0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
254 tayangan20 halaman

Rencana Pembelajaran Seleksi Telur Konsumsi

Rencana pelaksanaan pembelajaran ini membahas tentang seleksi telur konsumsi berdasarkan kualitas dan ukurannya. Pembelajaran dilakukan melalui diskusi dan praktik langsung. Peserta didik diajak untuk mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, mengolah data, membuktikan hasil, dan menarik kesimpulan melalui proses seleksi telur. Tujuannya agar peserta didik dapat memahami dan melakukan seleksi telur den
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
254 tayangan20 halaman

Rencana Pembelajaran Seleksi Telur Konsumsi

Rencana pelaksanaan pembelajaran ini membahas tentang seleksi telur konsumsi berdasarkan kualitas dan ukurannya. Pembelajaran dilakukan melalui diskusi dan praktik langsung. Peserta didik diajak untuk mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, mengolah data, membuktikan hasil, dan menarik kesimpulan melalui proses seleksi telur. Tujuannya agar peserta didik dapat memahami dan melakukan seleksi telur den
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Oleh : Sri Esthi Nurani, S.Pt

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 2 Purbalingga


Kelas / Semester : XI/Genap
Tema : 3.10. Menerapkan prosedur pemanenan telur konsumsi
Sub Tema : 3.10.2. Menyeleksi telur berdasarkan kualitas dan
ukurannya
Pembelajaran ke : 16
Alokasi waktu : 1 x 10 menit
A. Kompetensi Inti (KI)
3 : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Agribisnis Ternak
Unggas pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian
dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
4 : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Agribisnis Ternak Unggas.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan
standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif,
kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya
di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
B. Kompetensi Dasar
3.10. Menerapkan prosedur pemanenan telur

4.10. Melakukan pemanenan telur


C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.10.2. Menyeleksi telur berdasarkan kualitas dan ukurannya
4.10.2. Menyeleksi telur
D. Tujuan Pembelajaran
Melalui tahapan pembelajaran model pembelajaran Discovery Learning,dengan metode
diskusi, dan praktik, peserta didik mampu:
1. Memahami seleksi telur konsumsi berdasarkan kualitas dan ukurannya dengan tekun, disiplin
dan tanggung jawab
2. Melakukan seleksi telur konsumsi dengan tanggungjawab, teliti dan disiplin

E. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan Orientasi, motivasi dan apersepsi
(awal) 1. Melakukan Pembukaan dengan Salam dan dilanjutkan
dengan membaca doa (Orientasi)
2. Melakukan presensi kehadiran peserta didik
3. Menanyakan kondisi kesehatan dan kebahagiaan peserta
didik
4. Mengaitkan materi sebelumnya yaitu prosedur pemanenan
telur konsumsi dengan materi yang akan dipelajari dan
diharapkan dikaitkan dengan pengalaman peserta didik
(Apersepsi)
3. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari
seleksi telur konsumsi yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari. (Motivasi)
4. Menjelaskan penilaian yang dilakukan.
5. Guru membentuk kelompok praktikum dan meminta
peserta didik untuk duduk berkelompok
Inti PEMBERIAN STIMULUS TERHADAP PESERTA 6 Menit
DIDIK
• Guru meminta peserta didik memperhatikan telur hasil
pemanenan dari kandang dan telur dalam kemasan siap
dipasarkan yang disajikan guru
• Peserta didik memperhatikan telur konsumsi yang
disajikan oleh guru
• Guru menugaskan peserta didik untuk membaca materi
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
seleksi telur konsumsi dari modul atau sumber lain yaitu
melalui handphone
• Guru meminta Peserta didik untuk mendiskusikan materi
seleksi telur konsusmi
• Peserta didik menggali informasi dengan membaca
materi seleksi telur konsumsi dari modul dan browsing di
handphone
• Peserta didik berdiskusi tentang seleksi telur konsumsi
• Berdasarkan hasil membaca materi dan diskusi peserta
didik dapat menjelaskan pengertian seleksi telur
konsumsi
IDENTIFIKASI MASALAH
• Guru memberi kesempatan peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah pada telur
konsumsi yang ada saat seleksi telur konsumsi, kemudian
salah satunya dipilih dan dirumuskan dalam bentuk
hipotesis (jawaban sementara atas pertanyaan masalah)
• Peserta didik mengidentifikasi permasalahan yang dipilih
selanjutnya dirumuskan dalam bentuk pertanyaan, atau
hipotesis, yakni pernyataan sebagai jawaban sementara atas
pertanyaan yang diajukan.

