibuat !!

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 64


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VI.II.6 Menyimpan Project

Menyimpan project maksudnya adalah menyimpan keseluruhan data raster maupun vektor yang
tampil pada kolom layers/lapisan-lapisan sehingga ketika menutup Quantum GIS kemudian
membukanya kembali tidak perlu membuka data tersebut satu per satu.

Klik fungsi ini

Kemudian akan ditampilkan jendela seperti di


bawah ini

Tentukan disini ingin disimpan pada file mana project yang kita buat

Berikan nama disini


Kalau sudah simpan

Format harus ini

Kemudian simbol Project yang disimpan bentuknya adalah seperti ini

Jadi nantinya jika ingin meneruskan pengerjaan yang dilakukan sebelumnya yaitu dengan membuka
kembali data dengan logo seperti di atas.

Jika software Quantum ini ingin digunakan kembali setelah ditutup total, lakukan open project.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 65


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Klik menu ini

Selanjutnya akan tampil jendela di bawah ini

3. Jika sudah didapatkan, pilih/klik pada logo/nama yang sudah dibuat


sebelumnya sampai tampil pada filename dibawah.

1. Cari dimana menyimpan


file project

2. Kalau kesulitan, cari


dengan ekstensi seperti
dibawah ini

Jika sudah dipilih, langkah terakhir silahkan buka/open

Setelah proses di atas dilakukan selanjutnya tunggulah hingga project yang telah dibuat ditampilkan
kembali oleh system.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 66


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VII. PROSES PENYUSUNAN TATA LETAK INFORMASI PETA (LAYOUT)

Pengguna dapat melakukan layout peta hasil interpretasi dan digitasi pada layer (on-screen
digitizing) untuk melengkapi informasi data digital yang memiliki tipologi unsur berupa: titik (point),
garis (line), dan area (polygon). Untuk membuat Layout harus memenuhi syarat berikut; isi peta,
koordinat peta, judul peta, arah utara, skala (angka dan grafis), Legenda. Sedangkan untuk
keterangan isi peta, keterangan instansi/pembuat peta, dan inset dapat dipenuhi setelah syarat
utama di atas terpenuhi.

VII.I Menentukan Ukuran Cetak

Adapun cara menentukan ukuran cetak yaitu dengan langkah sebagai berikut;

Pilih File/Arsip ini, klik

Selanjutnya, pilih bagian ini, tunggu hingga jendela


selanjutnya telah ditampilkan

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 67


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika ukuran kertas hanya tampak sebagian, klik zoom all untuk memperbesar.

klik zoom all untuk memperbesar ukuran kertas hingga


ditampilkan sebagaimana dijendela ini.

Jika sudah tampil seperti bagian di atas ini, selanjutnya adalah menentukan ukuran kertas terlebih
dahulu. Untuk ukuran kertas tersedia dari ukuran A4 hingga custom.

Klik bagian ini untuk menampilkan tampilan


selanjutnya.

Klik bagian ini untuk menentukan besaran


ukuran kertas.

Klik bagian ini untuk menentukan apakah


portrait atau landscape bentuk kertasnya.

Buatlah margini ini menjadi 0 saja

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 68


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VII.II Menentukan Isi Peta

Langkah untuk membuat isi peta adalah sebagai berikut


1. Klik menu ini

2. Kemudian klik kiri


pada mouse, tahan
dan buat kotak. Kalau
sudah lepas.

Kalau langkah tersebut sudah dilakukan maka akan tampil seperti di bawah ini

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 69


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika ingin merubah dan mengatur posisi isi peta lakukanlah dengan menekan tombol move content
item. Selanjutnya geserlah isi peta dengan lakukan klik kiri pada mouse dengan ditahan dan di geser.

Gunakan fungsi ini untuk menggeser isi peta

VII.III Menentukan Skala Peta

Selanjutnya adalah menyesuaikan posisi dan menyesuaikan skala nya.

Gunakan menu ini untuk


menggeser isi peta.

Masuk ke menu Item Properties

Rubah skala sesuai kebutuhan, ketikkan saja dengan keyboard

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 70


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VII.IV Menentukan Koordinat Peta dan Grid Peta

Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut;

Centang bagian ini kemudian


akan terbuka jendela baru

Untuk merubah bentuk grid garis (solid) atau silang


(cross)

Isi masing-masing interval ini dengan bilangan tertentu


seperti dengan rumus “skala : 10” atau menyesuaikan
saja

Untuk merubah bentuk garis dan sejenisnya dari


persinggungan titik x dan y

Centang bagian ini untuk menampilkan Koordinat peta

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 71


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Selanjutnya buatlah pengaturan berdasarkan pengaturan berikut;

Centang

Diubah menjadi vertikal

Diubah menjadi vertikal

Klik ini untuk merubah jenis huruf


dan warna huruf

Presisi ini untuk menampilkan berapa


angka dibelakang koma, kosongkan saja

Jika telah diberikan grid dan koordinat maka tampilan peta adalah seperti berikut ini;

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 72


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VII.V Menentukan Judul Peta

Gunakan menu ini untuk membuat judul peta

Jika sudah menggunakan menu di atas, kemudian klik 1 kali saja ditempat dimana ingin membuat
judul peta.

