Panduan Instalasi QGIS 2.2 Valmiera
Panduan Instalasi QGIS 2.2 Valmiera
2 - Valmiera
I. PENDAHULUAN
I.I Pengenalan Quantum GIS
Quantum GIS (QGIS) merupakan software Sistem Informasi Geografis (SIG) Open Source yang
memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan pencarian (browse) dan membuat data
peta di komputer sendiri. QGIS juga mendukung plugs-in untuk melakukan tampilan jejak GPS. QGIS
disebut juga sebagai perangkat lunak Open Source dan bebas biaya. QGIS mendukung format vektor,
raster, dan database, serta mendukung juga format data spasial, seperti ESRI Shapefile, dan Geotiff.
Berikut ini adalah alasan-alasan untuk menggunakan Quantum GIS:
Gratis. Software ini tidak membutuhkan biaya sedikitpun untuk instalasi dan penggunaan
program QGIS. Tidak ada biaya awal, tidak ada biaya pemeliharaan, sepenuhnya gratis.
Terus Berkembang. QGIS tidak pernah menjadi stagnan, karena semua pengguna dapat
menambahkan fitur baru dan menyempurnakan yang ada sebelumnya.
Antar Sistem Operasi. QGIS dapat diinstal di MacOS, Windows, dan Linux serta mudah
proses instalasinya.
Friendly User Interface. Mudah digunakan, tidak perlu melakukan konversi format terlebih
dahulu dan mendukung banyak ekstensi/format data.
Integrasi. QGIS mendukung pemakaian citra yang di unggah oleh vendor seperti Google
Earth, BING Maps, Yahoo! Map, dan Open Street Map tanpa perlu merasa khawatir akan hak
cipta dikarenakan sumber tertulis jelas. Cukup 1 langkah instalasi mudah dengan open layer
plugin pada plugin anda.
jika telah selesai selanjutnya lakukan klik dua kali sehingga akan tampil jendela quantum gis
Valmiera 2.2.0.- Setup, seperti pada Gambar 2.
Setelah itu tekan tombol Next >, maka akan tampil jendela quantum gis Valmiera 2.2.0.-
Setup, yang berisi License Agreement, seperti pada Gambar 3.
Jika telah setuju dengan perjanjian ini, maka kilk tombol atau tekan I Agree.
Setelah itu, maka akan muncul jendela pengaturan untuk meletakkan aplikasi QGIS di folder
direktori komputer (Gambar 4), selanjutnya kita tidak perlu mengisi destination folder (default-nya
berada di folder Program Files.
Gambar 4. Tampilan jendela setup QGIS untuk meletakkan aplikasinya di sebuah folder
Setelah menekan tombol Next >, maka akan tampil jendela untuk memilih komponen
tambahan yang dibutuhkan / di-install, seperti pada Gambar 5. Komponen tersebut tidak perlu
dipilih (centang) karena hanya berada di wilayah Amerika saja.
Gambar 5. Tampilan jendela pengaturan QGIS untuk memilih komponen tambahan yang akan di install
Setelah menekan tombol Install, maka komputer akan menampilkan jendela pemasangan,
seperti pada Gambar 6.
Setelah menunggu beberapa saat, maka proses instalasi perangkat lunak QGIS selesai
(Gambar 7). Jika sistem meminta untuk melakukan reboot silahkan diikuti. Jika sudah, tekan tombol
Finish, maka proses instalasi QGIS-2.2.0.1. – Valmiera telah selesai dilakukan.