PENGUMPULAN DATA
• Guru meminta peserta didik untuk melakukan seleksi
telur konsumsi melalui contoh yang didemonstrasikan
oleh guru yaitu berdasarkan kualitas dan ukurannya yaitu
meliputi kualitas kerabang (retak atau tidaknya, kebersihan
dan warna kerabang), bentuk serta berat telur
• Peserta didik melakukan seleksi telur konsumsi melalui
contoh yang didemonstariskan oleh guru untuk menjawab
pertanyaan atau benar tidaknya hipotesis
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
PENGOLAHAN DATA
• Guru membimbing peserta didik melakukan pengolahan
data hasil seleksi telur konsumsi berdasarkan kualitas dan
ukurannya
• Peserta didik memisah telur konsumsi sesuai standard atau
tidak berdasarkan kualitas dan ukurannya
• Peserta didik menghitung jumlah telur pada masing-masing
kondisi telur dan dimasukkan ke dalam format tabel
pengamatan
PEMBUKTIAN
• Guru membimbing peserta didik menemukan konsep
seleksi telur konsumsi berdasarkan hasil praktik seleksi
telur konsumsi yang dilakukan peserta didik.
• Peserta didik melakukan pemeriksaan secara cermat untuk
membuktikan benar tidaknya hipotesis yang ditetapkan.
Dan dihubungkan dengan hasil pengolahan data hasil
praktik
MENARIK KESIMPULAN /GENERALISASI
• Berdasarkan hasil pembuktian/verifikasi guru bersama-
sama peserta didik membuat kesimpulan seleksi telur
konsumsi berdasarkan kualitas dan ukurannya yaitu
meliputi kualitas kerabang (retak atau tidaknya, kebersihan
dan warna kerabang), bentuk serta berat telur
Penutup Rangkuman, refleksi, tes, dan tindak lanjut 2 menit
• Guru mengajak Peserta didik untuk membuat rangkuman
materi belajar
• Guru melakukan refleksi sebagai penguatan dari kegiatan
pembelajaran hari ini
• Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran, dan motivasi
untuk tetap semangat serta mengingatkan peserta didik
untuk mempelajari materi baru yang lebih menantang.
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
• Guru memberikan informasi materi pembelajaran untuk
pertemuan selanjutnya adalah menangani telur pasca
pemanenan.
• Guru memberikan tugas mempelajari materi berikutnya
yaitu menangani telur pasca pemanenan.
• Guru mempersilahkan eserta didik untuk berdoa, menutup
kegiatan pembelajaran hari ini

A. PENILAIAN PEMBELAJARAN
1. Penilaian Pengetahuan : latihan soal, ulangan harian
2. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja
3. Penilain Sikap : Jurnal
F. Penilaian, Remidial dan Pengayaan
1. Jenis/Teknik Penilaian
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
1. Pengetahuan Tertulis Saat pembelajaran
Saat pembelajaran/
2. Ketrampilan Penugasan
Setelah pembelajaran