Klik disini 1 kali


saja dan sesuaikan

EDIT judul disini

Gunakan menu ini


untuk mengganti
huruf atau warnanya

Centang CENTERING
disini

Jika sudah, maka untuk


pembuatan judul peta telah
selesai dilakukan.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 73


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VII.VI Menentukan Orientasi Arah Utara

Gunakan menu ini

Jika sudah, kemudian Klik 1 kali di bawah judul peta / sesuaikan saja penempatannya. Kemudian
lakukanlah langkah berikut;

Misal Klik 1 kali


disini.

Klik ini supaya gambar yang ada ditampilkan

Gunakan bentuk seperti ini

Gunakan ini untuk mencari gambar yang diinginkan

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 74


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika telah selesai melakukan langkah di atas maka tampilannya akan seperti di bawah ini;

Selanjutnya membuat keterangan arah UTARA nya dengan cara ;

Gunakan menu ini untuk membuat keterangan arah UTARA

Klik disini 1 kali saja dan


sesuaikan

EDIT kalimat disini

EDIT huruf disini

Gunakan rata tengah

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 75


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika telah selesai dilakukan selajutnya adalah melakukan GROUPING/penggabungan. Maksudnya


supaya tidak terpisah ketika digeser nantinya.

Klik kiri pada mouse di object 1, tahan tombol SHIFT pada keyboard kemudian klik kiri lagi
pada mouse di object 2. Jika sudah silahkan klik GROUP

Jika sudah, maka untuk pembuatan orientasi arah utara telah selesai.

VII.VII Menentukan Skala Angka dan Skala Grafis


VII.VII.1 Skala Angka

Klik fungsi ini

Kemudian klik satu kali pada tempat yang diinginkan

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 76


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Klik disini 1 kali saja


hingga tampil seperti
ini dan sesuaikan

Klik STYLE ini dan pilih NUMERIK untuk skala angka.


Jika sudah akan merubah otomatis ditampilannya.

Sesuaikan ukuran, bentuk dan jenis


huruf pada fungsi ini

Jika telah selesai melakukan pengaturan selanjutnya adalah menentukan posisi tersebut di kertas
kerja pembuatan peta citra

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 77


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika sudah akan tampil seperti ini,


silahkan sesuaikan posisinya.

Jika sudah selanjutnya adalah membuat tulisan SKALA didepan angka yang sudah dibuat untuk
menerangkan angka dibelakangnya.

Gunakan menu ini untuk membuat tulisan SKALA

Klik disini 1 kali saja


dan sesuaikan

EDIT huruf disini

Gunakan menu ini untuk


mengganti huruf, dll.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 78


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Selanjutnya adalah melakukan GROUPING.

Klik kiri pada mouse di object 1, tahan tombol SHIFT pada keyboard kemudian klik kiri
lagi pada mouse di object 2. Jika sudah silahkan klik GROUP

Jika sudah, maka untuk pembuatan skala angka telah selesai.

VII.VII.2 Skala Grafis

Klik fungsi ini

Kemudian klik satu kali pada tempat yang diinginkan.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 79


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Klik disini 1 kali saja


dan sesuaikan

Kemudian lakukan pengaturan sebagai berikut pada Item Properties yang terdapat disamping.

Pengaturan untuk mengatur satuan

Pengaturan untuk mengatur segmen

Pengaturan untuk mengatur panjang interval

Pengaturan untuk merubah ukuran, bentuk, jenis dan


warna huruf yang diinginkan

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 80


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika hal tersebut telah selesai dilakukan, maka untuk pembuatan skala grafis telah selesai.

VII.VIII Menentukan Legenda

Biasanya terdapat 2 macam bentuk legenda yaitu Legenda Isi Peta dan Keterangan Isi Peta.
Untuk keterangan isi peta dapat dibuat dengan menuliskan secara manual dengan cara
tambahkan text / add text.

Gunakan menu ini untuk membuat KETERANGAN

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 81


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

EDIT huruf/kalimat disini

Klik masing-masing disini 1 kali

Merubah jenis huruf, ukuran,


penebalan disini

Jika hal tersebut telah dilakukan, maka untuk pembuatan keterangan isi peta dapat dikatakan
telah selesai.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 82


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Langkah selanjutnya adalah membuat Legenda Isi Peta

Gunakan menu ini untuk membuat LEGENDA

Dihapus saja bagian ini

Klik tanda “+” ini dan jadikan “-“ atau istilah


lainnya adalah diturunkan sehingga kelasnya
terlihat seperti disamping ini.

