Anda di halaman 1dari 5

LATIHAN SOAL KOPERASI DAN UMKM

OLEH :

NAMA : PUTU MAHALIA GANA


NPM : 1733121060
KELAS : D2 / AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS WARMADEWA


TAHUN AJARAN 2017/2018
Soal & Jawaban :

1. Sebut dan jelaskan permasalahan internal dan eksternal pada Koperasi dan
UMKM yang ada di daerah saudara. Sertakan nama Koperasi dan UMKM
yang saudara amati!
Jawaban :
- Kalau setahu saya, dikampung saya yang berlokasi di Payangan,
Gianyar pernah berdiri suatu Koperasi yang bernama “KUD Arta
Sedana”, termasuk juga menyediakan warung kecil-kecilan yang bisa
juga disebut dengan UKM yang bernama “Arta Sedana”. Dari
penjelasan yang saya tanyakan kepada saudara saya yang pernah
menjadi anggota di Koperasi tersebut (yang kini sudah bangkrut),
permasalahan yang dihadapi antara lain :
Secara internal :
- Kurangnya solidaritas para anggota untuk berkoperasi,
- Anggota banyak berhutang kepada Koperasi dan UKM,
- Terbatasnya dana untuk melakukan sesuatu terhadap koperasi,
(menyediakan komputer, merawat fasilitas yang ada, dan lain-lain)
- Adanya korupsi (menghilangkan uang anggota) yang menimbulkan
dampak buruk bagi yang melakukan kegiatan bersama koperasi
tersebut.
Secara eksternal :
- Bertambahnya persaingan dari badan usaha yang lain,
- Tanggapan masyarakat di desa tersebut terhadap tanggapan koperasi
yang terlebih dulu banyak mengalami kebangkrutan sehingga
menimbulkan ketidak percayaan terhadap kinerja Koperasi.
Dalam UKM nya pun terdapat masalah seperti :
Secara internal :
- Banyaknya barang yang hilang karena pencatatan tidak dicatat dalam
computer
- Keuntungan tidak sesuai dengan habisnya barang yang dijual
Secara eksternal :
- Sudah ada warung, toko atau sejenisnya yang lebih lengkap dan
modern
- Kepercayaan kepada warung yang lebih modern sangat tinggi
dibandingkan UKM ini

2. Berikan solusi untuk permasalahan di Koperasi dan UKM yang saudara


amati!
Jawaban :
- Bagi saya, solusi yang tepat jika untuk Koperasi adalah, dengan
memberikan kepercayaan yang tinggi terhadap masyarakat sekitar
sebelum memulai menjalankan Koperasi, memberikan penyuluhan dan
wawasan tentang Koperasi yang akan dijalankan sehingga masyarakat
bisa percaya dan melakukan kegiatan dengan Koperasi
- Dan untuk UKM, saya merasa solusinya adalah dengan mencatat
jumlah barang, penjualan barang didalam system data computer.
Karena, biasanya dalam pencatatan data computer lebih terpercaya.
Dan, memberikan promo yang menarik bagi masyarakat, agar lebih
menarik perhatian masyarakat untuk berbelanja ke UKM tersebut.
Namun, bagi saya, seberapapun baik system yang digunakan, tetap saja
peran SDM yang jujur, terpercaya dan bertanggung jawab sangat
dibutuhkan dalam menjalankan kinerja suatu Koperasi dan UKM.