Saat pembelajaran/
3. Sikap Penilaian diri/ Observasi
Setelah pembelajaran
2. Bentuk Instrumen dan Instrumen
Penilaian Kegiatan Diskusi
Instrumen dan Rubrik Penilaian Sikap
Nama Nilai Akhir
Peserta Komunikatif Kerjasama Kreatif Kritis
(Modus)
No didik/
Kelompok 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1.
2.
3.
4.
N
Keterangan:
A = jika empat indikator terlihat.
B = jika tiga indikator terlihat.
C = jika dua indikator terlihat
D = jika satu indikator terlihat
Indikator Penilaian Sikap:
Komunikatif
a. Berkomunikasi secara efektif dan efisien
b. Menyampaikan pesan dengan baik
c. Penggunaan bahasa yang secara sosial dapat diterima dan memadai
d. Berkomunikasi yang tidak menyinggung perasaan orang lain
Kerjasama
a. Membantu teman lain yang mengalami kesulitan
b. Memberikan kontribusi pemikiran
c. Mengajak teman lain untuk melakukan tugas secara bersama
d. Berbagi bersama dalam menangani permasalahan
Kreatif
a. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
b. Berwawasan masa depan dan penuh imajinasi
c. Mampu memproduksi gagasan-gagasan baru
d. Mampu menemukan masalah dan mampu memecahkannya.
Kritis
a. Menanyakan dan menjawab pertanyaan
b. Mencari cara-cara yang dapat dipakai untuk mengatasi masalah-masalah
c. Berusaha mendapatkan informasi sebanyak mungkin dari sumber lain
d. Berpikir terbuka, yaitu berbicara secara kongkret.
Kategori nilai sikap:
Sangat baik : apabila memperoleh nilai akhir 4
Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3
Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2
Kurang : apabila memperoleh nilai akhir 1

1. Pengetahuan
a. Kisi-Kisi dan Soal
Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Indikator Soal Soal
Soal
3.10. Menerapkan 3.10.2 Menyeleksi 3.10.1.Menjelaskan Soal Soal tertulis
prosedur telur tujuan seleksi telur tertulis terlampir
pemanenan berdasarkan tetas
telur kualitas dan 3.10.2. Mampu
ukurannya menyeleksi telur
konsumsi
berdasarkan
kualitas dan
ukurannya

4.10.1.Mampu
4.10. Melakukan 4.10.2. Menyeleksi menyeleksi telur Praktikum Praktikum seleksi
pemanenan telur konsumsi di kelas telur konsumsi
telur terlampir
1. Penilaian pengetahuan dengan tes tertulis
No Pertanyaan Bobot
1. Jelaskan tujuan seleksi telur tetas ! 4
Sebutkan kriteria seleksi telur ayam ras berdasarkan kualitas dan
2. 4
ukurannya !
3. Jelaskan fungsi candler pada seleksi telur konsumsi ! 4
4. Bagaimana cara kerja candler ! 4
Jelaskan alasan mengapa penempatan telur bagian tumpul diatas dan
5 4
lancip dibawah !
Nilai Akhir (NA) 20
Rubrik penilaian
1. Nilai 4 ; jika sesuai kunci jawaban dan ada pengembangan jawaban
2. Nilai 3 ; jika jawaban sesuai kunci jawaban
3. Nilai 2 ; jika jawaban kurang sesuai dengan kunci jawaban
4. Nilai 1 ; jika jawaban tidak sesuai dengan kunci jawaban
Bobot Nilai :
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑏𝑒𝑡𝑢𝑙
x 100
20

Kunci Jawaban
No Pertanyaan
Seleksi telur bertujuan untuk membedakan telur yang baik/tidak cacat/abnormal, telur
retak, telur pecah, telur putih dan berat telur. Hal ini dikarenakan harga jual dari setiap
golongan telur pun juga berbeda. Ciri-ciri telur yang baik dapat dilihat dari warna telur
yang pekat, kerabang telur bersih, rata, serta telur tidak cacat atau retak dan berat
1.
standard. Disamping itu, seleksi telur juga dapat didasarkan pada kriteria telur ayam
konsumsi sesuai dengan SNI nomor 3926:2008, yakni indikator keretakan kerabang,
kondisi kantung udara, posisi kuning telur, ada tidaknya bercak darah dan adanya
pertumbuhan embrio.
Kriteria seleksi telur ayam ras sebagai berikut :
1. Berat telur dikategorikan jumbo (<70 gram), ekstra jumbo (65-70 gram), besar (58-
65 gram), medium (50-57 gram), kecil (40-50 gram), dan sangat kecil (<40 gram)
2.
2. Telur tidak retak/pecah
3. Bentuk telur normal
4. Kerabang telur tidak kotor
No Pertanyaan
Fungsi candler untuk mengetahui keretakan kerabang, kantung udara (semakin tua
3. umur telur semakin lebar kantung udara), kuning telur (yolk), bercak darah dan
pertumbuhan embrio
Telur diarahkan ke sinar dari candler diputar-putar dilihat kelainan yang mungkin
4. terlihat seperti keretakan kerabang, kantung udara, adanya bercak darah dan catat yang
ditemukan.
Tujuan untuk mengurangi kerusakan telur konsumsi, karena kerabang telur
5.
dibagian tumpul lebih tebal daripada bagan bawah.