Misalkan kita tidak membutuhkan keterangan


ini silahkan dibuang dengan cara klik bagian “-“
di samping ini.
Klik 1 kali disini hingga
tampil seperti ini

Jika diperlukan untuk merubah bentuk, jenis dan ukuran huruf dapat dilakukan dengan cara
masuk kedalam menu huruf untuk merubah dan menyesuaikannya.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 83


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Klik bagian ini

Untuk merubah huruf judul legenda, sesuaikan saja

Untuk merubah huruf grup, sesuaikan saja

Kemudian untuk penyesuaian kalimat yang terdapat di Legenda, terkadang ada beberapa yang
harus disesuaikan seperti berikut ini ;

Misalkan kita tidak memerlukan


sub judul “latihan”, kita hilangkan
dengan cara EDIT

Klik bagian ini


Kemudian EDIT
menggunakan fungsi ini

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 84


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Selanjutnya akan tampil fungsi baru


seperti ini, DELETE seluruhnya dan
ganti dengan tulisan LEGENDA

Kalau sudah klik OK, dan dapat kita lihat tampilannya berubah secara otomatis seperti di bawah
ini

Jika telah selesai pada proses di atas dapat dikatakan proses membuat LEGENDA ini telah selesai.

Terkadang terdapat legenda yang memiliki kelas yang cukup banyak, kadang peletakkannya di
kanan dan kiri, tidak urut ke bawah. Cara untuk menyesuaikan posisinya adalah sebagaimana
langkah berikut;

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 85


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Dirubah sesuai kebutuhan

Dirubah sesuai kebutuhan

Centang bagian ini

Jika telah selesai dilakukan berarti proses pembuatan LEGENDA telah selesai dibuat.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 86


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VII.IX Menentukan Logo Pembuat/ Instansi/ Penanggung Jawab (Simbol)

Gunakan menu ini untuk menampilkan logo

Selanjutnya adalah
Klik disini sekali melakukan beberapa
penyesuaian gambar
sebagaimana berikut;

Klik ini

Mencari gambar disini, jika tidak ada


silahkan lakukan add picture

Klik ini untuk mencari gambar lainnya di direktori atau


folder penyimpanan dan lakukan select folder

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 87


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Jika langkah di atas telah selesai dilakukan maka proses menampilkan logo instansi atau pembuat
telah selesai dilakukan.

Langkah selanjutnya adalah memberikan nama penanggungjawab/instansi pembuat.

Gunakan menu ini untuk membuat KETERANGAN

EDIT disini kalimatnya

Editing jenis, bentuk


dan ukuran huruf

Klik 1 kali disini,


EDIT dan sesuaikan

Gunakan rata tengah jika dibutuhkan

Jika telah selesai dilakukan maka proses penampilan logo telah selesai dilakukan.

VII.X. Menampilkan Inset Peta

Untuk menampilkan inset peta sebenarnya memiliki langkah yang sama seperti membuat isi peta,
yang membedakan adalah memposisikan dan skala yang digunakan.

Klik ini

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 88


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Klik 1 kali disini,


EDIT dan sesuaikan Atur skala
secukupnya

Dikarenakan secara otomatis daerah yang dipetakan itu berada di tengah inset peta, maka jika telah
selesai melakukan pengaturan tersebut selanjutnya adalah add ellipse dan add rectangle.

Klik ini

Buat kotak disini dengan


cara klik kiri di mouse dan
ditahan hingga terbentuk
kotak

Klik ini untuk merubah komposisi


bentuk kotak yang telah dibuat

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 89


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

2. Pilih no
brush ini

1. Klik ini 3. Rubah warna ini

4. Ok jika sudah

Jika telah selesai dilakukan maka hasilnya adalah seperti di bawah ini

Langkah selanjutnya adalah memberikan keterangan

Klik ini untuk membuat kalimat

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 90


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Klik disini sekali dan disesuaikan

Klik disini untuk edit kalimat

Klik disini untuk edit huruf

Untuk rata tengah

Langkah selanjutnya adalah membuat kotak sebagai penanda area/lokasi yang dipetakan

Klik ini

Membuat kotak
dan sesuaikan

Jika langkah di atas telah selesai dilakukan maka proses pembuatan layout telah selesai dilakukan.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 91


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

VIII. PROSES PENYIMPANAN LEMBAR KERJA

Jika keseluruhan proses kerja telah selesai dilakukan jangan lupa untuk menyimpannya sebagai
sebuah lembar kerja, sehingga apabila dikemudian hari dibutuhkan kembali dapat kembali dibuka
tanpa memanggil data satu per satu

Gunakan menu ini, klik

Kemudian tunggulah hingga tampil jendela berikutnya dan sesuaikanlah.