Pengenalan Qgis
A. Main Window
Terdapat 6 menu utama, yaitu;
a) Menu bars
b) Tool bars
c) Map layers
d) Map view
e) Status bars
A)
B)
C)
D)
B)
E)
a) Menu bar
Terdapat 10 Menu , yaitu;
1) Project (open project, save, export image, properties)
Berfungsi untuk membuka, mengambil, menyimpan dan konversi data raster/vektor
serta layout
2) Edit (Undo-Redo)
Berfungsi untuk mengembalikan atau mengulang jika terjadi kesalahan pengorganisasian
pada map view. Umumnya berisi fungsi untuk editing data vektor seperti memotong,
menggabungkan, membuat baru, dan menambah polygon/titik/garis
3) View (zoom, measures)
Berfungsi untuk menampilkan dan mengubah tampilan data pada window
4) Layer (add, show, hide layer)
Berfungsi untuk membuat atau menambah lapisan baru pada citra
5) Settings (project properties, options, preferences)
Berfungsi untuk mengatur seluruh tampilan pada window termasuk pengaturan CRS
(coordinat reference system)
6) Plugins (manage plugins)
Berfungsi untuk mengatur aplikasi tambahan yang dibutuhkan pada saat pengolahan
data.
7) Vektor
Berfungsi untuk analisa lanjutan data vektor seperti geoprosessing, manajemen basis
data dan pengoperasian data GPS
8) Raster
Berfungsi untuk analisa lanjutan data raster seperti analisa kontur, proyeksi, ekstraksi
dan konversi
9) Processing
Merupakan deret algoritma yang berfungsi sebagai pengontrol dan bank data algoritma
yang terdapat pada software QGIS secara keseluruhan
10) Helps (documentasi, web links)
Berfungsi sebagai aplikasi bantuan pada saat terjadi error system.
b) Tool Bar
Terdapat banyak toolbars yang dapat digunakan dengan software QGIS 2.2.0 Valmiera ini,
beberapa diantaranya adalah sebagai berikut;
c) Map Layers
Berfungsi untuk menampilkan daftar layer yang digambarkan pada peta sesuai dengan
urutan tertentu.
d) Map View
Berfungsi untuk menampilkan data vektor dan data raster pada tampilan proyek.
e) Status Bar
Berfungsi untuk menampilkan koordinat, skala dan penentuan sistem proyeksi.
Ketika software Quantum telah terbuka sepenuhnya, yang pertama kali harus diperhatikan adalah
membuat dan menyamakan sistem proyeksi yang akan digunakan supaya tidak terjadi pergeseran
antara layer satu dengan layer lainnya.
2. Kemudian akan tampil sebuah layer baru, yaitu coordinate reference system / sistem
referensi koordinat (CRS);
3. Aktifkan kolom enable CRS transformation “on fly” atau aktifkan transformasi CRS “pada
modus ketika terbang”, dengan cara di centang sehingga meng-aktifkan semua fitur yang
terdapat dibawahnya.
Klik atau
centang pada
kolom yang
tersedia
Jika sistim proyeksi yang diinginkan sudah dipilih, otomatis akan ditampilkan pada
kolom ini.
4. Tentukan sistem proyeksi yang terdapat pada kolom Coordinate Reference Systems of the
World / Sistem Referensi Koordinat Seluruh Dunia. Silahkan menggunakan tuas ke bawah
untuk mencari sistem koordinat yang diinginkan.
5. Pada kolom Recently Used Coordinate Reference Systems / Sistem Koordinat Yang Baru
Dipakai - pasti kosong untuk penggunaan Quantum pertama kali, karena kolom tersebut
berisi sistem proyeksi yang telah digunakan sebelumnya.
6. Jika sistem proyeksi yang diinginkan sudah didapatkan, klik OK.
Jika kita telah menetapkan sistem proyeksi, selanjutnya adalah pemanggilan data. Jenis data yang
diproses meliputi data raster dan data vektor.
Data Raster adalah data yang tersusun oleh piksel seperti gambar dan citra.
Data Vektor adalah data yang berupa titik, garis, dan polygon/area.
Untuk memanggil data raster. Terdapat 2 cara, yaitu melalui icon dan melalui menu
1. Melalui icon
Cukup banyak tipe file yang dapat dibuka seperti GeoTIFF, JP2, JPG, IMG dan lainnya. Jika data sudah
dipilih klik pada bagian OPEN untuk membuka data.