2. Ketrampilan
Mata Pelajaran : Agribisnis Ternak Unggas Petelur
Kompetensi Dasar: 4.10. Melakukan pemanenan telur
4.10.1. Menyeleksi telur konsumsi

No. Komponen/SubkomponenPe Indikator Skor


nilaian

1 2 3 4
I Persiapan Kerja
1.1.Pakaian dan perlengkapan Peserta memakai pakaian dan perlengkapan 9,0-10
yang sesuai dan lengkap
Peserta memakai pakaian dan perlengkapan 8,0-8,9
yang sesuai, kurang lengkap
Peserta tidak memakai pakaian dan 7,0-7,9
perlengkapan yang sesuai
Peserta tidak memakai pakaian dan Tidak
perlengkapan
1.2.Alat dan bahan Peserta menyiapkan alat dan bahan yang sesuai 9,0-10
dengan jumlah yang benar
Peserta menyiapkan alat dan bahan yang sesuai 8,0-8,9
dengan jumlah yang kurang/lebih
Peserta menyiapkan sebagian alat dan bahan 7,0-7,9
yang sesuai
Peserta tidak menyiapkan alat dan bahan Tidak
No. Komponen/SubkomponenPe Indikator Skor
nilaian

1 2 3 4
II Proses (Sistematika dan CaraKerja)
2.1. Menyeleksi telur • Menyeleksi telur berdasarkan kriteria 9,0-10
konsumsi berdasarkan berat telur dengan tepat
kualitas dan ukurannya
• Menyeleksi telur berdasarkan bentuk
telur dengan tepat
• Menyeleksi telur berdasarkan kebersihan
kerabang dengan tepat
• Menyeleksi telur berdasarkan kondisi
kerabang (warna dan keretakan) dengan
tepat
• Menyeleksi telur berdasarkan kriteria 8,0-8,9

berat telur dengan tepat


• Menyeleksi telur berdasarkan bentuk
telur dengan tepat
• Menyeleksi telur berdasrkan kebersihan
kerabang dengan tepat
• Menyeleksi telur berdasarkan kondisi
kerabang (warna dan keretakan) dengan
tepat
• Menyeleksi telur berdasarkan kriteria 7,0-7,9

berat telur dengan tepat


• Menyeleksi telur berdasarkan bentuk
telur dengan tepat
• Menyeleksi telur berdasarkan kebersihan
kerabang tidak tepat
• Menyeleksi telur berdasarkan kondisi
kerabang (warna dan keretakan) tidak
tepat
No. Komponen/SubkomponenPe Indikator Skor
nilaian

1 2 3 4
• Tidak menyeleksi telur berdasarkan Tidak

kriteria berat telur dengan tepat


• Tidak menyeleksi telur berdasarkan
bentuk telur dengan tepat
• Tidak menyeleksi telur berdasrkan
kebersihan kerabang dengan tepat
• Tidak menyeleksi telur berdasarkan
kondisi kerabang (warna dan keretakan)
dengan tepat
2.2. Mengolah data hasil seleksi • Menentukan kriteria hasil seleksi telur 9,0-10
telur konsumsi konsumsi dengan tepat
• Menghitung jumlah masing-masing
kriteria hasil seleksi telur konsumsi
dengan tepat
• Menghitung persentasi kriteria telur
konsumsi dengan tepat
• Menentukan kriteria hasil seleksi telur 8,0-8,9

konsumsi dengan tepat


• Menghitung jumlah masing-masing
kriteria hasil seleksi telur konsumsi
dengan tepat
• Menghitung persentasi kriteria telur
konsumsi dengan tidak tepat
No. Komponen/SubkomponenPe Indikator Skor
nilaian