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 92


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Tentukan lokasi untuk


penyimpanan.
Berikan nama disini Tipenya ini

Simpan jika sudah

IX. KONVERSI FORMAT LEMBAR KERJA

Dalam menu Layout apabila telah selesai dilakukan selanjutnya adalah eksport file tersebut kedalam
bentuk *.jpg atau *.pdf atau format lainnya.

Untuk menyimpan dalam bentuk gambar Untuk menyimpan dalam bentuk PDF

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 93


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

Tentukan lokasi untuk penyimpanan.

Berikan nama disini Tipenya ini

Simpan jika sudah

Jika telah selesai dilakukan berarti seluruh proses dasar dengan menggunakan software QUANTUM
GIS ini telah selesai dilakukan.
Langkah selanjutnya jangan lupa untuk menyimpan file dalam bentuk project.
Kembali ke dalam menu utama QUANTUM GIS kemudian save as project.

Klik menu ini hingga tampil jendela selanjutnya

Tentukan disini ingin disimpan pada file mana project yang kita buat

Berikan nama disini


Format harus ini

Kalau sudah simpan

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 94


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

X. DAFTAR ISTILAH

Data raster adalah data spasial/keruangan permukaan bumi yang diperoleh dari citra
perekaman foto/radar satelit. Data raster nantinya akan berupa gambaran permukaan bumi
dalam bentuk warna kenampakan alam seperti hijau, kuning, biru dan lainnya.

Data vektor adalah data yang berupa titik, garis dan area yang berbentuk polygon. Data
vektor ini dapat digunakan untuk keperluan peta administratif atau rancangan pembangunan
jalan dan lain sebagainya.

Plugins adalah program terpisah yang dapat digunakan untuk memperluas fungsi
penggunaan aplikasi Quantum GIS ini.

Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat


GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial
(bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang
memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan
informasi bereferensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam
sebuah database.

Sistem Koordinat adalah sekumpulan aturan yang menentukan bagaimana koordinat-


koordinat yang bersangkutan merepresentasikan titik-titik. Aturan ini biasanya
mendefinisikan titik asal (origin) beserta beberapa sumbu-sumbu koordinat untuk mengukur
jarak dan sudut untuk menghasilkan koordinat.

Koreksi Geometrik adalah transformasi citra hasil penginderaan jauh sehingga citra
tersebut mempunyai sifat-sifat peta dalam bentuk, skala dan proyeksi.

Georeferensi adalah proses penyamaan sistem koordinat dari peta ke citra, dari cita ke citra
maupun dari peta ke peta.

Rektifikasi adalah proses transformasi dari suatu sistem grid kedalam grid yang lain
menggunakan persamaan polinomial tertentu.

Konversi Format adalah merubah data dari suatu komputasi kepada komputasi lainnya
yang menyebabkan perubahan penyebut.

Penginderaan jauh (Remote Sensing) adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi
tentang suatu objek, daerah atau fenomena melalui suatu analisis data yang diperoleh
dengan suatu alat tanpa kontak langsung dengan objek, daerah atau fenomena tersebut.

Layout adalah penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan kedalam sebuah
bidang sehingga membentuk susunan artistik.

Open source adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu atau
lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode
sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas
komunikasi internet).

Penajaman Citra (Enhancement) adalah mengubah nilai piksel secara sistematis sehingga
menghasilkan efek kenampakan citra yang lebih ekspresif sesuai dengan kebutuhan

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 95


Quantum GIS Manual Ver. 2.2 - Valmiera

pengguna.

Pixel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar
grafis yang dihitung per inchi.

Sistem Proyeksi adalah cara memindahkan sistem paralel (garis lintang) dan meridian
(garis bujur) berbentuk bola (Globe) ke bidang datar (peta).

Citra Satelit adalah hasil dari pemotretan/perekaman alat sensor yang dipasang pada
wahana satelit ruang angkasa dengan ketinggian lebih dari 400 km dari permukaan bumi.

Citra adalah gambaran yang tampak dari suatu objek yang sedang diamati sebagai hasil
liputan atau rekaman suatu alat pemantau/sensor, baik berupa optik, elektro-optik, optik-
mekanik maupun elektromekanik.

Komposit RGB adalah suatu model warna yang disusun berdasarkan 3 model warna (red-
green-blue) yang ditambahkan dengan berbagai cara untuk menghasilkan bermacam-
macam warna.

XII. REFERENSI

Tim Peneliti. 2010. Manual Penggunaan Software Open Source Quantum GIS untuk
Membangun Aplikasi Sistem Informasi Geografis. Jakarta: Pusat Pengembangan
Pemanfaatan dan Teknologi Penginderaan Jauh - LAPAN

Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara - LAPAN 96

Anda mungkin juga menyukai