Penajaman citra (enhancement) yaitu mengubah nilai piksel secara sistematis sehingga menghasilkan
efek kenampakan citra yang lebih ekspresif sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penajaman citra
dapat dilakukan apabila data raster telah dibuka.
5. Pilih dan
centang salah
satu mode ini
Jika proses tersebut telah selesai dilakukan maka klik OK saja berarti proses peningkatan kontras
telah selesai dilakukan, jika sudah tampilannya akan seperti di bawah ini;
*Multiply (penggelapan) ; proses rekayasa spasial (pansharpening pada software QGIS) data
multispektral dengan data pankromatik sehingga didapatkan kenampakan yang lebih tajam.
Yaitu merubah sistem proyeksi suatu data/citra sehingga dihasilkan suatu sistem proyeksi baru
terhadap data/citra tersebut.
Misalkan merubah dari sistem proyeksi WGS1984 menjadi WGS1984/UTM Zone 48S.
Syaratnya, harus mengetahui terlebih dahulu sistem proyeksi data/citra yang bersangkutan (lihat
metadata).
Sebagai contoh akan dilakukan WARP/REPROJECT dari sistem proyeksi WGS1984/UTM Zone 48S
menjadi WGS 1984.
Gunakan menu dibawah ini, RASTER PROJECTIONS WARP (REPROJECT)
Tunggu hingga
tampil kolom
disamping ini
Tunggu hingga
tampil kolom
disamping ini
3. SRS Source (Sumber SRS), tidak usah dirubah, karena menjelaskan tentang proyeksi awal
citra yang dimaksud.
CARI
sistem
proyeksi
disini
Gunakan
scroll ini
untuk
menaik-
turunkan
OK jika
sudah
Jika semua 5 parameter di atas telah selesai ditentukan maka tampilannya adalah sebagaimana di
bawah ini.
Centang ini
OK jika sudah
Jika telah selesai seperti di atas langkah terakhir adalah OK. Maka proses REPROYEKSI (WARP) telah
selesai dilakukan.
Selain dengan mencatat koordinat dapat pula dilakukan cara langsung yaitu dengan cara;
a. Tentukan pada area yang ingin dipotong
b. Klik kiri pada mouse kemudian tahan
c. Buat kotak hingga dicapai area yang ingin dipotong
d. Lepas klik kiri pada mouse tadi
Jika sudah maka akan terlihat bentuk kotak secara samar dan koordinat pemotongan telah
terisi otomatis, selanjutnya OK saja
Jika telah selesai dilakukan maka proses pemotongan citra telah selesai dilakukan.
Fungsi ini dilakukan terhadap data / citra yang memiliki kamera/band/kanal terpisah (sebagai contoh
Landsat) sehingga didapatkan tampilan RGB saja.
Perlu diingat bahwa band/kanal/kamera berapapun kombinasinya yang diambil tetap terbaca
sebagai urutan 1, 2, 3 pada Quantum GIS ini, oleh karena itu urutannya dicatatkan pada nama
keluaran.
Jika telah tampak seperti tampilan di atas, langkah selanjutnya adalah menentukan beberapa
parameter, yaitu;
- Input File (Arsip Masukan)
- Output File (Arsip Keluaran)
Gunakan fungsi
disini untuk
menentukan di
DIREKTORI mana
data akan
disimpan
Jika 2 hal tersebut telah ditentukan kemudian berikan centang pada kolom Layer Stack (susun
lapisan) dan Load into Canvas When Finished (muat kedalam kanvas ketika selesai)
Centang ini
Centang ini
1. Menambahkan titik ikat dengan GCP (Ground Control Point) yang sudah ada
Sebagai contoh melakukan koreksi terhadap JPG dari suatu peta penggunaan lahan, dengan
syarat pada Peta tersebut terdapat informasi Datum, Sistem Proyeksi, dan Koordinat Peta.
Kemudian catat nilai X dan Y gambar diatas karena diperlukan sebagai isian GCP.
