RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
SATUAN PENDIDIKAN : SMK Negeri 1 Loli
MATA PELAJARAN : Agribisnis Ternak Unggas Pedaging
KELAS/SEMESTER : XI / III
MATERI POKOK : Sanitasi Kandang dan Peralatan
ALOKASI WAKTU : 6 X 45 menit
PERTEMUAN KE : 1 (Pertama)
A. KOMPETENSI INTI
KI.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI.2 Menghayati perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan,
gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan menunjukan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI.3 Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasitentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
Agribisnis Ternak Unggas pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan
dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks
pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga
masyarakat nasional, regional, dan internasional.
K1.4 Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja
yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja
Agribisnis Ternak Unggas. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan
kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.Menunjukkan
keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan langsung.Menunjukkan keterampilan mempersepsi,
kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah
konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIN KOMPETENSI
3.1.1 Menyebutkan bahan-bahan sanitasi
3.1 Menerapkan prosedur persiapan
kandang
kandang dan alat untuk
3.1.2 Menjelaskan sanitasi kandang dan
pemeliharaan unggas pedaging
peralatan dalam pemeliharaan unggas
pedaging
3.1.3 Mengurutkan tahap-tahap sanitasi
kandang unggas pedaging
4.1.1 Melaksanakan persiapan sanitasi
4.1 Melakukan persiapan kandang
kandang dan peralatan unggas
dan peralatan kandang untuk
pedaging
pemeliharaan unggas pedaging
4.1.2 Mempraktekkan sanitasi kandang
danperalatan unggas pedaging
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Pengetahuan
Setelah proses pembelajaran ini peserta didik diharapkan mampu:
1. Menyebutkan bahan-bahan sanitasi kandang
2. Menjelaskan sanitasi kandang dan peralatan dalam pemeliharaan unggas pedaging
3. Mengurutkan tahap-tahap sanitasi kandang unggas pedaging
Keterampilan
1. Melaksanakan persiapan sanitasi kandang dan peralatan unggas pedaging
2. Mempraktekkan sanitasi kandang dan peralatan unggas pedaging
C. MATERI PEMBELAJARAN
- Bahan sanitasi kandang (terlampir)
- Sanitasi kandang dan peralatan (terlampir)
- Tahap-tahap sanitasi kandang dan peralatan (terlampir)
D. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Saintific
Model pembelajaran : Discovery Learning
Metode : Diskusi kelompok
Tanya jawab,
Presentasi
Penugasan siswa
Praktikum
E. MEDIA, ALAT DAN SUMBER PEMBELAJARAN :
Media : Power point , LKPD
Alat dan Bahan : Laptop, LCD, papan tulis,
Alat pelindung diri: wear
pack, masker, topi, sarung
tangan, sepatu boot
Alat-alat sanitasi ternak
unggas: Kandang,
Ember,Sapu ,
sprayer,sabun/detergen,desinf
ektan
Sumber pembelajaran
1. Modul agribisnis ternak unggas
2. Internet
3. Murtidjo B.A 1987. Pedoman Beternak Ayam
broiler,Kanisius,Yogyakarta.
4. Rasyaf,M. 1995. Manajemen Peternakan
Ayam Broiler,Penebar
Swadaya,Yogyakarta.
5. Tim Departemen Agribisnis
Peternakan.2012. Persiapan Kandang dan
Peralatan ayam pedaging, Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan, Pusat
Pengembangan dan Pemberdayaan
Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Pertanian ,Cianjur.
F. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi kegiatan Wakt
u
Pendahuluan 1. Guru mengucapkan Salam pembuka dan doa bersama (menurut ajaran 5
apersepsi agama masing-masing) menit
2. Guru mengecek kehadiran siswa
3. Guru menyampaikan kegiatan pembelajaran pada hari itu dan
menyampaikan tujuan dan kompetensi yang akan dicapai
4. Guru membagi siswa kedalam beberapa kelompok yang
beranggotakan 4-5 kelompok
Inti Stimulus :
Guru meminta siswa untuk membaca dari buku sumber atau internet tentang
20
menit
sanitasi kandang dan peralatan
Problem Statement ( identifiksi masalah)
1. Guru memeberikan kesempatan kepada siswa untuk mengidentifikasi
Sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan kegiatan
pembelajaran
Data collection
1. Guru mengontrol keberlangsungan diskusi
2. Guru meminta siswa untuk mencari literatur di bahan ajar,
internet dan lainnya untuk menambah wawasan
Data processing
1. Guru membagikan LKPD dan meminta siswa mengerjakan LKPD
2. Guru mengawasi jalannya diskusi
3. Guru memberikan tahapan penguatan terhadap materi yang
dipelajari berupa power point
Generalization
Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang
sanitasi kandang dan peralatan
Penutup 1. Guru melakukan evaluasi pemahaman kelompok terhadap 5
menit
kegiatan pembelajaran hari ini dengan memberikan kuis dari
topik ynag diberikan
.-.Jelaskan tahap-tahap sanitasi kandang
2. Guru memberikan pujian kepada peserta didik yang aktif dalam
kegiatan pembelajaran hari in
3. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan
salam sekaligus menutup pembelajaran.
G. PENILAIAN
1. Teknik penilain
No ASPEK PENILAIN TEKNIK PENILAIN BENTUK INSTRUMEN
1 Pengetahuan Tes tertulis Soal essey tes
2 Keterampilan Praktikum, laporan Rubrik penilain
3 Sikap Observasi sikap Lembar observasi sikap
2. Bentuk Instrumen penilaian
a. Penilaian Kompetensi sikap (Afektif)
Penilaian sikap dan perilaku dilakukan pengamatan pada saat belajar di dalam ruang kelas
dan praktikum.Dalam pengamatan di lakukan dalam beberapa item diantaranya jujur,
disiplin, tanggung jawab dan santun.Instrumen penilain sikap dilampirkan di halaman
Lampiran.
b. Penilaian Kompetensi Pengetahuan (Kognitif)
Penilaian pengetahuan dilakukan adanya postest di akhir pembelajaran. Penilaian postest
dinilai berdasarkan intrument berupa soal pilihan ganda untuk mengetahui wawasan anak
dan kemampuan menerima pembelajaran dalam proses pembelajaran. Postest yang
dilakukan dengan test tertulis memiliki mutu sebagai berikut :
No Nilai mutu Angka mutu Keterangan :
1 A 81-100 A = Sangat baik
2 B 66-88 B = Baik
3 C 56-65 C = Cukup
4 D 46-55 D = Tidak baik
5 E <45 E = Sangat tidak baik
c. Penilaian Kompetensi Keterampilan (Psikomotor)
Penilaian keterampilan dilakukan melalui penilaian praktik dari hasil pengamatan kerja
sanitasikandang, peralatandanlingkunganternak. Penilaian ini dilakukan dengan melihat
beberapa aspek yaitu dimulai dari persiapan alat dan bahan, kesesuaian pelaksanaan
dengan cara kerja,kontribusi dalam teman kelompok, sampai pada aspek laporan
praktikum. Instrumen peniliain ketrampilan dilampirkan di halaman lampiran.
d. Instrumen penilaian terlampir
e. Remedial
1. Pembelajaran remedial dilakukan bagi siswa yang capaian KD nya belum tuntas
2. Tes remedial dilakukan sebanyak 2X dan apabila setelah 2X tes remedial belum
mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis
kembali.
f. Pengayaan
Bagi siswa yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran pengayaan
sebagai berikut :
1. Siswa yang mencapai nilai ketuntasan dibawah nilai ketuntasan maksimum diberikan
materi masih dalam cangkupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan
tambahan
2. Siswa yang mencapai nilai ketuntasan di atas nilai ketuntasan maksimum diberikan
materi melebihi cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.
