Anda di halaman 1dari 19

25 Puisi

Ahmad Taufik
X IPA 2

SMAN 1 Cimande
Daftar Isi

Penerimaan …………………………………………………………………………………… (3)

Dunia Baru …………………………………………………………………………………… (4)

Matahari …………………………………………………………………………………… (4)

Sekolah …………………………………………………………………………………… (5)

Pagi yang Cerah …………………………………………………………………………………… (6)

Taman Sekolahku …………………………………………………………………………………… (6)

Makna Sekolah …………………………………………………………………………………… (7)

PR-Pekerjaan Rumah …………………………………………………………………………………… (8)

Ulangan …………………………………………………………………………………… (8)

Pesan Guru …………………………………………………………………………………… (9)

Pendidik Bangsa …………………………………………………………………………………… (10)

Cinta Es-Em-A …………………………………………………………………………………… (10)

Lesung Pipit …………………………………………………………………………………… (11)

Malu …………………………………………………………………………………… (11)

Terimakasih Ibu …………………………………………………………………………………… (12)

Ridho Illahi …………………………………………………………………………………… (13)

Semesta Murka …………………………………………………………………………………… (14)

Indahnya ALam Negeri Ini …………………………………………………………………………………… (15)

2 Menit, 41 Detik …………………………………………………………………………………… (16)

Rindu …………………………………………………………………………………… (16)

Pilihan ditanganmu …………………………………………………………………………………… (17)

Definisi Malu …………………………………………………………………………………… (17)

Apa kabar kamu? …………………………………………………………………………………… (18)

Sembuhkan rindu …………………………………………………………………………………… (18)

Tapi Ternyata …………………………………………………………………………………… (19)

2
PENERIMAAN

Perlahan Angin berhembus

Membuat daun jatuh berguguran

Sejenak ku terlamun

Apakah gerangan?

Daun perlahan berguguran

Hingga tersisa ranting, kering kerontang

Menghilangkan indahnya

Mengusir lamunan

Aku ingin seperti daun yang jatuh

Yang tak pernah membenci angin

Menerima setiap takdir garis kehidupan

Meski tak selalu menyenangkan

Aku pun tersadar

Bahwa hidup adalah sebuah penerimaan

Penjalanan penuh ikhlas

Penuh cita, asa dan harap

3
DUNIA BARU

Tenggelamlah hai mentari

Esok lusa ku akan menatapmu

Dengan tatapan haru

Dengan jiwa yang baru

Bersama cerita haru biru

Tak akan ada lagi bisu

Tak akan ada lagi tatapan sayu

Ku siap menyambut dunia baru

MATAHARI

Ketika ku buka jendela kamar

di pagi hari

Matahari menyambut manis

Kicau burung menjadi lagu

Matahari kau sinari bumi

Kau yg slalu dibutuhkan

Menjadi penerang dunia

Makhluk hidup berterima kasih pada mu

4
SEKOLAH

Sungguh indah tamanmu

Taman yang tlah dibuat oleh kami

Taman yang tlah kami buat untuk memperindah bangunanmu

Taman yang slalu kita jaga dan kita rawat

Keindahanmu adalah ciptaan Tuhan

Keindahanmu harus kita lestarikan

Karena kau adalah

Tempat kami mencari ilmu

Sekolah..

Kelebihanmu diantara bangunan lain sangat banyak

Engkau tempat kami mencari ilmu

Tempat kami mengenal teman

Sekolah..