Langkah selanjutnya adalah membuat titik ikat.
OK jika sudah
Lakukan hal tersebut diatas hingga didapatkan 4 titik seperti dibawah ini.
Sudah 4 titik
Jika sudah didapat 4 titik selanjutnya adalah masuk kedalam mode Transformasi
Pilih Nearest
Neighbour, model
sederhana
Tentukan
Output/Keluaran
Beri nama
KLIK ini
Jika sudah, berarti penentuan transformasi sudah selesai. Selanjutnya adalah menjalankan fungsi
georeferensi.
Maka proses Koreksi Geometri dengan memasukkan titik ikat (GCP) yang telah ada telah SELESAI.
Pada prinsipnya sama seperti dengan langkah koreksi geometri diatas, hanya saja disini dibandingkan
dengan citra atau data yang telah ada.
Pertama adalah membuka dulu citra acuan pada tampilan utama Quantum GIS (lihat halaman 4).
Contoh tampilan utama Quantum GIS dan citra acuan (sudah terkoreksi) ;
Lakukan langkah di atas hingga didapatkan minimum 4 titik dan menyebar (tidak berkumpul di satu
area/lokasi) dan searah jarum jam, seperti gambar di bawah ini;
Titik penanda
titik ikat
Jika sudah didapat 4 titik selanjutnya adalah masuk kedalam mode Transformasi
Tentukan Output/Keluaran
Beri nama
Jika sudah, langkah selanjutnya menentukan Coordinate Reference System seperti di bawah ini
KLIK ini
Jika sudah, berarti penentuan transformasi sudah selesai. Selanjutnya adalah menjalankan
georeferencer.
Jika proses GEOREFERENSI telah dilakukan, maka proses Koreksi Geometri dengan metode Map to
Map telah SELESAI.
Silahkan tampilkan citra hasil koreksinya pada menu utama Quantum GIS (contoh pada gambar di
bawah ini)
Menjelaskan besar
kesalahan rata-rata yang
terjadi dalam satuan pixel
Sebagai catatan bahwa dalam koreksi Geometri ini, besaran kesalahan Pixel yang dapat ditoleransi
kesalahannya sebesar 2 Pixel. Semakin mendekati angka 0 akan semakin baik.
Fungsi ini digunakan untuk membaca data GPS dengan format *.gpx yang berupa titik (waypoint)
dan garis/jalur/track. Sementara ini baru terbatas pada pembacaan GPS Garmin.
Jika sudah masuk kedalam Search / Navigasi, silahkan mencari data yang akan digunakan.
Cari datanya disini, disimpan dimana. Klik ini untuk mencari format GPX
Cari yang memiliki format GPX jika kesulitan, sebagai filter
Jika langkah di atas telah dilakukan maka tunggulah hingga jendela berikutnya ditampilkan.
Jika sudah maka pada tampilan Quantum GIS sudah akan terbuka waypoint (objek / titik) yang
sebelumnya telah direkam dalam GPS seperti tampilan berikut ini;
Selanjutnya adalah menyimpan Waypoint (objek/titik) tersebut agar menjadi format shapefile (*.shp)
Selanjutnya akan tampil jendela baru seperti di bawah ini dan lakukanlah beberapa pengaturan
berikut ;
Jika parameter di atas telah selesai ditentukan berarti proses peng-unduhan data dari GPS ke
Quantum GIS telah selesai dilakukan.
ATAU
Cukup banyak tipe file yang dapat dibuka seperti SHP, TAB, KML, GPX, dan lainnya. Jika data
sudah dipilih klik pada bagian OPEN untuk membuka data.
Jika data sudah ditampilkan (baik raster maupun vektor) maupun sudah dibuat, selanjutnya
adalah melakukan fungsi digitasi pada data vektor.
Dilakukan dengan cara digitasi tetapi tanpa bisa melakukan fungsi penyimpanan otomatis,
jadi setiap membuat satu digitasi area/garis harus dilakukan pencatatan manual.