Mengetahui, Surakarta, Oktober 2018
Kepala SMK Negeri 1 Loli Guru Mata Pelajaran,
EBEN TALO KE, S. Pd YASINTA ATIKA LENDA, S.Pt
NIP.19631112 198803 1 012 NIP.19830325 200904 2 008
LAMPIRAN
MATERI PEMBELAJARAN
Bahan sanitasi kandang dan peralatan
Bahan sanitasi yang dipilih mempunyai sifat:
- Efektif membunuh mikroorganisme/sumber penyakit yang tidak dikehendaki
- Harganya murah
- Tidak mempunyai efek yang buruk
- Mempunyai sifat membersihkan yang baik, mudah digunakan, mudah didapat, bau yang
ditimbulkan dapat diterima
Jenis-jenis bahan sanitasi
No Jenis bahan sanitasi Lokasi penggunaan Cara penggunaan
1 Sabun Tempat pakan dan air minum Dicampur dengan air, dicucikan
2 Antisep dan neo antisep Tempat pakan dan air minum, Dicampur dengan air,
permukaan kandang disemprotkan
3 Rodalon Tempat pakan dan air minum, Dicampur dengan air,
permukaan kandang disemprotkan
4 Kapur Lantai, dinding dan langit-langit Dicampur dengan air, dioleskana
kandang atau ditaburkan
Sanitasi kandang
Sanitasi kandang dan peralatan adalah salah satu tindakan yang perlu dilakukan untuk mencegah
berjangkitnya wabah penyakit dalam suatu peternakan ayam.
Tujuan sanitasi adalah menciptakan lingkungan yang nyaman dihuni oleh DOC, bebas kotoran dan
bibit penyakit
Cara penggunaan bahan sanitasi kandang adalah:
- Tepat cara
- Tepat sasaran
- Tepat dosis
- Tepat waktu
Prinsip kegiatan sanitasi yaitu:
- Bersih secara fisik : bersih dari kotoran dan debu yang menempel
- Bersih secara kimiawi : tidak mengandung bahan kimia yang membahayakan
- Brsih secara mikrobiologis: mencegah agar ternak yang dipelihara bebas dari serangan
penyakit
Tahap-tahap sanitasi kandang dan peralatan
1. Pembersihan kotoran dan sekam (litter)
Kegiatan pembersihan kotoran ayam dan sekam (litter) sebaiknya dilakukan secepat
mungkin. Semakin cepat kotoran ayam dan sekam (litter) dibersihkan maka semakin
baik, karena pertumbuhan, perkembangan ataupun penyebaran bibit penyakit yang ada
setelah kegiatan pemeliharaan akan berkurang atau bahkan akan terputus. Secara teknis
kegiatan pembersihan kotoran dan sekam (litter) dimulai dengan cara mengeluarkan
semua tempat pakan dan tempat minum yang berada dalam kandang, kemudian
mengumpulkan kotoran dan sekam (litter) pada ujung atau tepi kandang dan
memasukkannya kedalam karung, sampai kotoran dan sekam (litter) tersebut bersih.
Karung-karung yang telah berisi kotoran dan sekam (litter) tersebut kemudian sesegera
mungkin dipindahkan jauh-jauh dari kandang atau bisa juga langsung dijual sebagai
pupuk tanaman.
2. Pencucian kandang dengan air bersih dan detergen
Pencucian kandang dan tirai kandang sebaiknya menggunakan air bersih. Pada saat
mencuci kandang bisa menggunakan alat seperti sapu, sikat, ember, slang, hand sprayer
ataupun power sprayer. Apabila ukuran kandang ayam tersebut lebar dan luas akan lebih
baiknya menggunakan alat power sprayer. Karena aliran atau tekanan airnya lebih
kencang, sehingga hasilnya akan lebih cepat dan lebih bersih. Power sprayer sangat
cocok dipergunakan untuk mencuci kandang dan tirai kandang.
Pencucian kandang dan tirai kandang dilakukan dengan cara membasahi atau
menyemprot dengan air disemua permukaannya. Baru kemudian dilakukan pencucian
yang kedua kali, dengan menggunakan bahan deterjen. . Cara menggunakan deterjen
untuk mencuci kandang dan tirai kandang adalah : deterjen baik itu sabun cream atau
rinso dimasukkan kedalam bak atau drum besar diaduk atau dikocok–kocok sampai
keluar busanya, baru kemudian dipergunakan untuk mencuci kandang dan tirai kandang.