1 2 3 4
• Menentukan kriteria hasil seleksi telur 7,0-7,9

konsumsi dengan tepat


• Menghitung jumlah masing-masing
kriteria hasil seleksi telur konsumsi
dengan tidak tepat
• Menghitung persentasi kriteria telur
konsumsi dengan tidak tepat
• Tidak menentukan kriteria hasil seleksi Tidak

telur konsumsi dengan tepat


• Tidak menghitung jumlah masing-
masing kriteria hasil seleksi telur
konsumsi dengan tidak tepat
• Tidak menghitung persentasi kriteria
telur konsumsi dengan tidak tepat

III Hasil Kerja


2.1. Menyeleksi telur • Hasil seleksi telur berdasarkan kriteria 9,0-10
konsumsi berdasarkan berat telur diperoleh dengan tepat
kualitas dan ukurannya
• Hasil seleksi telur berdasarkan bentuk
telur diperoleh dengan tepat
• Hasil seleksi telur berdasarkan
kebersihan kerabang diperoleh dengan
tepat
• Hasil seleksi telur berdasarkan kondisi
kerabang (warna dan keretakan)
diperoleh dengan tepat
No. Komponen/SubkomponenPe Indikator Skor
nilaian

1 2 3 4
• Hasil seleksi telur berdasarkan kriteria 8,0-8,9

berat telur diperoleh dengan tepat


• Hasil seleksi telur berdasarkan bentuk
telur diperoleh dengan tepat
• Hasil seleksi telur berdasarkan
kebersihan kerabang diperoleh dengan
tepat
• Hasil seleksi telur berdasarkan kondisi
kerabang (warna dan keretakan) tidak
tepat
• Hasil seleksi telur berdasarkan kriteria 7,0-7,9

berat telur diperoleh dengan tepat


• Hasil seleksi telur berdasarkan bentuk
telur diperoleh dengan tepat
• Hasil seleksi telur berdasarkan
kebersihan kerabang tidak tepat
• Hasil seleksi telur berdasarkan kondisi
kerabang (warna dan keretakan) tidak
tepat
• Hasil seleksi telur berdasarkan kriteria Tidak

berat telur tidak tepat


• Hasil seleksi telur berdasarkan bentuk
telur tidak tepat
• Hasil seleksi telur berdasarkan
kebersihan kerabang tidak tepat
• Hasil seleksi telur berdasarkan kondisi
kerabang (warna dan keretakan) tidak
tepat
No. Komponen/SubkomponenPe Indikator Skor
nilaian

1 2 3 4
IV Sikap Kerja
4.1.Ketelitian Teliti 9,0-10
Kurang teliti 8,0-8,9
Tidak teliti 7,0-7,9
Tidak melakukan Tidak
4.2.Kerapian Rapi 9,0-10
Kurang rapi 8,0-8,9
Tidak rapi 7,0-7,9
Tidak melakukan Tidak
4.3.Kebersihan Bersih 9,0-10
Kurang bersih 8,0-8,9
Tidak bersih 7,0-7,9
Tidak melakukan Tidak
4.4.Keselamatan kerja Sesuai prosedur 9,0-10
Kurang sesuai prosedur 8,0-8,9
Tidak sesuai prosedur 7,0-7,9
Tidak melakukan Tidak
V Waktu
5.1. Kecepatan Cepat 9,0-10
Kurang cepat 8,0-8,9
Tidak cepat 7,0-7,9
Tidak melakukan Tidak
5.2.Ketepatan Tepat 9,0-10
Kurang tepat 8,0-8,9
Tidak tepat 7,0-7,9
Tidak melakukan Tidak
Perhitungan Nilai Praktik (NP) :

Prosentase Bobot Komponen Penilaian Nilai Praktik


(NP)
Persiapan Proses Hasil Sikap Waktu ∑ NK
Kerja
1 2 3 4 5 6

Skor perolehan
Skor Maksimal 20 70 70 40 20
Bobot (%) 10 50 25 10 5

NK

Keterangan:
• Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian
• Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian
• Bobot diisi dengan prosentase setiap komponen. Besarnya prosentase dari setiap komponen
ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen
penilaian adalah 100
• NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor
maksimal

∑ 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑷𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏
𝑵𝑲 = × 𝑩𝒐𝒃𝒐𝒕
𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑴𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍

• NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK


• Jenis komponen penilaian (persiapan, proses, sikap kerja, hasil, dan waktu) disesuaikan dengan
karakter program keahlian.