Kami janji akan melestarikanmu

Akan mengenang manfaat mu

Akan mengingat engkau sbagai tempat mencari ilmu yang pernah kita
singgahi

5
PAGI YANG CERAH
Kupandangi lingkungan sekolahku yang indah di bawah langit yang membentang luas

Mentari pagi menerangi bumi

Pepohonan yang hijau menyejukan kalbu yang hampa

Bunga yang indah mewarnai lingkungan

Kicauan burung yang merdu meramaikan pagi ini

Rumput-rumput yang bergoyang senantiasa seperti bernari

Kupu-kupu yang elok hinggap pada bunga yang indah

Betapa indah lingkungan sekolahku

Tuhan terimakasih atas keindahan ini

Kuberjanji akan menjaganya

TAMAN SEKOLAHKU
Dari sinilah tercipta keindahan

kenyamanan serta kebahagiaan

yg amat senang

aku bersyukur....

dapat melihat betapa indahnya

taman sekolah yang setiap hari

aku dan teman temanku rasakan.

aku berterima kasih

kepada ke dua orang tuaku

yang telah mengizinkanku untuk bersekolah di sini untuk melihat keindahan dan
kebersihan taman sekolah yg tiada tara

6
MAKNA SEKOLAH

Sekolahku, bangunanmu begitu kokoh

Memberikan kenyamanan tuk mencari ilmu

Hingga membuatku menjadi seorang yang berguna

Tak ada yang bisa kulakukan untukmu

Selain ucapan "TERIMA KASIH"

Kau tempat ku menimba ilmu

Bertemu kawan,bercanda tawa

Tempat awal mengejar cita-cita

Andai saja aku rajin belajar

Aku tidak akan mengecewakan ibu bapak guru dan juga orangtua ku

Andai saja aku rajin belajar

Aku tak akan kalah dengan teman sebaya ku

Aku sering sekali membuat alasan jika di suruh untuk mengulas pelajaran

Jarang sekali aku dengarkan akan perintah itu

Kini aku menyadarinya, jika aku membutuhkan akan tuntunan itu

Sering sekali aku membentak jika di suruh belajar

Dan kini aku merasakan betapa aku butuh untuk belajar

Dan kini aku menyesalinya

7
PR-PEKERJAAN RUMAH-

Dari sekolah ku mendapatkan Tugas Sekolah

Biasa kusebut PR, kepanjangan dari Pekerjaan Rumah

Dari mengaji aku juga mendapatkan PR

Seakan-akan hidupku selalu ada yang namanya PR

Dan kini ku mengerti akan manfaat itu

Dahulu ku sempat tak terima

Jika aku mendapatkan PR yang selalu menumpuk dari setiap ibu bapak guru ku

Setelah ku menyadari akan semua itu

Ternyata semua itu membawa manfaat bagiku

Karena PR, aku belajar di rumah

Karenamu aku kembali mengulas pelajaran yang sudah di ajarkan

Dan kini ku mengerti akan maksud semua itu

Terimakasih tumpukan PR ku..