3. Bagaimana cara mengatasi masalah finansial dan SDM di Koperasi dan


UKM?
Jawaban :
- Cara mengatasi masalah finansial dalam Koperasi dan UKM adalah :
Sebelum mendirikan Koperasi dan UKM, setiap anggota/pemilik
sudah harus memiliki modal yang mencukupi. Agar tidak terjadi suatu
kejadian dimana nantinya jika suatu Koperasi kekurangan modal, lalu
dengan gampangnya menggunakan dana para penabung didalam
Koperasi tersebut. Karena, suatu kepercayaan sangat penting didalam
suatu Koperasi, sehingga para masyarakat bisa melakukan investasi
dana dalam suatu Koperasi, sehingga tidak ada kejadian dimana
kurangnya modal dalam suatu Koperasi. Begitu pula dengan UKM,
dengan cukupnya modal, maka suatu barang yang dihasilkan tidak
kurang dan memberikan pelayanan yang lengkap bagi masyarakat.
- Untuk SDM bagi Koperasi dan UKM adalah, dengan mencari SDM
yang berkualitas, dimana Pendidikan bagi para SDM sudah harus
mencukupi untuk mengambil pekerjaan didalam suatu Koperasi dan
UKM. Selain itu, SDM yang memiliki niat kerja yang tinggi, jujur,
disiplin dan bertanggung jawab sangat dibutuhkan. Karena, SDM yang
sudah bertanggung jawab, pasti bisa menjaga kepercayaan masyarakat
dan kelanjutan suatu Koperasi dan UKM.
4. Apakah teknologi mampu menunjang kinerja Koperasi? Sertakan pendapat
saudara!
Jawaban :
Bagi saya, dengan adanya teknologi dalam Koperasi, maka suatu
Koperasi tersebut pasti akan maju dan tidak akan ada suatu
kemunduran bagi Koperasi. Karena, dengan adanya teknologi yang
tinggi maka akan menambah nilai produk serta menunjang penghasilan
para anggota dan karyawan. Dan dengan pemanfaatan akses jaringan
dan informasi pasar yang baik maka akan membantu koperasi dalam
usahanya. Teknologi yang tinggi akan mempercepat kegiatan koperasi
dan memproduksi lebih banyak sehingga dapat mendukung
penghasilan koperasi.

5. Adakah dukungan pemerintah untuk UKM di Indonesia? Jika ada sebut


dan jelaskan!
Jawaban :
Pemerintah telah menerbitkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008
Tentang UMKM dengan tujuan menumbuhkan dan mengembangkan
usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional
berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan.
Perlindungan UMKM diwujudkan dengan beberapa aspek, seperti
aspek pendanaan, sarana dan prasarana, informasi usaha kemitraan,
perizinan usaha, kesempatan berusaha, promosi dagang dan dukungan
kelembagaan. Selain itu pemerintah dan pemerintah daerah
memfasilitasi pengembangan usaha dalam hal produksi dan
pengolahan, pemasaran, sumber daya manusia dan desain dan
teknologi.

6. Apakah kontribusi yang diberikan oleh UKM terhadap pengurangan


pengangguran dan PDB?
Jawaban :
Dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatanpendapatan mereka
dan penciptaan lapangan kerja terutama pada kelompok masyarakat
berpenghasilan rendah yang pada umumnya bergerak dalam kegiatan
usaha ekonomi berskala kecil.

7. Sebutkan peluang dan tantangan yang dihadapi UKM dalam liberalisasi


perdagangan!
Jawaban :
Tantangan :
- Kurangnya modal yang dimiliki
- Akses pasar dan pemasaran yang kurang
- Pengelolaan manajemen dan informasi yang kurang memadai
- Tingkat persaingan yang semakin ketat
- Masyarakat Indonesia yang menganggap liberalisasi perdangan adalah
tantangan bukan peluang
Peluang :
- Barang yang diperdagangkan menyebar, tidak hanya di Indonesia saja
- Tenaga kerja terampil di Indonesia mampu bekerja di taraf
Internasional

8. Sebutkan metode pengawasan Koperasi di Indonesia!


Jawaban :
Melalui metode kualitatif dan metode kuantitatif.
Metode pengawasan kualitatif dilakukan oleh manajer untuk menjaga
performa organisasi secara keseluruhan, sikap serta performa karyawan.
Metode pengawasan kuantitatif dilakukan dengan menggunakan data,
biasanya digunakan untuk mengawasi kuantitas maupun kualitas produk.
Cara yang biasa digunakan untuk mengadakan pengawasan kuantitatif,
antara lain: dengan menggunakan anggaran, mengadakan auditing, analisis
rasio, dll.

9. Apa peran saudara mengenai peran KUD di Indonesia?


Jawaban :
Peran KUD bagi saya sangat penting dalam kemajuan Desa. Karena KUD
memiliki peran dalam pembangunan pertanian, membangkitkan rakyat
sejahtera di pedesaan. Dengan begini, maka pedesaan di Indonesia akan
semakin maju, dan para petani (sebagainya) bisa lebih sejahtera. Peran
pemerintah sangat penting dalam memberikan kelanjutan dalam KUD,
baik dalam modal ataupun pengetahuan tentang KUD yang baik dan
benar. Peran saya juga dalam KUD adalah membuat kesejahteraan bagi
warga di pedesaan, baik itu tidak pedalaman sampai pedalaman. Karena,
KUD memiliki peran yang sangat positif dan Koperasi yang tertua di
Indonesia. Jadi, alangkah baiknya jika kita melestarikan KUD di
Indonesia.