3. Sikap
3.10. Menerapkan prosedur pemanenan telur
3.10.2. Menyeleksi telur konsumsi berdasarkan kualitas dan ukurannya
4.10. Melakukan pemanenan telur
4.10.2. Menyeleksi telur konsumsi

Tanggal Nama Peserta didik Catatan Perilaku Butir Sikap


No
1
2
3
4
5
Catatan : butir sikap misalnya jujur, disiplin, toleransi dll (untuk catatan guru mapel)
3. Remidi dan Pengayaan
• Bagi Peserta didik yang memperoleh nilai kurang dari 75 diadakan remidi.
• Apabila jumlah Peserta didik yang remidi 75% atau lebih maka diadakan
pembelajaran remidial klasikal dan jika kurang dari 75% diadakan remidial
individual.
• Bagi Peserta didik yang memperoleh nilai 75 atau lebih maka diadakan
pengayaan.
G. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1. Media : media serbaneka berupa telur konsumsi hasil pemanenan
farm sekolah dengan berbagai kondisi dan ukuran, serta telur
siap dipasarkan
2. Alat/Bahan : Laptop, Whiteboard, Spidol, ATK, pensil format laporan
melakukan seleksi telur konsumsi egg tray plastic, candler,
timbangan digital, telur konsumsi, kain lap
3. APD : Masker, sarung tangan kain, wearpack
4. Sumber Belajar : Modul Agribisni ternak unggas petelur tingkat IX,
internet,buku praktis

Purbalingga, 05 Juli 2022


WKS 1 Guru Mata Pelajaran
Agribisnis Ternak Unggas Petelur

Taufik Idzhari, S.Pd Sri Esthi Nurani, S.Pt


NIP. 19820717 201402 1 001 NIP. 19721016 200604 2 011

Mengetahui
Kepala Sekolah

Sigit Priyambodo, S.Pt MP


NIP. 19720424 200604 1 005
LEMBAR KERJA SISWA
MENYELEKSI TELUR KONSUMSI

A. Tujuan
1. Peserta didik dapat menentukan kriteria seleksi telur konsumsi berdasarkan kualitas dan
ukurannya dengan teliti
2. Peserta didik dapat menyeleksi seleksi telur konsumsi dengan tanggungjawab dan teliti

B. Alat dan Bahan


1. Alat
1) Egg tray
2) Timbangan digital
3) Candler
4) Kain lap
5) Pensil
6) Sarung tangan karet
7) masker
2. Bahan
1. Telur ayam ras
C. Prosedur Kerja
1. Persiapan
a. Mengecek aliran listrik dan menyalakan candler
Pasang jek candler pada sumber listrik dan tekan tombol on. Pastikan pencahayaan
tepat dapat melihat kondisi kerabang dan bagian dalam telur.
b. Kalibrasi timbangan
Hidupkan timbangan pada tombol power tunggu sampai tampilan angka. Kalibrasi
timbangan di angka 0.
2. Pelaksanaan
a. Mengecek kualitas telur
a.1. Kebersihan kerabang telur
1) Ambil telur
2) Lakukan pengecekan kebersihan telur
3) Singkirkan telur dengan kondisi kerabang kotor terlalu berat misal karena
feses
4) Bersihkan telur jika kotoran karena pakan atau air yang menempal
5) Catat hasil pengamatan pada format pengamatan
a.2. Kondisi kerabang
1) Ambil telur
2) Lakukan pengecekan secara langsung menggunakan indra penglihatan untuk
kerabang dengan kondisi retak/pecah, rata atau tidak
3) Lakukan pengecekan kondisi kerabang menggunakan candler, khusus untuk
yang retak serambut
4) Singkirkan telur dengan kondisi tidak standar yaitu retak/pecah dan tidak rata
5) Catat hasil pengamatan pada format pengamatan
a.3. Warna kerabang
1) Ambil telur
2) Lakukan pengecekan secara langsung menggunakan indra penglihatan untuk
warna kerabang
3) Singkirkan telur dengan kondisi warna tidak standar yaitu putih, pewarnaan
tidak merata
4) Catat hasil pengamatan pada format pengamatan
Untuk point a.1, a.2., dan a.3. lakukan kegiatan berikut ini :
1) Hitung telur yang memenuhi standar dan kategori dan tidak memenuhi standard
2). Hitung persentasi standar dan tidak standar berat telur dengan rumus sebagai
berikut :