Pada bagian ini hanya dapat dilakukan fungsi ukur garis (measurement line), ukur luas
(measurement area), dan ukur sudut.
Selanjutnya mulailah lakukan digitasi dengan cara memulai dengan klik kiri, melanjutkan dengan
klik kiri, dan mengakhiri langsung saja dengan klik kanan pada mouse. Jika sudah dilakukan akan
muncul kolom baru yang menerangkan mengenai luasan/panjang/sudut yang dibuat.
VI.II Digitasi
Dengan fungsi ini dapat melakukan penyimpanan otomatis. Fungsi yang dapat dilakukan seperti
membuat titik (point), garis (line), dan area / polygon.
Cara membuat pertama kali data vektor adalah dengan klik lapisan/layer kemudian baru/new
dan klik pada new shapefile layer/lapisan shapfile baru.
Kemudian akan muncul jendela baru yang menerangkan bentuk apa yang diinginkan, apakah
berupa titik (point), garis (line), dan area (polygon).
KOSONGKAN
2
Gunakan FUNGSI ini untuk
mencari sistem proyeksi
yang diinginkan.
Silahkan menarik tuas kearah
bawah.
Jika telah selesai melakukan pengaturan sebagaimana di atas, langkah selanjutnya adalah
melakukan fungsi penyimpanan.
Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah melakukan start editing / toggle editing.
Mulailah lakukan digitasi dengan cara memulai dengan klik kiri, melanjutkan dengan klik kiri, dan
mengakhiri langsung saja dengan klik kanan pada mouse. Buat sebuah kotak besar terlebih dahulu
sebagai batas untuk melakukan digitasi.
Jika telah selesai maka akan tampil suatu bentuk baru dengan warna polygon setiap komputer
berbeda.
Supaya bagian belakang citra terlihat dan memudahkan proses digitasi perlu dilakukan beberapa hal
berikut di bawah ini;
Jika proses di atas telah selesai dilakukan, maka tampilannya akan seperti di bawah ini;
Untuk memotong polygon mulailah dari bagian paling luar untuk memotong, tidak usah ragu, mulai
dengan klik kiri dan akhiri dengan klik kanan (pada mouse). Untuk mengakhiri juga harus memotong
polygon.
Cara yang benar dengan
memotong polygon
Fungsi ini tidak dapat dilakukan dengan membuat polygon tanpa memotong polygon yang lain.
Jika melakukan kesalahan dalam membuat polygon, langsung saja tekan “ctrl + Z”.
Misalkan terdapat polygon yang memiliki kelas yang sama, jika terpisah kemudian ingin menjadikan
satu kelas dapat dilakukan proses berikut;
Gunakan
fungsi ini dan
pilih SELECT
SINGLE
FEATURE
Jika sudah melakukan proses diatas, selanjutnya adalah tekan ctrl pada keyboard, gunakan mouse
dan klik kiri pada object yang dipilih. Lakukan hal tersebut pada object-object yang ingin disatukan
sehingga object menjadi berwarna kuning (artinya object tersebut yang terpilih).
Jika sudah, selanjutnya adalah melakukan fungsi Merge pada data vektor tersebut.
Jika sudah maka akan tampil bentuk yang sudah melalui proses penyatuan (merge).
Jika proses digitasi telah selesai dilakukan selanjutnya adalah melakukan pembuatan atribut / data
tabel.
Selanjutnya adalah membuat kolom baru untuk memberikan nama pada atributnya.
OK jika sudah
Kalau sudah akan tampil kolom baru seperti yang sudah dibuat
Selanjutnya memilih kolom yang akan diberikan nama atributnya. Pilih nomor pada kolom kemudian
lakukan zoom in untuk mengetahui polygon mana yang akan diberikan nama.
Kemudian berikan nama dengan cara double klik pada kolom yang tersedia
Lakukan pemberian nama atribut tersebut pada seluruh polygon yang tersedia.