Pencucian dengan deterjen ini, dimaksudkan untuk membunuh mikroorganisma yang
memiliki lapisan lunak sebagai pelindung saat berada di luar tubuh ternak misalnya virus
AI. Selain itu dengan deterjen akan menurunkan tegangan permukaan dari kotoran-
kotoran ayam yang menempel di lantai atau dinding kandang. Sehingga akan mudah
dibersihkan dengan penyemprotan menggunakan air.
3. Penyemprotan dengan desinfektan
Secara umum desinfektan yang dipergunakan didalam persiapan kandang untuk
pemeliharaan ayam broiler atau ayam pedaging adalah dengan cara disemprotkan.
Penyemprotan kandang dan tirai kandang dengan desinfektan dilakukan setelah kandang
dan tirai kandang tersebut dicuci dengan deterjen. Kegiatan penyemprotan dengan
desinfektan ini dengan tujuan agar semua mikroorganisma atau sumber-sumber bibit
penyakit yang masih menempel di dinding-dinding kandang, langit-langit kandang, lantai
kandang, tirai yang telah dipasang didinding kandang serta dilingkungan sekitar kandang
mati. Penggunaan desinfektan sejalan dengan prinsip utama Biosecurity, yaitu ”
mencegah lebih baik daripada mengobati ” memilih desinfektan yang baik, tidak sekedar
berdasarkan harga yang terjangkau. Namun diperlukan pengetahuan mengenai manfaat
dan khasiat dari zat aktif yang terkandung dalam desinfektan, kemudahan penggunaan
dan pengaruhnya terhadap peralatan yang digunakan maupun petugas kandang yang
melakukan desinfeksi
4. Pencucian Perlengkapan dan Peralatan Kandang
Tirai kandang perlengkapan kandang yang dibutuhkan dalam kondisi bersih dan stril.
Agar perlengkapan tersebut steril, rendam tirai dalam larutan desinfektan selama
semalam. Selanjutnya, tirai diangkat dan dibilas menggunakan semproten air dan dijemur
sampai kering. Begitu juga dengan tempat pakan dan tempat minum. Rendam peralatan
ini dalam larutan desinfektan selama semalam, dicuci bersih keesokan harinya dan
dikeringkan.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Kelas : XI
Kelompok :
Nama :
Kompetensi Dasar
3.1 Menerapkan prosedur persiapan kandang dan alat untuk pemeliharaan unggas pedaging
Indikator Pencapain Kompetensi
3.1.1 Menyebutkan bahan-bahan sanitasi kandang
3.1.2 Menjelaskan sanitasi kandang dan peralatan dalam pemeliharaan unggas pedaging
3.1.2 Mengurutkan tahap-tahap sanitasi kandang unggas pedaging
Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran ini peserta didik diharapkan mampu:
1. Menyebutkan bahan-bahan sanitasi dan peralatan sanitasi kandang
2. Menjelaskan sanitasi kandang dan peralatan dalam pemeliharaan unggas pedaging
3. Mengurutkan tahap-tahap sanitasi kandang unggas pedaging
4.
Tugas peserta didik
1. Amati tayangan video berikut ini (sumber
2. Tulislah bahan-bahan sanitasi kandang
3. Tulislah tujuan dilakukan sanitasi kandang
4. Tulislah tahap-tahap sanitasi kandang
Gambar-gambar bahan sanitasi kandang
Gambar –gambar tahap-tahap sanitasi kandang dan peralatan
Gbr. Pengumpulan litter bekas pemeliharaan
Gbr . Pencucian kandang
Gbr Mencampur desinfektan
Gbr menyemprot dinding kandang dengan desinfektan
Gbr Pencucian peralatan kandang
Tulislah hasil diskusi anda pada lembar yang telah disediakan!
No Jawaban
1 Bahan- bahan sanitasi yaitu
2 Tujuan dilakukan sanitasi kandang adalah
3 Tahap-tahap sanitasi kandang adalah