Jumlah telur kriteria standar berat (butir)


X 100%
Jumlah telur semua telur yang diseleksi (butir)

Jumlah telur kriteria tidak standar berat (butir)


X 100%
Jumlah telur semua telur yang diseleksi (butir)

b. Mengecek berat telur


2) Letakkan timbangan ditempat yang datar
3) Pastikan timbangan hidup dan posisi timbangan sudah di skala 0.
4) Letakkan telur di tengah-tengah tempat menimbang
5) Baca angka yang muncul pada layar, tunggu sampai angka stabil
6) Catat data penimbangan pada format yang sudah disediakan
7) Lakukan untuk semua telur yang diseleksi
8) Tempatkan telur dengan kategori jumbo (<70 gram), ekstra jumbo (65-70 gram),
besar (58-65 gram), medium (50-57 gram), kecil (40-50 gram), dan sangat kecil (<40
gram)
9) Hitung telur yang memenuhi standar (kategori besar dan medium) dan kategori
tidak memenuhi standar (jumbo, ekstra jumbo, kecil dan sangat kecil)
10) Hitung persentasi standar dan tidak standar berat telur dengan rumus sebagai
berikut :
Jumlah telur kriteria standar berat (butir)
X 100%
Jumlah telur semua telur yang diseleksi (butir)

Jumlah telur kriteria tidak standar berat (butir)


X 100%
Jumlah telur semua telur yang diseleksi (butir)

c. Mengecek bentuk telur


1) Ambil telur
2) Lakukan pengecekan secara langsung menggunakan indra penglihatan untuk
bentuk telur yang normal dan abnormal
3) Singkirkan telur dengan kondisi tidak standar
4) Catat hasil pengamatan pada format pengamatan
5) Hitung telur yang memenuhi standar dan tidak memenuhi standar
6) Hitung persentasi standar dan tidak standar berat telur dengan rumus sebagai
berikut :
Jumlah telur kriteria standar berat (butir)
X 100%
Jumlah telur semua telur yang diseleksi (butir)

Jumlah telur kriteria tidak standar berat (butir)


X 100%
Jumlah telur semua telur yang diseleksi (butir)
LEMBAR PENGAMATAN

1. Hasil Mengecek kualitas telur konsumsi


1.1. Kondisi Kebersihan telur
No Telur No. Pengecekan Kebersihan Telur
Kotor Bersih

Jumlah (butir)
Persentase (%)

1.2. Kondisi kerabang telur


No Telur No. Pengecekan kondisi kerabang Telur
Normal Retak Pecah Tidak rata

Jumlah (butir)
Persentase (%)

1.3. Kondisi warna kerabang


No Telur No. Pengecekan Kebersihan Telur
Warna normal Warna
menyimpang

Jumlah (butir)
Persentase (%)
2. Hasil Mengecek berat telur
No Telur No. Pengecekan kondisi berat Telur
Memenuhi standar Tidak memenuhi Standar
Besar Medium Jumbo Ekstra Kecil Sangat
jumbo Kecil

Jumlah (butir)
Persentase (%)

3. Hasil Mengecek bentuk telur


No Telur No. Pengecekan Bentuk Telur
Bentuk normal Bentuk abnormal

Jumlah (butir)
Persentase (%)

Anda mungkin juga menyukai