Sebagai catatan bahwa harus hati-hati dalam pemberian nama. Perhatikan Besar-Kecilnya huruf
dan bentuk kalimatnya!!
Cara untuk menampilkan fungsi simbol yaitu dengan melakukan double klik pada data vektor yang
dimaksud.
Jika terdapat simbol kelas yang kosong silahkan di delete (hapus) saja.
Kemudian delete
2
1
Pilih bagian ini Rubah warna
Double klik masing-
masing simbol ini satu per
satu sehingga tampak
menu baru untuk
OK jika sudah
merubah warna
Dan hasil akhirnya dapat dilihat pada view data raster dan data vektor yang ada
Proses menghitung luasan dilakukan jika setiap polygon sudah diberikan nama data atribut. Sebelum
menghitung luas pastikan terlebih dahulu tidak ada polygon yang terpilih (berwarna kuning) atau
ada warna biru pada kolom.
Hilangkan pertanda tersebut dengan fungsi deselect feature from all layer seperti di bawah ini;
Karena pada kolom tabel belum ada kolom dengan judul Luas, maka pilihlah pada bagian create a
new field.
Centang ini
Berikan nama
Pilih real/desimal
Jika ingin melakukan konversi menjadi Hektar (Ha) maka langkah yang harus dilakukan adalah
membagi luasan tersebut dengan 10000. Jalankan kembali fungsi kalkulator.
Jika sudah
akan tampil
kolom baru
seperti
berikut;
Centang ini
Berikan nama
Pilih real/desimal
Jika penghitungan
luasan Hektar telah
selesai maka jika dilihat
akan tampil kolom
baru seperti di samping
ini.
Jika sebelumnya sudah membuat kolom luas, berarti yang diperlakukan adalah pada bagian update
seperti di bawah ini.
Centang ini
Kemudian jangan lupa kita simpan polygon yang sudah dibuat dengan cara berikut di bawah ini;
Jika proses digitasi telah selesai dilakukan secara keseluruhan lakukan proses stop editing berikut;
Menyimpan project maksudnya adalah menyimpan keseluruhan data raster maupun vektor yang
tampil pada kolom layers/lapisan-lapisan sehingga ketika menutup Quantum GIS kemudian
membukanya kembali tidak perlu membuka data tersebut satu per satu.
Tentukan disini ingin disimpan pada file mana project yang kita buat
Jadi nantinya jika ingin meneruskan pengerjaan yang dilakukan sebelumnya yaitu dengan membuka
kembali data dengan logo seperti di atas.
Jika software Quantum ini ingin digunakan kembali setelah ditutup total, lakukan open project.
Setelah proses di atas dilakukan selanjutnya tunggulah hingga project yang telah dibuat ditampilkan
kembali oleh system.
Pengguna dapat melakukan layout peta hasil interpretasi dan digitasi pada layer (on-screen
digitizing) untuk melengkapi informasi data digital yang memiliki tipologi unsur berupa: titik (point),
garis (line), dan area (polygon). Untuk membuat Layout harus memenuhi syarat berikut; isi peta,
koordinat peta, judul peta, arah utara, skala (angka dan grafis), Legenda. Sedangkan untuk
keterangan isi peta, keterangan instansi/pembuat peta, dan inset dapat dipenuhi setelah syarat
utama di atas terpenuhi.
Adapun cara menentukan ukuran cetak yaitu dengan langkah sebagai berikut;
Jika ukuran kertas hanya tampak sebagian, klik zoom all untuk memperbesar.
Jika sudah tampil seperti bagian di atas ini, selanjutnya adalah menentukan ukuran kertas terlebih
dahulu. Untuk ukuran kertas tersedia dari ukuran A4 hingga custom.
Kalau langkah tersebut sudah dilakukan maka akan tampil seperti di bawah ini
Jika ingin merubah dan mengatur posisi isi peta lakukanlah dengan menekan tombol move content
item. Selanjutnya geserlah isi peta dengan lakukan klik kiri pada mouse dengan ditahan dan di geser.