ULANGAN
Berasal dari kata ulang

Yang ditambahi imbuan –an-

Meski benar berarti sesuatu yang diulang

Tapi ini sungguh menyesakkan

Ulangan alias ujian

Menandakan jam tidur yang berkurang

8
PESAN GURU
Aku ingin menjadi seorang pilot

Aku ingin menjadi dokter

Aku ingin menjadi guru

Banyak sekali keinginan yang ingin ku raih

Hingga suatu saat aku menyadari jika semua itu butuh tekad yang kuat

Ingin rasanya kumenyerah pada citaku

Begitu sulit dan banyak yang harus kulakukan untuk menggapai itu

Namun, Ibu bapak guru selalu berpesan kepadaku

Bahwa hasil luar biasa tidak akan pernah dilalui lewat jalan yang biasa

Berulang kali guru bertanya

Ingin menjadi apakah diriku

Aku akan menjawab berbagai model jawaban yang terlintas di benakku

Dan engkau selalu berpesan

Jika dengan belajar yang rajin maka kesuksesan akan menanti

Terimakasih akan semua pesan itu

Wahai guru ku

9
PENDIDIK BANGSA

Dia adalah pahlawan

Dia bagai sumber ilmu

Mengajariku apa yang ia tahu

Besar jasanya dalam hidupku

Tak hanya aku

Bahkan ribuan anak bangsa diluar sana

Karenanya kami semua bisa menulis dan membaca

Mengenal istilah baru dihidup kami

Terimakasih atas bimbingan yg kau beri

Terimakasih atas setiap detik perjuanganmu

Hai Guru,,,,

Kau adalah PEJUANG ILMU

Kau adalah PENDIDIK BANGSA

CINTA ES-EM-A
Cinta adalah anugerah yang berharga

Lebih dari harta atau tahta

Namun aku bimbang memilihnya

Antara sahabat dengan cinta

Karena keduanya begitu bernilai

Sangat berharga dan melebihi segalanya

Sayangnya aku tak dapat mendefinisikannya

Karena aku masih ES-EM-A

10
LESUNG PIPIT

Kau hanya tidak tahu

Bahwa daun yang jatuh pun terkesima karena Lesung pipitmu

Senyum yang kau bawa

Adalah nyawa bagi bunga-bunga

Kau hanya tidak tahu

Bahwa langit melengkung pelangi

Adalah tanda bahagia bertemu kamu

Ceria yang kau kenakan setiap hari

Adalah penyejuk bagi embun di waktu pagi

Coba kau lihat ke dalam dirimu

Sebuah cinta mengalir seperti air

Mata yang manis

Dan suara yang lembut

Serta Lesung pipit renyah yang selalu bisa mengalihkan duniaku

MALU
Genap sebulan aku mengamatimu dari jauh

Membayangkan bisa bertegur sapa denganmu

Berharap alam akan mempertemukan kita setiap waktu

Menanti di gerbang sekolah,

mencoba memberanikan diri untuk menemuimu

Ah, sayang…

Tapi aku masih malu

11
TERIMAKASIH IBU

Ibu …
Saat diriku kecil
Engkau mengajari berjalan dan bicara
Tidak kenal payah akan tubuhmu yang lelah
Melihat tangisan dan kenakalan itu
Senyum manis ibu merona bahagia
Seolah ingin membuka kuncup bunga menawan

Ibu…
Kini aku beranjak remaja
Kasih sayang itu masih bermuara
Perhatian itu masih seluas samudra
Tak akan surut hingga senja menyapa
Terus kekal abadi dalam suka dan duka

Ibu…
Saat ini aku telah beranjak dewasa
Terimakasih ibu atas perjuanganmu
Terimakasih ibu atas pengorbananmu
Izinkan aku memeluk erat tubuhmu
Akan aku bisikkan…..
Engkau segalanya untukku oh ibu

12
RIDHO ILLAHI

Cinta sejati tanpa alasan

Tanpa karena tanpa tapi

Cinta itu adalah cinta Tuhan

Pemberi kehidupan serta rezeki

Pemberi keamanan dan ketenteraman

Dalam dunia yang fana lagi menakutkan

KepadaMu, Tuhan

Napas berhembus pelan melantun doa

Malam-malam yang kuhabiskan dengan menangis

Dan pagi-pagi yang kucaci dengan gerutu

Langkah yang entah kemana hendak menuju

Terlupa namamu, tak kuingat laranganmu

Aku hidup sebagai hamba

Tapi tak pernah menengadah doa

Kepadamu, Tuhan

Langkah tertatih mengetuk pintu

Sadarkan aku tentang alam yang riuh

Perlihatkan aku tentang cerita-cerita hujan

Dan hutan yang terbakar karena-Mu

Kisahkan kepadaku tentang burung-burung

Dan dedaunan yang gugur satu per Satu

Kepadamu Tuhan,

Sujudku adalah jalan pulang

Doaku adalah obat penenang

Darimu Tuhan

Pengampunan adalah kehidupan

Ridhomu adalah tujuan

13
SEMESTA MURKA

Kemana mereka?

Hewan yang Tuhan ciptakan untuk berdampingan

Dengan manusia sang khaalifah dunia

Kemana mereka wahai manusia

Kemanakah mereka yang seharusnya menjadi sahabat

Kemana mereka?