Centang
Jika telah diberikan grid dan koordinat maka tampilan peta adalah seperti berikut ini;
Jika sudah menggunakan menu di atas, kemudian klik 1 kali saja ditempat dimana ingin membuat
judul peta.
Centang CENTERING
disini
Jika sudah, kemudian Klik 1 kali di bawah judul peta / sesuaikan saja penempatannya. Kemudian
lakukanlah langkah berikut;
Jika telah selesai melakukan langkah di atas maka tampilannya akan seperti di bawah ini;
Klik kiri pada mouse di object 1, tahan tombol SHIFT pada keyboard kemudian klik kiri lagi
pada mouse di object 2. Jika sudah silahkan klik GROUP
Jika sudah, maka untuk pembuatan orientasi arah utara telah selesai.
Jika telah selesai melakukan pengaturan selanjutnya adalah menentukan posisi tersebut di kertas
kerja pembuatan peta citra
Jika sudah selanjutnya adalah membuat tulisan SKALA didepan angka yang sudah dibuat untuk
menerangkan angka dibelakangnya.
Klik kiri pada mouse di object 1, tahan tombol SHIFT pada keyboard kemudian klik kiri
lagi pada mouse di object 2. Jika sudah silahkan klik GROUP
Kemudian lakukan pengaturan sebagai berikut pada Item Properties yang terdapat disamping.
Jika hal tersebut telah selesai dilakukan, maka untuk pembuatan skala grafis telah selesai.
Biasanya terdapat 2 macam bentuk legenda yaitu Legenda Isi Peta dan Keterangan Isi Peta.
Untuk keterangan isi peta dapat dibuat dengan menuliskan secara manual dengan cara
tambahkan text / add text.
Jika hal tersebut telah dilakukan, maka untuk pembuatan keterangan isi peta dapat dikatakan
telah selesai.
Jika diperlukan untuk merubah bentuk, jenis dan ukuran huruf dapat dilakukan dengan cara
masuk kedalam menu huruf untuk merubah dan menyesuaikannya.
Kemudian untuk penyesuaian kalimat yang terdapat di Legenda, terkadang ada beberapa yang
harus disesuaikan seperti berikut ini ;
Kalau sudah klik OK, dan dapat kita lihat tampilannya berubah secara otomatis seperti di bawah
ini
Jika telah selesai pada proses di atas dapat dikatakan proses membuat LEGENDA ini telah selesai.
Terkadang terdapat legenda yang memiliki kelas yang cukup banyak, kadang peletakkannya di
kanan dan kiri, tidak urut ke bawah. Cara untuk menyesuaikan posisinya adalah sebagaimana
langkah berikut;
Jika telah selesai dilakukan berarti proses pembuatan LEGENDA telah selesai dibuat.
Selanjutnya adalah
Klik disini sekali melakukan beberapa
penyesuaian gambar
sebagaimana berikut;
Klik ini
Jika langkah di atas telah selesai dilakukan maka proses menampilkan logo instansi atau pembuat
telah selesai dilakukan.
Jika telah selesai dilakukan maka proses penampilan logo telah selesai dilakukan.
Untuk menampilkan inset peta sebenarnya memiliki langkah yang sama seperti membuat isi peta,
yang membedakan adalah memposisikan dan skala yang digunakan.
Klik ini
Dikarenakan secara otomatis daerah yang dipetakan itu berada di tengah inset peta, maka jika telah
selesai melakukan pengaturan tersebut selanjutnya adalah add ellipse dan add rectangle.
Klik ini
2. Pilih no
brush ini
4. Ok jika sudah
Jika telah selesai dilakukan maka hasilnya adalah seperti di bawah ini
Langkah selanjutnya adalah membuat kotak sebagai penanda area/lokasi yang dipetakan
Klik ini
Membuat kotak
dan sesuaikan
Jika langkah di atas telah selesai dilakukan maka proses pembuatan layout telah selesai dilakukan.
Jika keseluruhan proses kerja telah selesai dilakukan jangan lupa untuk menyimpannya sebagai
sebuah lembar kerja, sehingga apabila dikemudian hari dibutuhkan kembali dapat kembali dibuka
tanpa memanggil data satu per satu
Dalam menu Layout apabila telah selesai dilakukan selanjutnya adalah eksport file tersebut kedalam
bentuk *.jpg atau *.pdf atau format lainnya.
Untuk menyimpan dalam bentuk gambar Untuk menyimpan dalam bentuk PDF
Jika telah selesai dilakukan berarti seluruh proses dasar dengan menggunakan software QUANTUM
GIS ini telah selesai dilakukan.
Langkah selanjutnya jangan lupa untuk menyimpan file dalam bentuk project.
Kembali ke dalam menu utama QUANTUM GIS kemudian save as project.
Tentukan disini ingin disimpan pada file mana project yang kita buat
X. DAFTAR ISTILAH
Data raster adalah data spasial/keruangan permukaan bumi yang diperoleh dari citra
perekaman foto/radar satelit. Data raster nantinya akan berupa gambaran permukaan bumi
dalam bentuk warna kenampakan alam seperti hijau, kuning, biru dan lainnya.
Data vektor adalah data yang berupa titik, garis dan area yang berbentuk polygon. Data
vektor ini dapat digunakan untuk keperluan peta administratif atau rancangan pembangunan
jalan dan lain sebagainya.
Plugins adalah program terpisah yang dapat digunakan untuk memperluas fungsi
penggunaan aplikasi Quantum GIS ini.
Koreksi Geometrik adalah transformasi citra hasil penginderaan jauh sehingga citra
tersebut mempunyai sifat-sifat peta dalam bentuk, skala dan proyeksi.
Georeferensi adalah proses penyamaan sistem koordinat dari peta ke citra, dari cita ke citra
maupun dari peta ke peta.
Rektifikasi adalah proses transformasi dari suatu sistem grid kedalam grid yang lain
menggunakan persamaan polinomial tertentu.
Konversi Format adalah merubah data dari suatu komputasi kepada komputasi lainnya
yang menyebabkan perubahan penyebut.
Penginderaan jauh (Remote Sensing) adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi
tentang suatu objek, daerah atau fenomena melalui suatu analisis data yang diperoleh
dengan suatu alat tanpa kontak langsung dengan objek, daerah atau fenomena tersebut.
Layout adalah penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan kedalam sebuah
bidang sehingga membentuk susunan artistik.
Open source adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu atau
lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode
sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas
komunikasi internet).
Penajaman Citra (Enhancement) adalah mengubah nilai piksel secara sistematis sehingga
menghasilkan efek kenampakan citra yang lebih ekspresif sesuai dengan kebutuhan
pengguna.
Pixel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar
grafis yang dihitung per inchi.
Sistem Proyeksi adalah cara memindahkan sistem paralel (garis lintang) dan meridian
(garis bujur) berbentuk bola (Globe) ke bidang datar (peta).
Citra Satelit adalah hasil dari pemotretan/perekaman alat sensor yang dipasang pada
wahana satelit ruang angkasa dengan ketinggian lebih dari 400 km dari permukaan bumi.
Citra adalah gambaran yang tampak dari suatu objek yang sedang diamati sebagai hasil
liputan atau rekaman suatu alat pemantau/sensor, baik berupa optik, elektro-optik, optik-
mekanik maupun elektromekanik.
Komposit RGB adalah suatu model warna yang disusun berdasarkan 3 model warna (red-
green-blue) yang ditambahkan dengan berbagai cara untuk menghasilkan bermacam-
macam warna.
XII. REFERENSI
Tim Peneliti. 2010. Manual Penggunaan Software Open Source Quantum GIS untuk
Membangun Aplikasi Sistem Informasi Geografis. Jakarta: Pusat Pengembangan
Pemanfaatan dan Teknologi Penginderaan Jauh - LAPAN