APakah telah kita bunuh dengan penebangan

Apakah telah kita bunuh dengan sampah kita

Apakah kita bunuh karena kerakusan kita

Lalu berkedok

Ini kebutuhan hidup

Hilangnya mereka membawa petaka

Menarik kita dalam kelaparan

Mengundang berbagai bencana alam

Pantaslah kita sebut SEMESTA MURKA

Atas semua perbuatan kita

14
INDAHNYA ALAM NEGERI INI

Kicauan burung terdengar merdu

Menandakan adanya hari baru

Indahnya alam ini membuatku terpaku

Seperti dunia hanya untuk diriku

Kupejamkan mataku sejenak

Kurentangkan tanganku sejenak

Sejuk, tenang, senang kurasakan

Membuatku seperti melayang kegirangan

Wahai pencipta alam

Kekagumanku sulit untuk kupendam

Dari siang hingga malam

Pesonanya tak pernah padam

Desiran angin yang berirama di pegunungan

Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan

Begitu indah rasanya

Bak indahnya taman di surga

Keindahan alam terasa sempurna

Membuat semua orang terpana

Membuat semua orang terkesima

Tetapi, kita harus menjaganya

Agar keindahannya takkan pernah sirna

15
2 MENIT, 41 DETIK

Aku mendengarkan sebuah lagu

Dan itu mengingatkan aku padamu

Lagu berakhir

Dan itu masih mengingatkan aku padamu

RINDU

Rinduku mengangkasa

Biarlah peluh membumbung raga

Awan – awan menyatu padu

Di rerimbunan mendung kuasah rindu

Tajam menusuk bumi

Dan mendalam ukiran doa

Kau remukkan aku dalam puing- puing

Menghantam rata dengan tanah

Biarlah aku luluh lantah

Asalkan rindu ini terhenti

16
PILIHAN DITANGANMU

Kita kadang terlalu lelah memaksa

Hingga akhirnya patah dan tak tersisa

Sekali – kali,,,,

Lepaskanlah apa yang ingin dilepaskan

Jangan terlalu memaksa untuk bertahan

Jangan terlalu memaksa pada Tuhan

Karena pilihan hidup ditangmu

Meksi Tuhan yang akan menentukan

DEFINISI MALU

Malu itu..

Saat yang lain sudah maju, tapi aku masih ragu

Saat yang lain bekerja keras, aku masih bergulat dengan rasa malas

Saat aku ingin segera tuntas, sementara usahaku terbatas

dan malu itu..

Saat aku ingin dapatkan yang terbaik, sementara aku belum baik

17
APA KABAR KAMU?

Apa kabar kamu?

Mengapa aku tak mendengar kabarmu?

Mengapa aku tak lagi berpapasanmu denganmu di depan pintu?

Kau yang rajin update statusmu

Bersama kawan – kawanmu

Mengapa kini tak ada berita?

Dimana kamu?

Aku sendu….

SEMBUHKAN RINDU

Nyatanya waktu memang mampu

Mengkerdilkan perasaan

Segala bentuk kerinduan

Yang ada di hati dan pikiran

Pun tak akan dikuras habis oleh putaran jam

Pembasmian itu datang

Kamu hanya perlu diam

Lalu menikmat sembuh dengan tenang

18
TAPI TERNYATA

Saat bahagia datang menghampiri

Ku pikir ini adalah hidupku

Happy…

Tapi ternyata,,

Duka ada membuntuti

Kebahagiaan itu semu

Kecawa menggeregoti hati ini

Tapi aku tetap tegar menghadapi

Dan ternyata semua terlewati

Kemudian, aku pikir ini sudah berakhir

Tapi ternyata TIDAK

Saat semua aku kira telah berakhir dan selesai

Dan kini aku membuka lembaran baru

Tapi ternyata,

Lembaran lama masih terus menjadi referensi

Mempengaruhi setiap kali tinta menari-nari di lembaran baruku ini

19